Sumarlin Mangandar Marianus
Universitas Audi Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Implementasi Metode Pembelajaran Bahasa Inggris Interaktif dalam Meningkatkan Kemampuan Komunikasi dan Minat Belajar Siswa Sekolah Dasar Sumarlin Mangandar Marianus; Doni Efrizah
All Fields of Science Journal Liaison Academia and Sosiety Vol. 6 No. 2: Juni 2026
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58939/afosj-las.v6i2.1380

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi metode pembelajaran Bahasa Inggris interaktif dalam meningkatkan kemampuan komunikasi dan minat belajar siswa sekolah dasar Pembelajaran Bahasa Inggris pada tingkat sekolah dasar memiliki peranan penting dalam membantu siswa mengembangkan kemampuan komunikasi sejak usia dini Namun demikian proses pembelajaran Bahasa Inggris di sekolah dasar masih menghadapi berbagai kendala seperti rendahnya kemampuan komunikasi siswa kurangnya minat belajar serta penggunaan metode pembelajaran yang kurang menarik dan cenderung berpusat pada guru Oleh sebab itu diperlukan metode pembelajaran yang mampu menciptakan suasana belajar aktif kreatif dan menyenangkan bagi siswa Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen semu quasi experimental research Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes kemampuan komunikasi observasi angket minat belajar dan dokumentasi Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode pembelajaran interaktif mampu meningkatkan kemampuan komunikasi siswa secara signifikan khususnya dalam aspek penguasaan kosakata pelafalan dan keberanian berbicara menggunakan Bahasa Inggris Selain itu metode pembelajaran interaktif juga meningkatkan minat belajar siswa karena proses pembelajaran dilakukan melalui aktivitas yang menarik seperti permainan edukatif dialog kelompok simulasi percakapan lagu dan penggunaan media audiovisual Siswa menjadi lebih aktif percaya diri dan antusias mengikuti pembelajaran Bahasa Inggris di kelas Dengan demikian implementasi metode pembelajaran Bahasa Inggris interaktif terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan komunikasi dan minat belajar siswa sekolah dasar Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi guru dan lembaga pendidikan dalam mengembangkan strategi pembelajaran Bahasa Inggris yang lebih inovatif efektif dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik di era modern
Pemberdayaan Masyarakat melalui Edukasi Administrasi Pemerintahan Desa dan Manajemen Pendidikan dalam Mendukung Transformasi Digital Pelayanan Publik Pangeran Pangeran; Sumarlin Mangandar Marianus; Nunti Sibuea; Indra Welly Arifin; Tomy Sun Siagian; Wina Asry; Ahmad Karim; Barham Siregar
Journal Liaison Academia and Society Vol 6 No 2: Juni 2026
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58939/j-las.v6i2.1357

Abstract

Transformasi digital dalam pelayanan publik menjadi kebutuhan penting dalam meningkatkan efektivitas, efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas pemerintahan desa di era modern. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas masyarakat dan aparatur desa melalui edukasi administrasi pemerintahan desa dan manajemen pendidikan dalam mendukung transformasi digital pelayanan publik. Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif edukatif melalui pelatihan, sosialisasi, diskusi interaktif, simulasi praktik, dan pendampingan penggunaan teknologi digital dalam administrasi desa. Materi yang diberikan mencakup administrasi pemerintahan desa berbasis digital, pengelolaan data dan pelayanan publik elektronik, serta manajemen pendidikan berbasis teknologi untuk meningkatkan literasi digital masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan peserta dalam penggunaan teknologi digital untuk pelayanan administrasi desa yang lebih cepat, efektif, dan transparan. Selain itu, peserta juga menunjukkan peningkatan kesadaran mengenai pentingnya literasi digital dan manajemen pendidikan dalam mendukung kualitas pelayanan publik. Pendekatan partisipatif yang digunakan dalam kegiatan ini terbukti efektif dalam meningkatkan keterlibatan dan kemampuan peserta dalam mengimplementasikan teknologi digital di lingkungan desa. Kegiatan ini juga berkontribusi dalam memperkuat tata kelola pemerintahan desa berbasis prinsip good governance melalui peningkatan transparansi dan partisipasi masyarakat. Dengan demikian, program Pengabdian Kepada Masyarakat ini dapat menjadi model pemberdayaan masyarakat berbasis edukasi digital dalam mendukung transformasi pelayanan publik di tingkat desa secara berkelanjutan.