Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

AGENDA TOLERANSI MELALUI LITERASI & AKTIVITAS INKLUSI SOSIAL BERSAMA JEJARING KOMUNITAS KEPEMUDAAN DI MALANG RAYA Wiswayana, Wishnu Mahendra; Yunita, Primadiana
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024): Volume 5 No 1 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i1.23455

Abstract

Identitas nasional merupakan satu elemen penting dalam memastikan eksistensi sebuah negara. Termasuk juga pada Indonesia, dalam mengupayakan identitas nasional didapat dari pengalaman historis yang panjang sebagai sebuah bangsa. Hal tersebut merupakan mutlak dilakukan karena menjadi bagian yang tak terpisahkan dalam kehidupan masyarakat seharihari. Program pengabdian masyarakat ini selanjutnya melihat bahwa banyaknya ekspresi etnoreligius yang semakin mengemuka di tengah masyarakat merupakan salah satu ancaman bagi identitas nasional Indonesia. Ancaman tersebut perlu dilawan dengan menyebarkan narasi-narasi yang kembali merekatkan dan membangun kembali identitas nasional Indonesia. Narasi-narasi itu kemudian selanjutnya disebarluaskan dengan melakukan kerjasama antar komunitas dengan sasarannya pada pemuda di wilayah Malang Raya. Malang Raya dipilih selain kedekatan dengan Universitas Brawijaya, melainkan juga belakangan muncul banyak aktivitas radikalisme dan terorisme yang juga menyasar pemuda. Oleh sebab itu melalui program pengabdian ini diharapkan dapat menjadi instrumen literasi dan inklusi sosial untuk melakukan penguatan identitas nasional dengan lebih spesifik di tingkat yang strategis, yakni pada pemuda.
Efektivitas Perjanjian Perdagangan Bebas Indonesia Dalam Mengurangi Hambatan Perdagangan Serta Implikasinya terhadap Strategi Ekonomi Nasional Killian, PM Erza; Yunita, Primadiana; Triarda, Reza
Ganaya : Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol 9 No 1 (2026)
Publisher : Jayapangus Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37329/ganaya.v9i1.5060

Abstract

Indonesia has signed multiple Free Trade Agreements (FTAs) to expand market access. However, the utilization rate of preferential tariffs remains low, while non-tariff barriers and rules of origin (ROO) complexity persist. This study aims to assess the effectiveness of Indonesia’s FTAs in reducing trade barriers, explain the implementation factors that make their impacts partial, and draw implications for Indonesia’s national economic strategy. Using a qualitative policy case study approach, the research combines semi-structured online interviews with eight officials from the Ministry of Trade and document analysis of FTA texts, implementing regulations, technical reports, and trade data; validity is strengthened through source triangulation. The findings show that FTAs have lowered tariffs and expanded market coverage to roughly 70% of Indonesia’s exports, yet the benefits have not been translated evenly across firms. Preferential use particularly among MSMEs is constrained by ROO compliance costs, documentation and input traceability burdens, post-shipment verification concerns, and divergent technical standards and certification requirements. Moreover, rising sustainability and labor compliance demands increase compliance costs, leaving de facto barriers significant even when preferential tariffs are available. FTA proliferation also generates a noodle bowl effect through overlapping rules and procedures, prompting firms to choose MFN tariffs when preferential savings do not justify administrative costs. The study concludes that FTA effectiveness depends critically on regulatory harmonization, simplification of preferential procedures, strengthened MSME compliance capacity, and enhanced digital trade facilitation to ensure more inclusive and sustainable gains.
Pendidikan Kewarganegaraan Global Untuk Konsumsi Bertanggung Jawab di Era Digital Yunita, Primadiana
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 7 No. 2 (2026): Edisi Mei - Agustus
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v7i2.8538

Abstract

Perubahan pola konsumsi masyarakat di era digital telah menimbulkan tantangan baru, seperti meningkatnya konsumsi berlebihan, kurangnya kesadaran terhadap dampak lingkungan, serta rendahnya pemahaman tentang hak dan kewajiban konsumen. Kondisi ini semakin penting diperhatikan dalam konteks generasi muda yang sangat terpapar budaya konsumsi melalui media sosial dan e-commerce. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan dengan tujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa SMA Negeri 10 Malang mengenai konsumsi bertanggung jawab melalui pendekatan Pendidikan Kewarganegaraan Global (Global Citizenship Education/GCED). Metode yang digunakan meliputi pendidikan masyarakat melalui penyuluhan interaktif, pelatihan berbasis diskusi dan studi kasus, serta difusi ipteks dalam bentuk modul, booklet, dan poster digital. Evaluasi efektivitas kegiatan dilakukan melalui pre-test dan post-test yang terdiri atas 10 butir soal pilihan ganda terkait konsumsi bertanggung jawab. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan rata-rata skor siswa dari 92,9 pada pre-test menjadi 97,2 pada post-test. Median nilai meningkat dari 95 menjadi 100, dengan mayoritas siswa memperoleh nilai sempurna pada post-test. Temuan ini menunjukkan bahwa kegiatan edukasi mampu meningkatkan kesadaran dan pemahaman siswa terhadap konsumsi yang bijak, etis, dan berkelanjutan. Dengan demikian, program ini berperan penting dalam membentuk generasi muda sebagai konsumen kritis sekaligus agen perubahan yang mendukung tercapainya tujuan pembangunan berkelanjutan.