Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Implementation of TRIPs and Dynamics of Counterfeit Goods Trade in Southeast Asia: Regulations and Practices Yunita, Primadiana; Killian, PM Erza
Journal of Education, Humaniora and Social Sciences (JEHSS) Vol 7, No 3 (2025): Journal of Education, Humaniora and Social Sciences (JEHSS), February
Publisher : Mahesa Research Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34007/jehss.v7i3.2504

Abstract

Counterfeit goods refer to products that are illegally produced or distributed in violation of intellectual property rights (IPR), such as trademarks, designs, or patents. The trade-in counterfeit goods accounts for up to 10% of global trade and has impacts on global and local economies, including corporate losses, tax cuts, and barriers to innovation. This study uses neorealism theory to analyze the trade in counterfeit goods in Southeast Asia. The focus is on how countries prioritize domestic economic interests amidst pressures from the international system. Using a descriptive qualitative approach, this study explores the political, economic, and socio-cultural factors that support the trade in counterfeit goods, including the role of e-commerce and strategic relations with China. E-commerce accelerates the distribution of illegal goods, while China plays a major role as a producer. The results show that weak regional coordination, imbalances in state capabilities, and the ASEAN principle of non-intervention hinder the enforcement of IPR. To balance economic growth and IPR protection, innovative strategies are needed, such as strengthening national policies, cooperation between countries, and the use of technology in monitoring the trade in counterfeit goods.
AGENDA TOLERANSI MELALUI LITERASI & AKTIVITAS INKLUSI SOSIAL BERSAMA JEJARING KOMUNITAS KEPEMUDAAN DI MALANG RAYA Wiswayana, Wishnu Mahendra; Yunita, Primadiana
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024): Volume 5 No 1 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i1.23455

Abstract

Identitas nasional merupakan satu elemen penting dalam memastikan eksistensi sebuah negara. Termasuk juga pada Indonesia, dalam mengupayakan identitas nasional didapat dari pengalaman historis yang panjang sebagai sebuah bangsa. Hal tersebut merupakan mutlak dilakukan karena menjadi bagian yang tak terpisahkan dalam kehidupan masyarakat seharihari. Program pengabdian masyarakat ini selanjutnya melihat bahwa banyaknya ekspresi etnoreligius yang semakin mengemuka di tengah masyarakat merupakan salah satu ancaman bagi identitas nasional Indonesia. Ancaman tersebut perlu dilawan dengan menyebarkan narasi-narasi yang kembali merekatkan dan membangun kembali identitas nasional Indonesia. Narasi-narasi itu kemudian selanjutnya disebarluaskan dengan melakukan kerjasama antar komunitas dengan sasarannya pada pemuda di wilayah Malang Raya. Malang Raya dipilih selain kedekatan dengan Universitas Brawijaya, melainkan juga belakangan muncul banyak aktivitas radikalisme dan terorisme yang juga menyasar pemuda. Oleh sebab itu melalui program pengabdian ini diharapkan dapat menjadi instrumen literasi dan inklusi sosial untuk melakukan penguatan identitas nasional dengan lebih spesifik di tingkat yang strategis, yakni pada pemuda.