Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : BAHASANTODEA

IMPLEMENTING CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING TO IMPROVE VOCABULARY AND TO RAISE STUDENTS LEARNING MOTIVATION OF THE SEVENTH GRADE STUDENTS AT MTS NEGERI 1 BANGGAI Manangkari, Ismail; Rita, Ferry; Hente, Muh. Asri
BAHASANTODEA Vol 5, No 3 (2017)
Publisher : BAHASANTODEA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (334.532 KB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui penggunaan metode contextual teaching and learning (CTL) dapat meningkatkan kosakata dan minat belajar pada siswa MTS Negeri 1 Banggai. Desain penelitian ini adalah pre-eksperimen dengan pre test post-tes one group design. Sebanyak 45 orang siswa kelas VII A menjadi sample pada kelas eksperimental dan 45 siswa kelas VII C pada kelas kontrol menjadi sampel dan dipilih menggunakan convenience sampling. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah tes dan kuisioner. Nilai rata-rata dari tes awal pada kelas eksperimen adalah (50.84) dan nilai rata-rata tes awal dari kelas kontrol adalah (48.24). Sementara, nilai rata-rata tes akhir dari kelas eksperimen yaitu (81.13) dan nilai rata-rata tes akhir kelas kontrol adalah (63.49). Hasil perbandingan t-test menunjukan bahwa nilai t-counted (5.212) lebih besar dari t-table (2.003) pada taraf signifikansi 0.05. Hasil dari kuesioner yang dibagikan kepada kelas eksperimen dan kelas kontrol dianalisa menggunakan skala Likert dan dengan teknik persentase. Hasil analisis menunjukan bahwa 89.65 persen dari siswa di kelas eksperimen berada pada kategori motivasi tinggi dan ini berlawanan dengan kelas kontrol yang hanya 55.72 persen siswa pada kategori motivasi tinggi. Dengan kata lain, hipotesis alternatif (Ha) diterima dan hipotesis nol (H0) ditolak. Disimpulkan bahwa penerapan metode CTL meningkatkan kosakata siswa dan minat belajar siswa.
APPLYING CONTEXTUAL PICTURES TO DEVELOP STUDENTS’ WRITING SKILL AT SMA NEGERI 1 BUKO Nggolaon, Desriani; Syafar, Anshari; Hente, Muh. Asri
BAHASANTODEA Vol 4, No 3 (2016)
Publisher : BAHASANTODEA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (363.859 KB)

Abstract

Penelitian quasi-eksperimental ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh aplikasi gambar-gambar kontekstual terhadap pengembangan kemampuan menulis siswa. Populasi pada penelitian ini adalah siswa kelas X SMA Negeri 1 Buko. Populasi ini diambil untuk sampel penelitian. Penelitian ini melibatkan 22 siswa pada kelas eksperimen dan 23 siswa pada kelas kontrol yang dipilih dengan menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen utama yang digunakan untuk mengumpulkan data penelitian adalah test. Data dianalisis dengan menggunakan t-test analisis untuk membandingkan skor rata-rata dari kelas eksperimen dan kelas kontrol. Hasil analisis menunjukkan bahwa skor rata-rata 81.8 dari kelas eksperimen lebih besar dari pada skor rata-rata 73,5 dari kelas kontrol. Data penelitian ini dianalisis dengan menggunakan rumus t-test. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa nilai t-hitung adalah 4.234. Dengan menerapkan tingkat signifikansi 0.05 dan derajat kebebasan (df) 43, nilai t-table adalah 1.681. Dengan demikian, maka Haditerima karena nilai t-counted 4.234lebih besar dari nilai t-tabel 1.681. Ini berarti bahwa ada pengembangan kemampuan menulis pada siswa yang diajarkan dengan menggunakan aplikasi gambar kontekstual. Dapat disimpulkan bahwa penerapan gambar-gambar kontekstual sangat efektif untuk digunakan dalam mengembangkan kemampuan menulis siswa.
AN ANALYSIS OF GRAMMAR ERRORS IN WRITING DESCRIPTIVE PARAGRAPH OF GRADE X STUDENTS AT SMA NEGERI MODEL TERPADU MADANI PALU Wahyuningsi, Sri; Marhum, Mochtar; Hente, Muh. Asri
BAHASANTODEA Vol 5, No 4 (2017)
Publisher : BAHASANTODEA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (352.784 KB)

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menemukan kesalahan tata Bahasa yang umum dilakukan oleh siswa kelas X SMA Negeri Model Terpadu Madani Palu dalam menulis paragraf deskriptif dan untuk mengetahui alasan mendasar dari kesalahan tata bahasa yang muncul di dalam tulisan siswa. Untuk mencapai tujuan penelitian, peneliti menerapkan penelitian descriptive. Sample dari penelitian ini merupakan X6 yang terdiri dari 30 siswa. Sample dipilih mengunakan tehnik purposive sampling. Dalam menganalisis kesalahan tata Bahasa, peneliti mengunakan tehnik paper and pencil method, in-depth interview, dan participant observation.  Dalam penelitian ini, peneliti menemukan bahwa siswa umumnya melakukakan kesalahan tata bahasa didalam emapat jenis. Yaitu selection, omission, addition, dan ordering. Kesalahan selection merupakan kesalan tata bahasa yang paling umum yang siswa lakukan. Terdapat 47.5% dari jumlah keseluruhan kesalahan. Jenis keslahan ini disebakan oleh intralingual. Omission merupakan jenis kesalahan tata bahasa yang kedua yang umum dilakukan siswa. terdapat 32.6% dari total kesalahan. Jenis kesalahan ini disebabkan oleh interlingul dan intralingual. Addition merupakan jenis kesalahan tata bahasa yang ketiga yang umum siswa lakukan. Terdapat 13.7% dari jumlah keseluruhan kesalahan. Jenis kesalahan ini disebabkan oleh intralingual. Oredering merupakan jenis terakhir dari kesalahan tata bahasa yang umumnya dilakukan siswa. Dalam kesalahan jenis ini. terdapat 6.1% dari jumlah keseluruhan kesalahan. Interlingual merupakan sumber kesalahan dari jenis kesalahan ini.
TEACHING ENGLISH VOCABULARY TO THE SEVENTH YEAR STUDENTS OF SMP NEGERI 10 PALU THROUGH MAKE-A-MATCH TECHNIQUE Lamade, Muzna; Marhum, Mochtar; Hente, Muh. Asri
BAHASANTODEA Vol 6, No 1 (2018)
Publisher : BAHASANTODEA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (403.637 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pencapaian kosakata dengan menggunakan teknik “Mencari Pasangan”. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VII E SMP Negeri 10 Palu tahun ajaran 2017-2018, dengan jumlah 27 siswa. Penelitian ini menggunakan metode PTK (Penelitian Tindakan Kelas) dengan dua siklus proses. Setiap siklus terdiri dari empat pertemuan, yang mana terdiri dari perencanaan, pelaksanaan,observasi dan refleksi. Teknik analisis data yang digunakan adalah data kuanlitatif dan kualitatif (deskriptif). Data kuantitatif diperoleh dari hasil tes siswa dalam penguasaan kosakata, sedangkan kualitatif diperoleh dari observasi dan field note. Kriteria keberhasilan penelitian ini adalah 80% siswa harus memperoleh nilai 70  secara individu. Hasil tes pada siklus 1 menunjukkan 48,14 % atau 13 siswa berhasil,sementara 14 siswa belum berhasil. Setelah merevisi kekurangan dari kegiatan belajar mengajar pada siklus 1 hasil tes meningkat menjadi 85,18 % atau 23 siswa berhasil dan 14,82% atau 4 siswa belum berhasil. Hasil tes pada siklus 2 meningkat 37% dibandingkan dengan hasil pada siklus 1. Artinya, kriteria keberhasilan telah tercapai pada siklus 2. Jadi hal tersebut membuktikan bahwa tehnik “ Mencari Pasangan “ efektif dalam meningkatkan penguasaan kosakata bahasa Inggris siswa