Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Pemberdayaan Masyarakat Kampung Maribu, Distrik Sentani Barat, Kabupaten Jayapura, Papua Melalui Pembuatan Media Tanam Hidroponik Bowaire , Anike N.; Asmuruf , Frans A.; Assa, Inriyati; Kawulur, Hana; Innah, Herbert; Hasifa, Hasifa; Isra, Nur; Asmuruf, Mia E.; Kuriasih , Yunida; Alfaruqi, Ghozy A.; Anastasia , Jessica; Kogoya, Demius; Lingga, Yesika D.; Geriapon , Rahabeam S. R.; Putri, Irra P. D.; Kalo, Imelda S.; Gultom, Christin R.; Sawias, Olivia
Sipakaraya : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 1 (2023): Sipakaraya : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/sipakaraya.v2i1.3014

Abstract

Sebagai media tanam pengganti tanah, hirdoponik digunakan untuk membudidayakan tanaman dengan memanfaatkan air yang telah dilarutkan dengan nutrisi yang dibutuhkan oleh tanaman tersebut. Hidroponik dapat digunakan sebagai salah satu cara alternatif bagi daerah yang memiliki masalah keterbatasan lahan pertanian, tingkat kesuburan tanah yang rendah, dan wilayah padat penduduk. Dalam kegiatan pelatihan ini dilakukan budidaya tanaman menggunakan media self-watering. Selain media tanam hidroponik, pelatihan juga mengajarkan cara menanam selada. Kegiatan dilaksanakan di Kantor Kampung Maribu. Kegiatan pengenalan metode hidroponik bagi masyarakat Kampung Maribu sudah berjalan dengan baik. Peserta dari Kampung Maribu menyambut positif kegiatan ini terlihat dari antusiasme yang sangat tinggi.
SOSIALISASI PEMANFAATAN LIMBAH RUMAH TANGGA SEBAGAI BAHAN PEMBUATAN ECOENZYME DI POKMAS CENDANA KARANG ANYAR SAMARINDA Supriadi, Adi; Alkas, Taufiq Rinda; Azwari, Fachruddin; Triyono, Joko; Wahyuni, Rusli; Rahma, Nuzula Elfa; Wulandari, Diepa Febriana; Pangaribowo, Estu; Hidayah, Wardatul; Hasanah, Niswatun; Ma'ruf, Shalehudin Denny; Isra, Nur
PIKAT Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat ITK Vol. 5 No. 2 (2024): PIKAT : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Institut Teknologi Kalimantan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35718/pikat.v5i2.1235

Abstract

Pengelolaan limbah rumah tangga merupakan tantangan besar dalam upaya menjaga keberlanjutan lingkungan, khususnya di daerah perkotaan seperti Samarinda. Salah satu solusi yang dapat diterapkan untuk mengurangi dampak negatif limbah rumah tangga adalah pemanfaatan limbah organik untuk pembuatan ecoenzyme. Ecoenzyme adalah cairan hasil fermentasi bahan organik yang memiliki berbagai manfaat, termasuk sebagai pembersih alami, pengurai limbah, dan pupuk organik. Kegiatan Pengabdian Masyarakat Program Studi Pengelolaan Lingkungan Jurusan Lingkungan dan Kehutanan Politeknik Pertanian Negeri Samarinda bertujuan untuk mensosialisasikan dan melatih masyarakat Pokmas Cendana Kelurahan Karang Anyar dalam pembuatan ecoenzyme dari limbah organik rumah tangga. Kegiatan ini dilakukan melalui pendekatan sosialisasi, pelatihan, dan praktik langsung, serta evaluasi terhadap pemahaman dan keterampilan yang diperoleh oleh masyarakat. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa masyarakat dapat memanfaatkan limbah rumah tangga dengan cara yang ramah lingkungan dan produktif, sekaligus meningkatkan kesadaran mereka terhadap pentingnya pengelolaan limbah yang berkelanjutan. Di akhir kegiatan, masyarakat diharapkan dapat menerapkan teknik pembuatan ecoenzyme dalam kehidupan sehari-hari sebagai salah satu bentuk kontribusi terhadap pengurangan sampah dan peningkatan kualitas lingkungan.
Peningkatan Ketahanan Pakan Ternak Dan Kebersihan Lingkungan Melalui Introduksi Budidaya Maggot di Padukuhan Jambu Azrial, Fahmi; Pramudita, Ananda; Widyanna, Widyanna; Fauzi, Ibnu Nur; Setyaning, Agustin; Damayanti, Arsita Fitria; Iftinan, Kikan Hasna; Rahman, Muhammad Akmal; Azizi, Muhammad Arif Rakhman; Putri, Tiara Qur’rota Akyun Suroto; Yusuf, Muhammad; Isra, Nur
Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat METHABDI Vol 5 No 1 (2025): Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat METHABDI
Publisher : Universitas Methodist Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Padukuhan Jambu in Sleman Regency, Special Region of Yogyakarta, faces two major challenges: high livestock feed costs and inadequate organic waste management. These issues significantly impact the economy of small-scale farmers and the local environment. Maggot cultivation (Black Soldier Fly larvae) was introduced as an integrated solution, offering a highly nutritious alternative livestock feed while providing an effective method for decomposing organic waste. This activity aims to enhance livestock feed security and environmental cleanliness, with expected benefits including reduced feed costs, increased community income, reduction in organic waste volume, and improved awareness of sustainable waste management. The project employed an Asset-Based Community Development (ABCD) approach, encompassing asset mapping, appreciative inquiry, and capacity building. The implementation of maggot cultivation in Padukuhan Jambu showed positive results, with active participation of about 60 residents in the training program. Economic impacts were evident in the reduction of livestock feed costs and potential new income from maggot sales. Environmentally, there was a decrease in organic waste volume and improved sanitation. Social impacts included enhanced community cohesion and empowerment through the formation of maggot farming groups. This program successfully integrated solutions for livestock feed security and organic waste management while improving community welfare and self-reliance.
Peningkatan Ketahanan Pakan Ternak Dan Kebersihan Lingkungan Melalui Introduksi Budidaya Maggot di Padukuhan Jambu Azrial, Fahmi; Pramudita, Ananda; Widyanna, Widyanna; Fauzi, Ibnu Nur; Setyaning, Agustin; Damayanti, Arsita Fitria; Iftinan, Kikan Hasna; Rahman, Muhammad Akmal; Azizi, Muhammad Arif Rakhman; Putri, Tiara Qur’rota Akyun Suroto; Yusuf, Muhammad; Isra, Nur
Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat METHABDI Vol 5 No 1 (2025): Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat METHABDI
Publisher : Universitas Methodist Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46880/methabdi.Vol5No1.pp48-53

Abstract

Padukuhan Jambu in Sleman Regency, Special Region of Yogyakarta, faces two major challenges: high livestock feed costs and inadequate organic waste management. These issues significantly impact the economy of small-scale farmers and the local environment. Maggot cultivation (Black Soldier Fly larvae) was introduced as an integrated solution, offering a highly nutritious alternative livestock feed while providing an effective method for decomposing organic waste. This activity aims to enhance livestock feed security and environmental cleanliness, with expected benefits including reduced feed costs, increased community income, reduction in organic waste volume, and improved awareness of sustainable waste management. The project employed an Asset-Based Community Development (ABCD) approach, encompassing asset mapping, appreciative inquiry, and capacity building. The implementation of maggot cultivation in Padukuhan Jambu showed positive results, with active participation of about 60 residents in the training program. Economic impacts were evident in the reduction of livestock feed costs and potential new income from maggot sales. Environmentally, there was a decrease in organic waste volume and improved sanitation. Social impacts included enhanced community cohesion and empowerment through the formation of maggot farming groups. This program successfully integrated solutions for livestock feed security and organic waste management while improving community welfare and self-reliance.
Angka Kejadian dan Karakteristik Baby Blues Harianti, Tri Dini; Syauki, Suheyra; Aman, Abadi; Isra, Nur; Ananda, Fadli
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i1.14027

Abstract

Baby blues merupakan perasaan hipersensitif yang wajar terjadi pada ibu setelah melahirkan, tetapi yang perlu diwaspadai, hal ini dapat bertambah serius dan bertahan lama yang biasanya disebut dengan postpartum depression. Baby blues dapat terjadi sejak hari pertama pasca persalinan atau fase taking in, cenderung akan memburuk pada hari ketiga sampai kelima dan berlangsung dalam rentang waktu 14 hari atau dua minggu pasca persalinan. Berdasarkan Riset Kesehatan Dasar tahun 2018 (Riskesdas 2018), prevalensi depresi di Indonesia mencapai 6,1% dan tersebar di seluruh Indonesia, baik diperkotaan maupun di pedesaan. Berdasarkan jenis kelamin, ada 7,4% perempuan yang mengalami depresi dan 5,8% wanita yang berada pada usia subur (usia 10-54 tahun) mengalami depresi. Tujuan : Mengetahui angka kejadian dan karakteristik baby blues. Metode: Penelitian yang dilakukan adalah Literature Review atau tinjauan pustaka dengan desain Narrative Review.Hasil : Angka kejadian baby blues syndrome adalah Penelitian yang dilakukan oleh Ekadewi Dkk (2022), dari total sampel 208 ditemukan 34 sampel. Penelitian yang dilakukan oleh Namira Dkk(2022), dari total 50 sampel ditemukan 19 sampel. Penelitian yang dilakukan oleh Iceu Dkk (2019), dari 53 sampel ditemukan 13 sampel Penelitian yang dilakukan oleh Rahmawati Dkk (2023), dari 40 sampel ditemukan 13 sampel. Penelitian yang dilakukan oleh Roza Dkk(2022), dari 50 sampel ditemukan 34 sampel. Penelitian yang dilakukan oleh Linco Dkk(2021) dari 93 sampel didapatkan 26 sampel. Penelitian yang dilakukan oleh Nova Dkk(2018) dari 30 sampel didapatkan 9 sampel. Penelitian yang dilakukan oleh Ilham(2018) dari 40 sampel didapatkan 20 sampel. Penelitian yang dilakukan oleh Putri(2017) dari 69 sampel didapatkan 44 sampel. Penelitian yang dilakukan oleh Lisna(2018) dari 40 sampel didapatkan 17 sampel. Penelitian yang dilakukan oleh Intan(2019) dari 90 sampel didapatkan 42 sampel.Kesimpulan : Usia yang lebih sering mengalami baby blues syndrome adalah usia 20-35 tahun,Ibu dengan pendidikan menengan (SMP/SMA) lebih sering mengalami baby blues syndrome, Ibu dengan cara persalinan section cecaria lebih sering mengalami baby blues syndrome,Ibu dengan paritas primigravida lebih sering mengalami baby blues syndrome.
KORELASI JENIS PERSALINAN DENGAN KEJADIAN BABY BLUES SYNDROME Fikri, Chairul; Dewi, Anna Sari; Isra, Nur
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 1 (2024): APRIL 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i1.25731

Abstract

Sindrom depresi pasca melahirkan merupakan suatu sindrom gangguan mood ringan yang sering diabaikan oleh ibu pasca melahirkan, keluarga atau penyedia layanan kesehatan, pada akhirnya sindrom depresi pasca melahirkan dapat berkembang menjadi depresi psikopatologis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan jenis persalinan terhadap kejadian baby blues syndrome. Penelitian ini dilakukan dengan mengumpulkan data dari berbagai sumber jurnal penelitian yang dilakukan sebelumnya. pada beberapa penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara cara persalinan dengan baby blues syndrome namun penelitian lain menunjukkan tidak ada hubungan cara persalinan dengan baby blues syndrome. terdapat hubungan antara cara persalinan dengan baby blues syndrome.
GAMBARAN KEMANDIRIAN MELAKUKAN PERAWATAN DIRI PADA PASIEN SKIZOFRENIA Safitri, Ririn; Isra, Nur; Limoa, Erlyn; Wahidah, Wahidah; Hidayah, Hidayah
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 2 (2024): AGUSTUS 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i2.30247

Abstract

Pasien skizofrenia akan mengalami ketidakmampuan merawat diri sendiri. Hal tersebut berdampak pada gangguan kognitif. Tujuan dari penulis ini adalah untuk mendeskripsikan kemandirian dalam perawatan diri pada pasien skizofrenia. Prosedur menggunakan metode literatur review. Literatur review dilakukan menggunakan database online, seperti Pubmed, Google Scholer, ScienceDirect, dan jurnal ilmiah, dengan kata kunci “Skizofrenia dan perawatan diri”. Tahun penerbitan artikel yang digunakan adalah tahun 2014 sampai tahun 2023. Gambaran perawatan diri sangat penting untuk pasien skziofrenia, agar pasien dapat yakin pada kemampuan dalam perawatan dirinya dan mencapai tujuan kemandirian.
Production, Quality Analysis, and Application of Solid Organic Fertilizer from Household Organic Waste Using Takakura Method on the Growth of Zea mays Hidayah, Wardatul; Wulandari, Diepa Febriana; Alkas, Taufiq Rinda; Sardianti, Andi Lelanovita; Pratiwi, Wike; Isra, Nur; Maruf, Shalehuddin Denny; Suparjo, Suparjo
Jurnal Biologi Tropis Vol. 25 No. 4b (2025): Special Issue
Publisher : Biology Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jbt.v25i4b.11134

Abstract

Garbage is a serious environmental problem, especially in urban areas. If organic waste is not processed, it will experience uncontrolled decomposition which can produce dangerous gases and leachate that pollute the environment. This study aimed to produce and evaluate the quality of solid organic fertilizer derived from household organic waste using the Takakura method and to determine its effect on the growth of maize (Zea mays). Fertilizer quality was analyzed based on pH, C-organic content, and macronutrients, including nitrogen (N), phosphorus (P), and potassium (K). The fertilizer was used on maize crops by utilizing a completely random approach with three different types of planting media. The growth factors measured included the height of the plants, leaf count, and leaf surface area at 21 and 28 days post-planting. Findings indicated that the solid organic fertilizer possessed a pH of 8.51, an organic carbon content of 0.8%, and a total macronutrient level (N + P₂O₅ + K₂O) of 1.79%, which fell short of the national quality guidelines for solid organic fertilizers. Nevertheless, the application of solid organic fertilizer improved maize growth compared to the control treatment, particularly in the P2 treatment, which showed the best results in terms of leaf number and leaf area. These findings indicate that solid organic fertilizer produced using the Takakura method has potential to be utilized as a soil conditioner and as a supporting input for plant growth.