Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

SOSIALISASI PEMANFAATAN LIMBAH RUMAH TANGGA SEBAGAI BAHAN PEMBUATAN ECOENZYME DI POKMAS CENDANA KARANG ANYAR SAMARINDA Supriadi, Adi; Alkas, Taufiq Rinda; Azwari, Fachruddin; Triyono, Joko; Wahyuni, Rusli; Rahma, Nuzula Elfa; Wulandari, Diepa Febriana; Pangaribowo, Estu; Hidayah, Wardatul; Hasanah, Niswatun; Ma'ruf, Shalehudin Denny; Isra, Nur
PIKAT Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat ITK Vol. 5 No. 2 (2024): PIKAT : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Institut Teknologi Kalimantan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35718/pikat.v5i2.1235

Abstract

Pengelolaan limbah rumah tangga merupakan tantangan besar dalam upaya menjaga keberlanjutan lingkungan, khususnya di daerah perkotaan seperti Samarinda. Salah satu solusi yang dapat diterapkan untuk mengurangi dampak negatif limbah rumah tangga adalah pemanfaatan limbah organik untuk pembuatan ecoenzyme. Ecoenzyme adalah cairan hasil fermentasi bahan organik yang memiliki berbagai manfaat, termasuk sebagai pembersih alami, pengurai limbah, dan pupuk organik. Kegiatan Pengabdian Masyarakat Program Studi Pengelolaan Lingkungan Jurusan Lingkungan dan Kehutanan Politeknik Pertanian Negeri Samarinda bertujuan untuk mensosialisasikan dan melatih masyarakat Pokmas Cendana Kelurahan Karang Anyar dalam pembuatan ecoenzyme dari limbah organik rumah tangga. Kegiatan ini dilakukan melalui pendekatan sosialisasi, pelatihan, dan praktik langsung, serta evaluasi terhadap pemahaman dan keterampilan yang diperoleh oleh masyarakat. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa masyarakat dapat memanfaatkan limbah rumah tangga dengan cara yang ramah lingkungan dan produktif, sekaligus meningkatkan kesadaran mereka terhadap pentingnya pengelolaan limbah yang berkelanjutan. Di akhir kegiatan, masyarakat diharapkan dapat menerapkan teknik pembuatan ecoenzyme dalam kehidupan sehari-hari sebagai salah satu bentuk kontribusi terhadap pengurangan sampah dan peningkatan kualitas lingkungan.
Production, Quality Analysis, and Application of Solid Organic Fertilizer from Household Organic Waste Using Takakura Method on the Growth of Zea mays Hidayah, Wardatul; Wulandari, Diepa Febriana; Alkas, Taufiq Rinda; Sardianti, Andi Lelanovita; Pratiwi, Wike; Isra, Nur; Maruf, Shalehuddin Denny; Suparjo, Suparjo
Jurnal Biologi Tropis Vol. 25 No. 4b (2025): Special Issue
Publisher : Biology Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jbt.v25i4b.11134

Abstract

Garbage is a serious environmental problem, especially in urban areas. If organic waste is not processed, it will experience uncontrolled decomposition which can produce dangerous gases and leachate that pollute the environment. This study aimed to produce and evaluate the quality of solid organic fertilizer derived from household organic waste using the Takakura method and to determine its effect on the growth of maize (Zea mays). Fertilizer quality was analyzed based on pH, C-organic content, and macronutrients, including nitrogen (N), phosphorus (P), and potassium (K). The fertilizer was used on maize crops by utilizing a completely random approach with three different types of planting media. The growth factors measured included the height of the plants, leaf count, and leaf surface area at 21 and 28 days post-planting. Findings indicated that the solid organic fertilizer possessed a pH of 8.51, an organic carbon content of 0.8%, and a total macronutrient level (N + P₂O₅ + K₂O) of 1.79%, which fell short of the national quality guidelines for solid organic fertilizers. Nevertheless, the application of solid organic fertilizer improved maize growth compared to the control treatment, particularly in the P2 treatment, which showed the best results in terms of leaf number and leaf area. These findings indicate that solid organic fertilizer produced using the Takakura method has potential to be utilized as a soil conditioner and as a supporting input for plant growth.