Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

Pengaruh Faktor Sosio-ekonomi dan Teknis Terhadap Hasil Tangkapan Nelayan Skala Kecil Alimudin Laapo; Aisah Aisah; Karlina Muhsin Tondi
Musamus Fisheries and Marine Journal Volume 4 Number 1, October 2021
Publisher : Faculty of Agriculture Musamus University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/mfmj.v0i0.3662

Abstract

The fish catch by fishermen on the coast of Donggala Regency tends to fluctuate and is relatively low. This is thought to be caused by social, economic and traditional fishing techniques. This study analyzes the influence of fishermen experience factors, operational cost, fishing ground distance, long time at sea, and machine power on the fish catch of small-scale fishermen in Donggala Regency. Data collection was carried out from November 2020 to January 2021, and was analyzed using the Multiple Linear Regression method. The findings indicate that the fish catches of fishermen are influenced by the five socio-economic and technical factors analyzed. Capture fisheries development policies need to pay attention to the availability of capital, ownership and mastery of fishing technology.
DESKRIPSI DAMPAK GEMPA BUMI DAN LIKUIFAKSI TERHADAP PETANI DI DESA JONO OGE KABUPATEN SIGI PROPINSI SULAWESI TENGAH Karlina Muhsin Tondi
Agroland: Jurnal Ilmu-ilmu Pertanian Vol 26, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (295.856 KB)

Abstract

The purpose of this study was to describe the impact of earthquakes and liquefaction on farmers in Jono Oge village, Sigi regency, Central Sulawesi province. This research was a qualitative descriptive study using questionnaire and interview instruments. Information was also obtained through literature study and field observations. The subjects of this study were farmers in Jono Oge village, Sigi regency.  Respondents were purposively selected. The questionnaires consisted of ten questions which had been validated by experts.  The questionnaires were given to ten farmers while the interview was conducted on four farmers.  The literature study was carried out by tracing information on the Sigi Regency BPS Office, Jono Oge Village Office and a number of online media reporting on earthquakes and liquefaction that occurred in Central Sulawesi on 28 September 2018. The observations were made on such land affected by earthquakes and liquefaction. These observations were also carried out on irrigation channels and cultivated land in the area of liquefaction.  It was found that around 250 ha cultivated agricultural land had been destroyed due to the liquefaction as well as the irrigation canals used to distribute water to the cultivated land had been damaged. The disappearance of the cultivated land had led the farmers to rent agricultural land in the nearby villages such as Lolu, Sidera and Pombewe in order for them to sustain their livelihood. The source of water for irrigation was ground water pumping by Alcon equipment donated by several organizations. The farmers' income was also decreased by almost 50%. Thus it was concluded that the earthquake and liquefaction had a significant impact on the lives of farmers in Jono Oge Village. Keywords: Earthquakes, Farmers, Jono Oge and Liquefaction.
Analisis Komparatif Usahatani Padi Sawah Semi Organik Dan Non Organik Di Desa Balinggi Jati Kecamatan Balinggi Kabupaten Parigi Moutong Made Krisna Laksmayani; Crishtophorus Crishtophorus; Karlina Muhsin Tondi; Shintami Roulwevia Malik; Muh. Fahruddin Nurdin
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 7 No 6 (2019): Desember
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pendapatan serta efisiensi usahatani padi sawah semi organik dan usahatani padi sawah non organik di Desa Balinggi Jati. Lokasi penelitian ditentukan secara sengaja (purposive) yakni di Desa Balinggi Jati Kecamatan Balinggi Kabupaten Parigi Moutong, penentuan jumlah sampel menggunakan rumus slovin dengan hasil sebanyak 162 sampel, yang terdiri dari 78 petani sawah semi organik dan 84 petani sawah non organik. Analisis yang digunakan yaitu analisis pendapatan, uji independent sample t-test serta analisis efisiensi usahatani. Hasil penelitian menunjukkan pendapatan usahatani padi sawah semi organik sebesar Rp 13.823.053,22 /ha/MT, lebih tinggi dibandingkan dengan pendapatan usahatani padi sawah non organik sebesar Rp 11.683.119,54 /ha/MT. Nilai probabilitas 0,000 < 0,05 atau t hitung = 6,350 > t tabel = 2,00 pada taraf kepercayaan 95% uji dua arah, hal ini menunjukkan menolak H0 dan menerima H1 yang berarti pendapatan usahatani padi sawah semi organik lebih besar dibandingkan dengan usahatani padi sawah non organik di Desa Balinggi Jati Kecamatan Balinggi Kabupaten Parigi Moutong. Rata-rata nilai efisiensi usahatani semi organik sebesar 2,11 dan nilai efisiensi usahatani non organik sebesar 1,72.
STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA COKELAT OLAHAN PADA INDUSTRI SA’ADAH AGENCY DI KOTA PALU Febrianto Febrianto; Christoporus Christoporus; Karlina Muhsin Tondi
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 10 No 1 (2022): Februari
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui strategi pengembangan usaha cokelat olahan pada industri Sa’adah Agency di Kota Palu. Responden dalam penelitian ini adalah sebanyak 6 orang yang terdiri dari 3 orang dari pihak internal dan 3 orang dari pihak eksternal.Penelitian ini dilaksanakan di industri Sa’adah Agency pada bulan Mei – Juli 2020, data yang digunakan dalam penelitian ini terdiri atas data primer dan data sekunder. Hasil analisis dengan menggunakan matriks SWOT IFAS dan EFAS bahwa posisi strategi industri Sa’adah Agency berada pada kuadran I yaitu pada posisi strategi Kekuatan – Peluang (SO) beberapa strategi pengembangan usaha cokelat olahan yang tepat untuk diaplikasikan pada industri Sa’adah Agency yaitu (1) Memanfaatkan bahan baku yang memadai dengan sebaik mungkin seingga memiliki produk cokelat olahan yang berkualitas baik, (2) Memanfaatkan produk serta memberikan beberapa macam varian rasa cokelat sehingga dapat bersaing dengan IKM-IKM lainnya, (3) Memiliki harga yang terjangkau di kalangan masyarakat sehingga memungkinkan produk tersebut dapat dipasarkan diberbagai kalangan serta menjaga dan meningkatkan kualitas produk sehingga dapat menjadi produk unggulan pemerintah Kota Palu.
STRATEGI PENGEMBANGAN PEMASARAN KERIPIK BAWANG PADA USAHA “MISTER KRIBANGS” DI KOTA PALU SULAWESI TENGAH Virdatul hazanah; Christoporus Christoporus; Karlina Muhsin Tondi
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 10 No 4 (2022): Agustus
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Industri Mister Kribangs merupakan salah satu usaha yang memproduksi keripik bawang, usaha ini bertempat di kompleks perumahan Lagarutu Jalan Meterologi Palu Timur, Kota Palu Sulawesi Tengah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang menjadi kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman pada Keripik Bawanag yang telah dilakukan oleh usaha industri “Mister Kribangs” di Kota palu, mengetahuia apa saja strategi pengembangan pemasaran Keripik Bawang yang tepat diterapkan dalam mendukung usaha Industri Mister Kribangs di Kota Palu. Total nilai yang diperoleh tabel IFAS yaitu sebesar 1,3 dengan skor kekuatan 2,3 dan skor kelemahan sebesar 1,00. Hal ini menunjukkan bahwa faktor kekuatan pada Industri Mister Kribangs lebih besar dari faktor kelemahan, sedangkan total nilai yang diperoleh EFAS, yaitu sebesar 0,86 dengan skor peluang 1,98 dan skor ancaman sebesar 1,12. Hal ini menunjukkan bahwa faktor peluang yang dimiliki oleh Industri Mister Kribangs lebih besar dari faktor ancaman. Berdasarkan hasil perhitungan dari nilai rating dan bobot faktor internal strategi pengembangan pemasaran keripik bawang sebagai sumbu X yaitu 1,3 sedangkan faktor eksternal pada Industri Mister Kribangs sebagai sumbu Y yaitu 0,86. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kondisi usaha keripik bawang pada Industri Mister Kribangs saat ini pada kuadran I, dimana pada posisi tersebut merupakan posisi yang menguntungkan bagi industri karena industri dapat menciptakan strategi yang menggunakan kekuatan untuk memanfaatkan peluang yang ada.
ANALISIS KOMPARATIF PENDAPATAN USAHATANI PADI SAWAH SISTEM TABELA DAN TAPIN DI DESA SIWALEMPU KECAMATAN SOJOL KABUPATEN DONGGALA Aldi Ahmadia; Christoporus Christoporus; Karlina Muhsin Tondi
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 10 No 4 (2022): Agustus
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hasil analisis pendapatan menunjukan bahwa rata-rata pendapatan petani responden yang menggunakan sistem Tabela sebesar Rp. 8.776.698,52/Ha sedangkan untuk petani responden yang menggunakan sistem Tapin rata-rata pendapatan sebesar Rp. 8.575.282,00/Ha.Hasil dari perbandingan pendapatan petani responden diperoleh nilai t-hitung sebesar 7,55 > t-tabel α 5% yaitu 2,13. Hal ini berarti Ho di tolak dan H1 teruji kebenarannya, maka terdapat perbedaan antara pendapatan usahatani padi sawah sistem Tabela dan Tapin. Pendapatan petani padi sawah sistem Tabela lebih besar dibandingkan dengan pendapatan petani padi sawah Tapin.
ANALISIS PEMASARAN TOMAT DI DESA LABUAN TOPOSO KECAMATAN LABUAN KABUPATEN DONGGALA Desi Saputri; Made Antara; Karlina Muhsin Tondi
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 10 No 6 (2022): Desember
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The aim of this research was (i) to identify the marketing channels and margins of tomato marketing, and (ii) to determine the level of efficiency and prices received at the farm level in Labuan Toposo village, Labuan sub district of Donggala district. It was conducted in March to April 2020. The farmer respondents of 47 people were selected using the census method, ensuring that all people in the population had an equal opportunity to be sampled. The merchant respondents were selected using the snowball method, involving six traders. The analysis used in the study included Marketing Margin analysis, Marketing Efficiency analysis, and Farmers Share analysis. The results of the study revealed that there were two tomato marketing channels in Labuan Toposo village: (i) farmers – collector traders – wholesalers – retailer – consumers, and (ii) farmer – wholesalers – retailers – consumers. The marketing margin was IDR 6,000 with 1.33% efficiency for the first channel and IDR 4,000 with 3.18% efficiency for the second channel. The share of prices received by the farmers in the first channel was 50%, while in the second channel was 66%.
Deskripsi Dampak Gempa Bumi dan Likuifaksi Terhadap Petani di Desa Jono Oge Kabupaten Sigi Propinsi Sulawesi Tengah Karlina Muhsin Tondi
Agroland: Jurnal Ilmu-ilmu Pertanian Vol 26 No 2 (2019): Agustus
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/agrolandnasional.v26i2.987

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dampak gempa bumi dan likuifaksi terhadap petani di Desa Jono Oge Kabupaten Sigi Propinsi Sulawesi Tengah. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan instrumen angket dan wawancara. Informasi juga diperoleh melalui studi dokumen dan observasi lapangan. Subjek penelitian ini adalah petani di Desa Jono Oge Kabupaten Sigi. Teknik pemilihan responden dilakukan dengan pertimbangan tertentu (purposive sampling). Angket yang berisi sepuluh pertanyaan dan telah divalidasi oleh ahli diberikan kepada sepuluh orang petani. Selain itu, wawancara dilakukan pada empat orang petani di desa tersebut. Studi dokumen dilakukan dengan menelusuri informasi pada Kantor BPS Kabupaten Sigi, Kantor Desa Jono Oge dan sejumlah media online yang memberitakan gempa bumi dan likuifaksi yang terjadi di Sulawesi Tengah pada tanggal 28 September 2018. Observasi dilakukan pada lahan yang terdampak gempa bumi dan likuifaksi. Observasi ini juga dilakukan pada saluran irigasi yang rusak serta lahan yang diolah oleh petani saat ini. Dari hasil penelitian diketahui bahwa luas lahan pertanian yang hilang sekitar 250 Ha dan saluran irigasi yang digunakan oleh petani selama ini mengalami kerusakan. Untuk tetap dapat melakukan profesi sebagai petani, mereka menyewa lahan pertanian yang ada di desa terdekat seperti Desa Lolu, Sidera dan Pombewe. Sumber air berupa air tanah digunakan dan irigasinya dibantu dengan peralatan Alcon yang disumbangkan oleh beberapa organisasi. Pendapatan petani juga mengalami penurunan hingga hampir 50%. Dengan demikian disimpulkan bahwa adanya bencana gempa bumi dan likuifaksi sangat berdampak terhadap kehidupan petani di Desa Jono Oge Kabupaten Sigi.
Pengaruh Kenaikan Harga Cabai Rawit dan Bawang Merah Terhadap Inflasi di Kota Palu Pasca Bencana Karlina Muhsin Tondi; Al Alamsyar; Husnul Khatima
Agroland: Jurnal Ilmu-ilmu Pertanian Vol 29 No 2 (2022): Agustus
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/agrolandnasional.v29i2.1070

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besaran pengaruh yang dihasilkan oleh kenaikan harga cabai rawit dan bawang merah terhadap inflasi di Kota Palu pasca bencana alam 28 September 2018. Pemilihan lokasi Penelitian dilakukan secara sengaja (purposive) yakni di Kota Palu, Provinsi Sulawesi Tengah dengan pertimbangan bahwa Kota Palu merupakan Ibu Kota dari Provinsi Sulawesi Tengah yang terdampak parah akibat bencana alam yang terjadi pada tahun 2018. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan April hingga Juli 2020. Metode penelitian yang dilakukan dalam penelitian ini adalah metode survei. Pengambilan data menggunakan metode judgement sampling. Judgement sampling yaitu pengambilan sampel dari informasi yang relevan dan tersedia dari sumber-sumber tertentu serta mencari informasi dari para stakeholder. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data kuantitatif. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yaitu data yang diperoleh dari instansi atau dinas-dinas terkait seperti Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kota Palu, Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Palu, serta Badan Pusat Statistik Kota Palu. Analisis Data dalam penelitian ini menunjukan bahwa adanya pengaruh dari perubahan harga cabai rawit dan bawang merah terhadap inflasi di Kota Palu Pasca Gempa.
ANALYSIS OF FACTORS AFFECTING FARMING HOUSEHOLD FOOD SECURITY POST-NATURAL DISASTER IN LAMBARA, CENTRAL SULAWESI Karlina Muhsin Tondi; Wira Hatmi; Nurmedika Nurmedika
AGROLAND The Agricultural Sciences Journal (e-Journal) Vol 10 No 2 (2023): December
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/agroland.v0i0.1935

Abstract

This research aims (1) to discover the factors influencing food security; (2) to determine food security after a natural disaster occurred on September 28, 2018. The research was conducted in Lambara, Central Sulawesi, from June to November 2021. The population of this study was 31 farmer households and, at the same time, became the study's sample. Data were obtained in several ways: literature study, interviews, and questionnaires. Data relating to food security is processed using portion of food expensesanalysis. On the other hand, an analysis of the factors affecting food security is carried out by OLS (Ordinary Least Square) analysis in multiple regression. Testing the hypothesis in multiple linear regression analysis is carried out by testing the regression coefficients, namely testing the regression coefficients as a whole (F-test) and the regression coefficients partially (t-test) with a 2-way test α = 5%. From the data processing results, it is known that the food security of farming households after natural disasters based on the share of food expensesis 70.97% food secure and 29.03% food insecure. Factors with significant effects on food security after natural disasters are income and level of education.