Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Analisis Kuat Tekan Beton Menggunakan Limbah Organik sebagai Material Substitusi Semen Handayani, Tri; Sulardi, Sulardi; Wulan, Asri; Putri, Nazwa Adiesta Kurnia; Lestiyono, Sidik
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.3419

Abstract

Beton merupakan salah satu material yang dominan digunakan dalam bidang konstruksi. Beton terbentuk dari semen, agregat dan air dengan atau tanpa menggunakan bahan tambah. Semen berfungsi menjadi bahan pengikat utama yang menghubungkan partikel pasir, kerikil dan bahan tambahan lainnya dalam campuran beton. Namun proses pembuatan semen memberikan dampak  terhadap lingkungan yaitu menghasilkan polusi yang akan mengganggu kelestarian lingkungan (Bunyamin, 2023). Beberapa inovasi sudah dilakukan untuk mengatasi hal tersebut diantaranya penggunaan material penyusun beton yang terus dikembangkan untuk menciptakan beton ramah lingkungan. Penggunaan limbah organik dengan sifat yang hampir mirip dapat dilakukan seperti cangkang telur, kulit kopi, abu sekam padi, cangkang kerang dara, abu ampas tebu dan abu eceng gondok. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kekuatan tekan beton yang paling kuat dari keenam material substitusi semen, dengan persentase bahan pengganti semen 5% dan 10%. Benda uji yang digunakan berbentuk silinder dengan ukuran diameter 15 cm x 30 cm dan di uji kuat tekannya pada usia 28 hari, dimana pada usia tersebut kekuatan beton sudah 99%. Dari hasil pengamatan diketahui bahwa bahan subtitusi paling baik dan ramah lingkungan dengan kuat tekan yang tinggi adalah abu sekam padi dengan variasi persentase 5% yaitu 28,60 MPa dan abu cangkang kerang dara pada variasi persentase 10% yaitu 31,75 MPa.
Pengaruh Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) terhadap Produktivitas Proyek Infrastruktur Lestiyono, Sidik; Sutomo, Edy
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.3612

Abstract

Keselamatan dan kesehatan kerja (K3) memegang peran penting dalam menjaga stabilitas operasional dan produktivitas di sektor konstruksi. Penelitian ini menganalisis keterkaitan antara jumlah kecelakaan kerja dengan produktivitas proyek infrastruktur menggunakan data panel lima perusahaan konstruksi nasional selama periode 2020–2024. Pendekatan kuantitatif eksplanatori digunakan melalui pemodelan regresi data panel pada EViews 12, disertai pengujian Chow, Lagrange Multiplier (LM), dan Hausman untuk menentukan model terbaik. Ketiga pengujian tersebut secara konsisten menunjukkan bahwa Random Effect Model (REM) merupakan metode paling tepat dalam menjelaskan variasi data antarperusahaan dan antarwaktu. Hasil regresi mengungkapkan bahwa kecelakaan kerja memiliki pengaruh negatif dan signifikan terhadap produktivitas tenaga kerja. Koefisien regresi sebesar -3,42 dengan probabilitas 0,0001 menunjukkan bahwa setiap peningkatan satu kasus kecelakaan menurunkan produktivitas secara bermakna. Nilai R-squared sebesar 0,742 menandakan bahwa 74,21% variasi produktivitas dapat dijelaskan oleh perubahan jumlah kecelakaan kerja, mengindikasikan kekuatan model yang solid. Temuan ini mempertegas bahwa penerapan K3 bukan hanya kewajiban regulatif, tetapi juga faktor penting untuk meningkatkan efisiensi proyek. Upaya seperti pelatihan keselamatan yang intensif, kepatuhan penggunaan alat pelindung diri, serta pengawasan prosedur kerja yang lebih ketat menjadi langkah strategis untuk meminimalkan risiko kecelakaan. Dengan demikian, peningkatan budaya K3 secara berkelanjutan menjadi kunci dalam mencapai performa proyek yang optimal dan berdaya saing tinggi.