Mamesah, Michiko
Unknown Affiliation

Published : 6 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Description of empathetic listening of school counselors on the counseling among problematic students Fitri, Susi; Mamesah, Michiko; Safitri, Dita Amalia
Konselor Vol 8, No 1 (2019): KONSELOR
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (555.397 KB) | DOI: 10.24036/020198110741-0-00

Abstract

This study aims to describe empathetic listening to school counselors and directing students to difficulties. The samples in this study were 106 school counselors. Sampling method used proportional random sampling technique. The research method used is a descriptive survey. Data collection uses the School Empathy Counselor Inventory which comprises 42 items approved with reliability test results got 0.9405. The results of the study showed that most empathy listened to school counselors in students having problems with moderate categories. School Counselors are capable when listening to problem students. However, for school counselors aged 41-50 years, there was a decrease in empathy and teachers of empathy for women higher than men, so counseling training was needed to increase empathy and listening skills.
Bahasa Inggris Herdi, Herdi; Mamesah, Michiko
VISI : Jurnal Ilmiah Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Non Formal Vol 18 No 1 (2023): VISI : Jurnal Ilmiah Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Non Formal
Publisher : Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/JIV.1801.6

Abstract

Self-compassion is one of the adaptive self-attitudes that can be used by adolescents who experience personal dissonance or facing difficult situations and implemented as a normal experience of adolescents who drugs abuse. However, studies on standardized instruments and self-compassion profiles of drug abusers in Indonesia are still limited. Therefore, an intensive study of standardized instruments is needed to measure the compassion of adolescent drug abusers. This study uses an adaptation of a instrument procedures. As many of 38 as teenage drug users of six Social Rehabilitation Foundations in Indonesia. Data is measured using Self-Compassion Scale-Short Form. Operationally, the data analysis used Rash Model 3.75. The results showed that SCS-SF has satisfactory psychometric properties. Further studies are required to examine the psychometric properties of the SCS-SF of various participant socio-demographic factors.
Penerapan Scientist-Practitioner Model Asesmen Kecemasan Akademik Peserta Didik Sekolah Menengah Pertama Herdi, Herdi; Mamesah, Michiko
MATAPPA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Volume 7 Nomor 1 Tahun 2024
Publisher : STKIP Andi Matappa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31100/matappa.v7i1.1405

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat bertujuan untuk memfasilitasi peserta didik memahami gambaran kecemasan akademiknya. Pengabdian masyarakat menggunakan scientist-practitioner model dengan melibatkan 32 orang peserta didik dan 1 guru bimbingan dan konseling/konselor dari satu sekolah menengah pertama di Jakarta. Data dikumpulkan menggunakan Multimodal State and Trait Evaluation Anxiety (MSTEA-12) Scale dan dianalisis menggunakan rata-rata dan simpangan baku. Secara operasional, analisis data menggunakan Rash Model 3.75.0 dan SPSS v. 25.0. Hasil pengabdian kepada masyarakat menunjukkan bahwa pelatihan dan pendampingan asesmen kecemasan akademik dapat memfasilitasi peserta didik memahami profil kecemasan akademik dirinya. Kecemasan akademik peserta didik SMP cenderung berada pada kategori sedang, baik secara keseluruhan, dimensi kekhawatiran kognitif dan emosional, maupun faktor tes/tugas, menulis, berbicara di depan umum, dan kerja kelompok. Hasil ini dapat dijadikan baseline pengembangan program bimbingan dan konseling belajar untuk mengembangkan strategi koping dan menurunkan kecemasan akademik peserta didik SMP.
Hubungan Antara Perasaan Takut Tertinggal (FoMO) dengan Adiksi Media Sosial pada Mahasiswa Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Jakarta Pratiwi, Shinta; Mamesah, Michiko
INSIGHT: Jurnal Bimbingan Konseling Vol. 12 No. 2 (2023): INSIGHT: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/INSGIHT.122.10

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara perasaan takut tertinggal (FoMO) dengan adiksi media sosial pada mahasiswa Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Jakarta. Penelitian ini menggunakan metode korelasi dengan pendekatan kuantitatif. Subjek penelitian ini adalah 290 mahasiswa Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Jakarta angkatan 2020 – 2021. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Alat pengumpul data yang digunakan adalah instrumen fear of missing out (FoMO) dan instrumen social media addiction yang diadopsi dari peneliti lain. Hasil uji validitas menunjukkan semua butir valid kecuali social media addiction item 11 tidak valid sehingga tidak diikutsertakan saat pengambilan data. Uji reliabilitas pada perasaan takut tertinggal (FoMO) sebesar 0.869 dan pada adiksi media sosial sebesar 0.870. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif antara perasaan takut tertinggal (FoMO) dengan adiksi media sosial pada mahasiswa Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Jakarta dengan koefisisen korelasi 0,521 dan nilai sig.(2-tailed) 0,000 (p<0.05).
Pengungkapan Diri Remaja Korban Kekerasan Verbal Orang Tua (Studi Fenomenologi pada Peserta didik SMKN Di Jakarta Pusat) Nurhaeni, Rizka; Mamesah, Michiko; Hidayat, Dede Rahmat
INSIGHT: Jurnal Bimbingan Konseling Vol. 13 No. 2 (2024): INSIGHT: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/INSIGHT.132.03

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memberikan eksplanasi pengungkapan diri remaja kekerasan verbal orang tua dan dampak setelah pengungkapan diri. Indorman subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas 2 informan utama yaitu 1 siswa perempuan kelas 12 dan 1 siswa laki-laki kelas 11. Pemilihan informan didasarkan kepada kriteria (1) remaja pertengahan kisaran umur 15-18 tahun yang orang tuanya melakukan kekerasan verbal; (2) remaja tersebut tinggal bersama kedua orang tuanya; (3) remaja yang menjadi korban kekerasan verbal dengan frekuensi yang sedang (satu minggu, satu kali); (4) telah melakukan pengungkapan diri mengenai kekerasan verbal kepada orang terdekat, menggunakan metode studi fenomenologi dengan teknik analisis data Interpretative Phenomenological Analysis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua informan belum memahami kekerasan yang dialami dan menganggapnya sebagai bentuk didikan orang tua, setelah remaja keduanya merasa ketakutan akan prasangka orang lain sehingga menyembunyikan masalahnya. Perbedaan antara keduanya yaitu dampak psikologis pada informan perempuan yang masih mengalami trauma, sedangkan informan laki-laki sudah berdamai dengan masalahnya. Oleh karena itu, guru BK di sekolah bisa memberikan layanan konseling individu terhadap korban kekerasan verbal orang tua serta memberikan layanan bimbingan klasikal dengan menggunakan materi terkait kekerasan verbal.
Pengembangan Media Narco Card Dengan Metode Make A Match Untuk Meningkatkan Pemahaman Tentang Bahaya Narkotika Bagi Siswa Sekolah Menengah Atas Azizah, Asma Nur; Mamesah, Michiko
INSIGHT: Jurnal Bimbingan Konseling Vol. 11 No. 2 (2022): INSIGHT: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/INSIGHT.112.04

Abstract

Penyalahgunaan narkoba di kalangan remaja tahun 2018 semakin meningkat sebesar 24 hingga 28 persen. Penyalahgunaan narkotika pada remaja penting sekali untuk diperhatikan. Salah satu upaya yang dapat dilakukan yaitu memberikan layanan preventif di sekolah. Metode make-a-match (mencari pasangan) merupakan salah satu metode pembelajaran yang menggunakan kartu sebagai media. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan media kartu yang dapat membantu meningkatkan pemahaman siswa sekolah menengah atas tentang bahaya penyalahgunaan narkotika. Metode yang digunakan dalam penelitian ini merupakan metode Research and Development dengan menggunakan model ADDIE (Analyze, Design, Development, Implement, Evaluation) yang dibatasi sampai tahap pengembangan. Alat pengumpul data yang digunakan adalah kuesioner dan wawancara. Penilaian media dilakukan oleh validator yang terdiri dari ahli media, ahli materi, guru BK, dan peserta didik. Hasil penilaian ahli media mencapai 85% dan ahli materi 72%. Kemudian, hasil uji pengguna pada guru BK mencapai 82%, uji coba pengguna pada peserta didik 89%, dan hasil uji kinerja peserta didik mencapai 89%. Hasil keseluruhan dari pengembangan media Narco Card sebagai media untuk pemberian informasi narkotika dikategorikan sangat layak.