p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal LEBAH
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pembuatan pupuk organik cair berbahan baku limbah buah-buahan oleh kelompok tani di Kampung Yanggandur, Distrik Sota, Kabupaten Merauke Mani Yusuf; Nurul Musdalifah; Jefri Sembiring; Irba Djaja; Rizki Al Khairi Barus; Mariana Lusia Resubun; Diana Sri Susanti; Anwar Anwar; Rangga Kusumah; Abdullah Sarijan; Adrianus Adrianus; Amelia Agustina Limbongan; Johana Anike Mendes; Maya Sari Rupang
Lebah Vol. 20 No. 1 (2026): September: Pengabdian
Publisher : IHSA Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kelompok tani di Kampung Yanggandur, Distrik Sota, Kabupaten Merauke dalam memanfaatkan limbah organik menjadi pupuk organik cair (POC) yang ramah lingkungan dan mendukung praktik pertanian berkelanjutan. Kegiatan dilaksanakan melalui metode penyuluhan dan praktik langsung pembuatan POC dengan memanfaatkan limbah buah-buahan, serta menggunakan molase dan EM4 sebagai bahan pendukung proses fermentasi. Kegiatan diawali dengan penyampaian materi mengenai pupuk organik cair, dilanjutkan dengan praktik pembuatan yang melibatkan peserta secara langsung agar mampu memahami tahapan sekaligus memiliki keterampilan teknis untuk menerapkannya secara mandiri. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa kegiatan memperoleh respons positif dari peserta. Sebanyak 75% peserta menyatakan sangat setuju bahwa materi sesuai dengan kebutuhan, 65% menyatakan sangat setuju bahwa materi disampaikan secara jelas dan menarik, 90% menyatakan sangat setuju terhadap kecukupan waktu pemberian materi, 85% menyatakan sangat setuju bahwa materi bermanfaat bagi masyarakat, dan 90% menyatakan sangat setuju terhadap kegiatan pelatihan pembuatan POC. Secara keseluruhan, kegiatan pelatihan dapat diterima dengan baik dan memberikan manfaat dalam meningkatkan pemahaman serta keterampilan masyarakat dalam pemanfaatan limbah organik sebagai pupuk.
Penyuluhan optimalisasi lahan cetak sawah rakyat berkelanjutan melalui desain tanam padi multi-varietas berbasis hayati di Kampung Sumber Mulya Rangga Kusumah; Mani Yusuf; Rizki Adri Yohanes; Wa Ode Asryanti Wida Malesi; Anwar Anwar; Ade Kurniawan; Jefri Sembiring; Adrianus Adrianus; Rafa Maritza Miranda Hendrawan; Yosehi Mekiuw
Lebah Vol. 20 No. 1 (2026): September: Pengabdian
Publisher : IHSA Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lahan cetak sawah rakyat di Kampung Sumber Mulya memiliki potensi untuk mendukung peningkatan produksi padi, tetapi pemanfaatannya masih menghadapi kendala berupa teknik budidaya yang konvensional, penggunaan input yang belum optimal, serta penerapan pola tanam hambera yang menyebabkan populasi tanaman tidak seragam. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani dalam mengoptimalkan lahan melalui desain tanam padi multi-varietas berbasis hayati. Kegiatan dilaksanakan di Kampung Sumber Mulya dengan melibatkan 20 peserta, terdiri atas 15 anggota Kelompok TK-PPEG Mitra Sejati dan 5 aparat kampung. Metode kegiatan meliputi survei dan sosialisasi awal, penyuluhan, demonstrasi, praktik perbanyakan mikroba, serta pembuatan pupuk organik berbasis hayati. Kegiatan pengabdian ini mampu meningkatkan pemahaman dan keterampilan mitra dalamĀ  menerapkan desain tanam padi, pembuatan pupuk organik, perbanyak Trichoderma spp, dan perbanyakan Glycodium. Keterampilan pembuatan pupuk organik meningkat dari 40% menjadi 85%, sedangkan keterampilan perbanyakan Trichoderma spp. meningkat dari 30% menjadi 80%. Pada keterampilan perbanyakan Glycodium, terjadi peningkatan dari 25% menjadi 78%, sementara keterampilan perbanyakan rizobakteri meningkat dari 35% menjadi 82%. Kemampuan peserta dalam menerapkan desain tanam padi juga meningkat dari 45% menjadi 88%. Kegiatan berikutnya disarankan berupa pendampingan penerapan di lahan, pemantauan produktivitas, evaluasi efisiensi input, serta penguatan kemandirian kelompok secara berkelanjutan.