Maulana Achmad Maghfur Ichsan
Universitas Negeri Malang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pemanfaatan Fish Finder dan Sensor Suhu Air Laut sebagai Inovasi Teknologi Tepat Guna Bagi Nelayan Tradisional Desa Tugurejo, Kabupaten Blitar Mifdal Zusron Alfaqi; Abd. Mu'id Aris Shofa; Heni Masruroh; Santi Merlinda; Falsafah Nur Aini; Laksamana Prammana Agung; Rika Safitri Nur Azizah; Latifatus Sariroh; Anisa Amalia Maisaroh; Maulana Achmad Maghfur Ichsan; Fitri Ariska
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 4 (2026): November (In Progress)
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/pn1rvm59

Abstract

Mitra kegiatan pengabdian kepada masyarakat merupakan pelaku ekonomi produktif di wilayah pesisir Desa Tugurejo, Kecamatan Wates, Kabupaten Blitar, dalam kawasan pengelolaan KHDTK Universitas Negeri Malang. Mitra menghadapi permasalahan berupa keterbatasan pemanfaatan teknologi perikanan, rendahnya efisiensi operasional akibat ketidakpastian lokasi ikan, serta minimnya kemampuan manajemen dan pembukuan usaha. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemanfaatan teknologi perikanan dan kapasitas pengelolaan usaha mitra. Solusi yang diberikan meliputi penerapan teknologi tepat guna berupa fish finder dan sensor suhu air laut, pendampingan pemanfaatan teknologi untuk menentukan lokasi dan waktu melaut secara lebih efektif, serta pelatihan manajemen dan pembukuan usaha sederhana. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan Participatory Technology Transfer (PTT) dengan tahapan observasi dan pemetaan kebutuhan, instalasi dan uji fungsi alat, pelatihan teknis dan manajerial, pendampingan, monitoring dan evaluasi, serta diseminasi hasil. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa nelayan memahami dan mampu memanfaatkan fish finder dalam mendukung kegiatan penangkapan ikan serta memahami penerapan sistem pembukuan sederhana dalam pengelolaan usaha. Kegiatan ini menunjukkan bahwa transfer teknologi yang disertai penguatan kapasitas manajerial dapat meningkatkan kesiapan mitra dalam mengoptimalkan kegiatan produksi dan pengelolaan usaha perikanan pesisir serta mendukung SDGs 8, 9, dan 14.