Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Related Party Transaction terhadap Kualitas Laporan Keuangan yang Dimoderasi oleh Family Ownership Tiara Chairani Syahputra; Edi Sukarmanto
Bandung Conference Series: Accountancy Vol. 2 No. 2 (2022): Bandung Conference Series: Accountancy
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (645.461 KB) | DOI: 10.29313/bcsa.v2i2.2855

Abstract

Abstract. This study aims to determine the effect of related party transactions on the quality of financial statements, and moderated by family ownership. The sample used in this research was 65 manufacturing companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) for the 2016-2020 observation period or 325 observational data. The research method used is verification with a quantitative approach. Hypothesis testing in this study used multiple linear regression analysis and moderating regression analysis. The results of the study indicate that related party transactions have a significant effect on the quality of financial statements. In addition, this study also shows that family ownership as a moderator could strengthen the influence of related party transactions on the quality of financial statements. It is recommended for further research to be able to examine other sectors than manufacturing or could increase the observation period. Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh related party transaction terhadap kualitas laporan keuangan yang dimoderasi oleh family ownership. Sampel penelitian yang digunakan adalah sebanyak 65 perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk rentang waktu pengamatan 2016-2020 atau 325 data pengamatan. Metode penelitian yang di gunakan adalah verifikatif dengan pendekatan kuantitatif. Pengujian hipotesis menggunakan analisis regresi linear berganda dan analisis regresi pemoderasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa related party transaction berpengaruh secara signifikan terhadap kualitas laporan keuangan. Selain itu, dalam penelitian ini juga menunjukkan bahwa family ownership sebagai variabel pemoderasi dapat memperkuat pengaruh antara related party transaction terhadap kualitas laporan keuangan. Disarankan untuk penelitian selanjutnya agar dapat meneliti pada sektor selain manufaktur atau menambah periode pengamatan.
Pengaruh Latar Belakang Pendidikan Dewan Direksi dan Kepemilikan Institusional terhadap Nilai Perusahaan Shafira Aulia Rahma; Edi Sukarmanto
Bandung Conference Series: Accountancy Vol. 3 No. 1 (2023): Bandung Conference Series: Accountancy
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsa.v3i1.5711

Abstract

Abstract. This study aims to determine the effect of the educational background of the board of directors on firm value and the effect of institutional ownership on firm value. In this study, the sample used was 34 manufacturing companies listed on the Indonesia Stock Exchange with an observation range of 2019-2021. Based on the sample and observation range, 102 observation samples were obtained in this study. In this study, a verification method was used with a quantitative approach. Hypothesis testing using multiple linear regression analysis. The results of the study show that the educational background of the board of directors has no effect on firm value. In this study it is also known that institutional ownership has an effect on firm value. for further research it is recommended to use other industrial sectors and use other indicators for firm value besides the educational background of the board of directors and institutional ownership. Because in this study the influence of the educational background of the board of directors and institutional ownership is only 12.4%. This means that there is influence on firm value from other indicators such as dividend policy, leverage, CSR and so on. Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latar belakang pendidikan dewan direksi terhadap nilai perusahaan dan pengaruh kepemilikan institusional terhadap nilai perusahaan. Dalam penelitian ini, sampel yang digunakan sebanyak 34 perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan rentang pengamatan 2019-2021. Berdasarkan sampel dan rentang pengamatan didapatkan 102 sampel pengamatan dalam penelitian ini. Dalam penelitian ini, digunakan metode verifikatif dengan pendekatan kuantitatif. Pengujian hipotesis menggunakan analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa latar belakang pendidikan dewan direksi tidak berpengaruh terhadap nilai perusahaan. Di dalam penelitian ini juga diketahui bahwa kepemilikan institusional berpengaruh terhadap nilai perusahaan. untuk penelitian selanjutnya disarankan untuk menggunakan sektor industri lain dan menggunakan indikator lain untuk nilai perusahaan selain latar belakang pendidikan dewan direksi dan kepemilikan institusional. Karena dalam penelitian ini besar pengaruh dari latar belakang pendidikan dewan direksi dan kepemilikan institusional hanya sebesar 12,4%. Artinya ada pengaruh terhadap nilai perusahaan berasal dari indikator lain seperti kebijakan deviden, leverage, CSR dan sebagainya.
Pengaruh Financial Distress dan Growth Options terhadap Aktivitas Hedging Melati Sukma Putri; Edi Sukarmanto
Bandung Conference Series: Accountancy Vol. 3 No. 1 (2023): Bandung Conference Series: Accountancy
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsa.v3i1.5735

Abstract

Abstract. The purpose of this study was to ascertain how financial difficulty affected hedging operations. 47 manufacturing enterprises listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) with an observation period of 2019–2021 served as the samples for this study. In this study, 141 observations total based on the sample and the range of observations were acquired. Descriptive verification study using a quantitative approach is the research methodology used. The research material is secondary information in the form of financial reports that were found on the Indonesia Stock Exchange's (IDX) official website at www.idx.com. The issue with this study is that there are still a lot of businesses that haven't adopted hedging to reduce exchange rate risks, which will affect the high risk of foreign exchange rates that are thought to be bad for the business. For the efficacy of using the SPSS 23 computer program's logistic regression analysis to test the presented hypothesis. The findings demonstrated that hedging activity was significantly negatively impacted by financial difficulties. Growth options, according to this study, significantly improved hedging activity. Abstrak. Dalam Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh financial distress aktivitas hedging. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 47 perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan rentang pengamatan 2019-2021. Berdasarkan sampel dan rentang pengamatan, maka diperoleh 141 pengamatan dalam penelitian ini. Metode peneltian yang digunakan adalah metode penelitian verifikatif deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Data penelitian ini adalah data sekunder berbentuk laporan keuangan yang diperoleh dari situs resmi Bursa Efek Indonesia (BEI) di www.idx.com. Permasalahan dalam penelitian ini masih banyak perusahaan yang belum melakukan hedging untuk meminimalisir risiko terhadap nilai tukar yang akan berdampak pada tingginya risiko nilai tukar valuta asing yang dinilai akan merugikan perusahaan. Untuk kegunaan pengujian hipotesis yang diajukan menggunakan analisis regresi logistik dengan bantuan program computer SPSS 23. Hasil penelitian menunjukkan bahwa financial distress berpengaruh negatif signifikan terhadap aktivitas hedging. Dalam penelitian ini juga diperoleh hasil bahwa growth options berpengaruh positif signifikan terhadap aktivitas hedging.
Pengaruh Inovasi Layanan Electronic Banking dan Fee Based Income terhadap Nilai Perusahaan Perbankan yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2019-2021 Dila Sabrina Putri Taruna; Edi Sukarmanto
Bandung Conference Series: Accountancy Vol. 3 No. 1 (2023): Bandung Conference Series: Accountancy
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsa.v3i1.6256

Abstract

Abstract. The weakening of stocks, especially in the financial sector, can adversely affect company valuations. This causes each of these companies to find ways to improve company value, one way is by increasing the use of technology-based banking services so it'll be an attraction for customers and also increase fee-based income at each banking company. So this study aims to determine the magnitude of the influence of Electronic Banking Service Innovation and Fee Based Income on Banking Firm Value (proxied by Tobin's Q) listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) in 2019-2021. The research method used descriptive and verification method with a quantitative approach. Applying the purposive sampling method in order to obtain a sample of 41 banking companies listed on the IDX for the 2019-2021 period. The total observation data is 123, for the data source used in this study, namely secondary data obtained from the official website of the Indonesia Stock Exchange (IDX) and the company website of each bank with an observation period of 2019-2021. Testing the hypothesis in this study using multiple regression analysis. The results of the study show that Electronic Banking Service Innovation and Fee Based Income have an effect on Company Value. Abstrak. Pelemahan terhadap saham yang terjadi khususnya pada sektor finansial dapat berpengaruh buruk pada penilaian perusahaan. Hal ini menyebabkan masing-masing perusahaan tersebut perlu menemukan cara untuk memperbaiki nilai perusahaan, salah satu caranya dengan meningkatkan penggunaan terhadap layanan perbankan berbasis teknologi sehingga akan menjadi daya tarik bagi para nasabah dan dapat pula dengan meningkatkan fee based income pada masing-masing perusahaan perbankan. Maka penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya pengaruh Inovasi Layanan Electronic Banking dan Fee Based Income terhadap Nilai Perusahaan (diproksikan dengan Tobin’s Q) Perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun 2019-2021. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode deskriptif dan verifikatif dengan pendekatan kuantitatif. Menerapkan metode purposive sampling sehingga memperoleh sampel sebanyak 41 perusahaan Perbankan yang terdaftar di BEI periode 2019-2021. Total data observasinya yaitu sebanyak 123, untuk sumber data yang digunakan pada penelitian ini yaitu data sekunder yang diperoleh dari situs resmi Bursa Efek Indonesia (BEI) dan website perusahaan masing-masing bank dengan periode pengamatan 2019-2021. Pengujian hipotesis dalam penelitian ini menggunakan analisis regresi berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Inovasi Layanan Electronic Banking dan Fee Based Income berpengaruh terhadap Nilai Perusahaan.
Pengaruh Earnings Management, Political Connection dan Foreign Ownership terhadap Kinerja Perusahaan Sitarisyah; Edi Sukarmanto
Bandung Conference Series: Accountancy Vol. 3 No. 1 (2023): Bandung Conference Series: Accountancy
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsa.v3i1.6297

Abstract

Abstract. The large amount of stock investment that occurs in the mining sector will certainly affect the performance of mining companies. The company's performance can be seen from the financial condition of a company which is analyzed with financial analysis tools. Factors influencing this performance are Earnings Management, Political Connection and Foreign Ownership. This study aims to determine the magnitude of the influence of Earnings Management, Political Connection and Foreign Ownership on Company Performance (proxied by Tobins' Q) of Mining companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) in 2019-2021. The method used in this study uses a quantitative approach. Applying the purposive sampling method so as to obtain a sample of 35 Mining companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) in 2019-2021. The total data on the observation was 105 companies, and the data source used was secondary data obtained from the official website of the Indonesia Stock Exchange (IDX) and the website of each mining company with an observation period of 2019-2021. Hypothesis testing in this study used multiple regression analysis. The results of this study show that Earnings Management, Political Connection and Foreign Ownership affect the Company's Performance.Abstrak. Banyaknya investasi saham yang terjadi pada sektor pertambangan tentu akan mempengaruhi dalam kinerja perusahaan pertambangan. Kinerja perusahaan dapat dilihat dari kondisi keuangan suatu perusahaan yang dianalisis dengan alat-alat analisis keuangan. Faktor yang mempengaruhi kinerja ini adalah Earnings Management, Political Connection dan Foreign Ownership. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya pengaruh Earnings Management, Political Connection dan Foreign Ownership terhadap Kinerja Perusahaan (diproksikan dengan Tobins’ Q) perusahaan Pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun 2019-2021. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Menerapkan metode purposive sampling sehingga memperoleh sampel sebanyak 35 perusahaan Pertambangan Pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun 2019-2021. Total data pada observasi sebanyak 105 perusahaan, dan sumber data yang digunakan adalah data sekunder yang diperoleh dari situs resmi Bursa Efek Indonesia (BEI) dan website masing-masing perusahaan pertambangan dengan periode pengamatan 2019-2021. Pengujian hipotesis dalam penelitian ini menggunakan analisis regresi berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Earnings Management, Political Connection dan Foreign Ownership berpengaruh terhadap Kinerja Perusahaan.
Pengaruh Intellectual Capital terhadap Nilai Perusahaan dengan Kinerja Keuangan sebagai Variabel Intervening Risa Nur Oktaviani; Edi Sukarmanto
Bandung Conference Series: Accountancy Vol. 3 No. 1 (2023): Bandung Conference Series: Accountancy
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsa.v3i1.6360

Abstract

Abstract. Basically a company has the goal of maximizing profits for the prosperity of shareholders and owners of the entity. In addition, the company also has a goal of increasing the value of the company. Intellectual Capital is the approach used in this research. Intellectual Capital as an approach to determine the value of the company because it can provide and generate added value for the company. So this study aims to determine the magnitude of the influence of Intellectual Capital on Firm Value with Financial Performance as an Intervening Variable. The goal is for banking companies to be listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) for the 2019-2021 period. The research method used in this research is descriptive and verification method with a quantitative approach. Applying the purposive sampling method in order to obtain a sample of 34 banking companies listed on the IDX for the 2019-2021 period. The total observational data is 102. The data source used in this study is secondary data obtained from the official website of the Indonesia Stock Exchange (IDX) and the company website of each bank with an observation period of 2019-2021. Testing the hypothesis in this study using path analysis with EViews software for data analysis. The results of the study show that Intellectual Capital has an effect on firm value through financial performance. Abstrak. Pada dasarnya suatu perusahaan mempunyai tujuan memaksimalkan keuntungan untuk kemakmuran para pemegang saham dan pemilik entitas. Selain itu juga perusahaan mempunyai tujuan meningkatkan nilai perusahaan. Intellectual Capital adalah pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini. Intellectual Capital sebagai pendekatan untuk menetukan nilai perusahaan karena dapat memberikan dan menghasikan nilai tambah bagi perusahaan. Maka penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya pengaruh Intellectual Capital terhadap Nilai Perusahaan dengan Kinerja Keuangan sebagai Variabel Intervening. Tujuannya adalah perusahan perbankan yang listing di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2019-2021. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode deskriptif dan verifikatif dengan pendekatan kuantitatif. Menerapkan metode purposive sampling sehingga memperoleh sampel sebanyak 34 perusahaan Perbankan yang terdaftar di BEI periode 2019-2021. Total data observasinya yaitu sebanyak 102, untuk sumber data yang digunakan pada penelitian ini yaitu data sekunder yang diperoleh dari situs resmi Bursa Efek Indonesia (BEI) dan website perusahaan masing-masing bank dengan periode pengamatan 2019-2021. Pengujian hipotesis dalam penelitian ini menggunakan analisis jalur dengan perangkat lunak EViews untuk analisis data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Intellectual Capital berperngaruh terhadap Nilai Perusahaan melalui kinerja keuangan.
Pengaruh Kepemilikan Manajerial dan Kepemilikan Institusional terhadap Kinerja Keuangan pada Perusahaan BUMN yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) Periode 2019-2021 Muhammad Iqbal Abdul Azis; Edi Sukarmanto
Bandung Conference Series: Accountancy Vol. 3 No. 1 (2023): Bandung Conference Series: Accountancy
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsa.v3i1.6906

Abstract

Abstract. The low implementation of Good Corporate Governance in Indonesia, especially in State-Owned Enterprises (BUMN) will have an impact on the company's financial performance. The management of the company must be transparent so that there are no conflicts of interest with shareholders as owners. Good Corporate Governance mechanisms in this study include managerial ownership and institutional ownership. Therefore this study aims to determine the effect of managerial ownership and institutional ownership on financial performance in state-owned companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) for the 2019-2021 period. The method used is Verification with a Quantitative approach. The sample is determined by the non-probability side. By using the purposive sampling method in order to obtain a sample of 13 IDX companies for the 2019-2021 period. The total population is 15 companies and the data used is secondary data obtained from the Indonesia Stock Exchange and the websites of each BUMN company for the 2019-2021 period. This test uses Multiple Regression Analysis. The result of this test is that Managerial Ownership has an effect on Financial Performance, and Institutional Ownership has an effect on Financial Performance. Abstrak. Rendahnya penerapan Good Corporate Governance di Indonesia terutama di Perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) akan berdampak terhadap kinerja keuangan perusahaan. Dalam pengelolaan perusahaan harus transparan agar tidak terjadi benturan/konflik kepentingan dengan pemegang saham sebagai pemilik. Mekanisme Good Corporate Governance dalam penelitian ini meliputi Kepemilikan Manejerial dan Kepemilikan Institusional. Maka dari itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Kepemilikan Manajerial dan Kepemilikan Institusional Terhadap Kinerja Keuangan Pada Perusahaan BUMN Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia (BEI) Periode 2019-2021. Metode yang digunakan Verifikatif dengan pendekatan Kuantitatif. Sampel ditentukan dengan non-probability samping. Dengan menggukan metode purposive sampling sehingga mendapatkan sampel 13 Perusahaan BEI Periode 2019-2021. Total Populasinya adalah 15 Perusahan dan data yang digunakan yaitu data sekunder yang diperoleh dari Bursa Efek Indonesia dan Website dari masing-masing Perusahan BUMN Periode 2019-2021. Pengujian ini menggunakan Analisis Regresi Berganda. Hasil dari pengujian ini adalah Kepemilikan Manajerial berpengaruh terhadap Kinerja Keungan, dan Kepemilikan Institusional berpengaruh terhadap Kinerja Keuangan.
Pengaruh Faktor Teknikal terhadap Return Saham pada Masa Pandemi Covid 19 Salma Ghina Khairunnisa Ama; Edi Sukarmanto
Bandung Conference Series: Accountancy Vol. 3 No. 1 (2023): Bandung Conference Series: Accountancy
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsa.v3i1.6969

Abstract

Abstract. This study aims to test how influential Technical Factors are on Stock Returns During the Covid-19 Pandemic in Case Studies on Manufacturing Companies Listed on the LQ-45 Stock Index for the August-January 2020/2021 Period. This test tests daily stock returns. In this study, the objects used were manufacturing companies registered with manufacturing companies listed on the LQ-45 Stock Index for the 2020-2021 period. The population used in this study was 45 companies listed on the LQ-45 Stock Index for the 2020-2021 period, but 15 of them were selected as manufacturing companies. The tests used are descriptive analysis of variables, verifiable analysis consisting of classical assumption tests (normality, heteroskedasticity, autocorrelation and multicollinearity), chow test, hausmann test, lagrange multiplier test, fixed effect model selection, common effect, random effect, coefficient of determination and hypothesis testing. With purposive sampling techniques and data analysis using paired t-statistical tests. Based on the predetermined population criteria, there are 15 companies. The results of this study show that if you look at prob. shows a value of 0.0032 < 0.05 (less than the significance level of 5%), meaning that Ho is rejected. It can be concluded that the T test shows if Ho is rejected and Ha is accepted which means that the Technical Factor has a partial effect on Stock Returns. Based on the calculations above, it can be concluded that the contribution of the influence of Technical Factors is 0.605369 or 60.53%. Based on the equation above, the magnitude of the constant is 0.103265 This shows that if the independent variable, namely the Technical Factor, is worth 0, then the Stock Return value is 0.103265. The coefficient value of the Technical Factor is 0.200369 and has a positive sign. This shows that every 1% increase in Technical Factor, the Value of Stock Return will increase by 0.200369. Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk menguji seberapa pengaruh Faktor Teknikal Terhadap Return Saham Pada Masa Pandemi Covid 19 dalam Studi Kasus Pada Perusahaan Manufaktur Yang Terdaftar Di Indeks Saham LQ-45 Periode Agustus-Januari 2020/2021. Pengujian ini menguji return saham harian. Pada penelitian ini objek yang dipakai merupakan perusahaan-perusahaan manufaktur yang terdaftar di perusahaan manufaktur yang terdaftar di Indeks Saham LQ-45 Periode 2020-2021. Populasi yang dipakai dipenelitian ini adalah 45 perusahaan yang terdaftar di Indeks Saham LQ-45 Periode 2020-2021, namun 15 diantaranya yang terpilih sebagai perusahaan manufaktur. Pengujian yang digunakanan adalah analisis deskriptif variable, analisis verifikatif yang terdiri dari uji asumsi klasik (normalitas, heteroskedastisitas, autokorelasi dan multikolinieritas), uji chow, uji hausmann, uji lagrange multiplier, pemilihan model fixed effect, common effect, random effect, koefisien determinasi dan pengujian hipotesis. dengan teknik purposive sampling dan analisis data menggunakan uji paired t-statistik. Berdasarkan kriteria populasi yang telah ditentukan terdapat 15 perusahaan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa jika dilihat prob. menunjukan nilai sebesar 0.0032 < 0.05 (lebih kecil dari taraf signifikansi 5%), artinya Ho ditolak. Dapat disimpulkan bahwa uji T menunjukan jika Ho ditolak dan Ha diterima yang artinya bahwa Faktor Teknikal berpengaruh secara parsial terhadap Return Saham. Berdasarkan perhitungan di atas maka dapat disimpulkan bahwa kontribusi pengaruh Faktor Teknikal sebesar 0.605369 atau 60.53%. Berdasarkan persamaan di atas, besarnya konstanta yaitu 0.103265 Hal ini menunjukkan bahwa jika variabel independen yakni Faktor Teknikal bernilai 0, maka nilai Return Saham adalah 0.103265. Nilai koefisien dari Faktor Teknikal sebesar 0.200369 dan bertanda positif. Hal ini menunjukkan bahwa setiap kenaikan Faktor Teknikal sebesar 1% maka nilai Return Saham akan meningkat sebesar 0.200369.
Autokorelasi Laba Dan Volatilitas Laba: Peningkat Audit Delay? Rini Lestari; Pupung Purnamasari; Edi Sukarmanto
Jurnal Reviu Akuntansi dan Keuangan Vol. 12 No. 2: Jurnal Reviu Akuntansi dan Keuangan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1084.852 KB) | DOI: 10.22219/jrak.v12i2.21616

Abstract

This study aims to test the effect of earnings autocorrelation and earnings volatility on audit delay. In the process of the test, researchers used multiple regression analysis using a research sample of 105 manufacturing companies or 525 observations with the observation range of 2015 – 2019. The result, it showed that earnings autocorrelation had an effect on increasing audit delay. It is similar that the earnings correlation which also affects audit delays. The results of this study provide implications that auditors must be more careful in carrying out the audit process, especially in capturing earnings information from time to time. This is because earnings are the information that is often used by the users in assessing a company and used to manipulate earnings. For future research, it is suggested to use specialist industrial auditors as a coding variable in an effort to suppress the occurrence of long audit delays
Pengaruh Profesionalisme Auditor dan Pengalaman Auditor terhadap Pertimbangan Materialitas Fazri Delyzar Joddi; Edi Sukarmanto
Bandung Conference Series: Accountancy Vol. 3 No. 2 (2023): Bandung Conference Series: Accountancy
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsa.v3i2.8498

Abstract

Abstract. Materiality refers to the magnitude of an error or omission in accounting information that can affect the judgment of those relying on it. This study aims to examine the influence of auditor professionalism and experience on materiality consideration. A quantitative research method with a verification approach was employed. The data collected for this study consisted of numerical values, and statistical analysis was conducted. The findings indicate that auditor professionalism does not have a significant impact on materiality consideration. However, auditor experience shows a significant influence on materiality consideration. In conclusion, this study reveals that auditor professionalism does not significantly affect materiality consideration, whereas auditor experience has a significant influence on materiality consideration. These findings contribute to a better understanding of the factors influencing materiality consideration in the context of auditing. Further research and implications for auditing practices are discussed. Abstrak. Materialitas mengacu pada besarnya kesalahan atau kelalaian dalam informasi akuntansi yang dapat mempengaruhi penilaian orang yang mengandalkannya. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh profesionalisme dan pengalaman auditor terhadap pertimbangan materialitas. Metode penelitian kuantitatif dengan pendekatan verifikasi digunakan dalam studi ini. Data yang dikumpulkan bersifat numerik, dan analisis statistik digunakan untuk menganalisis data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa profesionalisme auditor tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap pertimbangan materialitas. Namun, pengalaman auditor memiliki pengaruh yang signifikan terhadap pertimbangan materialitas. Penelitian ini menunjukkan bahwa profesionalisme auditor tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap pertimbangan materialitas, sementara pengalaman auditor memiliki pengaruh yang signifikan terhadap pertimbangan materialitas. Temuan ini memberikan pemahaman yang lebih baik tentang faktor-faktor yang mempengaruhi pertimbangan materialitas dalam konteks audit. Implikasi dan saran untuk penelitian dan praktik audit dibahas lebih lanjut.