Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Journal of Appropriate Technology for Community Services

Penerapan Teknologi 3D Rope Evaporator dalam Usaha Peningkatan Produksi Garam Rakyat di Desa Olio, Nusa Tenggara Timur Kevin Cleary Wanta; Vincent; Yeremias Juma; Arry Miryanti; Herry Santoso; Judy Retti B. Witono
Journal of Appropriate Technology for Community Services Vol. 4 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/jattec.vol4.iss2.art7

Abstract

Desa Olio, Kabupaten Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur merupakan salah satu wilayah di Indonesia yang memproduksi garam. Selama ini, produksi garam dilakukan secara konvensional di mana tambak garam secara horizontal digunakan sebagai media penguapan air laut. Akan tetapi, penggunaan tambak garam ini memiliki kelemahan, seperti produksi garam yang terbatas akibat pengaruh iklim dan membutuhkan waktu produksi yang lebih lama. Kegiatan pengabdian ini ditujukan untuk mengenalkan dan menerapkan teknologi 3D rope evaporator sebagai media penguapan air laut yang mampu memberikan hasil positif terhadap produksi garam. Penggunaan teknologi ini mampu meningkatkan laju penguapan sehingga jumlah garam yang diproduksi semakin banyak. Teknologi ini dibangun secara prototipe di lahan milik petani garam, kemudian diuji coba dan dievaluasi perfomansinya. Hasil uji coba tersebut kemudian disosialisasikan di mana 3D rope evaporator yang dibangun mampu mempercepat proses penguapan air laut dan mampu menghasilkan produk garam yang lebih halus dan lebih putih. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini jelas tidak hanya berhenti saat ini saja. Ke depannya, kegiatan ini akan dilanjutkan dengan fokus kegiatan yang berbeda di antaranya pendampingan dan konsultasi terkait tahap scale up teknologi, pemurnian garam, dan diversifikasi produk garam.
Pelatihan dan Pendampingan Komunitas Kesusteran ALMA, Bandung, untuk Memanfaatkan Limbah Minyak Rumah Tangga sebagai Bahan Baku Pembuatan Lilin Kevin Cleary Wanta1; Cherish Rikardo; Loren Pratiwi; Anastasia Prima Kristijarti; Ceicalia Tesavrita
Journal of Appropriate Technology for Community Services Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/jattec.vol5.iss1.art3

Abstract

Used cooking oil or commonly called used minyak jelantah is classified as waste that can pollute the environment. For this reason, this waste cannot be disposed directly into the environment. One way to process this waste is to recycle it, or to make other products that are more useful and valuable, such as candles from used cooking oil. This community service activity consist of, socialization, training and assistance for making candles from used cooking oil for the ALMA Sisters community: Bhakti Luhur Orphanage, Bandung. This activity was successful according to plan and the most important thing is that through this activity, there was success which had a positive impact on service partners. This activity is considered useful and provides new knowledge for partners. Moreover, with the help of tools and materials for producing candles from used cooking oil provided, the partners were able to produce a thousand candles which were ready to be marketed. This service activity will not stop with training and mentoring activities only. In the future, the service team will continue to train and assist partners, especially in terms of marketing, packaging and production of other products using used cooking oil as raw material.