Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pelatihan Ragam Gending Lancaran dalam Penguatan Literasi Karawitan Anak di Sanggar Seni Kencana Jati, Giriwoyo, Wonogiri Karsono Karsono; Joko Daryanto; Endrise Septiana Rawanoko; Deni Zein Tarsidi; Ayyas Yahya; Dwiana Nur Rizki Hanifah
Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2026): Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jompaabdi.v5i3.3344

Abstract

Literasi karawitan anak tidak hanya berkaitan dengan kemampuan memainkan instrumen, tetapi juga pemahaman terhadap nama, bentuk, struktur, karakteristik, dan pola tabuhan gending. Di Sanggar Seni Kencana Jati, Giriwoyo, Wonogiri, peserta telah memiliki pengalaman memainkan gamelan, tetapi pemahaman konseptual terhadap ragam gending lancaran belum seimbang dengan kemampuan praktiknya. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memperkuat literasi karawitan anak melalui pelatihan ragam gending lancaran. Kegiatan dilaksanakan secara partisipatif dengan melibatkan 20 anak anggota sanggar melalui tahapan identifikasi kebutuhan, penyampaian materi, demonstrasi, praktik terbimbing, dan evaluasi. Evaluasi dilakukan berdasarkan kemampuan peserta dalam menyebutkan nama dan karakteristik gending, mengenali struktur penyajian, mengidentifikasi pola tabuhan, serta mempraktikkan ragam gending lancaran secara berkelompok. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa peserta dapat mengidentifikasi beberapa ragam gending lancaran, menjelaskan unsur dasar penyajiannya, mengikuti pola tabuhan sesuai instrumen, dan memainkan gending secara bersama-sama dengan koordinasi antarpemain yang lebih baik selama proses latihan. Peserta juga menunjukkan partisipasi aktif melalui diskusi, praktik, dan tutor sebaya. Kegiatan ini memberikan pengalaman pembelajaran karawitan yang mengintegrasikan pemahaman konseptual dan praktik musikal sebagai bagian dari upaya pelestarian seni tradisional di lingkungan sanggar.
Peningkatan Pemahaman Literasi Budaya Siswa Sekolah Dasar Melalui Flipbook Digital Audio-Visual Bermuatan Kearifan Lokal Gamelan Jawa Dwiana Nur Rizki Hanifah; Karsono Karsono; Joko Daryanto; Ayyas Yahya; Endrise Septina Rawanoko; Deni Zein Tarsidi
Mimbar PGSD Flobamorata Vol. 4 No. 4 (2026): MIMBAR PGSD FLOBAMORATA
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar-Universitas Muhammadiyah Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51494/mpf.v4i4.3829

Abstract

Abstrak:Literasi budaya merupakan kemampuan penting yang perlu dikembangkan pada siswa sekolah dasar agar mampu mengenali, memahami, dan menghargai budaya di lingkungan sekitarnya. Pemanfaatan teknologi digital yang dipadukan dengan budaya lokal dapat menjadi alternatif untuk menciptakan pembelajaran literasi budaya yang lebih kontekstual dan menarik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kemampuan literasi budaya siswa sebelum dan sesudah menggunakan media flipbook digital audio-visual berbasis cerita pendek bertema gamelan Jawa. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen dan rancangan one-group pretest-posttest design. Subjek penelitian adalah siswa sekolah dasar dari tiga kabupaten di Provinsi Jawa Tengah. Dari hasil pretes dan postes diperoleh data 108 siswa. Data dikumpulkan menggunakan instrumen tes literasi budaya yang telah melalui uji validitas dan reliabilitas. Analisis data dilakukan melalui uji normalitas dan dilanjutkan dengan Wilcoxon Signed-Rank Test karena data tidak berdistribusi normal. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara kemampuan literasi budaya siswa sebelum dan sesudah penggunaan media flipbook digital audio-visual, dengan nilai signifikansi < .001. Dengan demikian, penggunaan media flipbook digital audio-visual berbasis cerita pendek bertema gamelan Jawa menunjukkan perubahan yang signifikan terhadap kemampuan literasi budaya siswa sekolah dasar. Media ini dapat menjadi alternatif pembelajaran yang mengintegrasikan teknologi digital dengan budaya lokal untuk mendukung pembelajaran literasi budaya yang kontekstual dan bermakna. Abstract: Cultural literacy is an important competency that needs to be developed among elementary school students to enable them to recognize, understand, and appreciate the culture of their surrounding environment. Integrating digital technology with local culture can provide an alternative approach to creating more contextual and engaging cultural literacy learning. This study aims to examine the differences in students’ cultural literacy before and after using an audio-visual digital flipbook featuring short stories about Javanese gamelan. The study employed a quantitative experimental approach with a one-group pretest-posttest design. The participants were elementary school students from three districts in Central Java, Indonesia. Data from the pretest and posttest were obtained from 108 students. Data were collected using a cultural literacy test that had undergone validity and reliability testing. Data analysis involved a normality test followed by the Wilcoxon Signed-Rank Test because the data were not normally distributed. The results showed a significant difference in students’ cultural literacy before and after the use of the audio-visual digital flipbook, with a significance value of < .001. Therefore, the use of an audio-visual digital flipbook featuring short stories about Javanese gamelan resulted in a significant change in students’ cultural literacy. The media can serve as an alternative learning resource that integrates digital technology and local culture to support contextual and meaningful cultural literacy learning.