Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

Sosialisasi Sistem Informasi Akuntansi Anggaran Dana Kas Kecil UMKM di Sasana Suksa School Pattani Thailand Yanti; Savitri, Citra; Septiawati, Rohma; Sujaya, Fista Apriani; Rahayu, Septiana; Istianingsih
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Penelitian Terapan Vol. 3 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Penelitian Terapan (April - Juni 2025)
Publisher : Greenation Publisher & Yayasan Global Resarch National

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jpmpt.v3i2.912

Abstract

Pengabdian dilakukan di sasana suksa school Pattani Thailand. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk mengsosialisasikan system informasi Akuntansi anggaran dana kas kecil kepada siswa menengah atas . Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah dengan datang langsung dan memberikan pemahaman langsung tentang pentingnya mempelajari system informasi anggaran dana kas kecuil khususnya siswa menengah atas di sasana susksa school. Kegiatan diawali dengan pendampingan sosialisasi sistem informasi akuntansi anggaran dana kas kecil UMKM, dimulai sisisalisasi system informasi akuntansi selanjutnya sosialisasi penyusunan anggaran dana kas kecil untuk UMKM, Permasalahan yang muncul dalam Pengabdian masyarakat ini adalah Terjadinya Error pada aplikasi Microsoft Excel dikarenakan koneksi LAN yang kurang baik, karena keterbatasan infrastruktur dan teknolgi sehingga koneksi antara komputer tempat menyimpan data Microsoft Excel dengan komputer lain terputus,kurangnya keterampilan teknis : keterampilan semua peserta pengabdian siswa dan siswi sasana suksa school masih sangat terbatas .Kesalahan penggunaan rumus dalam penginputan data seperti tanggal, nama dan keterangan yang disebabkan oleh human error ini dapat berakibat fatal maka sebisa mungkin harus dihindari.
Edukasi Pemanfaatan Air Rebusan Daun Mint Dalam Emesis Gravidarum Rahayu, Septiana; Contesa, Lina; Eriyani, Novi Rida
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 4 No. 3 (2024): Journal of Human And Education
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jh.v4i3.800

Abstract

Emesis gravidarum merupakan hal yang wajar dan ditemukan pada lebih dari 70% ibu hamil. Kondisi ini tidak akan membahayakan janin dan bisa membaik dengan sendirinya seiring bertambahnya usia kehamilan. Banyak ibu hamil yang mulai sering merasa mual saat memasuki usia enam minggu kehamilan dan merasakan puncaknya pada minggu kesembilan. Tujuan pengabdian masyarakat ini memberikan edukasi dan meningkatkan pengetahuan ibu tentang pentingnya pemanfaatan air rebusan daun mint dalam mengurangi emesis gravidarum pada ibu hamil. Sangatlah penting melakukan penyuluhan dan edukasi ini sebagai upaya untuk mencegah terjadinya emesis gravidarum pada ibu hamil. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan dengan memberikan penyuluhan atau pendidikan kesehatan yang dilakukan pada ibu hamil di PMB Sri Gundarti Palembang berjumlah 12 orang. Media yang digunakan adalah leafleat yang berisikan tentang informasi rebusan daunt mint. Hasil dari penyuluhan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan ibu yang sebelumnya saat pretest sebesar 64 %, setelah dilakukan penyuluhan mencapai 95%. hal ini menunjukkan adanya peningkatan sebesar 31% dari penyuluhan materi tentang pentingnya rebusan daunt mint untuk mengurangi emesis gravidarum. Sebagai petugas kesehatan perlunya melakukan edukasi kepada masyarakat dan memberikan informasi yang akurat tentang pentingnya pemnberian daun mint dengan sasaran yang tepat sehingga dapat meningkatkan pengetahuan dan skill masyarakat dalam menangani permasalahan yang dihadapi semasa kehamilan.
EDUKASI PEMANFAATAN AIR REBUSAN DAUN MINT DALAM EMESIS GRAVIDARUM: EDUCATION ON THE USE OF MINT LEAF BOILED WATER IN EMESIS GRAVIDARUM Rahayu, Septiana
Jurnal Abdimas Pamenang Vol. 2 No. 2 (2024): Jurnal Abdimas Pamenang - JAP
Publisher : STIKES Pamenang Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53599/jap.v2i2.199

Abstract

Abstrak Emesis gravidarum merupakan hal yang wajar dan ditemukan pada lebih dari 70% ibu hamil. Kondisi ini tidak akan membahayakan janin dan bisa membaik dengan sendirinya seiring bertambahnya usia kehamilan. Banyak ibu hamil yang mulai sering merasa mual saat memasuki usia enam minggu kehamilan dan merasakan puncaknya pada minggu kesembilan. Tujuan pengabdian masyarakat ini memberikan edukasi dan meningkatkan pengetahuan ibu tentang pentingnya pemanfaatan air rebusan daun mint dalam mengurangi emesis gravidarum pada ibu hamil. Sangatlah penting melakukan penyuluhan dan edukasi ini sebagai upaya untuk mengurangi terjadinya emesis gravidarum pada ibu hamil. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan dengan memberikan penyuluhan atau pendidikan kesehatan yang dilakukan pada ibu hamil di PMB Sri Gundarti Palembang berjumlah 12 orang. Media yang digunakan adalah leafleat yang berisikan tentang informasi rebusan daunt mint. Hasil dari penyuluhan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan ibu yang sebelumnya saat pretest sebesar 64 %, setelah dilakukan penyuluhan mencapai 95%. hal ini menunjukkan adanya peningkatan sebesar 31% dari penyuluhan materi tentang pentingnya rebusan daunt mint untuk mengurangi emesis gravidarum. Sebagai petugas kesehatan perlunya melakukan edukasi kepada masyarakat dan memberikan informasi yang akurat tentang pentingnya manfaa pemberian daun mint dengan sasaran yang tepat sehingga dapat meningkatkan pengetahuan dan skill masyarakat dalam menangani permasalahan yang dihadapi semasa kehamilan.  Kata Kunci : Edukasi, rebusan daun mint, emesis gravidarum   Abstract Emesis gravidarum is natural and is found in more than 70% of pregnant women. This condition will not harm the fetus and can improve on its own as you get older in pregnancy. Many pregnant women begin to often feel nauseous when entering the age of six weeks of pregnancy and feel the peak in the ninth week. The purpose of this community service is to educate and increase mothers' knowledge about the importance of using mint leaf boiled water in reducing emesis. It is very important to conduct this counseling and education as an effort to prevent emesis gravidarum in pregnant women. The method of implementing activities is carried out by providing counseling or health education carried out to pregnant women at PMB Sri Gundarti Palembang totaling 12 people. The media used is leafleat which contains information on mint leaf decoction. The results of counseling showed an increase in maternal knowledge previously during the pretest by 64% After counseling, it reached 95%. This shows a 31% increase in material counseling on the importance of mint leaf decoction to reduce emesis gravidarum. As health workers, it is necessary to educate the public and provide accurate information about the importance of giving mint leaves with the right target so as to increase community knowledge and skills in dealing with problems faced during pregnancy.  Keywords : Education, Mint Leaf Decoction, Emesis gravidarum
Analisis Pengaruh Literasi Keuangan dan Penggunaan Financial Technologi (Fintech) terhadap Penggelolaan Keuangan pada UMKM Kabupaten Karawang Trianthy, Novy; Rahayu, Septiana; Umami, Ropiah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i1.14800

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi pengaruh literasi keuangan dan penggunaan financial technology (Fintech) terhadap pengelolaan keuangan pada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Karawang. Pendekatan kuantitatif digunakan dengan survei sebagai metode pengumpulan data. Sampel penelitian ini adalah pemilik atau manajer UMKM yang tersebar di Kabupaten Karawang. Teknik analisis data yang digunakan adalah regresi berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi keuangan berpengaruh positif signifikan terhadap pengelolaan keuangan pada UMKM. Selain itu, penggunaan financial technology juga memiliki pengaruh positif yang signifikan terhadap pengelolaan keuangan UMKM di Kabupaten Karawang. Implikasi dari temuan ini adalah pentingnya peningkatan literasi keuangan dan adopsi teknologi keuangan modern untuk meningkatkan pengelolaan keuangan yang lebih efektif dan efisien bagi UMKM, yang pada gilirannya dapat meningkatkan kesejahteraan ekonomi di daerah tersebut
Pengetahuan Ibu Hamil Tentang Mengkonsumsi Asam Folat Selama Kehamilan Rahayu, Septiana
Jurnal Cahaya Mandalika ISSN 2721-4796 (online) Vol. 3 No. 3 (2022)
Publisher : Institut Penelitian Dan Pengambangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jcm.v3i3.3750

Abstract

Asam folat adalah bentuk sintetis dari folat yang merupakan salah satu bagian dari vitamin B, yaitu B9. Defisiensi asam folat merupakan kadar asam folat di bawah normal, yaitu folat serum < 3 ng/ml dan folat eritrosit < 130 ng/mL. Defisiensi folat ini dapat terjadi karena akibat langsung dari kurangnya konsumsi harian, absorbsi yang buruk dari folat yang dimakan serta peningkatan penggunaan (misalnya saat beraktivitas fisik, kehamilan); dapat pula disebabkan oleh kondisi liver patologis dan gangguan metabolisme folat oleh karena defek genetik atau interaksi obat. Metode penelitian deskriptif bertujuan untuk mendapatkan gambaran yang akurat dari sejumlah karakteristik masalah yang diteliti yaitu untuk melihat distribusi frekuensi dari masing-masing variabel. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh ibu hamil memeriksakan kehamilannya ke PMB Marsia pada bulan Juni - Juli tahun 2024. Sampel yang diambil sebanyak 94 orang dengan menggunakan teknik pengambilan besar sampel menggunakan teknik accidental sampling. Instrumen pengumpulan data dalam penelitian ini adalah kuesioner yang berisi pertanyaan pengetahuan ibu hamil tentang manfaat asam folat. Teknik analisa data yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah analisa data secara univariat. Kesimpulan secara keseluruhan pengetahuan ibu hamil tentang konsumsi asam folat menunjukkan bahwa sebanyak 8 responden (8,51%) memiliki pengetahuan baik, 37 responden (39,36%) memiliki pengetahuan cukup, dan 49 responden (52,13%) memiliki pengetahuan kurang. Adanya peran serta dari tenaga kesehatan pada setiap ibu hamil yang melakukan pemeriksaan kehamilan dapat diberikan penyuluhan tentang konsumsi asam folat sehingga dapat meningkatkan pengetahuan ibu hamil tersebut.
PENGARUH PEMBERIAN AIR REBUSAN DAUN MINT UNTUK MENGURANGI EMESIS GRAVIDARUM PADA TRIMESTER I: THE EFFECT OF GIVING BOILED WATER FROM MINT LEAVES TO REDUCE EMESIS GRAVIDARUM IN THE 1ST TRIMESTER Rahayu, Septiana; Contesa, Lina
Jurnal Ilmiah Pamenang Vol. 6 No. 1 (2024): Jurnal Imiah Pamenang (JIP)
Publisher : Stikes Pamenang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53599/jip.v6i1.203

Abstract

ABSTRAK Emesis gravidarum merupakan keluhan umum yang terjadi pada kehamilan muda. Keluhan mual muntah pada emesis gravidarum merupakan hal yang fisiologis, akan tetapi apabila keluhan ini tidak segera diatasi maka akan menjadi hal yang berbahaya, diperlukan penangganan baik farmakologi maupun non farmakologi. pengobatan non farmakologi dapat dilakukan dengan pemberian aromaterapi menggunakan air rebusan daun mint, diketahui bisa menjadi obat yang aman dan efektif untuk mengobati mual muntah pada ibu hamil. Tujuan penelitian : untuk mengetahui pengaruh pemberian rebusan daun mint terhadap penurunan emesis gravidarum di PMB Sri Gundarti Palembang. Metode: menggunakan  design penelitian Pra-eksperimen yang bersifat one  grup  pretest-postest Sampel ambil  secara purposive  sampling sebanyak  38  orang.  Analisis  bivariat  menggunakan  uji paired  t-test untuk melihat  pengaruh  pemberian air  rebusan daun  mint  terhadap  emesis gravidarum. Hasil  penelitian : di  dapatkan  bahwa  mayoritas  responden  berada  pada  umur 20 –30  tahun  yaitu sebanyak  18  orang  (59,3%).  Berdasarkan  variabel  paritas  mayoritas  multigravida  sebanyak  21  orang  (65,6%). Berdasarkan  variable  pekerjaan  Mayoritas  ibu  rumah  tangga  atau  tidak  bekerja  sebanyak  25  orang  (78,1%). Pengaruh  pemberian air  rebusan daun  mint  terhadap  mual  dan  muntah,  sebelum  diberikan  intervensi  rata-rata responden  mengalami  emesis gravidarum  sebanyak  7  kali  sehari,  setelah  diberikan  intervensi air  rebusan daun mint  rata-rata  frekuensi  emesis gravidarum   menurun  menjadi  3,8  kali  dalam  sehari  dengan  nilai  Pvalue=0,000. Untuk para ibu hamil harus sering dilakukan penyuluhan oleh tenaga kesehatan tentang manfaat air rebusan daun mint bagi ibu dan janin sehingga sehinga mengurangi emesis gravidarum selama kehamilan. Abstract Emesis gravidarum is a common complaint that occurs in young pregnancies. Complaints of nausea vomiting in emesis gravidarum are physiological, but if this complaint is not immediately overcome it will be a dangerous thing, both pharmacological and non-pharmacological treatment is needed. Non-pharmacological treatment can be done by giving aromatherapy using mint leaf boiled water, known to be a safe and effective remedy to treat nausea vomiting in pregnant women. The purpose of the study: to determine the effect of mint leaf decoction on reducing emesis gravidarum in PMB Sri Gundarti Palembang. Method: using a pre-experimental research design that is one group pretest-postest Samples take purposive sampling as many as 38 people.  Bivariate analysis used paired t-test to see the effect of mint leaf cooking water on emesis gravidarum. The results of the study: it was found that the majority of respondents were at the age of 20-30 years, namely as many as 18 people (59,3%).  Based on the variable parity of the majority of multigravida as many as 21 people (65,6%). Based on job variables, the majority of housewives or non-working as many as 25 people (78,1%). The effect of giving mint leaf decoction water on nausea and vomiting, Before the intervention was given, the average respondent experienced emesis gravidarum 7 times a day, after being given the intervention of mint leaf boiled water, the average frequency of emesis gravidarum decreased to 3.8 times a day with a value of Pvalue = 0.000. For pregnant women, frequent counseling by health workers about the benefits of mint leaf boiled water for the mother and fetus so as to reduce emesis gravidarum during pregnancy.
PENYULUHAN RELAKSASI AROMATERAPY LEMON DALAM MENGURANGI MUAL MUNTAH PADA IBU HAMIL Rahayu, Septiana
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024): Volume 5 No 1 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i1.24627

Abstract

Mual (nausea) dan muntah (emesis) adalah gejala yang wajar dan sering kedapatan pada kehamilan trimester I. Mual biasanya terjadi pada pagi hari, tetapi dapat pula timbul setiap saat dan malam hari gejala-gejala ini kurang lebih 6 minggu setelah hari pertama haid terakhir dan berlangsung selama kurang lebih 10 minggu. Relaksasi Dengan Aromateraphy adalah salah satu teknik pengobatan atau perawatan menggunakan bau-bauan yang menggunakan minyak esensial aromaterapi. Salah Satu terapi non farmakologi yang aman untuk diberikan pada ibu mual muntah selama kehamilan adalah aromaterapi lemon. Aromaterapi lemon memiliki kandungan aktif D-Limonene dan L-Limonene yang merangsang sistem saraf pusat dan kandungan lainnya adalah linalool yang berguna untuk menstabilkan sistem saraf sehingga dapat menimbulkan efek tenang bagi siapapun yang menghirupnya. Hasil penelitian Putri Febby (2021) bahwa relaksasi aromatherapy lemon dapat mengurangi mual muntah (p value = 0,004). Tujuan penyuluhan ini untuk memberikan penyuluhan tentang manfaat aromatherapy lemon dalam mengurangi mual muntah kegiatan dilakukan di PMB Fauziah Hatta pada Desember 2023, subjek ibu hamil trimester I yang mengalami mual muntah. Hasil kegiatan : ibu hamil mengetahui manfaat aromateraphy lemon untuk mengalami mual muntah. Hasil kuesioner sebelum dan sesudah penyuluhan terdapat peningkatan pengetahuan ibu hamil rata-rata sebesar 80 %. Diharapkan ibu hamil dan petugas kesehatan dapat bekerja sama mencari Solusi permasalahan ual muntah melalui terapi komplementer.
UPAYA PENCEGAHAN ANEMIA DENGAN PENYULUHAN KESEHATAN DAN DEMONTRASI PEMANFAATAN JUS BUAH BIT DAN JUS BUAH ALPUKAT PADA IBU HAMIL: ANEMIA PREVENTION EFFORTS WITH HEALTH EDUCATION AND DEMONSTRATION OF THE USE OF BEETROOTH JUICE AND AVOCADO JUICE IN PREGNANT WOMEN Rahayu, Septiana
Jurnal Abdimas Pamenang Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Abdimas Pamenang - JAP
Publisher : STIKES Pamenang Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53599/jap.v4i1.443

Abstract

Abstrak Masalah kesehatan yang sering terjadi pada ibu hamil, adalah anemia. Anemia defisiensi besi merupakan salah satu gangguan yang paling sering terjadi terutama selama masa kehamilan.. Salah satu upaya pencegahan anemia adalah dengan mengonsumsi bahan pangan yang kaya zat besi, asam folat, dan vitamin C. Buah bit dan buah alpukat merupakan sumber alami nutrisi yang berperan penting dalam pembentukan sel darah merah. Penyuluhan ini bertujuan untuk mengetahui manfaat konsumsi jus buah bit dan jus buah alpukat dalam upaya pencegahan anemia pada ibu hamil. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang manfaat jus buah bit dan juas buah alpukat. Metode yang dilakukan yaitu penyuluhan kesehatan dan demontrasi, pembagian jus buah bit dan jus buah alpukat bagi peserta penyuluhan. Hasil yang diperoleh dalam kegiatan ini adanya peningkatan penegtahuan sebesar 64% tentang pemanfaatan jus buah bit dan jus buah alpukat. Diharapkan pengembangan program pengabdian masyarakat lebih optimal dengan integrasi program kesehatan ibu hamil, dinas dan pemerintah terkait yang dilakukan secara berkala dan berkelanjutan. Kata kunci: anemia, ibu hamil,  jus buah,   Abstract A common health problem in pregnant women is anemia. Iron deficiency anemia is one of the most common disorders, especially during pregnancy. One way to prevent anemia is by consuming foods rich in iron, folic acid, and vitamin C. Beetroot and avocado are natural sources of nutrients that play an important role in the formation of red blood cells. This counseling aims to determine the benefits of consuming beetroot juice and avocado juice in preventing anemia in pregnant women. The purpose of this community service is to increase the knowledge of pregnant women about the benefits of beetroot juice and avocado juice. The methods used are health counseling and demonstrations, distribution of beetroot juice and avocado juice to counseling participants. The results obtained in this activity were an increase in knowledge of the benefits of beetroot juice and avocado juice by 64%. It is hoped that the development of community service programs will be more optimal with the integration of maternal health programs, related agencies and governments that are carried out periodically and continuously.  Keywords: anemia, juice,  pregnant women
KEEFEKTIFAN JUS BUAH BIT DAN JUS BUAH ALPUKAT DALAM KENAIKAN KADAR HEMOGLOBIN DENGAN ANEMIA IBU HAMIL: EFFECTIVENESS OF BEET JUICE AND AVOCADO JUICE IN INCREASING HEMOGLOBIN LEVELS WITH ANEMIA IN PREGNANT WOMEN Rahayu, Septiana
Jurnal Ilmiah Pamenang Vol. 7 No. 2 (2025): Jurnal Imiah Pamenang (JIP)
Publisher : Stikes Pamenang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53599/jip.v7i2.333

Abstract

Abstrak Organisasi  Kesehatan  Dunia  WHO  (World  Health  Organization)  2018  melaporkan  bahwa  40% kematian  ibu  di  negara  berkembang  berkaitan  dengan  anemia  pada  kehamilan,  Kementerian Kesehatan Republik Indonesia menyebutkan  bahwa ibu hamil yang terkena anemia  mencapai 40%-50% yang artinya 5 dari 10 ibu hamil mengalami anemia. Kurangnya zat besi dalam makanan merupakan penyebab umum anemia yang dialami oleh wanita hamil. Kebutuhan zat besi meningkat selama kehamilan, terutama pada trimester terakhir dan pemberian tablet Fe pada ibu hamil meningkat sekitar 1000 mg selama kehamilan. Jus buah bit  dan jus buah alpukat merupakan  salah  satu  sumber  makanan  alternatif non  farmakologi  mengandung  zat  besi yang dapat meningkatkan kadar hemoglobin pada ibu hamil,  Tujuan penelitian ini untuk mengetahui keefektifan  jus buah Bit dan jus buah Alpukat dalam kenaikan kadar hemoglobin di PMB Rosmaniar Palembang. Metode penelitian ini menggunakan desain Pre Experiment dengan rancangan One Group Pretest-Posttes dengan memberikan jus buah pada siang atau malam hari selama 5 hari. Populasi dan penelitian ini adalah seluruh ibu hamil dengan anemia, Teknik pengambilan sampel penelitian menggunakan total sampling yaitu 14 responden ibu hamil dengan anemia. Hasil penelitian ini menunjukkan kadar Hemoglobin pada ibu hamil dengan anemia sebelum diberikan jus buah Bit dan jus buah Alpukat dengan tablet Fe rata-rata sebesar 10,25g/dl dan sesudah diberikan sebesar 11,35 g/dl, didapatkan nilai t hitung – 23,939 dengan p-value sebesar 0,000<a (0,5) yang berarti ada keefektifan secara signifikan. Untuk para ibu hamil harus sering dilakukan penyuluhan oleh tenaga kesehatan tentang manfaat jus buah Bit dan jus buah Alpukat untuk menaiikan kadar hemoglobin selama kehamilan. Abstrack The World Health Organization (WHO) 2018 reported that 40% of maternal deaths in developing countries are related to anemia in pregnancy, the Ministry of Health of the Republic of Indonesia stated that pregnant women affected by anemia reached 40%-50% which means that 5 out of 10 pregnant women experience anemia. Lack of iron in the diet is a common cause of anemia experienced by pregnant women. The need for iron increases during pregnancy, especially in the last trimester. Beet juice and avocado juice are one of the non-pharmacological alternative food sources containing iron that can increase hemoglobin levels in pregnant women. The purpose of the study to determine the effectiveness of Beet fruit juice and Avocado fruit juice in increasing hemoglobin levels in PMB Rosmaniar Palembang. Research results this study uses a Pre Experiment design with a One Group Pretest-Posttest design. The population and this study are all pregnant women with anemia, The sampling technique of the study used a total sampling, namely 14 respondents of pregnant women with anemia. This study showed that Hemoglobin levels in pregnant women with anemia before being given beet juice and avocado fruit juice with Fe tablets with an avarege of 10.25g/dl and after being given 11.35 g/dl, a t-value of -23.939 with a p-value of 0.000<a (0.5) was obtained, which means that there is significant effectiveness. For pregnant women, counseling must often be carried out by health workers about the benefits of Beet fruit juice and avocado fruit juice to reduce hemoglobin levels during pregnancy.
Analisis Penerapan Sak EMKM Sebagai Dasar Penentuan Kewajiban Pajak Pada Umkm Bolu Ketan Cisadane Kab. Karawang Addawiyyah, Nazia Nurul Zahra; Sujaya, Fista Apriani; Rahayu, Septiana
Mandiri : Jurnal Akuntansi dan Keuangan Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - Mei 2026
Publisher : Lembaga Riset Ilmiah, Yayasan Mentari Meraki Asa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59086/jak.v5i1.1509

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro, Kecil, dan Menengah (SAK EMKM) pada UMKM Bolu Ketan Cisadane sebagai dasar penentuan kewajiban pajak. Penelitian ini penting karena penerapan SAK EMKM dapat mendukung penyusunan laporan keuangan yang lebih akuntabel serta meningkatkan ketepatan dan kepatuhan perpajakan UMKM. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus melalui wawancara, observasi, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan SAK EMKM belum optimal karena pencatatan keuangan masih sederhana dan terbatas pada kas masuk dan keluar, sehingga belum menghasilkan laporan keuangan sesuai standar. Pemilik usaha juga masih memiliki keterbatasan pemahaman terkait akuntansi dan perpajakan serta belum memisahkan keuangan pribadi dan usaha secara jelas. Kondisi ini menyebabkan penentuan kewajiban pajak masih didasarkan pada omzet dan belum menggunakan laporan keuangan yang terstruktur. Penelitian menyimpulkan bahwa keterbatasan pengetahuan, sumber daya manusia, dan minimnya pendampingan menjadi faktor utama rendahnya penerapan SAK EMKM. Penelitian ini memberikan kontribusi empiris mengenai kesiapan UMKM dalam menerapkan SAK EMKM serta implikasinya terhadap ketepatan dan kepatuhan perpajakan.   This study aims to analyze the implementation of Financial Accounting Standards for Micro, Small, and Medium Entities (SAK EMKM) at Bolu Ketan Cisadane MSME as a basis for determining tax obligations. This study is important because the implementation of SAK EMKM can support the preparation of more accountable financial statements and improve the accuracy and compliance of MSME taxation. This study employed a qualitative approach with a case study design through interviews, observations, and document analysis. The findings indicate that the implementation of SAK EMKM has not been optimal, as financial records are still maintained in a simple manner and limited to cash inflows and outflows, resulting in the absence of financial statements prepared in accordance with the standards. In addition, the business owner still has limited understanding of accounting and taxation and has not clearly separated personal and business finances. This condition causes tax obligations to still be determined based on turnover rather than structured financial reports. The study concludes that limited knowledge, human resources, and lack of assistance are the main factors hindering the implementation of SAK EMKM. This research provides empirical contributions regarding the readiness of MSMEs to implement SAK EMKM and its implications for tax accuracy and compliance.