Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Eksplorasi Pola Komunikasi Interpersonal Generasi Z dalam Fenomena Love Bombing di Denpasar Alyandi, Made Sandhya; Bestari, Ni Made Prasiwi
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.3645

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap pola komunikasi interpersonal dalam fenomena love bombing di kalangan Generasi Z di Denpasar serta menelusuri dinamika emosional dan bentuk manipulasi yang menyertainya. Temuan penelitian menunjukkan bahwa pelaku love bombing cenderung mempercepat proses pengungkapan diri (self-disclosure) dan menampilkan afeksi secara berlebihan, intens, dan terus-menerus. Pola komunikasi yang dibangun pada tahap awal hubungan ini sengaja dirancang untuk menciptakan kesan kedekatan emosional yang cepat, meskipun sifatnya semu dan tidak mencerminkan keterikatan yang sehat. Intensitas perhatian, pujian, dan janji-janji masa depan yang diberikan pelaku menjadi alat untuk membangun ketergantungan emosional pada diri korban. Setelah kedekatan semu tersebut terbentuk, pola komunikasi berubah menjadi bentuk kontrol halus maupun eksplisit. Pelaku mulai membatasi ruang pribadi korban, mengatur perilaku, serta memunculkan tekanan emosional melalui penarikan afeksi tiba-tiba atau sikap tidak konsisten. Perubahan dinamika ini menimbulkan kebingungan dan ketidakstabilan emosional bagi korban. Para informan dalam penelitian ini mengungkapkan bahwa mereka sering meragukan keaslian perhatian yang diterima, merasa terjebak dalam dinamika hubungan yang tidak seimbang, dan mengalami kesulitan membedakan antara cinta yang tulus dan manipulasi. Dengan demikian, fenomena love bombing tidak hanya mempercepat tahapan hubungan secara tidak wajar, tetapi juga mendistorsi fondasi komunikasi interpersonal yang seharusnya berkembang secara alami, jujur, dan saling menghormati. Penelitian ini menegaskan bahwa love bombing merupakan strategi komunikasi manipulatif yang berdampak signifikan terhadap kesehatan emosional dan persepsi diri korban.
Komunikasi Pariwisata dalam Mendorong Keberlanjutan Destinasi Wisata: Kajian Literatur Teoretis Astuti, Ni Luh Putu Widya; Bestari, Ni Made Prasiwi
Bali Membangun Bali: Jurnal Bappeda Litbang Vol 6 No 3 (2025): Desember 2025
Publisher : Badan Riset dan Inovasi Daerah Provinsi Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51172/jbmb.v6i3.481

Abstract

Purpose: This study aims to explain the role of tourism communication in supporting sustainable tourist destination and to identify the principles, strategies, and stakeholders involved in the process. Research methods: This study employs a literature review method, analyzing academic artikels from Google Scholar, Scopus journals 2020-2025, supported by Mendeley software for reference management and source organization. Findings: Effective tourism communication is characterized by a holistic approach, transparency, evidence use, stakeholder involvement, message framing strategies, and the optimization of digital channels to support destination sustainability. Implication: These results indicate the need for more integrated and participatory tourism communication strategies to ensure consistent implementation and broader stakeholder understanding of destination sustainability.
Komunikasi Interpersonal dalam Proses Adaptasi Sosial Antar Warga Binaan Berdasarkan Teori FIRO di Rutan Kelas IIB Gianyar Setiawan, Astrid Sendra Septiani; Bestari, Ni Made Prasiwi
Jurnal Penelitian Inovatif Vol 6 No 1 (2026): JUPIN Februari 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jupin.2066

Abstract

Penelitian ini mengkaji tentang bagaimana pola komunikasi antar warga binaan dapat mendukung proses adaptasi sosial dalam lingkungan tertutup dan penuh keterbatasan. Kondisi over kapasitas di lembaga pemasyarakatan menimbulkan tantangan dalam menjaga dinamika sosial antar warga binaan, terutama terkait aspek komunikasi interpersonal yang efektif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola komunikasi interpersonal warga binaan pemasyarakatan melalui kerangka teori FIRO dalam memahami proses adaptasi sosial di Rutan Kelas IIB Gianyar. Pendekatan fenomenologi digunakan untuk memahami pengalaman subjektif warga binaan yang menghadapi kondisi over capacity, dengan data dikumpulkan melalui observasi, wawancara semi-terstruktur, serta studi dokumentasi terhadap 11 informan yang terdiri dari warga binaan dengan masa pidana dibawah satu tahun, diatas satu tahun, dan petugas rutan. Analisis dilakukan secara tematik berdasarkan teori FIRO, yaitu inclusion, affection, dan control, melalui mekanisme reduksi data, pengelompokan, dan penafsiran makna subjektif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola komunikasi yang memfokuskan pada kebutuhan inclusion memperlihatkan penerimaan sosial yang pertama kali dibangun melalui kegiatan dan interaksi sehari-hari, pada kebutuhan affection tercermin dalam hubungan emosional yang saling mendukung, dan pada kebutuhan control berfungsi untuk menjaga keteraturan sosial serta tanggung jawab bersama. Penelitian ini juga menyoroti faktor-faktor seperti kondisi lingkungan rutan dan latar belakang sosial budaya yang mempengaruhi dinamika komunikasi dan proses adaptasi antar warga binaan. Temuan ini menegaskan bahwa pemenuhan ketiga kebutuhan ini mampu membangun hubungan yang harmonis dan adaptif di tengah kondisi over kapasitas. Implikasi penelitian ini mendukung pengembangan model pembinaan berbasis komunikasi humanis dan empatik untuk meningkatkan proses reintegrasi sosial warga binaan dalam lembaga pemasyarakatan.