Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

IMPLIKASI MOTIVASI DAN PERSEPSI WISATAWAN MANCANEGARA TERHADAP PENGEMBANGAN DAYA TARIK WISATA (STUDI KASUS : OKA AGROWISATA DI KABUPATEN BANGLI) Tirtawati, Ni Made
JURNAL KEPARIWISATAAN Vol 13 No 2 (2014): Jurnal Kepariwisataan
Publisher : Pusat penelitian & Pengabdian Kepada Masyarakat Politeknik Pariwisata Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya kecendenmgan baru perilaku wisatawan untuk memperoleh pengalaman wisata yang berkualitas dan lebih menghargai lingkungan (back to nature), yang telah memberi peluang yang besar bagi pengembangan wisata minat khusus seperti agrowisata. Dalam pengembangan Oka agrowisata di Desa Penglumbaran Kabupaten Bangli memerlukan data dasar yang dapat dijadikan dasar pijakan perencanaan produk ke de pan dari perspekrif morivasi dan persepsi wisatawan sebagai konsumen. Hasil penelitian ini dapat diidentifikasi bahwa motivasi kunjungan wisatawan mancanegara yg datang ke Oka agrowisata meliputi motivasi budaya, motivasi.fisik, dan motivasi status dan martabat. Wisatawan mancanegara memiliki persepsi yang positif terhadap tujuh aspek daya tarik yang dimiliki oleh Oka agrowisata.Pengembangan Oka agrowisata ke depan harus mengedepankan program pengembangan yang berpihak pada alam, budaya dan masyarakal lokal, sehingga dapat berkelanjutan ( sustainable) dengan memperhatikan potensi yang dimiliki dan keinginan pasar.
PARIWISATADAN PEMANASAN GLOBAL Tirtawati, Ni Made
JURNAL KEPARIWISATAAN Vol 11 No 02 (2012): Jurnal Kepariwisataan
Publisher : Pusat penelitian & Pengabdian Kepada Masyarakat Politeknik Pariwisata Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sektor pariwisata berkontribusi terhadap terjadinya pemanasan global sebagai akibat dari konsumsi energi dalam transportasi, akomodasi, dan fasilitas lainnya. Pemanasan global mengakibatkan terjadinya degradasi lingkungan di beberapa daerah tujuan wisata sehingga menurunkan kualitas destinasi tersebut. Oleh karena itu semua pemangku kepentingan selayaknya mengambil tindakan yang segera untuk meminimalkan proses terjadinya pemanasan global.
ANALISIS PENGELOLAAN WISATAWAN MANCANEGARA DI DESTINASI PARIWISATA NUSA LEMBONGAN KABUPATEN KLUNGKUNG BALI Lily Dianasari, Dewa Ayu Made; Tirtawati, Ni Made; Kristiono Liestiandre, Hanugerah; Negarayana, IB Putra; Gian Saputra, I Gede
JURNAL KEPARIWISATAAN Vol 19 No 1 (2020): Jurnal Kepariwisataan
Publisher : Pusat penelitian & Pengabdian Kepada Masyarakat Politeknik Pariwisata Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui persepsi wisatawan terhadap destinasi pariwisata Nusa Lembongan dan pengelolaan wisatawan mancanegara di destinasi pariwisata Nusa Lembongan. Penentuan sampel pada penelitian ini adalah untuk mendapatkan data mengenai karakteristik wisatawan yang berkunjung ke Nusa Lembongan sebanyak 103 responden dengan menggunakan teknik analisis kualitatif. Hasil penelitian adalah persepsi wisatawan terhadap destinasi Nusa Lembongan dari indikator awareness 58,43% (setuju), attractiveness 65,2 % (setuju), availability 63,08% (setuju), accessibility 62,95% (setuju), destination appreciation (66,3%), assurance 58,2%, activity 45,6%, appearance 58,3% (setuju)
IMPLIKASI MOTIVASI DAN PERSEPSI WISATAWAN MANCANEGARA TERHADAP PENGEMBANGAN DAYA TARIK WISATA (STUDI KASUS : OKA AGROWISATA BANGLI) Ni Made Tirtawati
JURNAL BISNIS HOSPITALITI Vol 3 No 1 (2014): Jurnal Bisnis Hospitaliti
Publisher : Pusat Penelitian & Pengabdian kepada Masyarakat, Politeknik Pariwisata Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52352/jbh.v3i1.141

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya kecenderungan baru perilaku wisatawan untuk memperoleh pengalaman wisata yang berkualitas dan lebih menghargai lingkungan (back to nature), yang telah memberi peluang yang besar bagi pengembangan wisata minat khusus seperti agrowisata. Dalam pengembangan Oka agrowisata di Desa Penglumbaran Kabupaten Bangli memerlukan data dasar yang dapat dijadikan dasar pijakan perencanaan produk ke depan dari perspektif motivasi dan persepsi wisatawan sebagai konsumen. Hasil penelitian ini dapat diidentifikasi bahwa motivasi kunjungan wisatawanmancanegara yang datang ke Oka agrowisata meliputi motivasi budaya, motivasi fisik, dan motivasi status dan martabat. Wisatawan mancanegara memiliki persepsi yang positif terhadap tujuh aspek daya tarik yang dimiliki oleh Oka agrowisata.Pengembangan Oka agrowisata ke depan harus mengedepankan program pengembangan yang berpihak pada alam, budaya dan masyarakat lokal, sehingga dapat berkelanjutan (sustainable) dengan memperhatikan potensi yang dimiliki dan keinginan pasar.
IMPLIKASI MOTIVASI DAN PERSEPSI WISATAWAN MANCANEGARA TERHADAP PENGEMBANGAN DAYA TARIK WISATA (STUDI KASUS : OKA AGROWISATA DI KABUPATEN BANGLI) Ni Made Tirtawati
JURNAL KEPARIWISATAAN Vol 13 No 2 (2014): Jurnal Kepariwisataan
Publisher : Pusat penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Politeknik Pariwisata Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52352/jpar.v13i2.222

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya kecendenmgan baru perilaku wisatawan untuk memperoleh pengalaman wisata yang berkualitas dan lebih menghargai lingkungan (back to nature), yang telah memberi peluang yang besar bagi pengembangan wisata minat khusus seperti agrowisata. Dalam pengembangan Oka agrowisata di Desa Penglumbaran Kabupaten Bangli memerlukan data dasar yang dapat dijadikan dasar pijakan perencanaan produk ke de pan dari perspekrif morivasi dan persepsi wisatawan sebagai konsumen. Hasil penelitian ini dapat diidentifikasi bahwa motivasi kunjungan wisatawan mancanegara yg datang ke Oka agrowisata meliputi motivasi budaya, motivasi.fisik, dan motivasi status dan martabat. Wisatawan mancanegara memiliki persepsi yang positif terhadap tujuh aspek daya tarik yang dimiliki oleh Oka agrowisata.Pengembangan Oka agrowisata ke depan harus mengedepankan program pengembangan yang berpihak pada alam, budaya dan masyarakal lokal, sehingga dapat berkelanjutan ( sustainable) dengan memperhatikan potensi yang dimiliki dan keinginan pasar.
PARIWISATADAN PEMANASAN GLOBAL Ni Made Tirtawati
JURNAL KEPARIWISATAAN Vol 11 No 02 (2012): Jurnal Kepariwisataan
Publisher : Pusat penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Politeknik Pariwisata Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52352/jpar.v11i02.241

Abstract

Sektor pariwisata berkontribusi terhadap terjadinya pemanasan global sebagai akibat dari konsumsi energi dalam transportasi, akomodasi, dan fasilitas lainnya. Pemanasan global mengakibatkan terjadinya degradasi lingkungan di beberapa daerah tujuan wisata sehingga menurunkan kualitas destinasi tersebut. Oleh karena itu semua pemangku kepentingan selayaknya mengambil tindakan yang segera untuk meminimalkan proses terjadinya pemanasan global.
ANALISIS PENGELOLAAN WISATAWAN MANCANEGARA DI DESTINASI PARIWISATA NUSA LEMBONGAN KABUPATEN KLUNGKUNG BALI Dewa Ayu Made Lily Dianasari; Ni Made Tirtawati; Hanugerah Kristiono Liestiandre; Ida Bagus Putra Negarayana; I Gede Gian Saputra
JURNAL KEPARIWISATAAN Vol 19 No 1 (2020): Jurnal Kepariwisataan
Publisher : Pusat penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Politeknik Pariwisata Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52352/jpar.v19i1.472

Abstract

The purpose of this study is to determine the perceptions of tourists towards Nusa Lembongan as a destination and the management of tourists in Nusa Lembongan. The determination of the sample in this study was to obtain data on the characteristics of tourists visiting Nusa Lembongan with 103 respondents using qualitative analysis techniques. The results of the study are tourists’ perceptions of Nusa Lembongan from indicators of awareness 58.43% (agree), attractiveness 65.2% (agree), availability 63.08% (agree), accessibility 62.95% (agree), destination appreciation (66.3%), assurance 58.2%, activity 45.6%, appearance 58.3% (agree).
The Influence of Traditional Balinese Cuisine Quality on Tourist Interests in Badung Regency Sindy Claudya; Ni Made Tirtawati; Ni Putu Oka Agustini
Gastronomy Tourism Journal Vol 9, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/gastur.v9i1.47158

Abstract

Traditional Balinese cuisine is food that is processed by local people for generations by using a blend of local spices. The cuisines as culinary tourism enrich Balinese culture. The quality of the cuisines in each region specialties also matter as they can attract tourists to visit Bali not only for its natural beauty, but also because of the fascinating and varied culinary delights. Therefore, this study aims to see the effect of the quality of traditional Balinese cuisines on the interest of tourists visiting Badung regency. The data analysis method used is instrument test, descriptive statistics, classical assumption test, multiple linear regression test and hypothesis testing where data collection is done through questionnaires with a total sample of 102 domestic tourist respondents. The sampling technique used purposive accidental sampling through several considerations. The results of this study showed that partially, there was no significant effect of traditional Balinese cuisine on freshness,  and presentation variables on visiting interest, while well cooked and variety of food, variables show a significant effect on interest in visiting. Simultaneously, traditional Balinese cuisines has a significant influence on the interest of domestic tourists to visit destinations in Badung Regency.
Penguatan Storytelling Produk Desa Wisata Bakas Kabupaten Klungkung Hartanti Woro Susianti; Dewa Ayu Made Lily Dianasari; Ni Made Tirtawati; Hanugerah Kristiono Liestiandre; Ida Bagus Putra Negarayana; Ni Luh Nyoman Tri Lilasari; I Gede Gian Saputra Saputra; Dewa Ayu Nyoman Aridayanti
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Makardhi Vol. 2 No. 1 (2022): Jurnal Pengabddian Kepada Masyarakat MAKARDHI
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Politeknik Pariwisata Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52352/makardhi.v2i1.766

Abstract

Bakas Village is a MKP Study Program assisted village that already has a cooperation agreement. With the concept of Community Base Tourism, finally a tourism village governance has been formed as a result of a joint decision between the official village and the Bakas traditional village. After the establishment of governance, efforts are still needed to strengthen products in the form of storytelling, as part of marketing, so that Bakas Village can develop priority programs for its tourism village products. This community service is in the form of training which consists of two stages. The first stage is in the form of training related to strengthening storytelling how to describe an attraction and managing visitors as well as managing the interpretation of tourist village products. The second stage is in the form of technical training in packaging storytelling for digital-based tourism village products. The results of this community service activity are increasing the understanding of Bakas tourism village managers about the components of tourist village products, managing visitors in tourist villages, and managing tourist village product interpretations, as well as strengthening the ability of managers to provide digital-based storytelling of Bakas Village products.
Tata Kelola Desa Wisata Berbasis CHSE di Desa Bakas Kabupaten Klungkung Hanugerah Kristiono Liestiandre; Lily Dianasari Dewa Ayu Made; Ni Made Tirtawati; Hartanti Woro Susianti; Ida Bagus Putra Negarayana; Ni Luh Nyoman Tri Lilasari; Gede Gian Saputra; Dewa Ayu Nyoman Aridayanti
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Makardhi Vol. 1 No. 2 (2021): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat MAKARDHI
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Politeknik Pariwisata Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (796.617 KB) | DOI: 10.52352/makardhi.v1i2.581

Abstract

The managers and community leaders of Bakas Village admit that they are not ready to manage their village as a tourism village. Another problem is that good governance has not been established in terms of developing a tourism village and there are several conditions for local communities who are not ready to provide services to tourists who come because there is no clear management system. This community service is carried out in 3 stages with participants from all stakeholders. tourist village. The end result of this community service is to increase public understanding of the CHSE-based tourism village governance system, the formation of a tourism management system managed by a professional management agency in the Bakas Village area that accommodates the aspirations of local communities, and increasing the community's ability to provide excellent service with CHSE-based.