Cindy Mariska
Universitas Negeri Malang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Implementasi School Ecosystem-based Disaster Risk Education untuk Meningkatkan Ketahanan Komunitas Guru Geografi Kota Kediri Mochammad Tri Herwanto; Waode Yunia Silviariza; Novika Adi Wibowo; Cindy Mariska; Novi Silvia; Mey Yustiningsih; Mochammad Tri Herwanto; Waode Yunia Silviariza; Novika Adi Wibowo; Cindy Mariska; Novi Silvia; Mey Yustiningsih
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 5 No. 11 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um065.v5.i11.2025.2

Abstract

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan ketahanan komunitas guru geografi di Kota Kediri melalui pendekatan School Ecosystem-based Disaster Risk Education. Sebanyak 25 guru geografi MGMP Kota Kediri terlibat secara partisipatif. Hasil kegiatan menunjukkan mayoritas peserta merupakan guru muda dengan masa mengajar 1–10 tahun yang lebih terbuka terhadap inovasi pembelajaran kebencanaan, sedangkan guru senior cenderung resisten terhadap perubahan sehingga memerlukan pendampingan. Guru mengidentifikasi dua bahaya utama di Kota Kediri yaitu banjir dan gempa bumi. Aspek kerentanan fisik mendominasi jawaban peserta. Aset fisik mencakup ruang terbuka, jalur evakuasi, sarana keselamatan darurat, dan aset non-fisik berupa kapasitas guru serta partisipasi murid yang paling banyak disebutkan peserta. Guru juga menekankan pentingnya keterlibatan multipihak, terutama keinginan berkolaborasi dengan pemerintah. Urutan kedua terbanyak ingin berkolaborasi dengan masyarakat. Temuan ini menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan kebencanaan berbasis ekosistem sekolah dipengaruhi oleh integrasi faktor internal dan eksternal. Kebaruan terletak pada penerapan kerangka School Ecosystem-based Disaster Risk Education secara partisipatif untuk memperkuat peran komunitas guru geografi sebagai agen perubahan dalam membangun sekolah yang adaptif, tangguh, dan berkelanjutan menghadapi risiko bencana.