Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Perbandingan Efektivitas Metode Demonstrasi Dengan Video Based Learning (Vbl) Terhadap Peningkatan Pengetahuan Remaja Putri Tentang Anemia Ismayanty, Devie; Mahmudah, Rif'atul
Jurnal Keperawatan 'Aisyiyah Vol. 11 No. 2 (2024): Jurnal Keperawatan 'Aisyiyah
Publisher : Universitas 'Aisyiyah Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33867/bfzx9j26

Abstract

Anemia pada remaja putri di Indonesia sering kali disebabkan oleh kurangnya asupanzat besi dalam makanan. Untuk mencegah dan mengatasi masalah ini, pemerintah telahmelakukan upaya melalui komunikasi, informasi, dan edukasi (KIE) dengan menggunakanmetode yang terbukti efektif. Salah satu metode yang dapat memperjelas materi edukasiadalah metode demonstrasi dan video-based learning (VBL). Penelitian ini bertujuanuntuk membandingkan efektivitas metode demonstrasi dan VBL dalam meningkatkanpengetahuan remaja putri tentang anemia di MTs Mathla’ul Anwar Sumur pada tahun2024. Penelitian ini menggunakan desain eksperimen semu, dengan kelompok eksperimenyang menerima materi melalui VBL dan kelompok kontrol yang menerima materi melaluimetode demonstrasi. Sampel ditentukan dengan teknik proportional random sampling,menghasilkan 52 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok yangmenerima metode demonstrasi memiliki rata-rata skor pengetahuan yang lebih tinggi(14,38) dibandingkan kelompok yang menerima metode VBL (13,77), dengan selisih0,61 poin. Analisis statistik menunjukkan perbedaan signifikan antara kedua kelompok(p=0,000). Temuan ini mengindikasikan bahwa metode demonstrasi lebih efektif dalammeningkatkan pengetahuan remaja putri tentang anemia dibandingkan dengan metodeVBL. Oleh karena itu, metode demonstrasi dapat menjadi alternatif yang efektif dalampenyampaian edukasi kesehatan kepada remaja
Uji Aktivitas Antioksidan Ekstrak Daun Kelor (Moringa oleifera Lamk.) dalam Edible Oil Sakhi, Fillah Mufti; Mahmudah, Rif'atul; Yulianti, Eny
Biota : Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Hayati Vol 10, No 1 (2025): February 2025
Publisher : Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/biota.v10i1.9132

Abstract

Daun kelor merupakan bagian dari tanaman kelor yang banyak dimanfaatkan sebagai obat karena memiliki kandungan senyawa aktif salah satunya flavonoid yang dapat menangkal radikal bebas. Penelitian bertujuan mengetahui aktivitas antioksidan pada ekstrak maserasi daun kelor dalam extra virgin olive oil (EVOO) dan virgin coconut oil (VCO) dengan metode DPPH menggunakan variasi waktu ekstrasi dan variasi volume tween 80. Variasi dilakukan dengan penambahan volume tween 80 sebesar 0 - 0,4 mL dan waktu ekstraksi selama 2-4 jam. Penambahan tween 80 dan lama waktu ekstraksi terhadap aktivitas antioksidan daun kelor dalam EVOO menunjukkan hasil terbaik pada volume tween 80 0,4 mL dan waktu ekstraksi 4 jam dengan EC50 sebesar 106,848 ± 4,746 ppm. Sementara itu, dalam VCO memberikan hasil terbaik pada volume tween 80 0,4 mL dengan lama ekstraksi 4 jam menghasilkan EC50 sebesar 282,914 ± 10,008 ppm.
PEMBERDAYAAN TANAMAN Moringa Oleifera Lamk. (KELOR) PADA MASYARAKAT DUSUN TALANGSARI DESA RINGINKEMBAR KECAMATAN SUMBERMANJING WETAN KABUPATEN MALANG Mahmudah, Rif'atul; Yulianti, Eny; Hanapi, Ahmad
JRCE (Journal of Research on Community Engagement) Vol 1, No 1 (2019): Journal of Research on Community Engagement
Publisher : Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/jrce.v1i1.4401

Abstract

Kelor is a nutrient-rich plant that can be used for food, medicine, fertilizer as well as customary rituals and is easy to cultivate, especially in tropical climates. The geographical condition is quite fertile and the economic community of Talangsari Village Ringin twin Subdistrict Sumbermanjing Wetan Malang Regency which generally middle down with the majority work as farmers make the welfare of the community Talangsari Hamlet relatively less due to low education, and health. Community empowerment is done by counseling, socialization, training to the community about the cultivation and nutrition of moringa plants to improve nutrition, as herbal medicine and organic liquid fertilizer and then conducted monitoring and evaluation. The result of the research shows that the increasing of interest for the cultivation of moringa kelor with the growing number of kelor planted, the effectiveness of kelor leaf extract as a natural fertilizer, in addition leaf kelor proven to alleviate various diseases such as uric acid and diabetes.
Keragaman Jenis Tumbuhan Paku Terestrial di Kawasan Bendung Amandit Kabupaten Hulu Sungai Selatan Mahmudah, Rif'atul; Mahrudin, Mahrudin; Halang, Bunda
BioEksakta : Jurnal Ilmiah Biologi Unsoed Vol 7 No 3 (2025): BioEksakta
Publisher : Fakultas Biologi Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.bioe.2025.7.3.17014

Abstract

Tumbuhan paku merupakan kelompok tumbuhan kosmopolit yang dapat ditemukan di berbagai jenis habitat dan memiliki nilai ekologis maupun ekonomis, seperti dimanfaatkan sebagai tanaman hias, sayuran, serta bahan obat-obatan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan jenis-jenis tumbuhan paku terestrial di kawasan Bendung Amandit, Kabupaten Hulu Sungai Selatan. Pengambilan data dilakukan menggunakan metode line transek pada empat transek sepanjang 500 meter, serta pengukuran parameter lingkungan seperti intensitas cahaya, kecepatan angin, pH tanah, kelembapan tanah, kelembapan udara, suhu udara, dan ketinggian tempat. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 12 jenis tumbuhan paku terestrial yang termasuk ke dalam 6 famili, yaitu Christella dentata, Pityrogramma calamelanos, Taenitis blechnoides, Lygodium circinnatum, Selaginella plana, Schizaea dichotoma, Schizaea digitata, Tectaria polymorpha, Pteris fauriei, Selaginella ornata, Nephrolepis exaltata, dan Pteris ensiformis. Kata kunci: bendung amandit, hulu sungai selatan, keragaman, tumbuhan paku
Effect of Surfactants on Total Phenol Content from Sonication Extraction of Moringa (Moringa oleifera Lamk) Leaves in Vegetable Oil Azhar, Istighfarin Meilidya; Mahmudah, Rif'atul; Fasya, Ahmad Ghanaim
Walisongo Journal of Chemistry Vol. 7 No. 1 (2024): Walisongo Journal of Chemistry
Publisher : Department of Chemistry Faculty of Science and Technology UIN Walisongo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/wjc.v7i1.20545

Abstract

This research aimed to determine the effect of variations in surfactant addition and sonication extraction time on the total phenolic content of Moringa leaves in vegetable oils, namely Virgin Coconut Oil (VCO) and Extra Virgin Olive Oil (EVOO). Moringa leaf extract in VCO and EVOO at varying volume additions of tween 80 of 0 mL; 0.1 mL; 0.2 mL; 0.3 mL; and 0.4 mL, as well as variations in extraction time, namely 0, 10, 20, and 30 minutes. The solution mixture was sonicated at room temperature with a frequency of 42 kHz. The extraction results were tested for total phenol content using the total phenol measurement method (Folin-Ciocalteu), whose absorption was measured using a UV-Vis Spectrophotometer. The best variation was the addition of tween 80 volume of 0.4 mL and extraction time of 30 minutes; sonicated Moringa leaf extract in VCO was 39.28 ± 1.75 mg GAE/g and EVOO was 57.80 ± 2.89 mg GAE/g. Furthermore, the typical functional groups of phenolic compounds in the best Moringa leaf herbal oil extract in VCO and EVOO were identified using an FTIR spectrophotometer.
Uji Aktivitas Antioksidan Ekstrak Daun Kelor (Moringa oleifera Lamk.) dalam Edible Oil Sakhi, Fillah Mufti; Mahmudah, Rif'atul; Yulianti, Eny
Biota : Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Hayati Vol 10, No 1 (2025): February 2025
Publisher : Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/biota.v10i1.9132

Abstract

Daun kelor merupakan bagian dari tanaman kelor yang banyak dimanfaatkan sebagai obat karena memiliki kandungan senyawa aktif salah satunya flavonoid yang dapat menangkal radikal bebas. Penelitian bertujuan mengetahui aktivitas antioksidan pada ekstrak maserasi daun kelor dalam extra virgin olive oil (EVOO) dan virgin coconut oil (VCO) dengan metode DPPH menggunakan variasi waktu ekstrasi dan variasi volume tween 80. Variasi dilakukan dengan penambahan volume tween 80 sebesar 0 - 0,4 mL dan waktu ekstraksi selama 2-4 jam. Penambahan tween 80 dan lama waktu ekstraksi terhadap aktivitas antioksidan daun kelor dalam EVOO menunjukkan hasil terbaik pada volume tween 80 0,4 mL dan waktu ekstraksi 4 jam dengan EC50 sebesar 106,848 ± 4,746 ppm. Sementara itu, dalam VCO memberikan hasil terbaik pada volume tween 80 0,4 mL dengan lama ekstraksi 4 jam menghasilkan EC50 sebesar 282,914 ± 10,008 ppm.
Synthesis and Characterization of Alginate-Cellulose Xanthate Beads from Corn Stalk with NaCl As Porogen Rohmatullah, Wahyu Adhi Putra; Yulianti, Eny; Khoiroh, Lilik Miftahul; Mahmudah, Rif'atul
Annales Bogorienses Vol. 24 No. 2 (2020): Annales Bogorienses
Publisher : BRIN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

In this study, the synthesis of porous beads from corn stalks was carried out. The cellulose extracted from corn stalks was converted into cellulose xanthate and combined with alginate to form porous alginate-cellulose xanthate beads by the ionic gelation method. This study attempted to use sodium chloride (NaCl) as a porogen and zinc acetate as a crosslinker. Beads were characterized to determine the porosity, swelling properties, and functional groups using Fourier Transform Infra-Red (FTIR). The geometry of beads was analyzed by optical microscopy, and its surface morphology was analyzed by Scanning Electron Microscopy-Energy Dispersive X-ray (SEM-EDX). The results showed that corn stalks as agricultural waste material could be used to synthesize porous beads material. The swelling and porosity of beads increased with increasing concentration of NaCl. The presence of porogen has increased beads formation. The results demonstrate the crosslinks between zinc acetate and alginate were successfully characterized using FTIR. NaCl concentration of 9.5% resulted in the highest swelling properties (52.80%) and porosity (81.4%) of the beads.