Zulnazri
Jurusan Teknik Kimia, Fakultas Teknik, Universitas Malikussaleh

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

KARAKTERISASI α-SELULOSA DARI LIMBAH KULIT KOPI ARABICA Hannisyah Firda; Zulnazri; Agam Muarif; Rozanna Dewi; Syamsul Bahri
Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) Vol. 6 No. 3 (2026): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS)-Juni 2026
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/cejs.v6i03.23789

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengekstraksi dan mengkarakterisasi α-selulosa dari limbah kulit kopi Arabica sebagai upaya pemanfaatan limbah biomassa lignoselulosa yang melimpah namun belum optimal digunakan. Ekstraksi α-selulosa dilakukan melalui tahapan pretreatment asam menggunakan HNO₃ 3,5% dan NaNO₂, dilanjutkan proses delignifikasi dengan NaOH (2% dan 3%) serta pemutihan bertahap menggunakan NaOCl dan H₂O₂. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah konsentrasi NaOH (2% dan 3%) serta waktu ekstraksi (1,5 jam, 2 jam, dan 2,5 jam). Proses karakterisasi dilakukan menggunakan metode Chesson-Datta, FTIR, XRD, dan SEM. Hasil terbaik diperoleh pada perlakuan NaOH 2% selama 2 jam dengan nilai yield 31,93% dan indeks kristalinitas tertinggi sebesar 87% berdasarkan analisa XRD. Spektrum FTIR menunjukkan keberhasilan penghilangan lignin dan hemiselulosa, sementara analisis SEM memperlihatkan morfologi permukaan selulosa yang lebih halus dan homogen. Penelitian ini menunjukkan bahwa kulit kopi Arabica berpotensi sebagai sumber α-selulosa berkualitas tinggi yang ramah lingkungan dan bernilai ekonomis. Kata Kunci: α-Selulosa, Kulit Kopi Arabica, NaOH, Delignifikasi, Karakterisasi, FTIR, XRD, SEM.
PEMBUATAN BIODIESEL DARI MINYAK JELANTAH MENGGUNAKAN KATALIS KULIT BUAH CEMPEDAK (ARTHOCARPUS INTEGER) DENGAN PROSES TRANSESTERIFIKASI Siti Khairunnisa Tambunan; Meriatna; Fikri Hasfita; Eddy Kurniawan; Zulnazri; Zulmiardi
Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) Vol. 6 No. 3 (2026): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS)-Juni 2026
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/cejs.v6i03.25034

Abstract

Penelitian ini memanfaatkan limbah kulit buah cempedak (Artocarpus integer) sebagai katalis heterogen dalam reaksi transesterifikasi minyak jelantah untuk menghasilkan biodiesel. Variasi yang digunakan meliputi rasio mol minyak terhadap metanol (1:6–1:10) dan konsentrasi katalis (11–14%). Hasil menunjukkan bahwa kondisi optimum diperoleh pada rasio 1:6 dengan katalis 12%, menghasilkan Yield 68,61%, densitas 0,881 g/ml, viskositas 3,51 mm²/s, bilangan asam 0,5 mg-KOH/gr, serta nilai kalor 9.469 kkal/kg yang memenuhi standar SNI. Analisis XRD katalis menunjukkan fase utama Butschliite (K₂Ca(CO₃)₂), sementara FTIR mengkonfirmasi terbentuknya gugus ester pada biodiesel.
PERBANDINGAN PEMBUATAN BRIKET BATUBARA ACEH DAN SERBUK GERGAJI KAYU DENGAN METODE KARBONISASI DAN NON-KARBONISASI nashrun habib; Zainuddin Ginting; Zulnazri; Iqbal Kamar; raudhatul ulfa; Zetta Fazira; Budhi Santri Kusuma
Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) Vol. 6 No. 3 (2026): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS)-Juni 2026
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/cejs.v6i03.26335

Abstract

Penggunaan bahan bakar di Indonesia sangat meningkat namun produksi bahan bakar di dalam negeri belum mampu memenuhi semua kebutuhan pemakaian energi di Indonesia. Sehingga diperlukan pemanfaatkan sumber energi alternatif seperti batu bara dan serbuk gergajian kayu untuk dijadikan bahan bakar yang ramah lingkungan. Dengan demikian mengetahui metode yang baik merupakan salah satu langkah untuk memanfaatkan batubara aceh dan serbuk gergaji kayu sebagai bahan baku alternatif. Oleh karena itu dilakukan pembuatan briket dengan dua metode berbeda yakni karbonisasi dan non karbonisasi agar dapat dilihat perbandingannya serta dilakukan pengujian berupa kadar air, kadar karbon, kadar zat menguap dan nilai karbon yang tepat agar dapat menghasilkan bahan bakar alternatif yang baik dan ramah lingkungan. Maka hasil terbaik untuk metode karbonisasi didapatkan pada perbandingan 25 gram batubara : 75 gram serbuk kayu dengan variasi perekat 15 gr dengan nilai kalor 6561,491 Kal/gr, kadar air 5,904 %, kadar abu 1,626 %., kadar volatile matter 12,388 %, kadar karbon 80,082 % dan laju pembakaran 0,453 gr/menitdan untuk metode non karbonisasi didapatkan pada perbandingan 50 gram batubara : 50 gram serbuk kayu dengan variasi oksidator KMnO4 4% dengan nilai kalor 5668,688 Kal/gr, kadar air 0,477%, kadar abu 2,571%., kadar volatile matter 3,0085%, kadar karbon 93,845% dan laju pembakaran 0,131 gr/menit. Sehingga didapatkan metode karbonisasi menghasilkan nilai kalor yang lebih tinggi namun memberikan kadar air, kadar abu, dan kadar karbon yang lebih tinggi dari metode nonkarbonisasi.