Zulmiardi
Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Malikussaleh

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PEMBUATAN BIODIESEL DARI MINYAK JELANTAH MENGGUNAKAN KATALIS KULIT BUAH CEMPEDAK (ARTHOCARPUS INTEGER) DENGAN PROSES TRANSESTERIFIKASI Siti Khairunnisa Tambunan; Meriatna; Fikri Hasfita; Eddy Kurniawan; Zulnazri; Zulmiardi
Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) Vol. 6 No. 3 (2026): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS)-Juni 2026
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/cejs.v6i03.25034

Abstract

Penelitian ini memanfaatkan limbah kulit buah cempedak (Artocarpus integer) sebagai katalis heterogen dalam reaksi transesterifikasi minyak jelantah untuk menghasilkan biodiesel. Variasi yang digunakan meliputi rasio mol minyak terhadap metanol (1:6–1:10) dan konsentrasi katalis (11–14%). Hasil menunjukkan bahwa kondisi optimum diperoleh pada rasio 1:6 dengan katalis 12%, menghasilkan Yield 68,61%, densitas 0,881 g/ml, viskositas 3,51 mm²/s, bilangan asam 0,5 mg-KOH/gr, serta nilai kalor 9.469 kkal/kg yang memenuhi standar SNI. Analisis XRD katalis menunjukkan fase utama Butschliite (K₂Ca(CO₃)₂), sementara FTIR mengkonfirmasi terbentuknya gugus ester pada biodiesel.
Produksi Bioetanol dari Limbah Kertas HVS (Houtvrij Schrijf papier) melalui Proses Hidrolisis Asam Klorida (HCl) Aditya Maulana Adit; Meriatna; Leni Maulinda; Faisal; Muhammad; Zulmiardi
Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) Vol. 6 No. 2 (2026): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS)-April 2026
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/cejs.v6i02.26102

Abstract

Produksi kertas di Indonesia berdasarkan Balai Besar Pulp dan Kertas (BBPK) mencapai 12,98 juta ton/tahun.Kertas yang telah digunakan dan dibuang dapat menimbulkan masalah bagi lingkungan. Kandungan selulosa pada kertas sangat tinggi sehingga dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku bioetanol. Limbah kertas HVS merupakan salah satu jenis limbah padat yang mengandung selulosa tinggi dan berpotensi dimanfaatkan sebagai bahan baku pembuatan bioetanol. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perbandingan hidrolisis asam HCl terhadap bahan baku serta waktu fermentasi terhadap kadar, densitas, dan viskositas bioetanol yang dihasilkan. Proses hidrolisis dilakukan menggunakan larutan HCl dengan perbandingan 1:2, 1:3, 1:4 dan 1:5 antara asam dan kertas HVS, kemudian difermentasi menggunakan mikroorganisme Saccharomyces cerevisiae selama 3, 5, dan 7 hari. Setelah fermentasi selesai, hasil cairan dianalisis meliputi kadar bioetanol tertinggi pada perbandingan 1:5 pada waktu fermentasi selama 5 hari dengan nilai 7,22% menggunakan piknometer, densitas (0,7881g/mL), dan viskositas (1,135mPa·s) menggunakan viskosimeter Ostwald..