Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Pengaruh Normalisasi Terhadap Kinerja Drainase di Jalan G. Obos XII Kota Palangka Raya Kamiana, I Made; Jaya, Allan Restu; Oktaviani, Putri Cindy
Teras Jurnal : Jurnal Teknik Sipil Vol. 14 No. 1 (2024): Volume 14 Nomor 1, Maret 2024
Publisher : UNIVERSITAS MALIKUSSALEH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/tj.v14i1.1073

Abstract

Abstrak Kawasan sekitar Jalan G. Obos XII di Kota Palangka Raya awalnya merupakan permukiman jarang, kemudian berkembang menjadi kawasan permukiman dan perdagangan yang padat. Salah satu dampaknya, drainase Jalan G. Obos XII rentan banjir. Pada tahun 2022, pemerintah daerah melakukan normalisasi saluran drainase di Jalan G. Obos XII. Penelitian ini meliputi analisis dari aspek teknis dan aspek persepsi masyarakat. Hasil analisis secara teknis menunjukkan, normalisasi berpengaruh sebesar 100% terhadap pengurangan panjang drainase yang berpotensi banjir dan berpengaruh sebesar 381,16% terhadap peningkatan kinerja drainase. Hasil analisis secara statistik dengan Uji Wilcoxon Signed-Rank Test menunjukkan, sebanyak 98% dari responden menyatakan bahwa kinerja drainase meningkat sesudah normalisasi; nilai z hitung sebesar 6,024 lebih besar daripada nilai z kritis adalah 0,00003; nilai signifikansi sebesar 0,000 lebih kecil daripada signifikansi kritis sebesar 0,05. Jadi, normalisasi berpengaruh signifikan terhadap kinerja drainase menurut persepsi responden. Kata kunci: normalisasi, kinerja drainase, analisis teknis, analisis persepsi masyarakat Abstract The area around G. Obos XII Street in Palangka Raya City initially was sparsely populated, then developed into a densely populated residential and commercial area. One of its consequences is the susceptibility of G. Obos XII Street drainage to floods. In 2022, the local government conducted drainage channel normalization on G. Obos XII Street. This study includes analyses from both technical and community perception aspects. The technical analysis results indicate that normalization has a 100% impact on reducing the length of flood-prone drainage and a 381.16% impact on improving drainage performance. The results of statistical analysis using the Wilcoxon Signed-Rank Test show that 98% of respondents stated that drainage performance improved after normalization; the calculated z-value as 6.024 is greater than the critical z-value is 0.00003; the significance value as 0.000 is smaller than the critical significance as 0.05. Therefore, normalization significantly influences drainage performance according to respondents' perceptions. Keywords: design discharge, drainage capacity, drainage performance, public perception.
PEMAHAMAN TENTANG PEMANENAN HUJAN BAGI SISWA PESERTA SOSIALISASI DI SMAN 10 PALANGKA RAYA Kamiana, I Made; Jaya, Allan Retu; Yupi, Haiki Mart; Nindito, Dwi Anung; Saputra, Raden Haryo; Nomeritae, Nomeritae
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 4 (2024): Volume 5 No. 4 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i4.26349

Abstract

Pemanenan hujan merupakan bagian integral dari upaya konservasi air baku. Cara-cara pemanenan hujan perlu dikenalkan dan didorong untuk dilakukan oleh semua pihak, termasuk para siswa. Hal ini penting karena para siswa termasuk bagian dari generasi yang akan menghadapi tantangan dalam pengelolaan sumber air baku yang ketersediaannya semakin terbatas dan kritis, akibat berbagai faktor seperti pertumbuhan populasi dan perubahan iklim. Sebagai bagian dari upaya memperluas pemahaman tentang ketersediaan dan permasalahan sumber air baku, serta cara-cara dan manfaat pemanenan hujan, maka pada tanggal 21 Februari 2024 dilakukan kegiatan pengenalan pemanenan hujan di SMAN 10 Palangka Raya dengan metode sosialisasi, dan diikuti oleh 21 siswa yang dipilih secara acak. Siswa diberikan pre-tes sebelum acara sosialisasi, dan post-tes diberikan setelah sosialisasi. Hasil analisis memperlihatkan bahwa rata-rata jumlah peserta sosialisasi yang jawabannya benar sebesar 58,57% sebelum sosialisasi dan sebesar 86,57% setelah sosialisasi. Dengan kata lain, terdapat perubahan tingkat pemahaman siswa peserta sosialisasi tentang materi sosialisasi dari kategori 'cukup' menjadi kategori 'baik' dalam skala Guttman.