., Prof. Dr. Anak Agung Istri Ngr. Marha
Unknown Affiliation

Published : 64 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

THE EFFECT OF DIRECTED READING THINKING ACTIVITY IN COOPERATIVE LEARNING SETTING TOWARD STUDENTS’ READING COMPREHENSION OF THE ELEVENTH GRADE STUDENTS IN SMA NEGERI 3 SINGARAJA IN ACADEMIC YEAR 2016/2017 ., Sang Ayu Kompyang Arisetyawati; ., Prof. Dr. Anak Agung Istri Ngr. Marha; ., Kadek Sonia Piscayanti, S.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol 4, No 2 (2016): November
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v4i2.8701

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki apakah terdapat pengaruh yang berarti terhadap pemahaman membaca siswa kelas sebelas antara siswa yang diajarkan menggunakan Directed Reading Thinking Activity in Cooperative Learning Setting dan siswa yang diajarkan dengan Directed Reading Thinking Activity saja. Penelitian ini adalah penelitian ekperimental dengan Post-Test Only Control Group Design. Penilitian ini dilaksanakan di SMA N 3 Singaraja. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas sebelas pada tahun ajaran 2016/2017 dengan sampel dari 65 siswa yang dipilih melalui random sampling. Data dikumpulkan dengan menggunakan test pemahaman membaca. Data yang terkumpul dianalisa menggunakan t-test dibantu dengan SPSS 22.0. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan dalam kemampuan membaca siswa kelas sebelas, dimana siswa yang diajar menggunakan Directed Reading Thinking Activity in Cooperative Learning Setting menunjukkan pemahaman membaca yang lebih baik dibandingkan dengan siswa yang diajar mengunakan Directed Reading Thinking Activity saja (tobs = 4.056, p < 0.05).Kata Kunci : cooperative learning, directed reading thinking activity, kemampuan memahami bacaan This research was aimed at investigating whether there was a significant effect on reading comprehension of the eleventh grade students who were taught by using Directed Reading Thinking Activity in Cooperative Learning Setting and who were taught by using Directed Reading Thinking Activity only. The research was an experimental research with Post-Test Only Control Group Design. The research was conducted at SMA N 3 Singaraja. The population of this research was the eleventh grade students in academic year 2016/2017 with the samples of 65 students who were selected through random sampling technique. The data were collected by using reading comprehension test. The obtained data were analyzed by using t-test assisted with SPSS 22.0. The result of the research showed that there was a significant effect on reading comprehension of the eleventh grade students in which the students who were taught by using Directed Reading Thinking Activity in Cooperative Learning Setting achieved better reading comprehension than who were taught by using Directed Reading Thinking Activity only (tobs = 4.056, p < 0.05).keyword : cooperative learning, directed reading thinking activity, reading comprehension
THE EFFECT OF COLLABORATIVE WRITING STRATEGY ASSISTED WITH FANFICTION ON ELEVENTH GRADE STUDENTS’ WRITING COMPETENCY IN SMA NEGERI 1 SUKASADA ., Ida Ayu Juliana Citra Dewi; ., Prof. Dr. Anak Agung Istri Ngr. Marha; ., Made Hery Santosa, S.Pd, M.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol 5, No 2 (2017): November
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v5i2.11564

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meneliti adanya pengaruh Collaborative writing strategy yang dibantu dengan Fanfiction terhadap kompetensi menulis siswa. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas XI dan sampel dari penelitian ini adalah 40 siswa kelas XI di SMAN 1 Sukasada yang dipilih sebagai sampel melalui teknik random sampling. Penelitian ini didesain dengan menggunakan desain posttest only control group. Perlakuan diberikan selama 6 kali pertemuan. Instrumen penelitian ini adalah analytical scoring rubric. Posttest diberikan kepada siswa di akhir pertemuan untuk mengumpulkan data kompetensi menulis siswa. Hasil dari posttest dianalisis secara deskriptif dan inferensial menggunakan t-test. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kelompok eksperimen menunjukkan kompetensi menulis yang lebih baik daripada kelompok kontrol. Jadi, dapat disimpulkan bahwa collaborative writing strategy yang dibantu dengan fanfiction efektif digunakan untuk mengajar menulis, khusunya menulis naratif. Diharapkan bahwa guru dapat mengimplementasikan strategi ini dalam mengajar menulis narratif.Kata Kunci : Collaborative Writing Strategy, Fanfiction, Kompetensi Menulis This study aimed at investigating the effect of collaborative writing strategy assisted with fanfiction towards students’ writing competency. The population of this study were the eleventh grade students and the sample were 40 eleventh grade students of SMAN 1 Sukasada which were selected as the sample through random sampling technique. The research was designed by using post-test only control group design. The treatment was given for 6 times of meeting. The instrument of this study was analytical scoring rubric. A posttest was given to the students at the end of meeting to collect the data of the students’ writing competency. The result of post-test was analyzed descriptively and inferentially by using t-test. The result of this study showed that experimental group performed better competency in writing rather than the control group. So, it can be concluded that collaborative writing strategy assisted with fanfiction is effective to be used to teach writing, especially writing narrative. It is suggested that teachers can implement this strategy in teaching narrative writing. keyword : Collaborative Writing, Fanfiction, Writing Competency
The Use of Code Switching by the English Teacher at the Seventh Grade of SMP Negeri 3 Singaraja in the Academic Year 2014/ 2015 ., Komang Laksmi Pratiwi; ., Prof. Dr. Anak Agung Istri Ngr. Marha; ., Ni LP. Eka Sulistia Dewi, S.Pd. M.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol 1, No 1 (2013): May
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v1i1.6318

Abstract

Penelitian kualitatif ini bertujuan untuk mengetahui alih kode yang digunakan oleh guru bahasa Inggris di SMP Negeri 3 Singaraja. Penelitian ini difokuskan untuk mengetahui jenis, fungsi, dan alasan guru menggunakan alih kode selama proses belajar dan mengajar. Satu guru dan tiga kelas terdiri dari 33 siswa dari SMP Negeri 3 Singaraja pada tahun akademik 2014/2015 dipilih sebagai subyek penelitian. Sebagai alat pengumpul data, peneliti menggunakan perekam video, tabulasi data, dan lembar wawancara. Penelitian ini menggunakan alat perekam, wawancara, dan observasi untuk memecahkan masalah. Penelitian ini dianalisis dengan menyalin data, mengidentifikasi, dan mengklasifikasi data. Dari data yang tercatat, 184 ucapan dapat diklasifikasikan sebagai alih kode. Hasil analisis menunjukkan bahwa ada tiga jenis alih kode terjadi: tag code switching, inter-sentential code switching, dan intra-sentential code switching. Ada beberapa fungsi alih kode yang digunakan oleh guru, yaitu: menjelaskan, menekankan informasi tertentu, meminta informasi lebih lanjut, mengklarifikasi, memberikan perintah, dan menunjukkan keluhan. Alasan yang mendasari guru menggunakan alih kode adalah: mempermudah komunikasi, membangun kenyamanan suasana di kelas, membantu guru untuk menarik perhatian siswa, mengalihkan topik pembicaraan, sebagai bentuk ekspresi solidaritas, dan membantu guru untuk memberikan instruksi yang jelas.Kata Kunci : alih kode, jenis alih kode, fungsi alih kode, alasan menggunakan alih kode This qualitative research aimed at finding the code switching that is used by the English teacher at SMP Negeri 3 Singaraja. The study focused on finding out the types, functions, and teacher’s reasons of using code switching during the teaching and learning process. One teacher and three classes consists of 33 students of SMP Negeri 3 Singaraja in the academic year 2014/ 2015 were selected as the subject of the study. As a means of collecting data, the researcher used video recorder, tabulation sheet, and interview guide. The study was analyzed by transcribing the data, identifying, and classifying the data. From the recorded data, 184 utterances could be classified as code switching. The result of the analysis showed that there are three types of code switching occured in the data: tag code switching, inter-sentential code switching, and intra-sentential code switching. There are some functions of code switching used by the teacher: explaining, emphasizing certain info, asking for further information, clarifying, giving commands, and showing complaint. The reasons that underlying the switching used such as: ease of communication, establishing a comfort atmosphere in the classroom, draw the students attention, topic switch, expression of solidarity, and helping the teacher to give clear instruction.keyword : code switching, types of code switching, functions of code switching, reasons of using code switching
Instructional and assessment Strategies Used by the English Teachers in English Language Teaching at Aura Sukma Insani Kindergarten School in Academic Year 2013/2014 ., Desak Putu Ayu Arsarianti; ., Prof. Dr. Anak Agung Istri Ngr. Marha; ., Ni LP. Eka Sulistia Dewi, S.Pd. M.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol 1, No 1 (2013): May
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v1i1.3332

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk mengetahui jenis strategi pembelajaran dan strategi evaluasi yang digunakan oleh guru Bahasa Inggris dalam pengajaran Bahasa Inggris di TK Aura Sukma Insani pada tahun ajaran 2013/2014. Dalam penelitian ini, penulis mengobservasi proses belajar mengajar yang dilakukan oleh guru Bahasa Inggris di empat kelas yang berbeda, yaitu A1, A2, B1, dan B2. Data dikumpulkan menggunakan check list observasi dan wawancara yang dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada tiga belas jenis strategi pembelajaran yang diaplikasikan oleh guru Bahasa Inggris anatara lain, TPR, TPR songs and finger-plays, syllable clapping, minimal pairs, drill, dialogue, sticking picture, look and say, connecting vocabulary to young learners’ lives through personalization, what’s missing?, bingo, guessing game, dan song. Sedangkan untuk strategi evaluasi, ada satu jenis yang muncul. Strategi itu adalah nonverbal responses.Kata Kunci : pengajaran Bahasa Inggris, strategi evaluasi, strategi pembelajaran. This study is descriptive qualitative study which aims at finding out kinds of instructional and assessment strategies used by the English teachers in English language teaching at Aura Sukma Insani Kindergarten School in the academic year 2013/2014. In this study, the researcher observed teaching learning process done by the English teachers in four different classes, such as A1, A2, B1, and B2. The data were obtained using observation check list and interview guide and were analyzed descriptively. The result of this study showed that there were thirteen instructional strategies conducted by the teachers, such as TPR, TPR songs and finger-plays, syllable clapping, minimal pairs, drill, dialogue, sticking picture, look and say, connecting vocabulary to young learners’ lives through personalization, what’s missing?, bingo, guessing game, and song. Meanwhile for assessment strategy, there was one strategy which was observable. That strategy was nonverbal responses.keyword : assessment strategy, English language teaching, instructional strategy.
AN ANALYSIS OF STUDENTS’ ATTITUDE TOWARD FEEDBACK STRATEGIES USED BY THE LECTURER IN WRITING I CLASS IN THE ACADEMIC YEAR OF 2013/2014 ., Anak Agung Gede Bawa Mehendra; ., Prof. Dr. Anak Agung Istri Ngr. Marha; ., Ni LP. Eka Sulistia Dewi, S.Pd. M.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v1i1.3690

Abstract

Penelitian deskriptif kualitatif ini bertujuan untuk mengetahui ( 1 ) jenis-jenis strategi umpan balik yang diberikan pada tulisan siswa di kelas Writing I tahun akademik 2013/2014, dan ( 2 ) sikap siswa terhadap strategi umpan balik yang diberikan pada tulisan siswa di kelas Writing I tahun akademik 2013/2014. Subjek dari penelitian ini adalah siswa Jurusan Pendidikan bahasa Inggris di kelas 2D dan 2H yang mengambil mata kuliah Writing I tahun akademik 2013/2014 yang berjumlah 56 siswa. Objek dari penelitian ini adalah sikap siswa terhadap strategi umpan balik yang digunakan oleh dosen di kelas Writing I. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, angket/kuesioner, wawancara, dan data yang yang sudah dikumpulkan dianalisis secara kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, (1) jenis-jenis strategi umpan balik yang digunakan di kelas Writing I adalah Conferencing and Teacher’s Comment; (2) siswa menunjukkan sikap positif terhadap strategi umpan balik di kelas Writing I. Ini dibuktikan dengan tingginya skor skiap siswa terhadap strategi umpan balik.Kata Kunci : sikap, strategi umpan balik, menulis This Descriptive Qualitative research aims to find out (1) the kinds of feedback strategy given on the students’ writing in Writing I Class in the academic year of 2013/2014, and (2) the students’ attitude towards the feedback strategy given on students’ writing in Writing I Class in the academic year of 2013/2014. The subject of this study were the students of English Education Department in class 2D and 2H who study Writing I in academic year 2013/2014 which are 56 students in total. The object of this research was the students’ attitudes toward the feedback strategies used by the Lecturer in Writing I class. The data collection methods used in this study were observation, questionnaires, interview, and the data collected were analyzed quantitatively and qualitatively. The results showed that, (1) the kinds of feedback strategies which were used in Writing I class were conferencing and teacher’s comment; (2) the students showed positive attitudes toward the feedback strategies in Writing I class. It was proven from the high score of students’ attitude toward the feedback strategy.keyword : attitude, feedback strategy, writing
THE EFFECT OF CLUSTERING TECHNIQUE COMBINED WITH PEER ASSESSMENT UPON STUDENTS’ WRITING COMPETENCY OF THE EIGHTH GRADE STUDENTS ON SMP NEGERI 3 SINGARAJA IN THE ACADEMIC YEAR 2015/2016 ., Ni Putu Eka Novitri; ., Prof. Dr. Anak Agung Istri Ngr. Marha; ., Putu Eka Dambayana S., S.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol 1, No 1 (2013): May
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v1i1.6097

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada atau tidaknya perbedaan yang berarti antara siswa yang diajarkan dengn menggunakan Teknik Clustering dikombinasikan dengan Peer Assessment dan siswa yang diajarkan dengan menggunakana teknik menulis yang konvensional. Rancangan penelitian ini adalah Post-test Only Control Group Design. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas delapan di SMP Negeri 3 Singaraja. Sampel penelitian ini berjumlah 68 siswa yang dipilih dengan menggunakan teknik random sampling. Hasil analisis memperlihatkan bahwa ada perbedaan yang berarti dalam kemampuan menulis antara siswa yang diajarakan dengan menggunakan teknik clustering dikombinasikan dengan peer assessment dan siswa yang diajarkan dengan menggunakan teknik menulis konvensional (tobs = -7.322, Sig. 0.001) diaman siswa yang diajarkan dengan menggunakan teknik clustering dikombinasikan dengan peer assessment memiliki kemampuan menulis yang lebih baik.Kata Kunci : Kemampuan menulis, Teknik Clustering dan Peer Assessment This study was aimed at investigating whether there was a significant difference in writing competency of students who were taught by using Clustering Technique combined with Peer Assessment and those who were taught by using Conventional Writing Technique. The research design of this study was Posttest Only Control Group Design. The population of this study was the eighth grade students of SMP Negeri 3 Singaraja. The sample of this study was 68 students which were selected by using random sampling technique. Result of analysis show that there is a difference in writing competency between students taught by using Clustering Technique combined with Peer Assessment and those taught by using conventional writing technique, (tobs = -7.322, Sig. 0.001) in which the students taught by using Clustering Technique combined with Peer Assessment achieve better in writing achievement.keyword : Writing Competency, Clustering Technique, and Peer Assessment
THE ANALYSIS OF GRAMMATICAL COHESIVE DEVICES IN THE EIGHTH GRADE STUDENTS’ WRITING OF SMP N 1 SINGARAJA ., I Komang Oka Agustiyana; ., Prof. Dr. Anak Agung Istri Ngr. Marha; ., Ni LP. Eka Sulistia Dewi, S.Pd. M.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol 1, No 1 (2013): May
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v1i1.3368

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tipe-tipe Grammatical Cohesive Devices dan Error yang ditemukan dalam karangan Recount siswa kelas delapan SMP N 1 Singaraja. Karangan siswa dianalisa menggunakan teori Halliday dan Hasan (1976). dalam jumlah terbatas, sejumlah enam belas karangan Recount siswa dianalisis dalam penggunaan grammatical cohesive devices. Terdapat 339 penggunaan grammatical cohesive devices dalam karangan siswa. Siswa sebagian besar menggunakan Conjunction (Kata Pennghubung) dalam karangan recount untuk membuat karangan yang cohesive. Penggunaan kata penghubung merupakan yang terbayak. Sebesar 49.85%, dengan penggunaan sebanyak 169 penggunaan. Penggunaan Reference (Kata Acuan) sebesar 41.30% atau 140 temuan penggunaan. Penggunaan Ellipsis (Elipsis) sebesar 8.85%, atau 30 kali penggunaan. Namun demikian, penggunaan Substitution (Substitusi) tidak ditemukan penggunaannya dalam karangan siswa. Hasil temuan menunjukkan dari 339 penggunaan, 94.40% atau 320 penggunaan grammatical cohesive devices digunakan dengan tepat. Sedangkan 5.60% atau 19 error ditemukan dalam karangan Recount siswa. Error yang ditulis oleh siswa berupa penggunaan Reference 47.37%, atau sebanyak 9 penggunaan. Error dalam penggunaan Ellipsis dan Conjunction masing-masing 5 penggunaan yang sebanding dengan 52.63%.Kata Kunci : reference, substitution, ellipsis, conjunction, grammatical cohesive devices The purposes of the study were to identify kinds of grammatical cohesive devices and errors found in the eighth grade students’ recount writing of SMP N 1Singaraja. The analysis was based on Halliday and Hasan’s theory (1976). There were sixteen students’ recount writings analyzed restrictively on the grammatical cohesive devices use. There were 339 grammatical cohesive devices occurrences found in the students’ writing. The students used Conjunction dominantly in Recount to create cohesion in their writing. The use of conjunction was the biggest one. It was 49.85%, with 169 occurrences. The use of reference was 41.30%, or 140 occurrences. The use of ellipsis was found 8.85%, or 30 occurrences. However, the use of Substitution was not found in the students’ writing. The results of the findings show from the 339 occurrences, the appropriately used grammatical cohesive devices are 94.40% or 320 occurrences. Meanwhile, there are 5.60% or 19 errors appeared on the students’ recount writing. The errors are produced in the use of Reference 47.37%, or equal to 9 occurrences. The error use of Ellipsis and Conjunction contribute 5 errors each which are equal to 52.63%.keyword : reference, substitution, ellipsis, conjunction, grammatical cohesive devices
AN ANALYSIS OF CLASSROOM INTERACTION IN THE PROCESS OF ENGLISH TEACHING AND LEARNING IN THE TENTH GRADE EFL CLASSES IN SMK NEGERI 1 SUKASADA 2016 ., Dedy Kusdianto Klau; ., Prof. Dr. Anak Agung Istri Ngr. Marha; ., A.A. Gede Yudha Paramartha, S.Pd., M.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol 4, No 2 (2016): November
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v4i2.8756

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan jenis-jenis interaksi kelas dan jenis-jenis tindakan yang digunakan oleh seorang guru bahasa Inggris dan siswa. Penelitian ini menggunakan model interaksi kelas teori I-R-F oleh Sinclair dan Choulthad dengan subjek penelitian guru bahasa Inggris dan siswa kelas sepuluh SMK Negeri 1 Sukasada. Teknik pengumpulan data menggunakan rekaman video, lembar observasi, dan wawancara yang akan dijelaskan secara kualitatif berdasarkan teori IRF. Hasil dari penelitian menunjukan ada sembilan jenis interaksi kelas yang digunakan oleh guru dan siswa, yaitu: Question, Direction, Response, Prompt, Ignore, Encouragement, Criticize, Inform, dan acknowledgement. Comment dan invitation tidak ditemukan dari jenis-jenis interaksi kelas. Ada sepuluh jenis tindakan dalam interaksi kelas yang digunakan oleh guru dan siswa yaitu: Elicitation, Check, Directives, Reply, Prompt, Informative, Comment, Clue, Nomination, Accept.kan oleh guru dan siswa, yaitu: Question, Direction, Response, Prompt, Ignore, Encouragement, Criticize, Inform, dan acknowledgement. Comment dan invitation tidak ditemukan dari jenis-jenis interaksi kelas. Ada sepuluh jenis tidakan dalam interaksi kelas yang digunakan oleh guru dan siswa yaitu: Elicitation, Check, Directives, Reply, Prompt, Comment, Clue, Nomination, dan Accept. Kata Kunci : Interaksi kelas, Teori IRF This study aims to describe the types of classroom interaction and types of act used by an English teacher and students at SMK Negeri 1 Sukasada. In analyzing the data I-R-F model of classroom interaction study by Sinclair and Choulthard theory was used. The subjects of this study were the English teacher and the tenth grade students of SMK Negeri 1 Sukasada. The data were collected by using video recording, observation sheet and also interview guide. The data were described qualitatively based on IRF theory. The study found nine types of classroom interaction used by the English teacher and students, namely: Question, Direction, Response, Prompt, Ignore, Encouragement, Criticize, Inform, and acknowledgment. Comment and invitation were not found in types of classroom interaction. Besides, ten types of act used by the English teacher and the students, namely: Elicitation, Check, Directives, Reply, Prompt, Informative, Comment, Clue, Nomination, and Accept. keyword : Classroom Interaction, IRF theory
An Error Analysis Applying Dulay, Burt & Krashen's Theory to the Seventh Grade Students' Writing of SMP N 2 Seririt ., Kadek Wiwik Wirayanthi; ., Prof. Dr. Anak Agung Istri Ngr. Marha; ., G.A.P. Suprianti, S.Pd., M.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol 5, No 2 (2017): November
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v5i2.11675

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui jenis kesalahan apa yang dibuat oleh siswa kelas VII di SMP N 2 Seririt dalam tulisan mereka dan apa penyebab kesalahan dalam tulisan mereka. Ada 34 tulisan siswa yang dianalisis berdasarkan taksonomi strategi permukaan (surface strategy taxonomy) yang diajukan oleh Dulay et al. (1981). Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Data yang diperoleh dianalisis secara kualitatif dengan menggunakan teori analisa kesalahan dari Gass & Selingker. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada 253 kesalahan yang dilakukan oleh subjek penelitian ini. Kesalahan yang ditemukan dalam penelitian ini adalah kesalahan pengurangan (omission) 183 (72,3%), kesalahan penambahan (addition) 25 (9,9%), kesalahan penempatan (misordering) 24 (9,5%), dan kesalahan bentuk (misformation) 21 (8,3%). Kesalahan pengurangan (omission) adalah kesalahan yang paling sering ditemukan dalam penelitian ini dan ada tiga jenis sumber kesalahan yang ditemukan dalam penelitian ini, yaitu transfer intralingual (intralingual transfer) (86.7%), transfer interlingual (interlingual transfer) (10.3%), dan konteks pembelajaran (context of learning) (3,0%). Kata Kunci : tulisan, kesalahan, analisis kesalahan This study was carried out to find out what types of error made by students of seventh grade of SMP N 2 Seririt in their writing and what causes of the students error in their writing. There were 34 students’ writing which analyzed based on surface strategy taxonomy proposed by Dulay et al. (1981). This study was descriptive qualitative study. The data obtained were analyzed qualitatively by using Gass & Selingker’s theory of error analysis. The result of this study showed that, there were 253 errors committed by the subject of this study. The errors found in this study were 183 (72.3%) omission errors, 25 (9.9%) addition errors, 24 (9.5%) misordering errors, and 21(8.3%) misformation errors. Omission error was the most frequent errors found in this study and there were three types of sources of errors found in this study, those were intralingual transfer (86.7%), interlingual transfer (10.3%), and context of learning (3.0%).keyword : writing, error, error analysis
The Contribution of Socioeconomic Status and Achievement Motivation on English Achievement A Study in Public Senior High Schools in Denpasar in Academic Year 2013/2014 ., I Gede Angga Sukaryawan; ., Prof. Dr. Anak Agung Istri Ngr. Marha; ., Ni Wayan Surya Mahayanti, S.Pd, M.Pd
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol. 1 No. 1 (2013): May
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v1i1.3270

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian korelasi dengan rancangan penelitian ex-post facto yang bertujuan untuk menguji (1) pengaruh antara status sosial ekonomi terhadap prestasi bahasa Inggris, (2) pengaruh antara motivasi berprestasi terhadap prestasi bahasa Inggris, dan (3) pengaruh antara status social ekonomi dan motivasi berprestasi terhadap prestasi dari siswa kelas XII SMA Negeri di Denpasar pada tahun ajaran 2013/2014. Rancangan penelitian ex-post facto¬ adalah rancangan penelitian yang menguji hubungan antara variable-variabel bebas dan sebuah variable terikat dengan (1) memilih sampel, (2) merancang dan mengembangkan kuisioner, (3) menyebar kuisioner, (4) menganalisis hasil yang diperoleh, dan (5) membuat kesimpulan. Penelitian ini dibatasi pada siswa kelas XII SMA Negeri pada semester pertama di Denpasar, yaitu SMA Negeri 1 Denpasar, SMA Negeri 2 Denpasar, SMA Negeri 3 Denpasar, SMA Negeri 4 Denpasar, SMA Negeri 5 Denpasar, dan SMA Negeri 8 Denpasar. Sampel dipilih dengan menggunakan teknik class random sampling yaitu 430 siswa di 12 kelas dari 6 sekolah tersebut. Data yang diperoleh dianalisis secara kuantitatif, yaitu analisis deskriftif dan inferensial Penelitian ini menemukan bahwa (1) tidak ditemukan pengaruh yang signifikan dari status sosial ekonomi terhadap prestasi bahasa Inggris siswa; (2) terdapat pengaruh yang signifikan dari motivasi berprestasi terhadap prestasi Bahasa Inggris siswa sebesar 9,2%; dan (3) terdapat pengaruh yang signifikan dari status sosial ekonomi dan motivasi berprestasi secara bersama-sama terhadap pretasi belajar siswa sebesar 9,82%. Kata Kunci : Motivasi Berprestasi, Prestasi Bahasa Inggris, Status Sosial Ekonomi This study was a correlational study with ex-post facto research design, which aimed at examining (1) the contribution between socioeconomic status on English achievement, (2) the contribution between achievement motivation on English achievement, and (3) the contribution between socioeconomic status and achievement motivation on English achievement of the twelfth grade students of first semester of public senior high schools in Denpasar in academic year 2013/2014. Ex-post facto research design was a research design to investigate the correlation between independent variables and dependent variable by (1) selecting the sample, (2) designing and developing the questionnaires, (3) distributing the questionnaires, (4) analyzing the obtained data, and (5) drawing the conclusion. This study was restricted to the twelfth grade students of first semester at six public senior high schools in Denpasar, namely SMA Negeri 1 Denpasar, SMA Negeri 2 Denpasar, SMA Negeri 3 Denpasar, SMA Negeri 4 Denpasar, SMA Negeri 5 Denpasar, and SMA Negeri 8 Denpasar. The sample of the study was chosen by using class random sampling technique that was 430 students in 12 classes of six schools. The obtained data was analyzed quantitatively by using descriptive and inferential statistical analysis. This study discovered that: (1) there was no significant contribution of socioeconomic status on English achievement of the students; (2) there was a significant contribution of achievement motivation on English achievement of the students as much as 9.2%; and (3) there was a significant contribution of socioeconomic status and achievement motivation on English achievement of the students as much as 9.82%. keyword : Achievement Motivation, English Achievement, Socioeconomic Status
Co-Authors ., Dedy Kusdianto Klau ., Dedy Kusdianto Klau ., I Gede Putu Waisya Dharma ., I Gede Wahyudi ., Ida Ayu Juliana Citra Dewi ., Ida Ayu Juliana Citra Dewi ., Kadek Angga Andriani ., Kadek Wiwik Wirayanthi ., Kadek Wiwik Wirayanthi ., Made Sarika Rosiki Haera ., Made Sarika Rosiki Haera ., Made Widi Darma Prasetya ., Ni Luh Gede Tangkas Rahmayanti ., Ni Wayan Widya Agustini ., Putu Amelia Wardani ., Putu Indah Puspitasari ., Putu Seriardana ., Putu Seriardana ., Sang Ayu Kompyang Arisetyawati ., Sang Ayu Kompyang Arisetyawati Anak Agung Gede Bawa Mehendra . Anak Agung Gede Yudha Paramartha Anak Agung Mitha Indra Dewi ., Anak Agung Mitha Indra Dewi Desak Putu Ayu Arsarianti . Dewa Ayu Eka Agustini G.A.P. Suprianti I Dewa Ketut Suputra . I Gede Angga Sukaryawan . I Komang Oka Agustiyana . I Putu Indra Kusuma I Putu Marten Chrispayana ., I Putu Marten Chrispayana Ida Ayu Made Ratih ., Ida Ayu Made Ratih Ida Ayu Ratsitha Dewi ., Ida Ayu Ratsitha Dewi Kadek Agus Darmaya Putra ., Kadek Agus Darmaya Putra Kadek Sonia Piscayanti Komang Laksmi Pratiwi ., Komang Laksmi Pratiwi Luh Diah Surya Adnyani Luh Gede Arik Widyastuti . Luh Putu Novi Anggita Widyamarta ., Luh Putu Novi Anggita Widyamarta Luh Suryani ., Luh Suryani M.L.S ., Dr.Sudirman, M.L.S M.Pd ., I Nyoman Pasek Hadi Saputra, S.Pd., M.Pd M.Pd. ., Made Hery Santoso, S.Pd, M.Pd. Made Hery Santosa Ni Komang Arie Suwastini Ni Putu Eka Novitri ., Ni Putu Eka Novitri NI WAYAN ADNYANI . Ni Wayan Rusmala Dewi ., Ni Wayan Rusmala Dewi Ni Wayan Surya Mahayanti Putu Mas Istri Yanti ., Putu Mas Istri Yanti Putu Perwita Hasri . Putu Rara Utari Dewi ., Putu Rara Utari Dewi S.Pd. I Putu Ngurah Wage M . S.Pd. M.Pd. Ni LP. Eka Sulistia Dewi . S.Pd. Putu Eka Dambayana S. .