Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

KEMAMPUAN BERPIKIR LOGIS DALAM MENYELESAIKAN MASALAH FPB DAN KPK BERDASARKAN MOTIVASI BELAJAR Rizki Bintari, Asna; Fatmahanik, Ulum
Ibriez : Jurnal Kependidikan Dasar Islam Berbasis Sains Vol 8 No 2 (2023)
Publisher : Universitas Islam Negeri Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/ibriez.v8i2.490

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan berpikir logis siswa kelas IV MIN 8 Magetan berdasarkan motivasi belajar tinggi, sedang dan rendah dalam menyelesaikan masalah FPB dan KPK. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Subjek dalam penelitian ini seluruh siswa kelas IV berjumlah 22 siswa kemudian di ambil 2 subjek kemampuan berpikir logis dengan motivasi belajar tinggi. Pengambilan data dilakukan dengan memberikan tes, angket dan wawancara. Berdasarkan hasil identifikasi data ditemukan bahwa (1) siswa dengan kemampuan berpikir logis berdasarkan motivasi belajar tinggi mereka mampu menjawab semua soal tes dengan benar dan mampu memenuhi ketiga indikator kemampuan berpikir logis, siswa dengan kemampuan berpikir logis berdasarkan motivasi belajar sedang mereka mampu memenuhi indikator kemampuan berpikir logis dan dapat menyelesaikan soal tes namun terdapat beberapa jawaban yang salah, siswa dengan kemampuan berpikir logis berdasarkan motivasi belajar rendah mereka belum mampu memenuhi indikator kemampuan berpikir logis dan belum mampu menjawab soal tes dengan benar, (3) faktor-faktor yang mempengaruhi kemampuan berpikir logis siswa dalam menyelesaikan masalah FPB dan KPK diantaranya: kurangnya motivasi belajar, siswa belum memahami materi, siswa masih kesulitan dalam perhitungan, siswa belum menguasai macam-macam soal yang berkaitan dengan FPB dan KPK sehingga tidak dapat menyelesaian permasalahan dengan maksimal.
Penalaran Spasial Geometri Ruang Mahasiswa Calon Guru MI/SD Berkemampuan Awal Tinggi Berdasarkan Gender Fatmahanik, Ulum
BRILIANT: Jurnal Riset dan Konseptual Vol 6 No 3 (2021): Volume 6 Nomor 3, Agustus 2021
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (721.322 KB) | DOI: 10.28926/briliant.v6i3.651

Abstract

Penalaran spasial sangatlah penting dalam belajar geometri terutama sebagai calon guru MI/SD baik laki-laki maupun perempuan. Sehingga dalam hal tersebut terdapat peran penting  kemampuan awal matematika yang harus dimiliki oleh mahasiswa calon guru MI/SD sebelum belajar geometri. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang bertujuan untuk mendiskripsikan bagaimana kemampuan spasial mahasiswa calon guru MI/SD berdasarkan perbedaan gender berkemampuan awal tinggi. Hasil penelitian menunjukan bahwa mahasiswa calon guru MI/SD laki-laki dan perempuan berkemampuan awal tinggi mempunyai kemampuan spasial yaitu mampu untuk melakukan visualisasi, orientasi, relasi dan persepsi spasial tetapi tidak mampu dalam melakukan rotasi mental.
PENGEMBANGAN MODUL GEOMETRI UNTUK MENINGKATKAN PENALARAN SPASIAL MAHASISWA CALON GURU MI/SD Fatmahanik, Ulum; Afif , Yusmicha Ulya
Ibriez : Jurnal Kependidikan Dasar Islam Berbasis Sains Vol 10 No 1 (2025)
Publisher : Universitas Islam Negeri Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/ibriez.v10i1.815

Abstract

 This research aims to produce a feasible module, to determine student responses to the module that has been developed, and to determine the improvement in students' spatial reasoning after using the module that was developed. The development model in this research uses the ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation and Evaluation) model in producing products. The results of the material expert assessment show that the module that has been developed has decent and very good quality with a score of 93.3%.  The results of the media expert assessment show that the module developed has decent and very good quality with a score of 87%. The results of the learning expert assessment showed that the module developed was of decent and very good quality with a score of 92%. Meanwhile, the results of the language expert's assessment showed that the module developed was of decent and very good quality with a score of 92%. The results of student responses show that what was developed was of decent and very good quality with a score of 77.5%.  And the module developed is effective in improving students' spatial reasoning as shown by an n-gain score of 0.71 in the high category or 71% so that the module is in the effective category in improving spatial reasoning.
Pengembangan Bahan Ajar Berbasis STEM dengan Memanfaatkan Augmented Reality dalam Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Rizka Oktaviyanti; Ulum Fatmahanik; Wirawan Fadly
Jurnal Tadris IPA Indonesia Vol. 3 No. 3 (2023)
Publisher : Tadris IPA UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/jtii.v3i3.1592

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui validitas, kepraktisan, dan efektifitas bahan ajar berbasis STEM dengan memanfaatkan Augmented Reality dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik pada materi getaran, gelombang, dan bunyi di kelas VIII. Peneliti menggunakan metode Reseacrh and Development dengan model Borg and Gall yang meliputi draft produk, validasi, prototype, uji terbatas, dan produk akhir. Bahan ajar yang telah dibuat akan divalidasi oleh dua dosen dan dua guru untuk menilai aspek konten, desain, dan konstruk. Pengumpulan data diperoleh melalui angket dan pretest posttest. Data yang telah terkumpul, kemudian dianalisis menggunakan deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Analisis deskriptif kuantitatif dilakukan menggunakan uji N-Gain dan uji independent t-test two tailed. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahan ajar berbasis STEM dengan memanfaatkan Augmented Reality dinyatakan valid digunakan, dengan rata-rata sebesar 84,4%. Tingkat kepraktisan bahan ajar yang dikembangkan yaitu sebesar 95%, artinya bahan ajar sangat baik dalam memberikan ketertarikan peserta didik untuk belajar serta materi dan bahasanya mudah dipahami. Bahan ajar tersebut juga efektif meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik pada materi getaran, gelombang, dan bunyi dengan skor N-gain sebesar 60,34 atau kategori peningkatan sedang.