Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Rasio Likuiditas Dan Solvabilitas Dalam Menilai Kinerja Keuangan Pada PT. Unilever Indonesia Tbk Hendry Saladin; Reina Damayanti
Jurnal Media Akuntansi (Mediasi) Vol 1, No 2 (2019): Jurnal Media Akuntansi (MEDIASI), Maret 2019
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/jmediasi.v1i2.3533

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja keuangan PT Unilever Indonesia Tbk yaitu dengan menganalisis rasio berupa rasio likuiditas indikatornya current ratio dan quick ratio sedangkan solvabilitas. Menggunakan debt to assets ratio dan debt to equity ratio. Data yang diamati merupakan populasi yang diambil dari laporan keuangan PT Unilever Indonesia tahun 2015-2017. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini yaitu laporan posisi keuangan (neraca) dan laporan laba rugi tahun 2015-2017 pada PT. Unilever Indonesia Tbk. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif. Dalam penelitian ini teknik pengumpulan data yaitu dokumentasi dan studi pustaka. Analisis data dalam pembahasan penelitian ini menggunakan metode analisis komporatif yaitu penelitian yang membandingkan data dari tahun ketahun. Hasil dari pembahasan dapat diketahui bahwa tingkat rasio likuiditas PT.Unilever Indonesia Tbk selama tahun 2015-2017 yang diukur dengan current ratio dan quick ratio dinilai kurang baik, karena hutang lancar pada PT. Unilever Indonesia Tbk lebih besar dibandingkan dengan aset lancar yang dimiliki perusahaan. Tingkat rasio solvabilitas PT Unilever Indonesia Tbk selama tahun 2015-2017 yang diukur dengan debt to assets ratio dan debt to equity ratio dinilai kurang baik, karena lebih dari separuh pendanaan perusahaan dibiayai oleh utang dan sebagian besar modalnya juga didanai oleh kreditur.Kata kunci : kinerja keuangan, rasio likuiditas dan rasio solvabilitas.
Analisis Penerapan Modernisasi Sistem Administrasi Perpajakan Pada KPP Pratama Seberang Ulu Kristin Pertiani; Hendry Saladin; Jusmani Jusmani
Jurnal Media Akuntansi (Mediasi) Vol 3, No 2 (2021): Jurnal Media Akuntansi (MEDIASI), Maret 2021
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/jmediasi.v3i2.5491

Abstract

ABSTRACT  This research aims to analyze how the application of the modernization of the tax administration system at the Seberang Ulu Primary Tax Service Office. This research uses descriptive research, using descriptive qualitative data analysis methods. Data collection techniques used in this study are interviews, observation, and documentation. The results of the discussion can be seen that the application of the modernization of the tax administration system at the Seberang Ulu Primary Tax Service Office is considered to have been very effective, this can be seen from the changes that have been made Seberang Ulu Primary Tax Service Office, namely: 1) In its organizational structure, Seberang Ulu Primary Tax Service Office has change, namely an organizational structure that has been oriented to function, has implemented one-stop service through a representative account. 2) In its organizational procedures, Seberang Ulu Primary Tax Service Office has carried out modernization, namely Simplifying administrative procedures and improving the time and quality standards of tax services and audits, The use of modern information technology in providing services, supervision, auditing and tax collection, the implementation of automated inspection by utilizing workflow management in SAPT. 3) On the strategy of the organization has carried out modernization by implementing tax information dissemination and campaigning, Simplifying tax administration, Carrying out personnel training methods and excellent service techniques. 4) The organizational culture has implemented modernization, namely the application of a code of ethics, qualified and professional human resources. Keywords: Modernization of Tax Administration System. ABSTRAK  Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa cara penerapan modernisasi sistem administrasi perpajakan pada Kantor Pelayanan Pajak Pratama Seberang Ulu. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif, dengan menggunakan metode analisis data kualitatif deskriptif. Tektik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil pembahasan dapat diketahui bahwa penerapan modernisasi sistem administrasi perpajakan pada “Kantor Pelayanan Pajak Pratama Seberang Ulu” dinilai telah sangat efektif, hal ini dapat dilihat dari perubahan-perubahan yang telah dilakukan “KPP Pratama Seberang Ulu” yaitu: 1) Pada struktur organisasinya KPP Pratama Seberang Ulu telah mengalami perubahan yaitu struktur organisasi yang telah berorientasi pada fungsi, telah menerapkan pelayanan satu pintu melalui account repsentatif. 2) Pada prosedur organisasinya KPP Pratama Seberang Ulu telah melakukan modernisasi yaitu Penyederhanaan prosedur administrasi dan peningkatan standar waktu dan kualitas pelayaanan dan pemeriksaan pajak, Penggunaan teknologi informasi modern dalam memeberikan pelayanan, pengawasan, pemeriksaan dan penagihan pajak, diberlakukannya otomatis pemeriksaan dengan menfaatkan workflow management dalam SAPT.  3) Pada strategi organisasi telah melakukan modernisasi dengan menerapkan Sosialisasi dan kampanye perpajakan,  Penyederhanaan administrasi perpajakan, Melaksanakan pelatihan tenaga metode dan teknik pelayanan prima. 4) Pada budaya organisasi telah menerapkan modernisasi yaitu penerapan kode etik, Sumberdaya manusia yang berkualitas dan PROPESIONAL. Kata Kunci: Modernisasi Sistem Administrasi Perpajakan.
Analisis Penilaian Tingkat Kesehatan BUMN Pada PT. Waskita Karya (Persero) Tbk Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Juwita Rinda Lestari; Hendry Saladin; Mohammad Aryo Arifin
Jurnal Media Akuntansi (Mediasi) Vol 4, No 2 (2022): Jurnal Media Akuntansi (MEDIASI), Maret 2022
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/jmediasi.v4i2.7863

Abstract

ABSTRACT Observation aims to determine the level of health with a financial aspect approach to calculate the financial performance of the BUMN industry PT. Waskita Karya (Persero) Tbk in calculating the ratio is based on the decree of the minister of SOEs KEP-100/MBU/2002. The analytical tool used in the research is descriptive qualitative data method, the object of the research is PT. Waskita Karya (Persero) Tbk, the population of observations is the financial statements of PT. Waskita Karya (Persero) Tbk, the sample in this study is the financial details and profit and loss for the 2018-2020 period. Based on the results of the analysis of the company PT. Waskita Karya (Persero) Tbk on the financial aspects of ROE, ROI, Cash Ratio, Curent Ratio, Collection Periods, Inventory Turnover, Total Own Capital to Total Asset and total assetTurnover in 2018-2020. The total points for 2018 were 53,25% indicating an unhealthy monetary performance with the title “BBB”, over 2019 a total of 42% points an indicated an unhealthy financial performance with a “BB” predicate, and in 2020 a total of 50,15% points shows an unhealthy monetary performance and gets the BBB predicate.                                                                                    Keywords:Financial Performance, Ratio Of Decree Of The Minister Of SOE No.KEP-100/MBU/2002  ABSTRAKObservasi mempunyai tujuan buat mengetahui tingkat kesehatan dengan pendekatan aspek keuangan untuk menghitung kinerja keuangan industri BUMN PT. Waskita Karya (Persero) Tbk pada perhitungan rasio bersumber pada Surat Keputusan Menteri BUMN No:KEP-100/MBU/2002. Alat penganalisisan yang digunakan dalam penelitian yaitu metode data deskriptif kualitatif, objek dalam penelitian yaitu PT. Waskita Karya (Persero) Tbk, populasi observasi ialah laporan keuangan PT. Waskita Karya (Persero) Tbk, sampel dala penelitian yaitu perincian keuangan dan laba rugi periode 2018-2020. Berdasarkan hasil analisis perusahaan PT. Waskita Karya (Persero) Tbk atas aspek keuangan ROE, ROI, Rasio Kas, Rasio Lnacar, Collection Periods, Perputaran Persediaan, Total Modal Sendiri terhadap Total Asset, dan Perputaran Total Asset pada tahun 2018-2020. Total poin untuk tahun 2018 53,25% menunjukkan kinerja moneteryang kurang sehat dengan predikat “BBB”, tahun 2019 total poin 42% menunjukkan kinerja keuangan yang kurang sehat dengan predikat “BB”, dan tahun 2020 total poin 50,15% menunjukka kinerja moneter yang kurang sehat serta mendapatkan predikat”BBB”. Kata kunci : Kinerja Keuangan, Rasio KEPMEN BUMN No.KEP-100/MBU/2002
Analisis Efektivitas Anggaran Belanja Badan Keuangan Daerah Kabupaten Lahat M. Iqbal Suprayoga; Hendry Saladin; Jusmani Jusmani
Jurnal Media Akuntansi (Mediasi) Vol 2, No 2 (2020): Jurnal Media Akuntansi (MEDIASI), Maret 2020
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/jmediasi.v2i2.5041

Abstract

ABSTRACT This study aims to determine the effectiveness of the expenditure budget at the Lahat Regency Regional Financial Board (BKD Lahat Regency) which can affect budget performance in the Lahat Regency government. The data taken is the data of the 2016-2018 Expenditure Budget Target and Budget Realization. What is measured by comparing the realization of the expenditure budget with the target of the Expenditure Budget with the effectiveness criteria in accordance with the Minister of Home Affairs Decree No. comparing the realization of the expenditure budget with the target budget. In 2016, the level of effectiveness of the expenditure budget was at 92.49%. This year the budget criteria can be said to be effective, in 2017 the level of effectiveness has decreased by 1.48% with a percentage of 91.01%, the decrease is not too significant this year, also the budget criteria can be said to be effective. And in 2018 it decreased by 87.69%. This year the budget criteria are said to be quite effective. The decline occurred due to the limited quality of human resources in regional financial management and there were several programs / activities that had not been optimally realized.Keywords: Effectiveness, Budget ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Efektivitas Anggaran Belanja Pada Badan Keuangan Daerah Kabupaten Lahat (BKD Kabupaten Lahat) yang dapat mempengaruhi kinerja anggaran pada pemerintah Kabupaten Lahat. Data yang diambil merupakan data Target Anggaran Belanja dan Realisasi Anggaran Belanja Pada Tahun 2016-2018. Yang diukur dengan cara membandingkan realisasi anggaran belanja dengan target Anggaran Belanja dengan kriteria Efektivitas sesuai dengan keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 690.900-327 tahun 1996. Hasil pembahasan dapat diketahui bahwa tingkat kriteria efektivitas berdasarkan keputusan Menteri dalam Negeri nomor 690.900-327 tahun 1996. Dengan cara membandingkan realisasi anggaran belanja dengan target anggaran belanja. Pada tahun 2016 tingkat efektivitas anggaran belanja pada persentase 92.49 %. Pada tahun ini kriteria anggaran dapat dikatakan efektif, pada tahun 2017 tingkat efektivitas mengalami penurunan yaitu sebesar 1.48 %  dengan persentase sebesar 91.01 %, penurunan terjadi tidak terlalu signifikan pada tahun ini juga kriteria anggaran dapat dikatakan efektif. Dan pada tahun 2018 menurun sebesar 87.69 %. Pada tahun ini kriteria anggaran dikatak cukup efektif. Penurunan terjadi karena Terbatasnya kualitas SDM dalam pengelolaan keuangan daerah dan ada beberapa Program/Kegiatan yang belum terealisasi secara optimal. Kata Kunci : Efektivtas, Anggaran Belanja
Efektivitas Penerimaan Retribusi Pelayanan Persampahan dan Kebersihan Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir Hendry Saladin; Muhamad Najib; Dewi Santika
Jurnal Media Akuntansi (Mediasi) Vol 4, No 1 (2021): Jurnal Media Akuntansi (MEDIASI), September 2021
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/jmediasi.v4i1.7263

Abstract

ABSTRACT The purpose of this study was to determine the receipt of waste and cleaning service fees at the Dinas Lingkungan Hidup and Kebersihan Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir still not stable as determined, is the factor of facilities and infrastructure is still not effective. This research was conducted on Dinas Lingkungan Hidup and Kebersihan Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir, the method used in this research is qualitative method, qualitative method is a research procedure that produces descriptive data in the form of written and spoken words from people and observed behavior. Data collection techniques that the authors use are documentation and interview techniques and data analysis techniques using the effectiveness ratio formula. Based on the results of the discussion, thus it can be concluded that the 2016-2018 retribution achievement is stable. The target of solid waste revenue realization in 2016 has decreased the target or is effective by 96,31%, in 2017 the target for the realizatio of levies to increase is 101,22%  which means exceeding the target or very effective, and in 2018 the increase in the realization of levies received greatly increased or was said to be very effective because it  reached 104,63%. As for the causative factors that occur, namely the facilities and infrastructure factors where the lack of labor, the number of garbage transporting vehicles, the lack of TPS and TPA as well as the lack of awareness of the objects of retribution in paying solid waste and cleaning charges.  Keywords: Effectiveness, Acceptance and Retribution ABSTRAK Tujuan penelitian ini untuk mengetahui penerimaan retribusi pelayanan persampahan dan kebersihan pada Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kebupaten Penukal Abab Lematang Ilir masih belum stabil sesuai yang ditentukan, ialah faktor sarana dan prasarana masih kurang efektif. Penelitian ini dilaksanakan pada Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten PALI, metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode kualitatif, metode kualitatif merupakan prosedur penelitian yang menghasilkan data deskriftif berupa kata-kata tertulis maupun lisan dari orang-orang dan perilaku yang diamati. Teknik pengumpulan data yang penulis gunakan ialah teknik dokumentasi dan wawancara serta teknik analisis data menggunakan rumus rasio efektifitas. Berdasarkan hasil pembahasan, dapat disimpulkan bahwa target realisasi pencapaian retribusi dari tahun 2016 sampai dengan 2018 mengalami stabil. Target realisasi penerimaan persampahan pada tahun 2016 mengalami penuruna target atau efektif sebanyak 96,31%, di tahun 2017 realisasi terget penerimaan retribusi meningkat yaitu 101,22% yang artinya melebihi terget atau sangat efektif, dan di tahun 2018 peningkatan realisasi penerimaan retribusi sangat meningkat atau disebut sangat efektif karena mencapai 104,63%. Adapun faktor penyebab yang terjadi yaitu faktor sarana dan prasarana dimana kurangnya tenaga, jumlah kendaraan pengangkut sampah, kurangnya TPS dan TPA serta kurangnya tingkat kesadaran objek retribusi dalam membayar retribusi persampahan dan kebersihan. Kata Kunci : Efektivitas, Penerimaan dan Retribusi
Analisis Kontribusi Penerimaan Cukai MMEA Sebagai Penerimaan Cukai Pada Kantor Pengawasan Dan Pelayanan Bea Dan Cukai Tipe Madya Pabean B Palembang Novi Dian Pertiwi; Jusmani Jusmani; Muhammad Kurniawan; Hendry Saladin
Jurnal Media Wahana Ekonomika Vol 19, No 2 (2022): Jurnal Media Wahana Ekonomika, Juli 2022
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/jmwe.v19i2.8936

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kontribusi penerimaan cukai MMEA sebagai penerimaan cukai pada KPPBC TMP B Palembang, untuk mengetahui besaran kontribusi dalam presentasi, apakah mengalami kenaikan atau penurunan pada penerimaan cukai MMEA sebagai penerimaan cukai selama 4 Tahun terakhir.Dalam analisis digunakan data sekunder, data yang diamati merupakan data penerimaan cukai MMEA, penerimaan cukai HT dan penerimaan EA. Pada Tahun 2014 sampai dengan 2017 yang terkait dengan analisis kontribusi TMP B Palembang. Analisis data dan pembahasan menggunakan metode analisis deskriptif dengan pendekatan kuantitatif, dengan menggunakan rumus kontribusi penerimaan cukai MMEA yang merupakan hasil bagi realisasi penerimaan cukai MMEA terhadap realisasi penerimaan cukai.Hasil penelitian dapat di ketahui bahwa hasil perhitungan tingkat kontribusi penerimaan cukai MMEA sebagai penerimaan cukai pada Tahun 2014 sampai dengan 2017 pada KPPBC TMP B Palembang menunjukan bahwa cukup signifikan. Kontribusi pada Tahun dasar yaitu sebesar 24,48% dan pada Tahun 2015 yaitu sebesar 9,11% pada Tahun berikutnya yaitu Tahun 2016 tingkat kontribusinya yaitu sebesar 27,67% kemudian pada Tahun 2017 kontribusinya penerimaan cukai MMEA menjadi 35,07%. Sehubungan dengan hal di atas penulis menyarankan hendaknya instansi dapat lebih meningkatkan lagi penerimaan cukai MMEA agar realisasi penerimaan cukai meningkat demi kepentingan kesehatan masyarakat dan lingkungan. Kata kunci : Penerimaan Cukai (MMEA), (EA), and (HT)   ABSTRACT This study aims to analyze the contribution of MMEA excise revenue as excise revenue at KPPBC TMP B Palembang, to determine the amount of contribution in the presentation, whether there has been an increase or decrease in MMEA excise revenue as excise revenue for the last 4 years. In the analysis used secondary data, the observed data are MMEA excise revenue data, HT excise revenue and EA revenue. In 2014 to 2017 related to the contribution analysis of TMP B Palembang. The data analysis and discussion used descriptive analysis method with a quantitative approach, using the formula for the contribution of MMEA excise revenue which is the result of the realization of MMEA excise revenue on the realization of excise revenue. The results of the study can be seen that the results of the calculation of the contribution level of MMEA excise revenue as excise revenue in 2014 to 2017 at KPPBC TMP B Palembang show that it is quite significant. The contribution in the base year was 24.48% and in 2015 it was 9.11% in the following year, 2016 the contribution rate was 27.67%, then in 2017 the contribution of MMEA excise revenue was 35.07%. In connection with the above, the author suggests that agencies should further increase the MMEA excise revenue so that the realization of excise revenue increases in the interest of public health and the environment. Keywords : Excise Revenue (MMEA), (EA), and (HT)
Pengaruh Hutang Dan Pembagian Dividen Terhadap Harga Saham Pada Perusahaan Manufaktur Subsektor Makanan Dan Minuman Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Tri Suci Rahmayanti; Hendry Saladin; Totok Sudiyanto
Jurnal Media Akuntansi (Mediasi) Vol. 5 No. 1 (2022): Jurnal Media Akuntansi (MEDIASI), September 2022
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/jmediasi.v5i1.9376

Abstract

ABSTRACTThe purpose of this study is to determine the impact of debt and the overall dividend distribution on stock prices using the variable debt to equity ratio, dividend payout ratio and closing stock price in food and beverage subsector manufacturing companies listed on the Indonesia Stock Exchange for the 2017-2020 period. This study used quantitative methods The population in this study was 26 companies. The purpose of this study is to determine the impact of debt and the overall dividend distribution on stock prices using the variable debt to equity ratio, dividend payout ratio and closing stock price in food and beverage subsector manufacturing companies listed on the Indonesia Stock Exchange for the 2017-2020 period. This study used quantitative methods The population in this study was 26 companies. The technique was chosen for sampling using purposive sampling techniques so that a sample of 9 companies was obtained during the 2017-2020 period. This research was conducted using quantitative methods. Data analysis techniques using the kolmogrov smirnov one-sample normality test, multicolonierity test using variance inflation factor (VIF) and Tollerance, autocorrelation test using durbin-watson and heterokedasticity test using scatterplots. Meanwhile, test the hypothesis using multiple linear analysis tests. The results of the hypothesis test concluded that partially the debt to equity ratio had a significant effect on the stock price with a significant value smaller than 0.05 (0.001 < 0.05). And the dividend payout ratio has a significant effect on the share price of a food and beverage subsector manufacturing company with a significant value smaller than 0.05 (0.016 < 0.05). Meanwhile, simultaneously there is a significant influence on the variable debt to equity ratio and dividend payout ratio on the stock price with a significance value smaller than 0.05 (0.001 < 0.05). Keywords: debt to equity ratio, dividend payout ratio and stock price  ABSTRAK Tujuan penelitian ini ialah mengetahui dampak hutang dan pembagian dividen secara keseluruhan terhadap harga saham menggunakan variabel debt to equity ratio, dividend payout ratio serta harga saham penutup pada perusahaan manufaktur subsektor makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2017-2020. Penelitian ini memakai metode kuantitatif Populasi dengan data sebanyak 26 perusahaan. Teknik  dipilih untuk penentuan sampel menggunakan teknik purposive sampling  sehingga diperoleh sampel sebanyak 9 perusahaan selama periode 2017-2020. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode kuantitatif. Teknik analisa data menggunakan uji normalitas one-sample kolmogrov smirnov, uji multikolonieritas menggunakan variance inflation factor (VIF) dan Tollerance, uji autokorelasi memakai durbin-watson dan uji heterokedastisitas menggunakan scatterplots. Sedangkan, uji hipotesis menggunakan uji analisis linier berganda. Hasil uji hipotesis menyimpulkan bahwa secara parsial debt to equity ratio memiliki pengaruh yang signifikan terhadap harga saham dengan nilai signifikan lebih kecil dari 0,05 ( 0,001 < 0,05 ).  Dan dividend payout ratio berpengaruh siginifikan atas harga saham pada perusahaan manufaktur subsector makanan dan minuman dengan nilai signifikan lebih kecil dari 0,05 ( 0,016 < 0,05 ). Sedangkan, secara simultan terjadinya pengaruh signifikan pada variabel debt to equity ratio dan dividend payout ratio atas harga saham dengan nilai signifikansi lebih kecil dari 0,05 ( 0,001 < 0,05 ). Kata kunci : debt to equity ratio, dividend payout ratio,  harga saham
Analisis Valuation Ratio Untuk Keputusan Investasi Pada PT Waskita Karya (Persero) Tbk Di Bursa Efek Indonesia Erlin Dwiyanti; Ninin Non Ayu Salmah; Hendry Saladin
Jurnal Media Akuntansi (Mediasi) Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Media Akuntansi (MEDIASI), Maret 2023
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/jmediasi.v5i2.11348

Abstract

ABSTRACT To find out the size of the valuation ratio of PT Waskita Karya (Persero) Tbk on the Indonesia Stock Exchange from 2016 to 2020 is the purpose of this research/experiment. This study uses a population and sample. The population in this study is the financial statements and stock price data of PT Waskita Karya (Persero) Tbk. The sample in this study is financial statement data which includes balance sheet, income statement and share price of PT Waskita Karya (Persero) Tbk. This study uses a qualitative descriptive method with data analysis using the ratio Price-Earnings (PER), Price-to-Book Valueratio (PBV) and Earnings Per Share (EPS). The results of the analysis of the calculations carried out show that the Price-Earnings ratio (PER), Price-to-Book Valueratio (PBV), and Earnings PerShare (EPS) are at the level of increasing and decreasing (fluctuating) from 2016-2020. This is due to many factors, including a decrease in the price-earnings ratio and a decrease in earnings per share. The PER value from 2018 to 2019 experienced a significant increase, namely from the value of Rp. 5.75 to Rp. 21.48. In 2020 the PER value decreased again (Rp. 2.65) due to the influence of economic conditions that did not improve from the end of 2019 due to the covid19 pandemic. The PBV value in 2020 has increased again, from 2019 it was in the range of Rp. 0.69 to Rp. 1.18 in 2020. The 2019-2020 EPS value recorded a significant decline in 2019 of Rp. 75.79 and (Rp. 692.92) in 2020. This was due to a significant decrease in revenue and profit for the year from 2019-2020. Keywords : Price-Earning Ratio (PER), Price-to-Book Value ratio (PBV), Earning Per Share (EPS), and Investment Decision ABSTRAK Untuk mengetahui besar kecilnya rasio penilaian PT Waskita Karya (Persero) Tbk di Bursa Efek Indonesia dari tahun 2016 hingga tahun 2020 merupakan tujuan dari penelitian/percobaan ini. Penelitian ini menggunakan populasi dan sampel. Populasi dalam penelitian ini adalah laporan keuangan dan data harga saham PT Waskita Karya (Persero) Tbk. Sampel dalam penelitian ini adalah data laporan keuangan yang meliputi neraca, laporan laba rugi dan harga saham PT Waskita Karya. Percobaan ini memakai metode deskriptif kualitatif dengan perhitungan data rasio Price-Earnings (PER), Price-to-Book Value ratio (PBV) dan Earning Per Share (EPS). Hasil analisis perhitungan yang dilakukan, menunjukkan bahwa rasio Price-Earning ratio (PER), Price-to-Book Value (PBV), dan Earning Per Share (EPS) berada pada level penaikan dan penurunan (fluktuasi) dari tahun 2016-2020. Hal ini disebabkan banyak faktor, antara lain penurunan rasio harga-pendapatan turunnya laba per saham. Nilai PER tahun 2018 hingga 2019 mengalami kenaikan yang signifikan yaitu dari nilai Rp. 5,75 menjadi Rp. 21,48. Pada tahun 2020 nilai PER kembali mengalami penurunani (Rp. 2,65) karena pengaruh kondisi ekonomi yang tidak membaik dari akhir tahun 2019 akibat pandemi covid19. Nilai PBV pada tahun 2020 nilai PBV kembali meningkat, dari tahun 2019 berada pada kisaran Rp. 0,69 hingga Rp. 1,18 pada tahun 2020. Nilai EPS tahun 2019-2020 mencatatkan penurunan yang signifikan ditahun 2019 sebesar Rp. 75,79 dan (Rp. 692,92) saat tahun 2020. Semua ini terjadi karena turunnya pendapatan dan laba tahun berjalan yang signifikan dari tahun 2019-2020. Kata Kunci: Price-Earnings Ratio (PER), Price-to-Book Value ratio (PBV), Earnings Per Share (EPS), dan Keputusan Investasi
Analisis Kinerja Keuangan Perusahaan Menggunakan Metode Economic Value Added (Eva) Pada PT. Betonjaya Manunggal TBK Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Mutiara Effendi; Hendry Saladin; Andri Eko Putra
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 4 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i4.3604

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis kinerja keuangan PT. Betonjaya Manunggal, Tbk yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia ditinjau dari Economic Value Added (EVA) tahun 2018-2022. Metode penelitian yang gunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Teknik analisa data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan metode Economic Value Added (EVA). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, kinerja keuangan pada tahun 2018 nilai EVA > 0 yaitu EVA bernilai positif, maka terdapat nilai tambah dan kinerja keuangan perusahaan baik. Pada tahun 2019 dan tahun 2020 nilai EVA menurun yang menyebabkan nilai EVA < 0 yaitu EVA bernilai negatif, maka tidak terdapat pertambahan nilai dan kinerja keuangan perusahaan yang kurang baik. Pada tahun 2021 dan tahun 2022 nilai EVA mengalami peningkatan yang menyebabkan nilai EVA > 0 yaitu EVA bernilai positif dan menghasilkan nilai tambah bagi perusahaan.
Analisis Efektivitas Penagihan Pajak Melalui Surat Teguran, Surat Paksa, Dan Penyitaan Pada Penerimaan Pajak Di Kantor Pelayanan Pajak Pratama Palembang Ilir Timur Nyayu Veronika Farah Bensa; Hendry Saladin; Emilda Emilda
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 4 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i4.3605

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat efektivitas penagihan pajak melalui surat teguran, surat paksa, dan penyitaan pada penerimaan pajak di Kantor Pelayanan Pajak Pratama Palembang Ilir Timur tahun 2020-2022. Populasi penelitian ini adalah data jumlah penagihan pajak yang diterbitkan dan jumlah penagihan pajak yang dibayarkan melalui surat teguran, surat paksa, dan penyitaan di Kantor Pelayanan Pajak Pratama Palembang Ilir Timur. Teknik pengambilan sampel adalah teknik dokumentasi, sampel yang digunakan data jumlah penagihan pajak yang diterbitkan dan jumlah penagihan pajak yang dibayarkan melalui surat teguran, surat paksa, dan penyitaan di Kantor Pelayanan Pajak Pratama Palembang Ilir Timur tahun 2020-2022. Teknik analisis data penelitian menggunakan teknik analisis data kualitatif. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penagihan pajak melalui surat teguran, surat paksa, dan penyitaan selama 3 tahun dari 2020-2022 berdasarkan analisis efektivitas yang dicapai oleh Kantor Pelayanan Pajak Pratama Palembang Ilir Timur menunjukkan hasil tingkat efektivitas melalui surat teguran, surat paksa, dan penyitaan persentase pada tahun 2020 adalah sekitar 21,56%, tahun 2021 adalah sekitar 13,38% dan tahun 2022 adalah sekitar 5,77% semuanya tergolong tidak efektif.