Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Testing The Environmental Kuznets Curve (EKC) Hypothesis in Indonesia and India: Autoregressive Distributed Lag (ARDL) Model Approach A'yun, Indanazulfa Qurrota; Nasir, Muhammad Safar; Nasir, Zarul Azhar bin; Abdulkarim, Fatima Muhammad; Hussain, Murtaza
Jurnal Ekonomi Pembangunan: Kajian Masalah Ekonomi dan Pembangunan Vol 24, No 2 (2023): JEP 2023
Publisher : Muhammadiyah University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/jep.v24i2.23191

Abstract

The achievement of economic growth is equally important as environmental sustainability. Economic growth is considered capable of enhancing the overall welfare of society. However, there is a sacrifice stemming from economic growth in the form of negative external impacts. Therefore, the objective of this study is to examine the Environmental Kuznets Curve (EKC) hypothesis in Indonesia and India. The EKC hypothesis connects economic growth with CO2 emissions. The Autoregressive Distributed Lag (ARDL) model is employed to assess both the long-term and short-term impacts of economic growth on CO2 emissions in Indonesia and India. Additionally, the study seeks to comprehend the applicability of the Environmental Kuznets Curve (EKC) hypothesis in these countries over the period of 1965-2021. The research findings indicate that economic growth has a significant impact on CO2 emissions in the short term, but this influence is not sustained in the long term in Indonesia. In contrast, in India, economic growth does not exhibit a significant effect on CO2 emissions in the short term, but it does have a notable impact in the long term. This implies that Indonesia does not align with the Environmental Kuznets Curve (EKC) hypothesis in the long term, while India is anticipated to adhere to the EKC hypothesis in the future.
PENGUATAN STRATEGI PEMASARAN KELOMPOK SADAR WISATA DI NANGSRI, CANDIREJO, SEMANU, GUNUNGKIDUL Khoirudin, Rifki; Khasanah, Uswatun; Salim, Agus; Nasir, Muhammad Safar
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sabangka Vol 2 No 02 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakat Sabangka
Publisher : Pusat Studi Ekonomi, Publikasi Ilmiah dan Pengembangan SDM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62668/sabangka.v2i02.546

Abstract

Pariwisata di Gunungkidul berkembang pesat dalam beberapa tahun terakhir, sebagai akibat dari upaya promosi dan pengembangan destinasi wisata yang dilakukan oleh pemerintah daerah dan pengelola wisata setempat. Peningkatan aksesibilitas juga menjadi faktor yang penting dalam perkembangan pariwisata di Gunungkidul. Metode Kegiatan pengabdaian di lakukan melalui rangkain kegiatan yang pangkalnya berorientasi pada penguatan kapasitas masyarakat. Namun pelaksanaanya dilakukan melalui rangkaian, yaitu:  Survey dengan maksud memperoleh informasi tentang kegiatan pokdarwis, untuk disesuaikan dengan pendekatan yang bisa dilakukan dan workshop dan FGD, yang dilakukan bersama pokdarwis. Pembuatan paket wisata memiliki peran penting dalam kemajuan obyek wisata dan kesejahteraan masyarakat. Hasil yang dilakukan kepada mitra, pada saat sebelum kegiatan pengabdian masyarakat ini belum dilakukan, mitra pengabdian yaitu Pokdarwis Tirta Kencana belum ada rencana terkait dengan pengembangan obyek wisata yang dikelola. Berikut adalah beberapa hal yang menjelaskan mengapa pembuatan paket wisata memiliki peran penting tersebut. Dalam kesimpulannya, pengelolaan wisata yang baik dan terencana memerlukan peran serta masyarakat setempat. Dengan menerapkan saran-saran yang telah disebutkan di atas, diharapkan dapat meningkatkan kualitas dan keberlanjutan wisata serta memberikan.