Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Gambaran Pengelolaan Sampah di Pondok Pesantren Darul Muhtadin Kota Jambi Siahaan, Sondang; Fauziah, Rina; Supriatna, Supriatna; Novitasari, Jessy
Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi Vol 24, No 2 (2024): Juli
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33087/jiubj.v24i2.4953

Abstract

Waste is the solid residue of daily human activities or natural processes. Waste management is a form of environmental education that can raise awareness of the importance of protecting the environment and carrying out good waste management. The purpose of this study was to determine the description of waste management at the Darul Muhtadin Islamic Boarding School in Jambi City. The scope of this study is waste management at the Darul Muhtadin Islamic Boarding School in Jambi City, which includes the amount of waste generation, waste sorting, waste packaging, waste collection, waste transportation, and waste storage. This research is quantitative, and the research design used in this study is descriptive by means of direct observation and interviews. The results of the research at the Darul Muhtadin Islamic Boarding School in Jambi City show that 50% of the time there is a trash can at the location of the source of waste, 100% of waste sorting is not carried out in waste management, 100% of waste containers do not meet health requirements in waste management, 50% of waste collection does not meet health requirements in waste management, 75% of waste transportation does not meet health requirements in waste management at the boarding school, and 25% of waste containment places in their location and buildings do not meet the requirements, namely less than 30 meters in waste management at the boarding school.
Faktor Penyebab Kejadian Penyakit Dermatitis Kontak di Wilayah Puskesmas Nipah Panjang Suparmi; Rina Fauziah; Sondang Siahaan
Nursing Care and Health Technology Journal (NCHAT) Vol. 5 No. 2 (2025): Nursing and Health Care Technology-July to December Period
Publisher : Progres Ilmiah Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/nchat.v5i2.214

Abstract

Dermatitis kontak merupakan salah satu masalah kesehatan kulit yang sering terjadi dan dipengaruhi oleh berbagai faktor, terutama perilaku kebersihan diri dan kondisi sanitasi lingkungan. Kasus dermatitis kontak di wilayah kerja Puskesmas Nipah Panjang cukup tinggi, sehingga perlu dilakukan penelitian untuk mengetahui faktor penyebabnya. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan faktor personal hygiene, sarana air bersih, dan jamban sehat terhadap kejadian dermatitis kontak. Penelitian menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Sampel sebanyak 204 responden penderita dermatitis kontak usia 20–54 tahun ditentukan dengan rumus Slovin. Data dikumpulkan melalui kuesioner checklist, observasi, dan data sekunder dari Puskesmas. Analisis dilakukan secara univariat untuk melihat distribusi frekuensi dan persentase masing-masing variabel. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden memiliki personal hygiene yang buruk (78%), sarana air bersih yang tidak memenuhi syarat (90%), dan jamban yang tidak sehat (71%). Proporsi responden dengan keluhan dermatitis kontak mencapai 90%. Kesimpulan penelitian bahwa personal hygiene yang rendah, keterbatasan akses air bersih, dan kondisi jamban yang tidak sehat merupakan faktor dominan penyebab tingginya kejadian dermatitis kontak..
Gambaran Sanitasi Pasar Rakyat Bungur Kabupaten Bungo Sondang Siahaan; Rina Fauziah; Suparmi
Nursing Care and Health Technology Journal (NCHAT) Vol. 6 No. 1 (2026): Nursing and Health Care Technology-January to June Period
Publisher : Progres Ilmiah Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/nchat.v6i1.252

Abstract

Sanitasi pasar merupakan salah satu komponen penting dalam upaya menjaga kesehatan lingkungan dan mencegah penularan penyakit berbasis lingkungan di tempat umum. Pasar yang tidak memenuhi standar sanitasi berpotensi menjadi sumber pencemaran, tempat berkembangnya vektor penyakit, serta risiko kontaminasi pangan. Kondisi ini terlihat pada Pasar Rakyat Bungur Kabupaten Bungo yang masih menghadapi berbagai permasalahan sanitasi pada beberapa fasilitas pendukung. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan kondisi sanitasi Pasar Rakyat Bungur Tahun 2023 berdasarkan standar Permenkes No. 17 Tahun 2020. Penelitian menggunakan desain deskriptif dengan pendekatan observasional, melibatkan pengelola pasar, pedagang, dan petugas kebersihan melalui observasi lapangan, wawancara, dan checklist penilaian lingkungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hanya 47.3% komponen sanitasi yang memenuhi syarat, sementara 52.7% tidak memenuhi standar, terutama pada aspek pengelolaan sampah, sarana pembuangan air limbah, pengendalian vektor, dan fasilitas cuci tangan. Kesimpulan penelitian menyatakan bahwa Pasar Rakyat Bungur masih tergolong sebagai pasar tidak sehat sehingga memerlukan perbaikan sarana sanitasi, peningkatan pemeliharaan lingkungan, serta penguatan perilaku higiene bagi pedagang dan pengunjung.
Analisis Rata-Rata Lama Sekolah, Angka Partisipasi Kasar Sekolah Menengah Atas dan Upah Minimum Provinsi Terhadap Tingkat Pengangguran Terbuka di Provinsi Maluku Wicky Aulele; Yerimias Manuhutu; Izaac Tonny Matitaputty; Sondang Siahaan
Kajian Ekonomi dan Akuntansi Terapan Vol. 3 No. 1 (2026): Maret: Kajian Ekonomi dan Akuntansi Terapan (KEAT)
Publisher : Asosiasi Riset Ekonomi dan Akuntansi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/keat.v3i1.2189

Abstract

This research is motivated by the problem of the open unemployment rate in Maluku Province which is still fluctuating, where the influence of human capital indicators such as the Average Years of Schooling and the Gross Enrollment Rate of Senior High Schools as well as economic policies such as the Provincial Minimum Wage often show results inconsistent with theory, thus requiring further empirical studies to determine their influence in the region. The purpose of this study is to analyze and determine the partial and simultaneous effects of the average years of schooling, the gross enrollment rate of senior high schools, and the provincial minimum wage on the open unemployment rate in Maluku Province. The method used is quantitative with secondary data in the form of time series from 2015 to 2024 sourced from the Central Statistics Agency (BPS) of Maluku Province, and analyzed using multiple linear regression techniques. The results show that the average years of schooling have a negative and significant effect, while the gross enrollment rate of senior high schools and the provincial minimum wage each have a positive insignificant and negative insignificant effect on the open unemployment rate. Simultaneously, the three variables also have no significant effect. The implications of these findings confirm that increasing the average length of schooling is a key factor in reducing unemployment, but policies related to minimum wages and high school participation need to be reviewed and combined with other policies to be more effective in addressing unemployment in Maluku Province.  
Optimalisasi Sarana Air Bersih Sumur Gali di RT 02 Desa Suka Maju Kec. Mestong Kab. Muara Jambi Provinsi Jambi Sondang Siahaan; Fauziah, Rina; Suparmi, Suparmi
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Kabanti Vol. 2 No. 2 (2026): Kabanti: Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Progres Ilmiah Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Selain sebagai kebutuhan manusia air juga dapat menjadi sarana penularan penyakit. Penularan penyakit: penyakit kholera, penyakit diare, penyakit typhoid, penyakit hepatitis infeksiosa, penyakit disentri basiler. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk mengoptimalkan ketersediaan sarana  air bersih berupa sumur gali di RT 02 desa Suka Maju Kecamatan Mestong Kabupaten Muara Jambi. Kegiatan pengabdian masyarakat  ini dilaksanakan selama  40 hari mulai  tanggal  29 Maret  s.d 10 Mei 2024. Tempat pelaksanaan  di pemukiman warga RT 02 desa Suka Maju Kecamatan Mestong, Kabupaten Muaro Jambi. Hasil pengabdiaa menunjukkan terdapat masalah sarana air bersih di pemukiman warga RT 02 desa Suka Maju Kecamatan Mestong, Kabupaten Muaro Jambi yaitu kondisi fisik sumur tidak memenuhi syarat sebagai sarana air bersih yang sehat karena tidak memiliki SPAL, sumur dibiarkan terbuka dan tidak memiliki tutup sehingga selain akan membahayakan bagi anak-anak yang bermain di lingkungan rumah tersebut, juga kemungkinan terjadi kontaminasi akibat dari kotoran yang masuk ke dalam sumur sehingga bisa mengurangi kualitas air sumur tersebut. Kesimpulan pengabdian bahwa melalui kegiatan sosialisasi dan intervensi perbaikan fisik sumur gali, terjadi peningkatan kualitas sarana air bersih serta pemahaman masyarakat mengenai pentingnya sanitasi dasar.
PERSONAL HYGIENE GUARANTEE FOOD OF FOOD HOUSE IN PUSKESMAS PAAL V REGION KOTA BARU IN JAMBI CITY 2019 Sondang Siahaan; Supriatna; Rina Fauziah; Suparmi
SCIENTIA JOURNAL Vol. 11 No. 1 (2022): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : Universitas Adiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Personal hygiene is a personal hyiene effort that is carried out tomaintain health and enhance the level of his own health. The purpose ofthis study was to determine the habit of bathing, the habit of cleaningteeth, the habit of cleaning the nose, the habit of cutting nails and washinghands, the habit of wearing headgear, the habit of wearing mouth masks,and the health check.This research method is descriptive in nature to describe theapplication of personal hygiene of food handlers of restaurants in the workarea of Puskesmas Paal V in 2019. Data taken from observations of foodhandlers using a checklist of the total sample of this study were 37respondents.The results showed that personal hygiene food handlers with goodbathing habits 97.29%, good teeth cleaning habits 13.51%, good nosecleaning habits 21.62%, good nail cutting habits and hand washing habits45.95%, habit of using cover head 48.65%. The habit of using mouthmasks as well as health checks does not exist.The conclusion in this study is that there are still many food handlerswho are not aware of personal hygiene.
KEMAMPUAN CHLORINE DIFFUSER DALAM MENURUNKAN ANGKA KUMAN (CHOLIFORM) PADA AIR SUMUR GALI Sondang siahaan; Supriatna; Helfi Nolia R
SCIENTIA JOURNAL Vol. 10 No. 2 (2021): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : Universitas Adiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemenuhan kebutuhan air bersih merupakan suatu keharusan bagi setiap keluarga. Kebutuhan air bersih digunakan untuk minum, masak, mandi serta kegiatan sanitasi lainya. Air digunakan oleh manusia untuk keperluan sehari-hari seperti minum, mandi, cuci, kakus, dan sebagainya. Diantara kegunaan-kegunaan air tersebut, yang sangat penting adalah kebutuhan untuk minum. Oleh karena itu, untuk keperluan minum, termasuk untuk masak, air harus mempunyai persyaratan khusus agar tidak menimbulkan penyakit pada manusia Jenis sarana penyediaan air bersih yang digunakan oleh masyarakat di daerah tersebut pada umunya adalah sumur gali. Berdasarkan survey awal peneliti, sumur gali adalah satu konstruksi sumur yang paling umum dan meluas dipergunakan untuk mengambil air tanah bagi masyarakat kecil dan rumah-rumah perorangan sebagai air minum. Sekitar 45% masyarakat di Indonesia menggunakan sumur sebagai sarana air bersih, dan dari 45% yang menggunakan sarana sumur tersebut, diperkirakan sekitar 75% menggunakan jenis sumur gali. Pembanguan sumur gali yang tidak sesuai dan berada dekat dengan sumber pencemaran air menjadikan air sumur tidak terjamin kebersihannya. Pilihan lain cara desinfektan adalah dengan menggunakan Chlorindeffuser suatu alat berisi chlor. Sampai saat ini belum diketahui berapa sisa chlor dalam air sumur dan berapa lama alat ini dapat digunakan. Chlorindeffuser yang akan di buat memiliki kelebihan karena dibuat dengan kemampuan yang lebih dari cholindeffuser yang pernah ada. Hasil penelitian menunjukan bahwa chlorindeffuser dapat menurunkan angka coliforn pada air sumur gali namun konsentrasi sisa clor dalam air sumur gali tidak setabil dan cendrung melebihi batas maksimum dalam air. Kondisi sumur dan masuknya cemaran kedalam sumur menjadi bagian yang harus dipertimbangkan dalam meningkatkan dan menjaga efektifitas chlorindeffuser sebagai alat desinfeksi dalam air sumur.