Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Gambaran Pengelolaan Sampah di Pondok Pesantren Darul Muhtadin Kota Jambi Siahaan, Sondang; Fauziah, Rina; Supriatna, Supriatna; Novitasari, Jessy
Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi Vol 24, No 2 (2024): Juli
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33087/jiubj.v24i2.4953

Abstract

Waste is the solid residue of daily human activities or natural processes. Waste management is a form of environmental education that can raise awareness of the importance of protecting the environment and carrying out good waste management. The purpose of this study was to determine the description of waste management at the Darul Muhtadin Islamic Boarding School in Jambi City. The scope of this study is waste management at the Darul Muhtadin Islamic Boarding School in Jambi City, which includes the amount of waste generation, waste sorting, waste packaging, waste collection, waste transportation, and waste storage. This research is quantitative, and the research design used in this study is descriptive by means of direct observation and interviews. The results of the research at the Darul Muhtadin Islamic Boarding School in Jambi City show that 50% of the time there is a trash can at the location of the source of waste, 100% of waste sorting is not carried out in waste management, 100% of waste containers do not meet health requirements in waste management, 50% of waste collection does not meet health requirements in waste management, 75% of waste transportation does not meet health requirements in waste management at the boarding school, and 25% of waste containment places in their location and buildings do not meet the requirements, namely less than 30 meters in waste management at the boarding school.
Faktor Penyebab Kejadian Penyakit Dermatitis Kontak di Wilayah Puskesmas Nipah Panjang Suparmi; Rina Fauziah; Sondang Siahaan
Nursing Care and Health Technology Journal (NCHAT) Vol. 5 No. 2 (2025): Nursing and Health Care Technology-July to December Period
Publisher : Progres Ilmiah Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/nchat.v5i2.214

Abstract

Dermatitis kontak merupakan salah satu masalah kesehatan kulit yang sering terjadi dan dipengaruhi oleh berbagai faktor, terutama perilaku kebersihan diri dan kondisi sanitasi lingkungan. Kasus dermatitis kontak di wilayah kerja Puskesmas Nipah Panjang cukup tinggi, sehingga perlu dilakukan penelitian untuk mengetahui faktor penyebabnya. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan faktor personal hygiene, sarana air bersih, dan jamban sehat terhadap kejadian dermatitis kontak. Penelitian menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Sampel sebanyak 204 responden penderita dermatitis kontak usia 20–54 tahun ditentukan dengan rumus Slovin. Data dikumpulkan melalui kuesioner checklist, observasi, dan data sekunder dari Puskesmas. Analisis dilakukan secara univariat untuk melihat distribusi frekuensi dan persentase masing-masing variabel. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden memiliki personal hygiene yang buruk (78%), sarana air bersih yang tidak memenuhi syarat (90%), dan jamban yang tidak sehat (71%). Proporsi responden dengan keluhan dermatitis kontak mencapai 90%. Kesimpulan penelitian bahwa personal hygiene yang rendah, keterbatasan akses air bersih, dan kondisi jamban yang tidak sehat merupakan faktor dominan penyebab tingginya kejadian dermatitis kontak..
Gambaran Sanitasi Pasar Rakyat Bungur Kabupaten Bungo Sondang Siahaan; Rina Fauziah; Suparmi
Nursing Care and Health Technology Journal (NCHAT) Vol. 6 No. 1 (2026): Nursing and Health Care Technology-January to June Period
Publisher : Progres Ilmiah Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/nchat.v6i1.252

Abstract

Sanitasi pasar merupakan salah satu komponen penting dalam upaya menjaga kesehatan lingkungan dan mencegah penularan penyakit berbasis lingkungan di tempat umum. Pasar yang tidak memenuhi standar sanitasi berpotensi menjadi sumber pencemaran, tempat berkembangnya vektor penyakit, serta risiko kontaminasi pangan. Kondisi ini terlihat pada Pasar Rakyat Bungur Kabupaten Bungo yang masih menghadapi berbagai permasalahan sanitasi pada beberapa fasilitas pendukung. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan kondisi sanitasi Pasar Rakyat Bungur Tahun 2023 berdasarkan standar Permenkes No. 17 Tahun 2020. Penelitian menggunakan desain deskriptif dengan pendekatan observasional, melibatkan pengelola pasar, pedagang, dan petugas kebersihan melalui observasi lapangan, wawancara, dan checklist penilaian lingkungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hanya 47.3% komponen sanitasi yang memenuhi syarat, sementara 52.7% tidak memenuhi standar, terutama pada aspek pengelolaan sampah, sarana pembuangan air limbah, pengendalian vektor, dan fasilitas cuci tangan. Kesimpulan penelitian menyatakan bahwa Pasar Rakyat Bungur masih tergolong sebagai pasar tidak sehat sehingga memerlukan perbaikan sarana sanitasi, peningkatan pemeliharaan lingkungan, serta penguatan perilaku higiene bagi pedagang dan pengunjung.