Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Academic Resilience During Emergency Online Learning: Student Narratives of Persistence and Wellbeing Maila D. H. Rahiem; Husni Rahim; Marhamah Lidinia; Evi Muliyah; Ratna Faeruz; Dewi Salistina
Online Learning In Educational Research (OLER) Vol. 6 No. 2 (2026): Online Learning in Educational Research
Publisher : CV FOUNDAE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58524/oler.v6i2.1173

Abstract

Although the acute emergency phase of COVID-19 has ended, the pandemic remains a valuable reference point for understanding how universities can sustain humane learning during disruption. This qualitative open-ended survey study aimed to examine how Indonesian university students narrated academic resilience during emergency online learning, identify the sources of coping, motivation, and support that sustained them, and explain why those narratives remain relevant for post-pandemic online and blended learning. Data were generated from three open-ended questions answered by 266 university students from several Indonesian cities during the major COVID-19 outbreak wave in Indonesia in early 2022. The responses were analyzed using reflexive thematic analysis. Four interrelated themes were developed: emotional burden did not cancel persistence; resilience was relational before it was individual; meaning, gratitude, and purpose organized endurance; and everyday care together with humane lecturer support sustained day-to-day persistence. The findings show that academic resilience is better understood not as a fixed individual trait, but as a dynamic process shaped by emotional regulation, supportive relationships, meaning-making, embodied routines, and pedagogical responsiveness in times of crisis. The study contributes a narrative-ecological account that shifts resilience support from a narrow focus on individual toughness toward relational, meaningful, and pedagogically responsive learning environments for future disruptions.
Implementasi Pembelajaran Tari Tradisional bagi Anak Berkebutuhan Khusus Nayla Azzaily; Ratna Faeruz
PAUDIA: Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini Vol 15 No 3 Periode Juni-Agustus 2026
Publisher : Pendidikan Guru PAUD Universitas Persatuan Guru Republik Indonesia Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/paudia.v15i3.4142

Abstract

Pembelajaran tari tradisional dapat menjadi sarana seni yang mendukung partisipasi anak berkebutuhan khusus dalam pendidikan anak usia dini inklusif, tetapi pelaksanaannya memerlukan penyesuaian dengan kemampuan individu. Penelitian ini bertujuan menggambarkan pelaksanaan pembelajaran tari tradisional, mengidentifikasi tantangan guru, serta menganalisis strategi peningkatan partisipasi anak berkebutuhan khusus pada satu lembaga pendidikan anak usia dini inklusif. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan informan kepala sekolah dan guru kelas. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran dilakukan melalui pemanasan, demonstrasi, peniruan, pengulangan, pendampingan individu, penyederhanaan gerakan, dan penghargaan. Guru menghadapi perbedaan kemampuan dalam memahami instruksi, mengingat urutan, mempertahankan fokus, dan mengoordinasikan gerakan dengan melakukan modifikasi gerakan, tempo, dan tingkat kesulitan. Kebaruan penelitian terletak pada penerapan pembelajaran tari tradisional yang adaptif dalam mendukung partisipasi anak berkebutuhan khusus. Temuan ini berkontribusi pada pengembangan praktik pembelajaran inklusif yang partisipatif dan responsif terhadap kebutuhan individual anak.