Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Intradialytic Flexybility Exercise Terhadap Fatigue Pada Pasien Penyakit Ginjal Kronis Inayati, Anik; Jumaiyah, Wati; Latipah, Siti
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 5, No 12 (2025): Volume 5 Nomor 12 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v5i12.23020

Abstract

ABSTRACT Chronic kidney disease (CKD) is a global health problem with increasing prevalence and mortality rates, leading most patients to require hemodialysis therapy. However, this procedure often causes complications, particularly fatigue, a condition of physical and mental exhaustion that does not improve with rest, which negatively impacts patients’ activity, psychosocial functioning, and quality of life. Non-pharmacological interventions such as intradialytic flexibility exercise are considered effective in reducing fatigue levels, improving physical function, and supporting the overall health of patients undergoing hemodialysis. To determine the effectiveness of intradialytic flexibility exercise in reducing fatigue among patients with chronic kidney disease. This experimental study employed a one-group pretest–posttest design. The population consisted of all CKD patients undergoing hemodialysis at Dr. H. Abdul Moeloek Regional General Hospital. A total of 15 patients were recruited using purposive sampling. The intervention consisted of intradialytic flexibility exercise administered in 8 sessions over 4 weeks, with each session lasting 10–15 minutes. The research instrument used was the FACIT-Fatigue scale. Intradialytic flexibility exercise was proven effective in reducing fatigue levels among CKD patients undergoing hemodialysis. This was indicated by an increase in the mean FACIT-Fatigue score from baseline to week 2 by 8.267 points, further increasing to 16.133 points at week 4, with an additional improvement of 7.867 points from week 2 to week 4 (p<0.05). These findings indicate that intradialytic flexibility exercise provides a significant and sustained positive impact on reducing fatigue in patients with chronic kidney disease undergoing hemodialysis. Keywords: Intradialytic Flexibility Exercise, Fatigue, Chronic Kidney Disease  ABSTRAK  Penyakit gagal ginjal kronik (GGK) merupakan masalah kesehatan global dengan prevalensi dan angka mortalitas yang terus meningkat, sehingga sebagian besar pasien memerlukan terapi hemodialisis. Namun, prosedur ini kerap menimbulkan komplikasi, terutama berupa fatigue, yaitu kondisi kelelahan fisik dan mental yang tidak membaik dengan istirahat, serta berdampak pada aktivitas, fungsi psikososial, dan kualitas hidup pasien. Intervensi nonfarmakologis seperti intradialytic flexibility exercise diyakini efektif dalam mengurangi tingkat fatigue, meningkatkan fungsi fisik, serta mendukung kualitas kesehatan pasien yang menjalani hemodialisis. Mengetahui efektifitas pemberian intervensi intradialytic flexybility exercise terhadap penurunan fatique Pasien penyakit ginjal kronik. Studi eksperimen, desain one group pretest posttest. Populasi adalah seluruh pasien GGK yang menjalani hemodialisa di RSUD Dr. H. Abdul Moeloek. Besar sampel 15 pasien dengan teknik purposive sampling. intradialytic flexibility exercise pada pasien penyakit ginjal kronis yang menjalani hemodialisis, dilakukan sebanyak  8 sesi dalam waktu 4 minggu, dimana setiap sesi menjalani waktu 10-15 menit latihan. Instrumen penelitian menggunakan FACIT Fatigue. Intradialytic flexibility exercise terbukti efektif menurunkan tingkat fatigue pada pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisis. Hal ini ditunjukkan dengan peningkatan rerata skor FACIT-fatigue dari pengukuran awal ke minggu ke-2 sebesar 8,267 poin, meningkat menjadi 16,133 poin pada minggu ke-4, serta tambahan peningkatan 7,867 poin dari minggu ke-2 ke minggu ke-4 (p<0,05). Temuan ini mengindikasikan bahwa intervensi tersebut memberikan dampak positif yang signifikan dan berkelanjutan terhadap penurunan kelelahan pasien. Kata Kunci:  Intradialytic Flexybility Exercise, Fatigue, Gagal Ginjal Kronis
Edukasi Menggunakan Media Booklet Untuk Meningkatkan Pengetahuan Tentang Diit Bagi Pasien Penyakit Gagal Ginjal Kronik Yang Menjalani Hemodialisa Inayati, Anik; Ayubbana, Sapti; Dewi, Nia Risa; Dewi, Tri Kesuma
Jurnal Pengabdian Masyarakat Jajama (JPMJ) Vol 4 No 2 (2025): JPMJ Vol 4 No 2 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Panca Bhakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47218/jpmj.v4i2.462

Abstract

Gagal ginjal kronik (GGK) merupakan kondisi kehilangan fungsi ginjal yang bersifat progresif dan ireversibel, sehingga tubuh tidak mampu mempertahankan keseimbangan metabolik, cairan, dan elektrolit. Pasien GGK yang menjalani hemodialisa wajib menjalankan diit khusus untuk mempertahankan status gizi dan mencegah komplikasi. Namun, tingkat kepatuhan pasien terhadap diit masih rendah akibat kurangnya pengetahuan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan pasien dan keluarga mengenai diit pasien hemodialisa melalui edukasi kesehatan berbasis media booklet. Kegiatan dilaksanakan pada bulan November 2024 di wilayah kerja Puskesmas Banjarsari dengan metode ceramah interaktif, diskusi, dan evaluasi. Sebanyak 15 peserta mengikuti kegiatan ini, yang terdiri dari pasien dan keluarga. Hasil menunjukkan bahwa sebelum edukasi, 50% peserta belum memahami prinsip diit hemodialisa, dan setelah kegiatan, 90% peserta menyatakan telah memahami dan siap menerapkan anjuran diit dengan lebih disiplin. Edukasi menggunakan media booklet terbukti efektif meningkatkan pengetahuan dan kesadaran pasien serta keluarga dalam pengelolaan nutrisi bagi pasien hemodialisa.