Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

IMPLEMENTASI LESSON STUDY PADA MATERI SISTEM PEREDARAN DARAH MANUSIA KELAS 5 SDN SITIREJO 04 KABUPATEN MALANG Anantyarta, Primadya
PENA KREATIF : JURNAL PENDIDIKAN Vol 9, No 1 (2020): Pena Kreatif : Jurnal Pendidikan
Publisher : FKIP UM Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/jpk.v9i1.1948

Abstract

Lesson Study merupakan model pembinaan bagi profesi pendidik melalui pengkajian pembelajaran secara kolaboratif dan berkelanjutan berlandaskan prisnsip kesejawatan. Model ini sesuai untuk mengetahui kelebihan dan kekurangan dalam proses pembelajaran sebagai bahan evaluasi pembelajaran selanjutnya yang lebih baik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menerapkan Lesson Study pada kelas 5 SDN Sitirejo 04, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang, yaitu pada materi IPA lebih khuusnya adalah sistem peredaran darah manusia. Hasil dari penerapan LS yaitu pada tahap Plan, guru merencanakan menggunakan model pembelajaran Role playing serta media gambar, pada tahap Do, guru menerapkan pula metode ceramah, simulasi dan tanya jawab, dan pada tahap See didapatkan oleh observer bahwa kegiatan yang dilaksanakan dalam kelas adalah antusiasme dari siswa dalam belajar. Tiga tahap dalam LS sebaiknya dilakukan dengan baik dan persiapan yang matang baik isntrumen, waktu maupun jumlah pihak yang terlibat sebagai perencana, guru model, pengamat/ observer dan pendokumentasian setiap tahap agar tersipta LS yang baik.
PENGEMBANGAN MULTIMEDIA PEMBELAJARAN PADA MATERI SISTEM INDERA DENGEN EVALUASI PERMAINAN BOKAH anantyarta, primadya; Juniarti, Rida
BIOMA Vol 5, No 2 (2020): BIOMA:JURNAL BIOLOGI DAN PEMBELAJARAN BIOLOGI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/bioma.v5i2.4009

Abstract

Autoplay adalah perangkat lunak yang dapat digunakan dalam membuat perangkat lunak dengan menggabungkan berbagai tipe media misalnya gambar, suara, video, teks, dan flash ke dalam slide presentasi yang ingin dibuat. Asal usul permainan yang dikenal dengan nama “Bokah” merupakan permainan salah satu suku Melayu di Kabupaten Sanggau Kalimantan Barat dan diambil dari bahasa Melayu daerah tersebut. Media BOBERDIAPLAY ini mampu mempermudah pendidik dalam penyampaian materi dan peserta didik dalam memahami materi, serta dilakukan evaluasi menggunakan permaianan Bokah. Model pengembangan ADDIE  Terdapat 5 tahap tetapi dalam penelitian ini hanya dilakukan sampai tahap development (pengembangan). Pengembangan BOBERDIAPLAY (Bokah Berbasis Autoplay ) pada materi sistem indera layak untuk digunakan dalam pembelajaran karena mendapat hasil presentase dari ahli media  94,4% dan presentase ahli materi 97%. Penelitian ini tergolong sangat valid dan layak digunakan dengan sedikit revisi.
Media Interaktif e-Modul Materi Virus Sebagai Penunjang Pembelajaran Daring di MAN 3 Jombang Prihatiningtyas, Suci; Tijanuddarori, M. Wildan; Meishanti, Ospa Pea Yuanita; Anantyarta, Primadya
BIO-EDU: Jurnal Pendidikan Biologi Vol 6 No 2 (2021): Jurnal BIO-EDU Volume 6 Nomor 2 Tahun 2021
Publisher : Jurusan Pendidikan Biologi, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Timor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32938/jbe.v6i2.1097

Abstract

Pandemi covid-19 berdampak pada pembelajaran di sekolah. Hal ini juga terjadi di MAN 3 Jombang, pembelajaran yang dilakukan adalah pembelajaran daring. Berdasarkan analisis kebutuhan, pembelajaran daring membuat peserta didik kurang memahami materi yang disampaikan karena guru hanya memberikan materi melalui ppt dan media yang digunakan hanya buku pegangan siswa dan LKS saja. Tujuan dari penelitian ini adalah mengembangkan media pembelajaran berupa e-modul materi virus sebagai pendukung pembelajaran daring di MAN 3 Jombang dengan melihat. Rumusan masalah dalam penelitian ini Bagaimana desain dan kelayakan media pembelajaran e-modul untuk pembelajaran biologi materi virus. Instrumen pengumpulan data berupa lembar validasi ahli media, lembar validasi ahli materi dan angket respon siswa. Berdasarkan penelitian yang dilakukan maka dapat disimpulkan e-modul materi virus yang dikembangkan layak digunakan dengan revisi dengan presentase rata-rata yang diberikan oleh validator sebesar 80,43%.Keseluruhan peserta didik memberikan respon sangat baik dengan presentase rata-rata sebesar 88,83% terhadap e-modul materi virus yang dikembangkan dapat mendukung pembelajaran secara daring.
PENGEMBANGAN BUKU AJAR PERKEMBANGAN HEWAN BERBASIS HASIL PENELITIAN REGENERASI SIRIP KAUDAL IKAN GATUL (Poecilia sp.) Iza, Nikmatul; Anantyarta, Primadya
Jurnal Pendidikan Biologi Vol 10, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (134.403 KB) | DOI: 10.17977/um052v10i1p1-10

Abstract

Abstrak: Pengembangan buku ajar bertujuan untuk menghasilkan buku ajar matakuliah perkembangan hewan berbasis hasil penelitian regenerasi sirip kaudal ikan Gatul (Poecilia sp.) sebagai kandidat hewan model dibidang biologi perkembangan, yang nantinya dapat digunakan sebagai buku penunjang dalam proses pembelajaran mahasiswa pendidikan biologi, IKIP Budi Utomo Malang. Metode dalam pengembangan buku ajar ini menggunakan model pengembangan Hannafin Peck (1988) yang terdiri dari tiga fase yakni (1) fase analisis kebutuhan (need assessment), (2) fase desain (design), dan  (3) fase pengembangan dan implementasi (develop/implement). Tahapan yang dilakukan meliputi analisis kebutuhan, perancangan produk, pembuatan produk berupa buku ajar, dan validasi produk. Model pengembangan ini berorientasi pada produk. Instrumen dalam penelitian ini berupa angket dan wawancara, selanjutnya data dianalisis sesara deskriptif dari hasil validasi ahli materi, ahli media, dan uji perorangan (uji keterbacaan) pada mahaiswa dalam skala besar. Hasil validasi ahli materi menunjukkan skor sebesar 96,66%, validasi ahli media memiliki skor sebesar 97,25%, dan validasi perorangan (uji keterbacaan) memperoleh skor sebesar 94,48%. Berdasarkan hasil validasi menunjukkan bahwa baik ahli materi, ahli media maupun uji perorangan sangat layak digunakan dengan katagori sangat valid.
Pengembangan Modul Pencemaran Lingkungan dengan Model Problem Based Learning (PBL) Anantyarta, Primadya
Jurnal Pendidikan Kimia, Fisika dan Biologi Vol. 1 No. 4 (2025): Juli: Jurnal Pendidikan Kimia, Fisika dan Biologi
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/jupenkifb.v1i4.564

Abstract

Student learning independence can be stimulated by providing problems at the beginning of learning that must be solved. One example of a problem for teaching materials is the problem of students' polluted environment. Modules are one type of teaching material that can be designed systematically and used by students in the independent learning process. By applying a problem-based learning model to the environmental pollution learning module, it can be used as teaching material that trains students' learning independence by finding problems for the learning process and achieving learning objectives. This study aims to develop and determine the feasibility of a problem-based learning module on environmental pollution material for junior high school students in grade VII. The model used in developing the module is a model that has the steps of analysis, design, development, implementation, and evaluation (ADDIE). The module material is developed by first analyzing the needs of teaching materials, then continuing with analyzing the curriculum used and collecting materials from various sources. The module is then validated by a material expert who obtained a score of 90% and validation by a media expert who obtained a score of 92.5%. This module has also been tested on grade VII science teachers with a score of 96% and tested on students and obtained a score of 83%. Based on the validation and trial results, this module is included in the category of very suitable for use in learning.
Utilization of Autoplay to Develop Excretion System as Learning Media with Engklek Game Evaluation Anantyarta, Primadya; Wicaksono, Azizul Ghofar Candra
Journal of Natural Science and Integration Vol 5, No 1 (2022): Journal of Natural Science and Integration
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jnsi.v5i1.14297

Abstract

The use of interactive multimedia as learning media is necessary to assist the learning process. The use of Autoplay in developing learning media enables the teachers to produce very good media in facilitating students' needs in learning excretory system material. The addition of an Engklek  game is also very helpful in developing cognitive levels and activating students' motor skills. The method used in the use of Autoplay to develop learning media refers to the model developed by Lee and Owens 2004, namely the Analysis, Design, Development, Implementation and Evaluation (ADDIE) model. This development research stage is only carried out until the Analysis, Design, Development stage, because this research is only limited to developing learning media. After arriving at the development stage, the product is packaged in the form of a Compact Disk (CD) and submitted to the excretory system learning material expert and learning media expert to assess the feasibility of the product being developed, then tested on a small scale by expert practitioners and students to assess the quality of the product learning. The results of the validation of the material experts demonstrated the percentage of eligibility 95.71% with very good criteria and the results of the validation of the media experts disclosed the percentage of eligibility 97.14% with very good criteria. Supported by the results of the readability test of 10 student respondents and 1 practitioner who gave criticism and suggestions that the use of Autoplay to develop excretory system learning media with the evaluation of the designed Engklek  game was very good and feasible to use.Keywords: autoplay, media development, excretory system, engklek traditional game.
Pengembangan E-Modul Ekosistem Berbasis Augmented Reality Pada Siswa Kelas VII Febiya Anjani Putri Kusmana; Anantyarta, Primadya
Bioma : Jurnal Biologi dan Pembelajaran Biologi Vol. 10 No. 2 (2025): BIOMA: JURNAL BIOLOGI DAN PEMBELAJARAN BIOLOGI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/bioma.v10i2.3300

Abstract

Riset yang dilakukan memiliki objek untuk mengembangkan E-Modul berbasis Augmented Reality pada materi ekosistem untuk siswa kelas VII. Penelitian ini bertujuan mendesain E-Modul guna memperluas pemahaman kognitif dan meningkatkan kualitas interaksi pembelajaran bagi guru dan peserta didik. E-Modul dirancang menggunakan canva dan Augmented Reality melalui platform Assamblr Edu. Uji validasi materi dan media dilakukan oleh dosen Pendidikan Biologi Universitas Insan Budi Utomo, sedangkan uji kepraktisan dilakukan oleh guru mata pelajaran IPA dan siswa kelas VII. Hasil validasi menunjukan E-Modul memiliki tingkat kelayakan tinggi dengan skor 92% dari ahli materi dan 99% dari ahli media. Rata-Rata uji kepraktisan oleh guru dan siswa menunjukan persentase sebesar 91,5% dan 87%. Kesimpulan penelitian ini adalah E-Modul berbasis Augmented Reality yang dikembangkan dinyatakan sangat valid dan praktis digunakan sebagai media pembelajaran inovatif untuk meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi ekosistem.
IDENTIFKASI VARIASI GENETIK KERBAU (Bubalus bubalis) PACITAN DAN TUBAN BERBASIS MIKROSATELIT Anantyarta, Primadya
Bioeksperimen: Jurnal Penelitian Biologi Vol 3, No 1: March 2017
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/bioeksperimen.v3i1.3667

Abstract

Kurangnya pelestarian kerbau dapat mengancam populasi, sehingga perluusaha menjaga plasma nutfah dan upaya awal mengetahui variasi kerbau di daerah endemik. Pacitan dan Tuban merupakan daerah endemik di Jawa Timur. Penelitian deskriptif eksploratif ini bertujuan menjelaskan variasi fenotip dan genotip kerbau. Fenotip meliputi bentuk dan warna tubuh, warna mata, panjang tanduk, leherdan ekor, lingkar dada, tinggi dan panjang badan, ukuran kepala. Penelitian genotip dilakukan menggunakan primer HEL09 dan INRA023 yang ditunjukkan adanya pita (alel) DNA homozigot maupun heterozigot. Penelitian diawali dengan pengambilan sampel darah, isolasi DNA dan elektroforesis gel agarose. Polimerase Chain Reaction (PCR) dilakukan untuk memperbanyak konsentrasi DNA, elektroforesis Poliacrylamidegel dan silver staining untuk mengetahui alel DNA. Analisis hasil penelitian menunjukkan nilai heterozigositas kerbau Pacitan dengan primer HEL09 sebesar 54%, PIC 42%, sedangkan dengan primer INRA023 nilai heterozigositas sebesar 88%, PIC 77%. Pada daerah Tuban, nilai heterozigositas dimunculkan primer HEL09 sebesar 55%, PIC 36%. Nilai heterozigositas dimunculkan primer INRA023 sebesar 60,96% PIC 53%. Nilai PIC dimunculkan primer INRA023 lebih besar daripada nilai PIC HEL09, sehingga primer INRA023 lebih polimorfik daripada primer HEL09 dan lebih dapat menjelaskan tentang variasi dalam suatu populasi.
Development of the Human Digestive System Electronic Student Worksheet Using a Combination of Canva and Liveworksheet Anantyarta, Primadya; Sa'diyah, Abidatus
Bioeducation Journal Vol 9 No 2 (2025): Bioeducation Journal
Publisher : Universitas Negeri Padang Address: Biology Education Study Program Faculty Mathematics and Natural Science (FMIPA) Jl. Prof. Dr. Hamka Air Tawar Barat, Padang-West Sumatera-Indonesia Telp. +62751-7057420 - Fax.+62751-7058772 - Ph. +6281363229286

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/bioedu.v9i2.522

Abstract

This research aims to develop E-LKPD (electronic Student Worksheet) teaching materials using the Live worksheet web platform on human digestive system material for class XI high school students. The background to this research is the need for innovative and interactive teaching materials that can support effective and efficient learning processes in the digital era. The research method used is Research and Development (R&D) with a 4D model (define, design, development, disseminate. The results of the analysis of the main needs for teaching materials show that 100% of the 7 students are interested in studying the biology of the human digestive system using mobile phones, as many as 100% of the 7 students need alternative teaching materials that can be used to study the digestive system and 100% of students agree to develop electronic-based teaching materials on the human digestive system.
Pelatihan Pembuatan Hidroponik sebagai Upaya Peningkatan Pengetahuan dan Kesejahteraan Melalui Kolompok Dasawisma Anantyarta, Primadya; Anugraini, Asri Putri; Bangun, Wilyati Agustina
Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Vol. 8 No. 4 (2025): November
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppm.v8i4.10095

Abstract

Desa Genengan, Kecamatan Pakisaji yang terletak di Kabupaten Malang memiliki masyarakat yang variatif dalam mata pencaharian. Ada yang bekerja sebagai tukang bangunan, guru, pegawai negeri, pedagang, karyawan pabrik rokok, ibu rumah tangga dan lainnya.  Dalam satu keluarga mayoritas suami yang bekerja sehingga istri berperan sebagai ibu rumah tangga yang otomatis pendapatan hanya berasal dari penghasilan suami. Kondisi demikian akan menjadi bermanfaat dengan adanya kegiatan pelatihan pembuatan hidroponik yang awalnya belum dipahami oleh warga dan menghasilkan produk sayuran yang dapat dijual untuk menghasilkan pemasukan bagi suatu keluarga. Adanya kumpulan dasawisma di desa ini menjadi salah satu wadah yang tepat untuk melatih ibu ibu mengenai hidroponik kangkung yang bertujuan dapat menambah ilmu pengetahuan dan pemasukan. Pelatihan pembuatan hidroponik ini dilakukan dalam waktu bertahap dengan cara edukasi metode ceramah, mengadakan alat dan bahan secara nyata dan mempraktikkan bersama oleh ibu dasawisma yang bernama Cempaka 2 ini. Hasil kegiatan pelatihan menunjukkan bahwa ibu ibu dasawisma sangat antusias, mulai memahami dan menerapkan pembuatan hidroponik sayur dan mampu menganalisis kelemahan yang terjadi serta mencari solusi agar pembuatan hidroponik sayur kangkung ini berhasil