Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Peningkatan Kapasitas Kader Desa dan Staf Laboratorium untuk Optimalisasi Deteksi Dini Tuberkulosis di Kabupaten Sampang Kadariswantiningsih, Ika; Mertaniasih, Ni Made; Kusumaningrum, Deby; Endraswari, Pepy Dwi; Koendhori, Eko Budi; Setiawan, Andy; Lestari, Aprilia Dwi; Yudayanti, Elprania Credo; Juita, Liza Puspa Senja Asmara; Yitijuatni
J-Dinamika : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 10 No 1 (2025): April
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia menghadapi tantangan besar dalam deteksi dini Tuberkulosis, terutama di wilayah dengan tingkat deteksi rendah seperti Kabupaten Sampang. Keterbatasan pengetahuan kader desa dan staf laboratorium menjadi hambatan utama dalam meningkatkan deteksi dini TB. Program pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas kader desa dan staf laboratorium melalui pelatihan terstruktur untuk mendukung deteksi dini Tuberkulosis yang lebih efektif. Pelatihan dilakukan dalam dua sesi paralel, yaitu untuk 15 kader desa dan 10 staf laboratorium. Kader desa diberikan pelatihan melalui ceramah dan diskusi kelompok terfokus tentang identifikasi gejala Tuberkulosis dan protokol rujukan. Staf laboratorium dilatih dengan metode ceramah dan praktikum tentang teknik diagnostik menggunakan tes cepat molekuler Tuberkulosis dan pemeriksaan diagnosis mikroskopis Tuberkulosis. Evaluasi pre dan post pelatihan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan dan keterampilan kader desa serta staf laboratorium. Kader desa mampu mengenali gejala TB lebih dini dan melakukan rujukan yang tepat, sementara staf laboratorium menunjukkan peningkatan keterampilan dalam teknik diagnostik yang lebih akurat. Program ini membuktikan bahwa pemberdayaan komunitas dan pelatihan teknis mampu meningkatkan deteksi dini TB. Model ini dapat diadopsi di wilayah lain yang menghadapi tantangan serupa untuk mendukung eliminasi TB pada tahun 2030.
Pengaruh Sudut Terhadap Besar Resultan Gaya Vektor: Kajian Eksperimental Menggunakan Praktikum Cookbook. Putri, Havita Santana; Saepudin, Rafli Hakam; Lestari, Aprilia Dwi; Nurullah, Muhammad; Malik, Adam
Al-Khazini Vol 5 No 2 (2025): OKTOBER
Publisher : UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/al-khazini.v5i2.58021

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh sudut antara dua buah gaya terhadap besarnya resultan vektor gaya dengan pendekatan eksperimen menggunakan metode Praktikum Buku Resep. Praktikum dilakukan dengan variasi sudut antara gaya F1 dan F2 yaitu 30°, 45°, 60°, dan 90° dengan menggunakan peralatan sederhana seperti neraca pegas, katrol, dan busur derajat. Data gaya yang ditunjukkan oleh neraca dicatat untuk berbagai kombinasi gaya dan sudut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin besar sudut antara dua vektor gaya, maka resultan gaya yang dihasilkan semakin kecil. Hubungan antara sudut dengan besarnya vektor resultan menunjukkan pola yang semakin menurun seiring dengan bertambahnya sudut. Temuan ini mendukung teori vektor dalam fisika dan menunjukkan keefektifan metode praktikum buku resep dalam pembelajaran konsep vektor gaya.
PENINGKATAN LEGALITAS USAHA MELALUI FASILITAS PEMBUATAN NOMOR INDUK BERUSAHA (NIB) BAGI PELAKU UMKM DI DESA PABUARAN Al 'Asya, Nida Aufa; Lestari, Aprilia Dwi; Mustika, Difa Ayu; Wedyowati, Putri; Prasetyono, Agus; Irawan, Bei Harira
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sabangka Vol 4 No 06 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat Sabangka
Publisher : Pusat Studi Ekonomi, Publikasi Ilmiah dan Pengembangan SDM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62668/sabangka.v4i06.1847

Abstract

Program pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman serta legalitas usaha bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil Menengah (UMKM) di Desa Pabuaran melalui kegiatan pendampingan dalam proses pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB). Penelitian ini menerapkan metode kualitatif Deskriptif dengan menggunakan Teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi.  Kegiatan dilakukan dengan tiga tahap: persiapan, pelaksanaan serta evaluasi dan tindak lanjut. Hasil menunjukan bahwa dari delapan pelaku UMKM yang didampingi, tiga berhasil memperoleh NIB aktif, sementara lainnya terkendala jaringan dan kelengkapan dokumen. Pendampingan ini meningkatkan kesadaran hukum, pemahaman pentingnya legalitas usaha, serta kemampuan menggunakan sistem Online Single Submission (OSS). Meskipun menghadapi tantangan literasi digital dan persepsi negaif terhadap perizinan, program ini efektif dalam mendorong pembinaan dan kemandirian UMKM berbasis legalitas usaha, serta berkontribusi pada pemberdayaan ekonomi lokal dan pembangunan berkelanjutan di pedesaan.
IMPLEMENTASI SWOT DAN BUSINESS MODEL CANVAS GUNA TERCIPTANYA KEUNGGULAN KOMPETITIF PRODUK PADA BARELO CAFE NGANJUK Lestari, Aprilia Dwi; Sardanto, Rino
Prosiding Seminar Nasional Manajemen, Ekonomi dan Akuntansi Vol. 6 No. 1 (2021): PROSIDING SEMINAR NASIONAL MANAJEMEN, EKONOMI DAN AKUNTANSI 2021
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract This research is based on observations that in the face of competition in the business world, business actors must develop their business. In Indonesia, business development, especially cafes, is growing, as can be seen from the existence of cafes in big and small cities. Facing this situation, business actors must be more careful in analyzing the available opportunities and prepare themselves to face the threats that will come. The focus of the research in this study are: (1) How to create a strategy using the SWOT Matrix at Barelo cafe? (2) How to determine competitive strategy using Business Model Canvas on Barelo cafe? To analyze the reality that happened, the researcher used the SWOT theory from Rangkuti and the Business Model Canvas from Osterwalder and Pigneur. Researchers use descriptive qualitative research methods by looking at the phenomena that occur. Methods of data collection in this study using observation, interviews, and documentation. The results show that Barelo Cafe has implemented SWOT and Business Model Canvas but does not yet have a perfect business model approach. In addition, there is a new strategy change in the SWOT analysis to identify strengths, weaknesses, opportunities, and threats and a better Business Model Canvas to create competitive advantages through SWOT and BMC approaches. The changes are in block customer segments, customer relationships, revenue steams, key resources, and cost structures. Keywords: SWOT, Business Model Canvas, and Competitive Advantage Abstrak Penelitian ini berdasarkan pengamatan peneliti dalam menghadapi persaingan di dunia bisnis, para pelaku usaha harus berinovasi dalam mengembangkan bisnisnya. Di Indonesia perkembangan bisnis khususnya usaha cafe semakin berkembang, terlihat dari keberadaan cafe di kota-kota besar maupun kecil. Menghadapi situasi ini, pelaku usaha haru lebih hati-hati dalam menganalisis peluang yang tersedia dan mempersiapkan diri dalam menghadapi ancaman dimasa yang akan datang. Fokus penelitian pada penelitian ini adalah : (1) Bagaimana penentuan Strategi menggunakan Matriks SWOT pada Barelo cafe? (2) Bagaimana cara menentukan strategi bersaing menggunakan Business Model Canvas pada Barelo cafe? Untuk menganalisa realitas yang terjadi peneliti menggunakan teori SWOT dari rangkuti dan Business Model Canvas dari Osterwalder dan Pigneur. Peneliti menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif dengan melihat fenomena yang terjadi. Metode pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Barelo Cafe sudah menerapkan SWOT dan Business Model Canvas namun belum memiliki pendekatan model bisnis yang sempurna. Selain itu terdapat perubahan strategi baru pada analisis SWOT guna mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman dan Business Model Canvas agar lebih baik untuk menciptakan keunggulan kompetitif melalui pendekatan SWOT dan BMC. Perubahan tersebut berada pada blok customer segment, customer relationship, revenue stream, key resources, dan cost structure. Kata Kunci : SWOT, Business Model Canvas, dan Keunggulan Kompetitif