Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Respon Pemberian Jenis Pupuk Organik terhadap Hasil Jagung Manis (Zea mays saccharata Sturt) di Lahan Podsolik Merah Kuning Paridawati, Ika; Karenina, Tili; Amir, Nurbaiti; Palmasari, Berliana; Sofian, Ahmad; Yansi, Ihsan Febri
Publikasi Penelitian Terapan dan Kebijakan Vol 6 No 2 (2023): Publikasi Penelitian Terapan dan Kebijakan
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Provinsi Sumatera Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46774/pptk.v6i2.539

Abstract

The use of organic fertilizers can increase soil fertility and improve the physical, chemical and biological of the soil. The study aimed to determine the best effect and dose of organic fertilizers on yield of sweet corn (Zea mays saccharata Sturt). This research was conducted on Palembang City from Juli to September 2021. This study used an experimental method with a Randomized Block Design (RAK) consisting of 4 treatments and 5 replications. The factors us: Type of Organic Fertilizer (P), namely P0 = Organic Fertilizer Plus Lubricating Oil 750 kg ha-1, P1 = Chicken Manure 20 tons ha-1, P2 = Rice Straw Compost Fertilizer 10 tons ha-1, P3 = Blotong Fertilizer 5 tons ha-1 Observational variables in this study included length of cob (cm), diameter of cob (cm), weight of cob per plant (g) and weight of cob per plot (kg). The results of diversity showed that the treatment of chicken manure 20 tons/ha gave the highest yield of sweet corn at 3.42 kg per plot equivalent to 6.84 tons ha-1. Organic fertilizers can be used to reduce the use of inorganic fertilizers in plant cultivation.
Respon Pemberian Jenis Kompos dan Dosis Pupuk Organik Cair terhadap Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Timun Suri (Cucumis Mel L Var Reticulatus Naudin) Sofian, Ahmad; Aminah, Iin Siti; Palmasari, Berliana; Paridawati, Ika
Jurnal Kridatama Sains dan Teknologi Vol 5 No 01 (2023): JURNAL KRIDATAMA SAINS DAN TEKNOLOGI
Publisher : Universitas Ma'arif Nahdlatul Ulama Kebumen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (472.295 KB) | DOI: 10.53863/kst.v5i01.686

Abstract

This study aims to determine how the growth and production of cucumber suri (Cucumis Mel L. Bar Reticulatus Naudin) are affected by the type of compost and the amount of liquid organic fertilizer applied. This research was conducted at AKN Sakojo No. 21 Kedondong Raye Village, Banyuasin III District, Pangkalan Balai, South Sumatra from July to September 2022. This study used a split plot randomized design consisting of nine treatment combinations and repeated three times. The first factor (Main Plot) was the variation of the type of compost, with K1 being chicken manure compost (3 kg per plot), K2 being rice straw compost (3 kg per plot), and K3 being cow manure compost (3 kg per plot). ). The second factor (subplot) was the dose of liquid organic fertilizer, with P1 being 6 cc/liter and P2 being 4 cc/liter. and 2 cc/liter is P3. The variables observed were stem length (cm), number of branches (branches), number of fruits planted (fruit), weight of fruit planted (g), weight of fruit per plot (kg). The results showed that the use of fertilizer types greatly affects the length of the plant and the number of planting branches. However, the dose of liquid organic fertilizer had a significant effect on all observed variables. The results of the analysis show that the two factors affect the variable number of planting branches through interaction. Rice straw fertilizer type treatment gave the best results on plant length and number of branches. For growth and production of cucumber suri, treatment with liquid organic fertilizer at a dose of 6 cc/l of water gives the best results. . Interaction treatment between the type of rice straw compost with a dose of liquid organic fertilizer 6 cc/l of water obtained the best results on the number of branches per plant. Keywords: Production of Suri Cucumber; Compost; liquid organic fertilizer.
Tindak Pidana Penyalahgunaan Data Pribadi dalam Hukum Siber Indonesia Trisandi, Desmon; Sofian, Ahmad
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v9i2.15198

Abstract

Kasus kebocoran data milik pribadi yang bersifat privasi, marak terjadi di Indonesia beberapa tahun belakangan ini. Regulasi yang mengaturnya dirasa saling tumpang tindih dan tidak terdapat keharmonisan dan sinkronisasi antara peraturan yang satu dengan peraturan yang lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan menganalisis pengaturan tindak pidana penyalahgunaan data pribadi dalam hukum siber di Indonesia dan untuk mengetahui mengenai yang seharusnya tentang perlindungan hukum data pribadi dari tindak pidana siber. Penelitian ini merupakan penelitian normatif yang bersifat deskriptif analitis. Penelitian dilakukan dengan studi kepustakaan dengan cara studi dokumen atas bahan hukum primer dan bahan hukum sekunder serta tersier. Data hasil penelitian yang diperoleh dari penelitian kepustakaan dan lapangan kemudian dianalisis secara kualitatif dan disusun secara deskriptif. Temuan penelitian pertama bahwa pengaturan tindak pidana penyalahgunaan data pribadi dalam hukum siber di Indonesia masih berdiri terpisah dalam peraturan perundang-undangan yang berbeda-beda, sehingga belum ada regulasi yang fokus mengatur secara khusus tentang perlindungan data pribadi. Aturan hukum di Indonesia tentang kebocoran data pribadi hanya mewajibkan penyelenggara sistem elektronik untuk melakukan pemberitahuan kepada pemilik data sesuai Pasal 14 Ayat (5) Peraturan Pemerintah Nomor 71 Tahun 2019 Tentang Penyelenggara Sistem dan Transaksi Elektronik. Hal yang seharusnya lebih penting dari sekedar pemberitahuan, bahwa harus dilanjutkan menjadi sebuah aturan baru yang isinya mengawal proses bocornya data pribadi yang gagal dilindungi oleh penyelenggara sistem elektronik, sebagai sebuah kelanjutan tindakan dalam hukum acara; dengan masuknya sistem pembuktian dimana data pribadi tersebut bocor karena memang dicuri, tidak sengaja bocor, ataupun sengaja dicuri. Kesimpulan yang kedua bahwa regulasi perlindungan hukum data pribadi dari tindak pidana siber di Indonesia seharusnya memiliki lingkup rumusan aturan yang meliputi (1) Subyek pemilik data pribadi; (2) Lembaga sah yang berdiri sendiri atau bersama-sama menentukan tujuan perlindungan data pribadi; (3) wujud kegiatan yang dilakukan Lembaga dalam melakukan tujuan pemrosesan data pribadi; (4) Pihak yang memiliki kewenangan untuk melakukan penyelidikan, pengaksesan, dan berhak untuk menghalangi pengiriman data pribadi kepada yang bukan berhak atas akses data pribadi, (5) sistem pembuktian dalam hukum acara sehingga dapat diterapkan pertanggungjawaban pidannya untuk mendapatkan kepastian hukum. Hukum Perlindungan Data Pribadi di Indonesia harus lebih menekankan pada klasifikasi dan jenis-jenis yang termasuk dalam pelanggaran tindak pidana pencurian data pribadi; hukum acara dalam penyelesaian sengketa pada kasus kebocoran data pribadi; serta wujud tanggung jawab pidana (pertanggungjawaban pidana) bagi siapapun yang melanggar privasi dalam ketentuan pengaksesan data pribadi.