Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

Pengaruh Pengetahuan Investasi dan Literasi Keuangan terhadap Minat Investasi Mahasiswa Non FEBI UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung Angkatan 2018 Safitri, Denis Indah; Hapsari, Mega Tunjung
YUME : Journal of Management Vol 5, No 2 (2022)
Publisher : Pascasarjana STIE Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/yum.v5i2.1894

Abstract

AbstrakTujuan dengan adanya penelitian ini guna melihat  pengaruh pengetahuan investasi dan literasi keuangan terhadap minat investasi mahsiswa Non FEBI UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung angkatan 2018. Penelitian ini termasuk penelitian kuantitatif. Datanya dikumpulkan melalui kuesioner dalam bentuk google form serta menggunakan skala pengukuran yang berupa skala likert. Dalam mengambil sampel menggunakan metode non-propably sampling, dengan jumlah sampel 72. Analisis data regresi berganda digunakan dalam penelitian ini. Uji t menunjukkan hasilnya bahwa pengetahuan investasi memiliki nilai signifikansinya 0,001 < 0,05 yang artinya secara signifikan pengetahuan investasi mempengaruhi minat investasi. Literasi keuangan memperoleh hasil signifikansinya 0,000 < 0,05 yang artinya secara signifikan literasi keuangan mempengaruhi minat investasi. Sedangkan Uji F menunjukkan hasil signifikansinya 0,000 < 0,05 artinya adanya pengaruh pengetahuan investasi dan literasi keuangan terhadap minat investasi.Kata Kunci: pengetahuan investasi, literasi keuangan, minat investasi. AbstractThe objective of the study was to determine the influence of investment knowledge and financial literacy on the investmen interest of Non Faculty of Islamic Economic and Bussiness in UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung class of 2018. It was a quantitative research. Google form questionnaire was used as data collection with a Likert scale. There were 72 samples were selected using non-probably sampling. Technical data analysis of the study was multiple regressions. The t-test indicated that investment knowledge owned a significance value of 0,001 < 0,05 meaning that investment knowledge affected investment interest. Financial literacy obtained a significance result of 0,000 < 0,05 meaning that financial literacy significantly effected investment interest. Meanwhile, the F test result showed a significance result 0,000 < 0,05 meaning that there was an influence of investment knowledge and financial literacy on investment interest.Keywords: investment knowledge, financial literacy, investment interest.
ANALISIS PENGARUH INFLASI, BI7DRR, DAN JUMLAH UANG BEREDAR TERHADAP IHSG TAHUN 2017-2020 Asriani, Dewi; Hapsari, Mega Tunjung
JURNAL EMA (Ekonomi Manajemen Akuntansi) Vol 7, No 1 (2022): JUNI
Publisher : Universitas Merdeka Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47335/ema.v7i1.110

Abstract

Penelitian ini berfokus pada permasalahan antara pengaruh variabel ekonomi makro diantaranya inflasi, suku bunga BI7DRR, dan jumlah uang beredar dengan indeks harga saham gabungan (IHSG) pada sektor konsumsi. Metode dalam penelitian ini berjenis kuantitatif dari penelitian asosiatif. Teknik pengambilan data menggunakan metode library and document. Purposive sampling adalah teknik yang diambil untuk sampel penelitian ini. Penelitian ini menggunakan data sekunder yang didapat dari laporan keuangan bulanan perusahaan sector konsumsi tahun 2017-2020. Sampel yang diambil sebanyak 48 data. Uji analisis regresi linier berganda diuji menggunakan software aplikasi Eviews 12. Secara parsial penelitian ini memperlihatkan jika variabel suku bunga BI7DRR berpengaruh positif dan signifikan terhadap IHSG. Sedangkan variabel inflasi dan jumlah uang beredar tidak ada pengaruh yang signifikan terhadap IHSG. Sementara itu, variabel inflasi, suku bunga BI7DRR dan jumlah uang beredar secara bersamaan memiliki pengaruh yang signifikan terhadap IHSG pada sektor konsumsi tahun 2017-2020.
Analisis Rasio Keuangan Kabupaten Trenggalek Tahun2018-2023 Cheryl, Ayunda; Putri, Pinasti Azalia; Pangesti, Ratna Amelia; Sofa, Rimaya Nurus; Wahyuningrum, Alung; Priandini, Sevia Hapsari Dewinta; Hapsari, Mega Tunjung
Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol 17 No 1 (2025): JEB Vol 17 No 1 Januari 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Port Numbay Jayapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55049/jeb.v17i1.394

Abstract

Kinerja keuangan daerah merupakan alat untuk mengukur kemampuan daerah dalam memanfaatkan anggaran pemerintah khususnya di Kabupaten Trenggalek untuk menaikan tingkat perekonomian daerah tersebut. Dengan menggunakan pendekatan penelitian kualitatif deskriptif, penelitian ini berbasis pada data sekunder yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik Kabupaten Trenggalek.Penelitian ini menyimpulkan lima rasio keuangan daerah yakni: 1) rasio derajat desentralisasi menunjukan Kab. Trenggalek masih kurang dan perlu adanya perbaikan untuk meningkatkan pendapatan dengan hasil rata-rata 14,82%, 2) rasio kemandirian keuangan menunjukan bahwa Kab. Trenggalek masih tergolong rendah sekali dengan rata-rata 17,96%, 3) rasio efisiensi menunjukan bahwa Kab. Trenggalek kinerjanya tergolong efisien dalam mengalokasi sumber daya keuangannya dengan rata-rata 87%, 4) rasio efektivitas menujukkan bahwa daerah Kab. Trenggalek berada pada tingkat yang cukup baik, dengan rata-rata kinerja cukup efektif, 5) rasio terakhir dimana belanja langsung yang menunjukkan nilai yang lebih besar terhadap belanja tidak langsung yang menghasilkan rata-rata 82,55% dan 19,68% yang berarti kinerja belanja langsung baik dalam operasional
The Urgency of Islamic Ethnoscience-Based Science Learning in the 4.0 Era Cahyadi, Ani; Fiteriani, Ida; Samson, Nur-Aida Tahirulla; Hapsari, Mega Tunjung
Munaddhomah: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol. 6 No. 3 (2025): Progressive Management of Islamic Education
Publisher : Prodi Manajemen Pendidikan Islam Pascasarjana Institut Pesantren KH. Abdul Chalim Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31538/munaddhomah.v6i3.2174

Abstract

Entering the Industrial Revolution 4.0 era, science learning in elementary schools faces the challenge of becoming more digital, contextual, and meaningful. However, conventional approaches that are still predominantly textual and abstract are considered less relevant to students' local culture and Islamic values. This study aims to analyze the urgency of an Islamic ethnoscience-based science learning approach as a solution to the gap between science material, culture, and spiritual values. This study employs a qualitative approach, with an exploratory case study conducted at an Islamic-based Elementary School in South Kalimantan from January to May 2025. Research participants included five science teachers, 3 Banjar cultural figures, 2 Islamic education experts, and students in grades IV–VI. Data collection techniques included in-depth interviews, participant observation, and documentation studies of teachers, cultural figures, and Islamic education experts. The results show that conventional science learning has not explicitly linked the material to the local culture (the Banjar tribe) and Islamic values, resulting in low student engagement and a lack of meaning. The Islamic ethnoscience approach is considered capable of integrating cultural, religious, and technological values through digital learning media such as interactive e-books and contextual content based on the Quran. This research makes a significant contribution to developing a science education paradigm that is more grounded in spirituality and adaptable to the challenges of modern technology-based education.
Halal fashion: Strategi pemasaran dengan marketing mix 9P Hapsari, Mega Tunjung
Journal of Halal Industry Studies Vol. 1 No. 1 (2022): Journal of Halal Industry Studies
Publisher : Nur Science Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53088/jhis.v1i1.412

Abstract

There have been many marketing mix strategies that have been carried out in the business world, but this research is different because it combines sharia marketing with the 9P marketing mix method, which includes product strategy, price, promotion, place, people, process, physical evidence, payment, and product packaging, as well as supporting factors, barriers, and solutions to Ebi Parfum Jombang's efforts to increase product sales. The approach used is descriptive qualitative with primary and secondary data. Interactive model data analysis with validation using triangulation. The research results are: 1) Sharia marketing through the 9P marketing mix implemented by Ebi Parfum paying attention to sharia values, namely fathanah, shiddiq, tabligh, and amanah; using halal ingredients and always maintaining product quality. Of the nine elements of the marketing mix, there are two dominant elements in the success of sharia marketing, namely product and price strategies. 2) The supporting factors for sharia marketing through the 9P marketing mix in the Ebi Parfum business are halal and quality ingredients, wide product distribution, competitive selling prices, product differentiation, and innovation. Meanwhile, the inhibiting factors are the limited stock of bottles, large capital, many competitors, and vulnerability to leaks for long-distance shipments.
THE ROLE OF THE ISLAMIC FIGURE IN REGIONAL DEVELOPMENT OF BANGKALAN REGENCY Hapsari, Mega Tunjung; Himawan, Mohammad Hilmi
Indonesian Journal of Islamic Literature and Muslim Society Vol. 4 No. 1 (2019): June 2019
Publisher : UIN Raden Mas Said Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22515/islimus.v4i1.1835

Abstract

The present research aims to analyse and describe the role of the Islamic figure as the main actor of the regional development as seen from a right governance perspective in Bangkalan Regency, Madura. This research is classified as descriptive research with a qualitative approach. This research employs a descriptive qualitative approach by implementing the Interactive model of Miles, Huberman, and Saldana as the data analysis through data condensation, data display, and conclusion drawing and verifying. The results show that the Islamic figure plays a significant role in making the regional development of the Bangkalan Regency successful, such as in decision making, infrastructure development, and social development. This research has implications for scientific progress in the field of Islamic studies, which is the results of this study prove that the leadership style with Islamic values can make governance practices better and more dignified. The role of the Islamic figure also leads to the government bureaucracy change through the implementation of ethical governance principles such as strategic vision, participation, accountability, effectiveness, and efficiency
Analisis Rasio Keuangan Daerah dalam Laporan Realisasi Anggaran Hapsari, Mega Tunjung; Zamzama, Dwi Ariza; Sujiatmiko, Diandra Putra Sujiatmiko; Umroh, Rizka Unia Zatul; Kusumadewi, Riya Titi
JIBEMA: Jurnal Ilmu Bisnis, Ekonomi, Manajemen, dan Akuntansi Vol. 3 No. 2 (2025): October
Publisher : CV. Muris Global Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62421/jibema.v3i2.175

Abstract

Analisis rasio keuangan daerah merupakan faktor krusial dalam mengevaluasi tingkat efektivitas dan efisiensi pengelolaan keuangan oleh pemerintah daerah. Hasil evaluasi kinerja keuangan Kabupaten Penajam Paser Utara selama periode 2020–2024 mengindikasikan bahwa Rasio Ketergantungan Keuangan Daerah mencapai tingkat sangat tinggi dengan rata-rata 91,29%, yang mencerminkan ketergantungan kuat terhadap dana alokasi dari pemerintah pusat. Rasio Kemandirian Keuangan Daerah termasuk dalam kategori sangat rendah dengan rata-rata 7,05%, menunjukkan kontribusi Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang masih sangat terbatas. Rasio Derajat Desentralisasi juga berada pada level sangat rendah dengan rata-rata 6,54%, menggambarkan keterbatasan kemampuan daerah dalam menghasilkan pendapatan mandiri. Rasio Efektivitas Pajak Daerah menampilkan performa cukup baik dengan rata-rata 94,90%, walaupun mengalami fluktuasi yang cukup besar antar tahun. Di sisi lain, Rasio Belanja Langsung dan Belanja Tidak Langsung mencatat kinerja sangat positif, di mana rata-rata belanja langsung mencapai 90,93% dan lebih dominan daripada belanja tidak langsung. Secara keseluruhan, walaupun efektivitas belanja serta realisasi pajak daerah menunjukkan hasil yang menggembirakan, tingkat kemandirian fiskal dan derajat desentralisasi Kabupaten Penajam Paser Utara masih membutuhkan penanganan mendesak guna meningkatkan kemampuan keuangan daerah secara independen dan berkelanjutan.
PENGARUH KEPEMILIKAN SAHAM, ROI, TOTAL ASET, DAN DIVIDEN TERHADAP DAR PADA PERUSAHAAN PT MEDIA NUSANTARA CITRA Tbk TAHUN 2011-2019 Saharani, Devi; Hapsari, Mega Tunjung
SOSEBI: Jurnal Penelitian Mahasiswa Ilmu Sosial Ekonomi dan Bisnis Islam Vol 1 No 1 (2021)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21274/sosebi.v1i1.4914

Abstract

Abstrak: Penelitian ini berfokus pada permasalahan pengambilan kebijakan utang perusahaan PT Media Nusantara Citra Tbk yang meliputi kebijakan dividen, profitabilitas, struktur kepemilikan, dan ukuran perusahaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif. Metode pengumpulan data menggunakan metode studi pustaka dan dokumentasi. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling. Data yang digunakan yaitu data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan triwulan PT Media Nusantara Citra Tbk tahun 2011-2019. Penelitian ini menggunakan analisis regresi linier berganda melalui SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial variabel kepemilikan saham dan total aset berpengaruh positif dan signifikan terhadap DAR. Sedangkan variabel ROI dan dividen berpengaruh negatif dan signifikan terhadap DAR. Sementara, secara simultan variabel kepemilikan saham, ROI, total aset, dan dividen memiliki pengaruh yang signifikan terhadap DAR pada PT Media Nusantara Citra Tbk Tahun 2011-2019. Kata Kunci: Kepemilikan Saham; Total Aset; ROI; Dividen; DAR. Abstract: This research focuses on the problem of PT Media Nusantara Citra Tbk debt policy-making which includes dividend policy, profitability, ownership structure, and company SIZE. This research uses a quantitative approach with an associative research type. Data collection methods using a library and documentation study methods. Sampling techniques using a purposive sampling method. The data used is secondary data obtained from PT Media Nusantara Citra quarterly financial report for 2011-2019. This study used multiple linear regression analysis with SPSS. The results showed that partially variable shareholding and total assets had a positive and significant effect on DAR. Meanwhile, variable ROI and dividends have a negative and significant effect on DAR. Meanwhile, simultaneously variable shareholding, ROI, total asset, and dividend have a significant influence on DAR at PT Media Nusantara Citra Tbk The year 2011-2019. Keywords: Shareholding; Total Assets; ROI; Dividend; DAR.
Analisis Kesehatan Bank BTPN Syariah dengan Metode RGEC dan CAMEL Periode 2020-2024 Hapsari, Nasywa Dwi; Midana, Najatu Rizka; Andika, M Arya; Kusumaningtyas, Afifa; Hapsari, Mega Tunjung
Sharef: Journal of Sharia Economics and Finance Vol 3 No 2 (2025): Journal of Sharia Economics and Finance Vol. 3 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Islam Nahdlatul Ulama Jepara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34001/jsef.v3i2.1620

Abstract

Penilaian terhadap tingkat kesehatan bank merupakan aspek krusial dalam menjaga stabilitas industri perbankan dan mempertahankan kepercayaan masyarakat. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah menetapkan standar evaluasi melalui metode Risk-Based Bank Rating (RBBR) atau RGEC, yang berfokus pada empat komponen utama: profil risiko, tata kelola perusahaan, rentabilitas, serta permodalan. Di sisi lain, pendekatan klasik CAMEL (Capital, Asset, Management, Earnings, dan Liquidity) masih digunakan untuk menilai kinerja keuangan bank secara kuantitatif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis serta membandingkan tingkat kesehatan PT Bank BTPN Syariah selama periode 2020–2024 dengan menggunakan kedua metode tersebut, yaitu RGEC dan CAMEL. Indikator yang dikaji meliputi Capital Adequacy Ratio (CAR), Non-Performing Financing (NPF), Return on Assets (ROA), Biaya Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO), Financing to Deposit Ratio (FDR), dan Posisi Devisa Neto (PDN). Dengan menggabungkan kedua pendekatan ini, penelitian diharapkan mampu memberikan gambaran yang lebih komprehensif mengenai kesehatan bank, baik dari sisi manajemen risiko dan tata kelola, maupun dari aspek fundamental keuangan. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi empiris bagi pengembangan literatur mengenai kesehatan perbankan syariah serta menjadi acuan bagi regulator, akademisi, dan praktisi dalam memperkuat sistem pengawasan dan strategi pengelolaan bank syariah di Indonesia.
Pengukuran Kinerja Pendapatan Daerah Melalui Analisis Rasio Keuangan Daerah: Studi Pada Kabupaten Barito Selatan Tahun 2020-2024 Hapsari, Mega Tunjung; Putri, Alya Rahmalia; Wildad, Eka Chusnul; Nisa Rivia Hidayah; Wahyuningtiyas, Zuli
Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol. 4 No. 4 (2025): Desember 2025
Publisher : Faculty of Economics and Business Universitas Dian Nuswantoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33633/jekobs.v4i4.14966

Abstract

This study aims to analyze the revenue performance of Barito Selatan Regency during 2020–2024 period through a financial ratio approach.. The research applied a descriptive quantitative method based on secondary data from regional financial reports and official publications of the central Bureau statistics. The analysis includes the ratio effectiveness of local revenue (PAD), the proportion of direct and indirect expenditures, independence ratio, dependency ratio, and revenue growth ratio. The findings reveal that local revenue performance fluctuated, with the highest achievement in 2021 classified as effective, but declined in subsequent years. Regional expenditure was still dominated by indirect spending, indicating less optimal budget allocation. The financial independence level remained very low, while dependency on transfers from central and provincial governments was extremely high. Nevertheless, the revenue growth ratio showed a positive trend with an average categorized as high, reflecting potential for future fiscal improvement. These results highlight the urgency of optimizing local revenue management and increasing productive expenditure to reduce fiscal dependency and support sustainable regional independence. The study has limitations as it uses secondary data whose accuracy depends on reporting quality, does  not consider external factors such as fiscal policies and economic conditions, and only covers a five year period, which does not yet reflect long term trends. Future studies are recommended to extend the analysis period and include external variables for moore comprehensive results.   Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja pendapatan daerah Kabupaten Barito Selatan pada periode 2020–2024 melalui pendekatan rasio keuangan. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan memanfaatkan data sekunder dari laporan keuangan daerah dan publikasi resmi Badan Pusat Statistik. Analisis mencakup rasio efektivitas Pendapatan Asli Daerah (PAD), perbandingan belanja langsung dan tidak langsung, rasio kemandirian, rasio ketergantungan, serta rasio pertumbuhan pendapatan. Hasil penelitian menunjukkan kinerja PAD cenderung fluktuatif dengan pencapaian tertinggi pada tahun 2021 yang tergolong efektif, namun menurun pada tahun-tahun berikutnya. Struktur belanja daerah masih didominasi belanja tidak langsung sehingga kinerja pengeluaran dinilai kurang optimal. Tingkat kemandirian keuangan daerah masih sangat rendah, sementara ketergantungan pada dana transfer pemerintah pusat dan provinsi sangat tinggi. Meskipun demikian, rasio pertumbuhan pendapatan menunjukkan tren positif dengan rata-rata kategori tinggi, menandakan adanya potensi peningkatan kinerja fiskal di masa depan. Temuan ini menegaskan pentingnya strategi optimalisasi PAD dan penguatan belanja produktif untuk mengurangi ketergantungan fiskal serta mendukung kemandirian daerah secara berkelanjutan. Penelitian ini memiliki keterbatasan karena menggunakan data sekunder yang akurasinya bergantung pada kualitas pelaporan serta belum mempertimbangkan faktor eksternal seperti kebijakan fiskal dan kondisi ekonomi, serta hanya mencakup periode lima tahum sehingga belum mencerminkan tren jangka panjang. Penelitian selanjutnya disarankan memperluas periode analisis dan menambahkan variabel eksternal untuk memperoleh hasil yang lebih komprehensif.