Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search
Journal : Mesin

Sifat Tarik Dan Sifat Impak Komposit Polipropilena High Impact Berpenguat Serat Rami Acak Yang Dibuat Dengan Metode Injection Molding Mardiyati, Mardiyati; Srahputri, Nurdesri; Steven, Steven; Suratman, Rochim
Mesin Vol 26, No 1 (2017)
Publisher : Mesin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (635.411 KB) | DOI: 10.5614/MESIN.2017.26.1.2

Abstract

Rami merupakan salah satu jenis serat alam yang banyak tumbuh di Indonesia dan memiliki sifat mekanik yang baik. Hingga saat ini, pemanfaatan rami sebagai material penguat pada komposit polimer berpenguat serat alam telah banyak dipelajari. Namun, penggunaan serat rami sebagai bahan penguat dan polipropilena high impact (PPHI) yang banyak digunakan dalam industri otomotif sebagai matriks dalam komposit untuk aplikasi di bidang otomotif belum banyak dipelajari. Pada penelitian ini dipelajari pengaruh fraksi volume serat rami terhadap sifat tarik dan sifat impak komposit PPHI berpenguat serat rami. Komposit PPHI dibuat dengan menggunakan injection molding pada temperatur 190 0C dengan fraksi volume serat rami sebesar 5%, 10%, dan 15%. Pengujian densitas dan pengujian fraksi volume bahan penyusun diukur dengan mengacu pada ASTM D 792 dan ASTM D 3171. Kekuatan tarik komposit diukur dengan mengacu pada standar ASTM 3039. Harga Impak dari komposit diukur dengan mengacu pada ASTM D 6110-04. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa kekuatan tarik komposit tertinggi dimiliki oleh komposit PPHI berpenguat serat rami dengan fraksi volume serat sebesar 10%, yaitu sebesar 18.17 Mpa, lebih tinggi 21% dibandingkan dengan kekuatan tarik PPHI yang tidak diperkuat oleh serat rami. Harga impak komposit tertinggi juga dimiliki oleh komposit PPHI berpenguat serat rami dengan fraksi volume serat 10%, yaitu sebesar 46.39 KJ/m2, lebih tinggi 15.5% dibandingkan dengan PPHI yang tidak diperkuat oleh serat rami.
Sifat Mekanik Komposit Polipropilena Berpenguat Serat Sansevieria Unidirectional Mardiyati, Mardiyati; Rizkiansyah, Raden Reza; Purnomo, Ikhsan
Mesin Vol 25, No 2 (2016)
Publisher : Mesin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (479.269 KB)

Abstract

Serat hayati merupakan bahan yang saat ini sedang banyak dikembangkan sebagai penguat material komposit bermatriks polimer. Penggunaan serat hayati sebagai penguat pada suatu komposit memiliki beberapa keunggulan dibandingkan serat sintetis, diantaranya yaitu lebih ramah lingkungan, dapat diperbaharui, murah, serta memiliki densitas yang relatif rendah. Lidah mertua (Sansevieria trifasciata) merupakan salah satu jenis tanaman yang umumnya digunakan sebagai tanaman hias yang banyak tumbuh di Indonesia. Serat dari tanaman ini pada dasarnya memiliki potensi untuk digunakan sebagai penguat pada komposit berpenguat serat hayati karena memiliki sifat mekanik yang cukup baik, namun masih belum banyak dipelajari dalam aplikasinya sebagai penguat komposit. Pada penelitian ini, dilakukan studi mengenai pembuatan komposit sansevieria/ polipropilena dengan menggunakan metode tekan panas dengan fraksi volume serat terukur 4.9%, 8.6% dan 13.5%. Kualitas dari komposit diuji melalui pengujian tarik yang mengacu kepada ASTM D-3039 dan pengujian densitas. Pada penelitian ini telah berhasil dilakukan pembuatan komposit yang berbahan dasar serat sansevieria unidirectional dengan matriks polipropilena. Berdasarkan pengujian void dan bahan penyusun komposit, nilai fraksi volume serat terukur lebih rendah dibandingkan dengan fraksi volume serat terhitung. Seiring peningkatan fraksi volume serat terukur dapat menurunkan fraksi volume void, meningkatkan densitas, kekuatan tarik serta kekakuan dari komposit sansevieria/PP. Kekuatan tarik dan kekakuan tertinggi dari komposit sansevieria/PP diperoleh pada komposit sansevieria/PP dengan fraksi volume serat terukur 13.5%, yakni sebesar 53.07 MPa dan 2841 MPa.  
Sifat Mekanik Packaging Kertas Berbahan Dasar Selulosa Alga Cladophora Mardiyati, Mardiyati; Steven, Steven; Suratman, Rochim; Santosa, Sigit Puji
Mesin Vol 27, No 1 (2018)
Publisher : Mesin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (223.833 KB)

Abstract

Alga cladophora merupakan salah satu alga yang banyak tumbuh di pesisir pantai Indonesia. Alga cladophora memiliki kandungan selulosa yang cukup tinggi sehingga sangat berpotensi untuk dimanfaatkan sebagai bahan baku material packaging kertas. Tujuan dari penelitian ini adalah mempelajari sifat mekanik kertas yang berbahan dasar selulosa alga cladophora. Pada penelitian ini, selulosa alga cladophora diekstraksi melalui beberapa tahapan proses yang meliputi proses alkalisasi dan proses hidrolisis. Proses alkalisasi dilakukan dengan merefluks alga cladophora didalam larutan NaOH (1%, 5%, 10%, 15% dan 17.5%) pada temperatur 100 ? selama 2 jam. Proses hidrolisis dilakukan dengan merefluks alga cladophora hasil alkalisasi didalam larutan asam sulfat 1 M pada temperatur 100 ? selama 2 jam. Proses pembuatan kertas dilakukan dengan metode solution casting. Kandungan selulosa diukur dengan menggunakan metode Chesson-Datta. Sifat mekanik dari kertas selulosa alga cladophora diukur dengan pengujian tarik. Dari hasil pengukuran kandungan selulosa dapat disimpulkan bahwa selulosa yang diekstrasi dengan menggunakan larutan NaOH 17.5% memiliki tingkat kemurnian yang paling tinggi, yakni 94. 76%. Selulosa yang diekstraksi dengan menggunakan larutan NaOH 17.5% menghasilkan kertas dengan permukaan yang paling halus serta memiliki kekuatan tarik dan kekakuan yang paling tinggi dibandingkan dengan kertas lainnya yang dihasilkan dalam penelitian ini, yakni 57.68 MPa dan 10.12 GPa.
Pembuatan dan Karakterisasi Bioplastik Pati-Kitosan Dengan Menggunakan Metode Dialisis-Solution Casting Steven, Steven; Mardiyati, Mardiyati; Widyanto, Bambang
Mesin Vol 27, No 1 (2018)
Publisher : Mesin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (357.911 KB)

Abstract

Bioplastik pati merupakan salah satu solusi yang ditawarkan untuk mengatasi permasalahan yang ditimbulkan oleh material plastik konvensional. Namun dikarenakan ketahanan airnya yang buruk, bioplastik pati umumnya digabungkan dengan material yang memiliki ketahanan air yang lebih baik, seperti kitosan. Didalam pembuatan bioplastik pati-kitosan umumnya melibatkan asam asetat yang dapat membuat bioplastik yang dihasilkan menjadi asam dan kurang baik untuk dimanfaatkan pada beberapa aplikasi. Untuk mengatasi hal tersebut, pada penelitian ini dilakukan pembuatan bioplastik pati-kitosan dengan metode dialisis-solution casting. Tujuan dari penelitian ini adalah mempelajari pengaruh penambahan kitosan didalam bioplastik pati-kitosan. Didalam penelitian ini pembuatan bioplastik pati-kitosan dilakukan dengan menggunakan metode dialisis-solution casting. Untuk mengukur peforma dari bioplastik pati-kitosan dilakukan pengujian tarik, pengujian ketahanan air serta pengujian degradasi tanah. Pengujian tarik dilakukan dengan mengacu pada ASTM D882. Berdasarkan hasil pengujian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa seiring peningkatan konsentrasi kitosan didalam bioplastik pati-kitosan akan meningkatkan kekuatan tarik, kekakuan tarik, dan ketahanan air namun menurunkan perpanjangan dan kemampuan degradasi dari bioplastik pati-kitosan.
Pembuatan dan Karakterisasi Bioplastik Pati-Kitosan Dengan Menggunakan Metode Dialisis-Solution Casting Steven Steven; Mardiyati Mardiyati; Bambang Widyanto
Mesin Vol. 27 No. 1 (2018)
Publisher : Mesin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bioplastik pati merupakan salah satu solusi yang ditawarkan untuk mengatasi permasalahan yang ditimbulkan oleh material plastik konvensional. Namun dikarenakan ketahanan airnya yang buruk, bioplastik pati umumnya digabungkan dengan material yang memiliki ketahanan air yang lebih baik, seperti kitosan. Didalam pembuatan bioplastik pati-kitosan umumnya melibatkan asam asetat yang dapat membuat bioplastik yang dihasilkan menjadi asam dan kurang baik untuk dimanfaatkan pada beberapa aplikasi. Untuk mengatasi hal tersebut, pada penelitian ini dilakukan pembuatan bioplastik pati-kitosan dengan metode dialisis-solution casting. Tujuan dari penelitian ini adalah mempelajari pengaruh penambahan kitosan didalam bioplastik pati-kitosan. Didalam penelitian ini pembuatan bioplastik pati-kitosan dilakukan dengan menggunakan metode dialisis-solution casting. Untuk mengukur peforma dari bioplastik pati-kitosan dilakukan pengujian tarik, pengujian ketahanan air serta pengujian degradasi tanah. Pengujian tarik dilakukan dengan mengacu pada ASTM D882. Berdasarkan hasil pengujian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa seiring peningkatan konsentrasi kitosan didalam bioplastik pati-kitosan akan meningkatkan kekuatan tarik, kekakuan tarik, dan ketahanan air namun menurunkan perpanjangan dan kemampuan degradasi dari bioplastik pati-kitosan.
Kajian Material Komposit Sandwich pada Floor Panel Pesawat Terbang Muhammad Labib Adyavit; Larasati Irischa Ramadhani; Mardiyati Mardiyati; Steven Steven
Mesin Vol 29 No 1 (2023)
Publisher : Faculty of Mechanical and Aerospace Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5614/MESIN.2023.29.1.4

Abstract

Sandwich composites have been used as lightweight materials in aircraft manufacturing for a long time, from balsa wood sandwich in the 1930s to honeycomb and fiber-reinforced polymers sandwich. Its characteristics are considered as a 'perfect' material for aircraft, which has high strength with low density. Sandwich composites are the common materials for aircraft floor panels. The core is usually made of Nomex or aluminum honeycomb, while the skin is made of 1 "“ 2 ply of carbon/glass fiber in epoxy resin composite. The core is usually constructed using the corrugating or expansion method, whilst the skins are usually constructed using the prepreg lay-up method. Both materials are combined together by a simple adhesive bonding. Being the most strictly regulated transportation method on the planet, floor panel manufacturers must abide by aircraft manufacturing companies and local aviation authority standards and specifications to ensure the product's safety. The purpose of this study is to determine the most used materials for aircraft floor panels and why is it widely used, to understand the manufacturing process, and to know the specifications and standards that need to be fulfilled.
Kajian Penggunaan Baja Tahan Karat 316L sebagai Implan Sendi Panggul Muhammad Aldy Hassan; Luhadi Satriawan; Jhonsen Taharuddin; Mardiyati Mardiyati; Steven Steven
Mesin Vol 29 No 1 (2023)
Publisher : Faculty of Mechanical and Aerospace Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5614/MESIN.2023.29.1.6

Abstract

Implant is one of the most important innovations in medical devices to help people with disabilities or injuries, one of them is the hip-joint implant. The hip-joint implant must-have properties such as good corrosion resistance, good biocompatibility, and good wear resistance. These properties are important for maintaining safety during surgery and future use. Nickel-free 316L stainless steel is one of the materials that is commonly used as implants and meets all the requirements for a material to be used as an implant. 316L stainless steel also has an advantage, a lower price than titanium and cobalt. However, 316L stainless steel has low wear resistance and needs to be coated in order to improve its wear resistance. Recent research reported that the metallic glass FeCrMoCB was able to cover cronidur30 and improved its wear resistance. This study discussed the properties of 316L stainless steel implants, the testing process, the manufacturing process, and the sustainability aspects of the manufacturing process.