Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

PENGEMBANGAN ECOPRENEUR WISATA KEBUN TEH DI DESA SEGOROGUNUNG Atmoko, Waluyo Budi; Setyawan, Didik; Hariyanti, Widi
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 6 (2024): Vol. 5 No. 6 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i6.37167

Abstract

Desa Segorogunung berada di wilayah Kecamatan Ngargoyoso, Kabupaten Karanganyar. Letak desa di lereng gunung Lawu dengan kontur tanah pegunungan berhawa sejuk serta dikelilingi areal kebun teh telah menginspirasi sekelompok masyarakat yang sadar bahwa daerahnya mempunyai potensi wisata besar. Masyarakat desa Segorogunung membentuk kelompok sadar wisata (Pokdarwis) dan secara swadaya menggarap tanah kebun teh ini menjadi usaha wisata hijau. Masalah yang diprioritaskan untuk diselesaikan, adalah (1) masalah produksi yang mencakup pengadaan peralatan pengolah teh dan cara pembuatan teh, (2) manajemen usaha mencakup keuangan dan pemasaran produk wisata. Solusi untuk menyelesaikan permasalahan mitra mencakup: (1) pengadaan peralatan pengolah daun teh. berupa mesin roller/pengolahan daun the, (2) pelatihan manajemen produksi, pelatihan manajemen keuangan, dan pelatihan pemasaran. Hasil pelaksanaan: program PKM Ecopreneur wisata kebun teh telah berhasil mencapai tujuan utama, yaitu meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan potensi wisata lokal. Kegiatan ini tidak hanya memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat, tetapi juga memperkuat rasa kebersamaan dan meningkatkan pengetahuan mengenai pengelolaan sumber daya alam.
PERBERDAYAAN IBU-IBU PKK MELALUI KARAK TANPA BORAKS Mahayana, Argoto; Sunardi, Sunardi; Dzakwan, Muhammad; Hariyanti, Widi; Sugiyarmasto, Sugiyarmasto; Atmoko, Waluyo Budi
BUDIMAS : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 6 No. 1 (2024): BUDIMAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : LPPM ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The partners in the Community Service Programme activities are the mothers of RT 1 RW 8 Jumok Jaten. Partners are housewives who have been affected by the Covid 19 pandemic because most of them were laid off by the company. Partners have the opportunity to produce karak without borax. The problems faced by partners are: 1) Lack of knowledge of PKK mothers about the dangers of borax; 2) Limited knowledge and skills about making karak without borax; and 3) Limited knowledge and skills about food safety and packaging. The method that will be carried out to realise the objectives of the Community Service implementation programme is through: 1) Making karak without borax; 2) Financial management training; 3) Marketing management training. The results obtained by the partners were able to make karak without borax which has a compact texture, crispy, and savoury taste, making it safe for consumption.
KINERJA KEUANGAN SEBAGAI MEDIASI PENGARUH GCG DAN CSR TERHADAP NILAI PERUSAHAAN PADA SEKTOR INDUSTRI BARANG KONSUMSI Suharningsih, Ririn; Hariyanti, Widi; Harjito, Yunus
Prosiding Seminar Nasional Manajemen, Ekonomi dan Akuntansi Vol. 6 No. 1 (2021): PROSIDING SEMINAR NASIONAL MANAJEMEN, EKONOMI DAN AKUNTANSI 2021
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to examine the effect of Good Corporate Governance (GCG) and Corporate Social Responsibility (CSR) on firm value by mediating financial performance. Company value is proxied using the Tobin's Q ratio. The GCG variable is measured by five indicators, namely the Board, Audit Committee, Independent Commissioner, Managerial Ownership, and Institutional Ownership. CSR variable is measured using indicators issued by Global Reporting Initiatives version G4 with a total of 91 items. Meanwhile, the Financial Performance variable is proxied by Return On Assets. The sample in this study was obtained by 33 companies in the consumer goods industry sector with a research period of 3 years (2017-2019). Data analysis using Structural Equation Modeling with Smart PLS 3.3.3 program. The results showed that GCG proved to have a significant effect on Financial Performance and Firm Value. However, CSR is not proven to have an effect on Financial Performance and Firm Value. Meanwhile, Financial Performance is expected to mediate the relationship between GCG and CSR to Company Value, but the results will not be proven.
Strategi Re-Positioning dan Digitalisasi Pemasaran untuk Peningkatan Nilai Tambah Produk Susu Kambing di Akbar Jaya Farm Kudus Jawa Tengah Sutianingsih, Sutianingsih; Handayani, Rini; Setyawan, Didik; Hariyanti, Widi
JANAKA : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT KEWIRAUSAHAAN INDONESIA Vol 6, No 2 (2025): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT DAN KEWIRAUSAHAAN INDONESIA
Publisher : STIE Atma Bhakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36600/janaka.v6i2.495

Abstract

Akbar Jaya Farm di Kabupaten Kudus memiliki potensi produksi susu kambing yang stabil namun menghadapi hambatan serius dalam aspek manajemen pemasaran. Tantangan utama meliputi jangkauan pasar yang terbatas, stigma negatif konsumen terhadap aroma produk (goaty flavor), serta rendahnya nilai tambah akibat minimnya diversifikasi produk turunan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) melalui tiga tahapan sistematis: wawancara mendalam untuk pemetaan masalah, ceramah edukatif mengenai manajemen pemasaran modern, dan sharing session interaktif untuk formulasi strategi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa melalui strategi re-positioning produk sebagai "Minuman Kesehatan Fungsional", mitra mampu meningkatkan daya tarik produk di mata konsumen urban. Diversifikasi produk menjadi yogurt dan sabun susu kambing berhasil dirumuskan sebagai solusi untuk memperpanjang masa simpan dan meningkatkan margin keuntungan. Selain itu, pendampingan digitalisasi pemasaran melalui media sosial telah meningkatkan literasi digital mitra dalam membangun kepercayaan konsumen.