Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Managemen Waktu terhadap Konsentrasi Belajar Matematika Kelas VIII Widia Hafni Pohan; Sakinah Ubudiyah Siregar; Risma Delima Harahap
Jurnal Basicedu Vol 7, No 1 (2023): February
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v7i1.4580

Abstract

Matematika memiliki karakter yang koheren, sistematis dan logis.Banyaknya kesukaran yang  dialami siswa saat belajar matematika . Karena siswa masih belum dapat berkonsentrasi dengan baik, maka penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan siswa berkonsentrasi dalam belajar matematika, faktor apa saja yang mendukung dan menghambatnya, serta bagaimana upaya guru mengatasi faktor yang menghambat konsentrasi tersebut.Subjek penelitian adalah guru matematika dan peserta didik kelas VIII yang berjumblah  56 siswa.Deskriptif kualitatif adalah metode yang digunakan dalam penelitian ini.alat pengumpulan data, survey, observasi dan wawancara. Hasil penelitian  1) fokus belajar matematika siswa kelas VIII MTs Nur Ibrahimy cukup tinggi. 2) sebagian besar siswa dapat memperhatikan saat guru menjelaskan meteran di depan kelas, 3) sebagian besar siswa sudah termotivasi untuk belajar, 4) upaya yang dilakukan guru untukmengatasihambatanbelajar.Terdapat pengaruh manajemen waktu belajar terhadap konsentrasi belajar matematika siswa kelas VIII Nur Ibrahimy
Pengaruh Manajemen Kelas terhadap Hasil Belajar Matematika pada Materi Fungsi Kuadrat Neni Fitriana Harahap; Sakinah Ubudiyah Siregar; Risma Delima Harahap
Jurnal Basicedu Vol 7, No 1 (2023): February
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v7i1.4662

Abstract

Kajian ini merupakan pengembangan dari penelitian sebelumnya tentang efektifitas manajemen kelas terhadap konsentrasi belajar siswa (Amelia & Siregar, 2022). Tujuan penelitian ini yaitu untuk melaksanakan penelitian lebih dalam tentang Pengaruh Manajemen Kelas Terhadap Hasil Belajar Matematika Pada Materi Fungsi Kuadrat Kelas X SMA Negeri 1 Na IX-X Aek Kota Batu. Sampel yang diambil sebanyak 59 siswa dari empat kelas yang di seleksi dengan menggunakan simple random sampling. Menggunakan metode regresi linier sederhana yang mengaplikasikan penelitian deskriptif. Hasil yang diperoleh adalah (1) manajemen kelas pada pembelajaran matematika materi fungsi kuadrat berada pada kategori baik yaitu 52,54% ; (2) Hasil belajar siswa pada materi fungsi kuadrat matematika memperoleh nilai rerata 78,25 dalam MID semester 1 tahun ajaran 2022/2023; (3) Total pengaruh manajemen kelas pada hasil belajar matematika terhadap materi fungsi kuadrat sejumlah 43,8%. Dengan demikian, terdapat 43,8% hasil belajar siswa yang dipengaruhi oleh manajemen kelas, sedangkan komponen lain yang tidak terhitung pada penelitian ini berpengaruh pada sisanya sebesar 56,2%. Berdasarkan hal tersebut dapat disimpulkan bahwa manajemen kelas dapat mempengaruhi hasil belajar siswa kelas X SMA Negeri 1 Na IX-X Aek Kota Batu pada pelajaran fungsi kuadrat.
Analisis Managemen Waktu terhadap Konsentrasi Belajar Matematika Kelas VIII Widia Hafni Pohan; Sakinah Ubudiyah Siregar; Risma Delima Harahap
Jurnal Basicedu Vol 7, No 1 (2023): February
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v7i1.4580

Abstract

Matematika memiliki karakter yang koheren, sistematis dan logis.Banyaknya kesukaran yang  dialami siswa saat belajar matematika . Karena siswa masih belum dapat berkonsentrasi dengan baik, maka penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan siswa berkonsentrasi dalam belajar matematika, faktor apa saja yang mendukung dan menghambatnya, serta bagaimana upaya guru mengatasi faktor yang menghambat konsentrasi tersebut.Subjek penelitian adalah guru matematika dan peserta didik kelas VIII yang berjumblah  56 siswa.Deskriptif kualitatif adalah metode yang digunakan dalam penelitian ini.alat pengumpulan data, survey, observasi dan wawancara. Hasil penelitian  1) fokus belajar matematika siswa kelas VIII MTs Nur Ibrahimy cukup tinggi. 2) sebagian besar siswa dapat memperhatikan saat guru menjelaskan meteran di depan kelas, 3) sebagian besar siswa sudah termotivasi untuk belajar, 4) upaya yang dilakukan guru untukmengatasihambatanbelajar.Terdapat pengaruh manajemen waktu belajar terhadap konsentrasi belajar matematika siswa kelas VIII Nur Ibrahimy
Scientific attitude analysis on students in class XI natural science regarding human blood circulation system material Dwy Santi; Risma Delima Harahap; Sakinah Ubudiyah Siregar
BIO-INOVED : Jurnal Biologi-Inovasi Pendidikan Vol 5, No 1 (2023): February 2023
Publisher : Master Program of Biology Education, Universitas Lambung Mangkurat, Banjarmasin, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bino.v5i1.14958

Abstract

Attitude is a tendency to behave and may be viewed as an individual's response to a stimulus. Although attitudes toward biology, particularly the human circulatory system, can be represented by the acceptance or rejection of certain biological objects. This research aims to determine high school students' attitudes at SMA Negeri 2 Bilah Hulu towards biology subjects, particularly the material on the human circulatory system. This research employed a qualitative strategy and descriptive approaches. The findings of this survey indicate that the indicator of pleasure in studying biology is 78.30%, the indication of curiosity is 82.92%, the indicator of interest in extending biology time is 80.90%, and the indicator of interest in a career in biology is 79.89%. This research concludes that students have the highest positive attitude toward the indicator of curiosity, while they have the least positive attitude toward the indicator of enjoyment in learning biology. Good curiosity from students is a good foundation in the learning process; it's just that innovative learning activities that are more interactive are needed if you want students to be more interested in learning biology.Abstrak Sikap ialah kecenderungan dalam berprilaku dan dapat diartikan sebagai ungkapan seseorang terhadap suatu stimulus. Sedangkan sikap terhadap biologi khususnya mata pelajaran sistem peredaran darah manusia dapat diungkapkan melalui perasaan/perilaku menerima atau menolak terhadap objek biologi tersebut. Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui sikap peserta didik terhadap mata pelajaran biologi khususnya pada materi sistem peredaran darah manusia pada tingkatan sekolah menengan atas lebih tepatnya di SMA Negeri 2 Bilah Hulu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif. Hasil dari penelitian ini yaitu pada indikator kesenangan dalam belajar biologi dengan persentase sebesar 78.30%, indikator rasa ingin tahu dengan persentase sebesar 82.92%, kemudian pada indikator ketertarikan memperbanyak waktu biologi dengan persentase sebesar 80.90%, dan pada indikator ketertarikan berkarir dibidang biologi dengan persentase sebesar 79.89%. Adapun kesimpulan dari penelitian ini yaitu bahwa sikap positif peserta didik paling banyak pada indikator rasa ingin tahu, sedangkan sikap positif peserta didik paling rendah ada pada indikator kesenangan dalam belajar biologi. Rasa ingin tahu yang baik dari peserta didik adalah pondasi yang bagus dalam proses pembelajaran, hanya saja diperlukan inovasi kegiatan belajar yang lebih interaktif jika ingin peserta didik menjadi lebih tertarik untuk belajar biologi.
Biology education students’ characteristics in basic biology courses Tuti Rama Yani; Risma Delima Harahap
BIO-INOVED : Jurnal Biologi-Inovasi Pendidikan Vol 5, No 1 (2023): February 2023
Publisher : Master Program of Biology Education, Universitas Lambung Mangkurat, Banjarmasin, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bino.v5i1.15049

Abstract

The characteristics of biology education students in lectures must be known to design better lectures. This study aims to analyze and determine students' characteristics in the Biology Education Study Program enrolled in basic biology courses at Universitas Labuhanbatu. This study employed a descriptive qualitative approach. A total of 30 first-semester biology education students were sampled from the population of first-semester biology education students. The tool for data collection was interviewed, and the strategy for data collection was the distribution of a questionnaire. The results of this study indicated that Biology Education students' characteristics enrolled in basic biology courses at Universitas Labuhanbatu were as follows: (1) Confidence in analyzing and understanding basic biology materials 47.20%, (2) Discipline 76.66%, (3) Honesty 48.66%, (4) Responsible 81.86%, and (5) Social care 69.66%. According to the results of this study, the student's character in the education system is one of the main aims for supporting a learning process in students so that they can become the next generation of individuals with excellent character souls.Abstrak Karakteristik mahasiswa pendidikan biologi dalam perkuliahan perlu diketahui guna mendesain perkuliahan yang lebih baik. Penelitian ini bertujuan untuk dapat menganalisis dan mengetahui karakter yang ada pada mahasiswa Program Studi Pendidikan Biologi pada mata kuliah biologi dasar di Universitas Labuhanbatu. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah kualitatif deskriptif, Populasi yang digunakan adalah mahasiswa pendidikan biologi semester satu dengan pengambilan sampel total sampling yang berjumlah 30 mahasiswa pendidikan biologi, Instrumen dalam pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara serta teknik dalam pengumpulan data dilakukan dengan pemberian angket. Hasil dalam penelitian ini  memperoleh hasil bahwa karakter  pada mahasiswa Pendidikan Biologi pada mata kuliah biologi  dasar di Universitas Labuhanbatu memperoleh hasil sebagai berikut bahwa  perolehan hasil data berupa: (1) Percaya diri menganalisis dan memahami materi biologi dasar 47,20%, (2) Disiplin 76,66%, (3) Kejujuran 48,66%, (4) Bertanggungjawab 81,86%, (5) Peduli sosial 69,66%. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa karakter pada mahasiswa dalam sistem pendidikkan merupakan salah satu prioritas yang sangat penting dalam menunjang suatu proses pembelajaran yang ada pada diri mahasiswa agar dapat menjadi generasi penerus yang terbentuk jiwa karakter yang baik.
Difficulty analysis of biology education students in learning microteaching at Universitas Labuhanbatu Delvi Rukmana Putri; Risma Delima Harahap; Sakinah Ubudiyah Siregar
BIO-INOVED : Jurnal Biologi-Inovasi Pendidikan Vol 5, No 2 (2023): June 2023
Publisher : Master Program of Biology Education, Universitas Lambung Mangkurat, Banjarmasin, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bino.v5i2.15593

Abstract

Education is a field that is very important for the future and influences other fields. One of the functions of education is to develop skills and abilities and form a better sense of dignity in the context of educating the life of the nation. This study aims to be able to see and know the difficulties faced by biology education students in microteaching lessons at Labuhanbatu University. The method used in this research is descriptive-qualitative. The sample in this study was made up of all fifth-semester biology education students. Data collection techniques included questionnaires and interviews. The results of the research that has been carried out regarding the analysis of the difficulties of biology education students in microteaching learning at Labuhanbatu University are: use of learning methods (42.61%), mastery of material (42.15%), skills in teaching (52.67%), skills in opening learning (54.36%), readiness in learning (54.70%), skills to ask (46.79%), skills to close learning (50.81%), and skills to explain (40.81%). Microteaching is very important for students in preparing themselves as prospective teachers and adding insight and knowledge.Abstrak Pendidikan merupakan suatu bidang yang sangat penting bagi masa depan untuk mengembangkan keahlian dan kemampuan serta membentuk generasi yang lebih baik dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa. Penelitian ini bertujuan untuk dapat melihat serta mengetahui kesulitan yang dihadapi mahasiswa pendidikan biologi dalam pembelajaran microteaching di Universitas Labuhanbatu. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kualitatif deskriptif. Sampel dalam penelitian ini yaitu seluruh mahasiswa pendidikan biologi semester lima, tehnik pengumpulan data berupa angket dan wawancara. Adapun hasil penelitian yang telah dilakukan mengenai analisis kesulitan mahasiswa pendidikan biologi dalam pembelajaran microteaching di Universitas Labuhanbatu yaitu: penggunaan metode pembelajaran (42.61%), penguasaan materi (42.15%), keterampilan dalam mengajar (52.67%), keterampilan dalam membuka pembelajaran (54.36%), kesiapan dalam pembelajaran (54.70%), keterampilan bertanya (47.69%), keterampilan menutup pembelajaran (50.81%), dan keterampilan menjelaskan (40.81%). Pembelajaran microteaching sangat penting bagi mahasiswa dalam mempersiapkan diri sebagai calon guru dan menambah wawasan dan pengentahuan.
Analysis of students learning interest in biology subject matter of viruses in grade X senior high school Muhammad Taufik Amin; Risma Delima Harahap
BIO-INOVED : Jurnal Biologi-Inovasi Pendidikan Vol 5, No 2 (2023): June 2023
Publisher : Master Program of Biology Education, Universitas Lambung Mangkurat, Banjarmasin, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bino.v5i2.15549

Abstract

Virus concept biology subjects whose material is abstract in nature can generally reduce students' interest in learning. Students' interest in learning affects their learning outcomes both academically and non-academically. This study aims to analyze the learning interests of students at SMA Negeri 2 Bilah Hilir in the subject of virus concept biology. The samples in this study were students in class X MIA-1 and X MIA-2 with a total of 65 people. This type of research is qualitative research. The data collection technique uses a questionnaire of students' learning interest, and interviews as supporting data. The results showed that the indicators of students' feelings of pleasure in participating in learning were as large as and the involvement of students in learning received the "most" category, while the indicators of students' attention to the lesson and students' interest in learning received the "almost all" category. Based on the results of questionnaires and interviews it was concluded that the media, methods, and supporting facilities in schools in an integrated manner affect students' learning interest.Abstrak Mata pelajaran biologi konsep virus yang materinya bersifat abstrak umumnya dapat menurunkan minat belajar peserta didik. Minat belajar peserta didik mempengaruhi hasil belajarnya baik secara akademik maupun non akademik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis minat belajar peserta didik di SMA Negeri 2 Bilah Hilir pada mata pelajaran biologi konsep virus. Sampel dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas X MIA-1 dan X MIA-2 dengan total sebanyak 65 orang. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan angket minat belajar peserta didik, dan wawancara sebagai data pendukung. Hasil penelitian menunjukkan indikator perasaan senang peserta didik dalam mengikuti pembelajaran sebesar dan keterlibatan peserta didik terhadap pembelajaran memperoleh kategori “sebagian besar”, sedangkan indikator perhatian peserta didik terhadap pelajaran dan ketertarikan peserta didik terhadap pembelajaran memperoleh kategori “hampir seluruhnya”. Berdasarkan hasil angket dan wawancara disimpulkan bahwa media, metode, dan sarana pendukung di sekolah secara terintegrasi mempengaruhi minat belajar peserta didik.
Analysis of students’ learning interest in biology subject at SMAN 1 Panai Hulu in the independent curriculum era Anggi Pradana; Risma Delima Harahap; Sakinah Ubudiyah Siregar
BIO-INOVED : Jurnal Biologi-Inovasi Pendidikan Vol 5, No 2 (2023): June 2023
Publisher : Master Program of Biology Education, Universitas Lambung Mangkurat, Banjarmasin, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bino.v5i2.16034

Abstract

Interest greatly determines student learning outcomes both academically and non-academically. Students' interest in learning decreased due to factors in learning methods that were less memorable and learning media factors that were less attractive. This study aims to describe the learning interest of class XI students at SMAN 1 Panai Hulu in biology subject. Subjects in the study were students XI IPA1, XI IPA2 and XI IPA3, with a total of 105 people. This type of research is a qualitative descriptive research. Data collection techniques using questionnaires, observation, and interviews. The results of research that has been carried out with four indicators are obtained, namely the feeling of pleasure of students in participating in learning by 75.77%, student attention to learning by 70.78%, student interest in learning by 74.04%, student involvement in learning by 73.91 %. Based on these results, it can be concluded that students' interest in learning biology in class XI IPA1, XI IPA2 and XI IPA3 at SMAN 1 Panai Hulu is high. Even though students' learning interest is high, student activity is still influenced by the completeness of learning media.AbstrakMinat sangat menentukan hasil belajar siswa baik secara akademik maupun non akademik. Minat belajar siswa menurun dikarenakan faktor cara belajar yang kurang berkesan dan faktor media pembelajaran yang kurang menarik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan minat belajar siswa kelas XI di SMAN 1 Panai Hulu pada mata pelajaran biologi. Subjek dalam penelitian adalah siswa XI IPA1, XI IPA2 dan XI IPA3, dengan total sebanyak 105 orang. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar angket, observasi, dan wawancara. Hasil penelitian yang telah dilakukan dengan empat indikator didapatkan yaitu perasaan senang siswa dalam mengikuti pembelajaran sebesar 75,77%, perhatian siswa terhadap pembelajaran sebesar 70,78%,  ketertarikan siswa terhadap pembelajaran sebesar 74,04%, keterlibatan siswa terhadap pembelajaran sebesar 73,91%. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan minat belajar siswa kelas XI IPA1, XI IPA2 dan XI IPA3 di SMAN 1 Panai Hulu terhadap pembelajaran biologi adalah sangat tinggi. Meskipun minat belajar peserta didik tinggi, keaktifan peserta didik masih dipengaruhi oleh kelengkapan media pembelajaran.
ANALISIS KARAKTER GEMAR MEMBACA TERHADAP KEMAMPUAN LITERASI DIGITAL SISWA SMP Uswatun Hasanah; Islamiani Safitri; Risma Delima Harahap
Jurnal Semantik Vol 12 No 2 (2023): Volume 12 Number 2, September 2023
Publisher : STKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/semantik.v12i2.p189-202

Abstract

The background of this research is to know and describe the character values ​​of interest in reading and digital literacy abilities of junior high school students. Character education for fond of reading is education that raises students' awareness to carry out reading activities by seeking information from various sources, including digital. This research aims to analyze and describe the character of reading and digital literacy skills of students. This research method uses a descriptive approach with a quantitative method by assessing the character of liking to read and digital literacy skills with a total of 150 student respondents. Data obtained with a questionnaire instrument. The written questionnaire instrument consists of 10 questions for characters who like to read and 10 questions for digital literacy skills using the Guttman scale. Data analysis techniques with descriptive statistics. The results showed that the character value of interest in reading from the six classes obtained an average proportion value of 75.05% in the good category. Meanwhile, the digital literacy abilities of the six classes obtained an average proportion score of 83.09% in the very good category. This shows that the reading character value has a positive relationship to the value of students' digital abilities.
Analisis Perkembangan Kurikulum Biologi dari kurikulum 1984 Sampai dengan Kurikulum Merdeka Eva Ervia; Risma Delima Harahap; Ika Chastanti
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 13 No. 1 Februari (2024): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.491

Abstract

Perkembangan kurikulum di Indonesia dari masa ke masa mengalami perubahan begitu cepat. Tujuan penelitian ini ialah mengetahui bagaimana perkembangan kurikulum Biologi di Indonesia dari kurikulum 1984 sampai dengan kurikulum merdeka belajar. Penelitian ini dilakukan untuk dapat mengantisipasi dan mereduksi segala dampak yang ada serta dapat memanfaatkan sumberdaya secara berkelanjutan diperlukan kemampuan untuk mengikuti dan terlibat dalam perkembangan keilmuan maupun aplikasi di bidang Biologi yang diharapkan dapat dilaksanakan dalam proses pendidikan saat ini maupun di masa mendatang. Metode penelitian yang digunakan yaitu library research. Adapun hasil penelitian memaparkan bahwa sejarah kurikulum pendidikan di Indonesia mencakup periode mulai dari pra kemerdekaan hingga Kurikulum Merdeka Belajar 2020. Dalam perkembangannya, kurikulum pendidikan, terutama mata pelajaran Biologi, mengalami perubahan signifikan dari Kurikulum 1984 hingga Kurikulum Merdeka Belajar 2020. Perubahan ini mencakup peningkatan tuntutan pada guru, penerapan Kurikulum Berbasis Kompetensi, kewenangan sekolah, hingga penekanan pada kemajuan teknologi dalam media pembelajaran pada Kurikulum 2013. Pada Kurikulum Merdeka Belajar 2020, konsep utamanya adalah merdeka dalam berpikir, dengan beban belajar yang lebih sedikit pada pembelajaran Biologi.