Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Kesesuaian Modul Ajar Biologi Kelas X IPA dengan Standar Kurikulum Merdeka di SMA Swasta Purnayuda Jika Saipani; Risma Delima Harahap; Ika Chastanti
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 13 No. 2 Mei (2024): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.526

Abstract

Kurikulum merdeka merupakan kurikulum pembelajaran intrakurikuler yang beraam dengan mendalami konsep daan menguatkan kompetensi. Implementasi modul ajar kurikulum merdeka belum berjalan dengan baik dikarenaklan masih terdapat kendala seperti sarana dan prasarana yan belum lengkap dan pemahaman yang masih kurang. Dengan ini penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis kesesuian dan kelengkapan komponen modul ajar yang disusun oleh guru biologi di SMA Swasta Purnayuda di Kecamatan Panai Tengah. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu teknik dokumentasi dan observasi. Sumber data dalam penelitian ini adalah tenaga pendidik/guru biologi. Dalam teknik analisis data terdiri dari tahap (1) Pengumpulan dokumen modul ajar (2) Menganalisis isi modul ajar (3) Menentukan hasil. Hasil penelitian menemukan bahwa dalam pemnyusunan modul ajar biologi di SMA Swasta Purnayuda menunjukkan tingkat kesesuaian dan kelengkapan yang bervariasi untuk setiap komponen yang dinilai. Terdapat komponen yang sesuai namun tidak lengkap, serta komponen yang tidak sesuai dengan standar yang ditetapkan. Hasil interpretasi diperoleh nilai mean sebesar 85,7% dengan kategori Sesuai.Meskipun hasil analisis termasuk dalam kategori “sesuai” dengan tingkat persentase 85,7%. Peneliti masih menemukan ketidaksesuaian dan ketidaklengkapan pada komponen modul ajar pembelajaran Biologi kelas X buatan guru di SMA Swasta Purnayuda Panai Tengah. Dalampembuatan modul ajar berbasis kurikulum merdeka, guru di SMA Swasta Purnayuda Panai Tengah, khususnya guru mapel biologi masih harus meningkatkan pengetahuannya dengan membaca atau mengikuti sosialisasi dan pelatihan tentang kurikulum merdeka.
Efektivitas Manajemen Kelas pada Pembelajaran Matematika terhadap Kurangnya Peningkatan Konsentrasi Minat Belajar Siswa Supa, Dhea Juwita Ananda; Siregar, Sakinah Ubudiyah; Harahap, Risma Delima
PRISMA Vol 12, No 2 (2023): PRISMA
Publisher : Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/jp.v12i2.3190

Abstract

Penelitian ini memuat tentang analisis konsentrasi belajar matematika yang terjadi pada berbagai jenjang pendidikan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa pentingnya efektivitas manajemen kelas terhadap kurangnya peningkatan konsentrasi minat belajar matematika siswa. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan melakukan pendekatan kualitatif. Seluruh siswa kelas X IPS1 yang berjumlah 20 siswa digunakan sebagai sampel. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah simple random sampling. Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar angket (kuesioner), dan tes wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor berkonsentrasi terhadap minat pembelajaran matematika memberikan kontribusi paling tinggi terhadap kemampuan  matematis siswa, ini diakibatkan karena pembelajaran yang dilakukan peneliti menuntut siswa untuk mengingat kembali materi yang telah dipelajari dan mampu mengkoneksikannya dengan materi yang sedang dipelajari. Hasil penelitian ini memberi implikasi untuk guru dan sekolah sebagai acuan guna meningkatkan hasil belajar siswa yang optimal.
Analisis Minat Belajar Siswa Sekolah Dasar Terhadap Mata Pelajaran IPA Pada Masa Pandemi Covid-19 Dalimunthe, Rizki Rahayu; Harahap, Risma Delima; Harahap, Dahrul Aman
Jurnal Basicedu Vol. 5 No. 3 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v5i3.888

Abstract

Minat belajar merupakan faktor yang sangat penting dalam keberhasilan belajar. Pada masa pandemi COVID 19, minat belajar siswa mengalami penurunan di karenakan pembelajaran yang dilakukan secara daring. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui minat belajar siswa kelas VI di Sekolah Dasar (SD) Mis Al Washliyah Padang Matinggi pada mata pelajaran IPA. Subjek dalam penelitian adalah siswa kelas VI sebanyak 39 orang. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Teknik pengambilan sampel yaitu purposive sample menggunakan observasi, wawancara dan angket sebagai data pendukung. Hasil penelitian yang telah dilakukan dengan empat indikator didapatkan yaitu perasaan senang terhadap mata pelajaran IPA sebesar 89,74%, perhatian siswa terhadap guru dengan metode daring (zoom, google meet,diskusi grup whatsapp,penugasan dan lain lain) sebesar 94,87%, siswa semangat mengikuti mata pelajaran IPA dimasa pandemi COVID-19 sebesar 89,74 %. Dan terakhir sumber pembelajaran IPA sebesar 89,74%. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan minat belajar siswa kelas VI di Sekolah Dasar (SD) Mis Al Washliyah Padang Matinggi terhadap mata pelajaran IPA terpadu pada masa pandemi COVID-19 adalah sangat tinggi
Analisis Penggunaan Media Pembelajaran pada Muatan IPA di Sekolah Dasar Winangsih, Eka; Harahap, Risma Delima
Jurnal Basicedu Vol. 7 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v7i1.4433

Abstract

Media merupakan hal penting dalam proses pembelajaran untuk mencapai keberhasilan belajar. Hal tersebut membuat para guru untuk menggunaan media pembelajaran khususnya pada muatan IPA. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan media pembelajaran pada muatan IPA di Sekolah Dasar Negeri 26 Bilah Hilir. Subjek dalam peelitian adalah siswa kelas VI sebanyak 70 orang siswa-siswi yang terdiri dari 35 orang siswa-siswi kelas VIa  dan 35 orang siswa-siswi kelas VIb. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengambilan sampel adalah analisis purposive sampling dimana observasi, wawancara dan kuesioner merupakan data pendukung. Hasil penelitian yang dilakukan dengan 5 indikator diperoleh ialah metode penggunaan media pembelajaran muatan IPA 67,95%, sikap siswa terhadap penggunaan media pelajaran muatan IPA 82,24%, frekuensi penggunaan media pembelajaran muatan IPA 72,34%, manfaat penggunaan media pembelajaran muatan IPA 75,05%dan terakhir penguasaan materi pembelajaran pada muatan IPA 84%. Berdasarkan hasil dapat disimpulkan bahwa sikap siswa terhadap penggunaan media pembelajaran saat pembelajaran muatan IPA sangat tinggi.
Pengaruh Manajemen Kelas dan Fasilitas Belajar terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa Afsari, Sisca; Siregar, Sakinah Ubudiyah; Harahap, Risma Delima
Jurnal Basicedu Vol. 7 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v7i1.4577

Abstract

Matematika merupakan mata pelajaran yang sangat penting. Dalam mewujudkan hasil belajar matematika yang optimal, peran guru dan sekolah sangat diperlukan. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh manajemen kelas dan fasilitas belajar terhadap hasil belajar matematika siswa Mts Al-Washliyah Aek Nabara. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif kuantitatif dengan menggunakan teknik analisis data regresi linier berganda. Penelitian dilakukan di Mts Al-Washliyah Aek Nabara, Kab. Labuhanbatu, Sumatera Utara pada semester ganjil tahun 2022/2023. Seluruh siswa Mts Al-Washliyah Aek Nabara yang berjumlah 69 orang merupakan populasi dalam penelitian ini dan sampel sebanyak 30 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Manajemen kelas berpengaruh positif dan signifikan sebesar 33,1% terhadap hasil belajar matematika siswa Mts Al-Washliyah Aek Nabara. 2) Fasilitas belajar berpengaruh positif dan signifikan sebesar 24,4% terhadap hasil belajar matematika siswa Mts Al-Washliyah Aek Nabara. 3) Manajemen kelas dan fasilitas belajar sama-sama memiliki kontribusi secara positif terhadap hasil belajar matematika siswa Mts Al-Washliyah Aek Nabara, besar pengaruhnya yaitu 42,4% dan 57,6% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti oleh peneliti. Hasil penelitian ini memberi implikasi untuk guru dan sekolah sebagai acuan guna meningkatkan hasil belajar siswa yang optimal.
Analisis Managemen Waktu terhadap Konsentrasi Belajar Matematika Kelas VIII Pohan, Widia Hafni; Siregar, Sakinah Ubudiyah; Harahap, Risma Delima
Jurnal Basicedu Vol. 7 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v7i1.4580

Abstract

Matematika memiliki karakter yang koheren, sistematis dan logis.Banyaknya kesukaran yang  dialami siswa saat belajar matematika . Karena siswa masih belum dapat berkonsentrasi dengan baik, maka penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan siswa berkonsentrasi dalam belajar matematika, faktor apa saja yang mendukung dan menghambatnya, serta bagaimana upaya guru mengatasi faktor yang menghambat konsentrasi tersebut.Subjek penelitian adalah guru matematika dan peserta didik kelas VIII yang berjumblah  56 siswa.Deskriptif kualitatif adalah metode yang digunakan dalam penelitian ini.alat pengumpulan data, survey, observasi dan wawancara. Hasil penelitian  1) fokus belajar matematika siswa kelas VIII MTs Nur Ibrahimy cukup tinggi. 2) sebagian besar siswa dapat memperhatikan saat guru menjelaskan meteran di depan kelas, 3) sebagian besar siswa sudah termotivasi untuk belajar, 4) upaya yang dilakukan guru untukmengatasihambatanbelajar.Terdapat pengaruh manajemen waktu belajar terhadap konsentrasi belajar matematika siswa kelas VIII Nur Ibrahimy
Pengaruh Manajemen Kelas terhadap Hasil Belajar Matematika pada Materi Fungsi Kuadrat Harahap, Neni Fitriana; Siregar, Sakinah Ubudiyah; Harahap, Risma Delima
Jurnal Basicedu Vol. 7 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v7i1.4662

Abstract

Kajian ini merupakan pengembangan dari penelitian sebelumnya tentang efektifitas manajemen kelas terhadap konsentrasi belajar siswa (Amelia & Siregar, 2022). Tujuan penelitian ini yaitu untuk melaksanakan penelitian lebih dalam tentang Pengaruh Manajemen Kelas Terhadap Hasil Belajar Matematika Pada Materi Fungsi Kuadrat Kelas X SMA Negeri 1 Na IX-X Aek Kota Batu. Sampel yang diambil sebanyak 59 siswa dari empat kelas yang di seleksi dengan menggunakan simple random sampling. Menggunakan metode regresi linier sederhana yang mengaplikasikan penelitian deskriptif. Hasil yang diperoleh adalah (1) manajemen kelas pada pembelajaran matematika materi fungsi kuadrat berada pada kategori baik yaitu 52,54% ; (2) Hasil belajar siswa pada materi fungsi kuadrat matematika memperoleh nilai rerata 78,25 dalam MID semester 1 tahun ajaran 2022/2023; (3) Total pengaruh manajemen kelas pada hasil belajar matematika terhadap materi fungsi kuadrat sejumlah 43,8%. Dengan demikian, terdapat 43,8% hasil belajar siswa yang dipengaruhi oleh manajemen kelas, sedangkan komponen lain yang tidak terhitung pada penelitian ini berpengaruh pada sisanya sebesar 56,2%. Berdasarkan hal tersebut dapat disimpulkan bahwa manajemen kelas dapat mempengaruhi hasil belajar siswa kelas X SMA Negeri 1 Na IX-X Aek Kota Batu pada pelajaran fungsi kuadrat.
Analisis Kesulitan Belajar Siswa pada Pembelajaran IPA Kurikulum Merdeka Belajar di Sekolah Dasar Rahmah, Dea Anjelia; Harahap, Risma Delima
Jurnal Basicedu Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v8i2.4825

Abstract

Belajar merupakan suatu proses yang harus dilalui untuk mencapai perubahan didaam diri untuk menjadi prilaku yang lebih baik ataupun perubahan tingkah laku yang bersifat positif atau lebih baik dari sebelumnya. Namun dalam proses belajar tidak terlepas dari kondisi seseorang dimana proses belajar yang ditandai dengan adanya hambatan-hambatan dalam mencapai hasil belajar yang disebut dengan kesulitan belajar. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesulitan belajar siswa pada mata pelajaran IPA di kelas Va dan Vb SDN 23 Bilah Hilir Perkebunan Negeri Lama, Kecamatan Bilah Hilir Kabupaten Labuhan Batu. Dalam penelitian ini peneliti mengunakan jenis penelitan deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Adapun teknik pengumpulan data dalam penelitan ini mengunakan angket, wawancara dan observasi. Dari hasil penelitian didapat kesimpulan bahwa kesulitan belajar siswa siswi dalam memahami mata pelajaran IPA dapat di lihat yakni  Prestasi Belajar IPA Rendah 74%, kemudian indikator ke dua Hasil Belajar Yang Di Capai Tidak Seimbang 72%, selanjutnya indikator ke tiga  yaitu Lambat Dalam Mengerjakan Tugas Dan Terlambat Dalam Menyelesaikan Tugas dengan persentasi 65%, kemudian Indikator keempat yakni Sikap Acuh Pada Saat Mengikuti Pelajaran dengan persentase 69 %, untuk indikator kelima, Menunjukan Gejala Emosional yang persentase nya 62%. Sehingga dapat ditarik kesimpulan  bahwa terbukti adanya kesulitan belajar dalam mata pelajaran IPA di kelas Va dan Vb di SDN 23 Bilah Hilir Perkebunan Negeri Lama Kecamatan Bilah Hilir Kabupaten Labuhanbatu.
Perwujudan Profil Pelajar Pancasila melalui Metode Eksperimen pada Pembelajaran IPA Tingkat SMP Sinaga, Siti Kholijah; Harahap, Risma Delima; Chastanti, Ika
Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan Vol. 18, No. 4 : Al Qalam (Juli 2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (STIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/aq.v18i4.3619

Abstract

Profil Pelajar Pancasila adalah perwujudan pelajar Indonesia sebagai pelajar sepanjang hayat yang memiliki kompetensi global dan berperilaku sesuai dengan nilai-nilai Pancasila. Dengan dilakukan metode eksperimen menganalisis penggunanaan metode eksperimen dalam mewujudkan karakter dengan profil pelajar pancasila.  Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif yang dilaksanakan di SMP Negeri 4 Kualuh Hulu pada bulan September 2023 - Januari 2024. Sampel dalam penelitian melibatkan guru kelas VII-1. Data dikumpulkan melalui wawancara dan observasi. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan purposive sampling. Analisis data menggunakan teori Milles dan Huberman. Hasil pembahasan menunjukkan sintaks profil pelajar pancasila seperti beriman dan bertaqwa Tuhan YME, dan berakhlak mulia, berkebinekaan global, gotong royong, mandiri, bernalar kritis, dan kreatif. Aktivitas seperti guru menanti di gerbang sekolah dan siswa memberi salam akan tetapi hanya peserta didik laki-laki saja, Kegiatan ini untuk mengembangkan dimensi karakter beriman, bertakwa kepada Tuhan YME serta berakhlak mulia,  kepada alam dan sesama manusia. Saling menghargai dalam berdiskusi dan meningkatkan kesadaran budaya anak-anak, menunjukkan rasa hormat terhadap budaya mereka sendiri dan toleransi terhadap keanekaragaman lingkungan. 6K untuk menjaga kebersihan sebagai kegiatan atau tindakan yang diakukan dengan bersama-sama. Praktikum mandiri mengerjakan dengan sesuai dengan pembagian kelompok. Literasi sebelum pembelajaran 10-15 menit menganalisis dan mengevaluasi penalaran serta merefleksi dan mengevaluasi informasi dan gagasan. Tim secara bekerjasama dan kreatif memberikan kontribusi positif terhadap pembentukan karakter siswa. Dengan melalui metode eksperimen dalam pembelajaran IPA dapat efektif dalam mewujudkan tujuan Profil Pelajar Pancasila, serta mendorong rasa ingin tahu siswa terhadap materi yang disampaikan.
Keefektifan Guru IPA dalam Penggunaan Laboratorium pada Kurikulum Merdeka Batubara, Ramadani; Chastanti, Ika; Harahap, Risma Delima
Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan Vol. 18, No. 4 : Al Qalam (Juli 2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (STIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/aq.v18i4.3615

Abstract

Kurikulum Merdeka merupakan kurikulum baru yang sudah diimplementasikan disekolah pada saat ini. Ada beberapa masalah yang muncul disekolah dalam menerapkan kurikulum merdeka karena masih kurikulum baru. Penelitian ini bertujuan guna menganalisis efektivitas penggunaan laboratorium IPA pada kurikulum merdeka. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif yang di analisis secara deskriptif. penelitian ini dilakukan di SMP Negeri 4 Kualuh Hulu pada bulan Agustus sampai November 2023. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas IX berjumlah 127 siswa dan guru mata pelajaran IPA. Tekhnik pengambilan data dilakukan dengan menggunakan wawancara,observasi dan kuisioner yang dibagikan melalui Platform Google Form. Tehknik sampling yang digunakan dengan purposive sampling dan tekhnik analisis data Miles & Huberman. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan laboratorium belum optimal karena beberapa faktor. Pertama, kurangnya kemampuan sumber daya manusia dalam mengelola dan memanfaatkan laboratorium secara efisien, termasuk kurangnya teknisi/laboran yang membantu guru dalam persiapan praktikum. Kedua, kurangnya koordinasi dan kolaborasi antara guru dan unit yang menggunakan laboratorium serta kebutuhan akan pengembangan sistem manajemen laboratorium yang terstruktur. Ketiga, peran aktif pemimpin sekolah, pendidik, dan tenaga pendidikan dalam membangun budaya sekolah yang mendukung penggunaan laboratorium sebagai sarana pembelajaran yang efektif. penggunaan laboratorium diharapkan dapat ditingkatkan untuk mendukung pengembangan soft skills dan karakter siswa.Diperlukan upaya untuk meningkatkan pemanfaatan laboratorium dalam pendidikan, termasuk peningkatan kemampuan sumber daya manusia, koordinasi antar unit yang menggunakan laboratorium, pengembangan sistem manajemen laboratorium yang terstruktur, dan pembangunan budaya sekolah yang mendukung penggunaan laboratorium sebagai sarana pembelajaran yang efektif. Hal ini penting untuk memastikan bahwa laboratorium dapat menjadi tempat yang efektif bagi siswa untuk mengembangkan pemahaman ilmiah dan keterampilan praktis mereka, sesuai dengan visi kurikulum merdeka Dalam konteks kurikulum merdeka.