Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peran Pembelajaran PAI untuk Menguatkan Sikap Anti Kekerasan: Membangun Karakter Islami yang Damai dan Toleran: The Role of Islamic Education Learning to Strengthen Anti-Violence Attitudes: Building Peaceful and Tolerant Islamic Characters Andini, Irda; Santoso, Hajizah Indah; Nopita, Nopita; Sukino, Arif; Mahrus, Erwin
INSANI: Jurnal Ilmu Agama dan Pendidikan Vol 3 No 1 (2025): Vol 3 No 1 (2025): INSANI: Jurnal Ilmu Agama dan Pendidikan
Publisher : Yayasan Pendidikan Islam (YPI) AN NUR INSANI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70424/insani.v3i1.104

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan merancang desain pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) yang mampu memperkuat sikap anti kekerasan serta membentuk karakter Islami yang damai dan toleran pada peserta didik. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada meningkatnya fenomena kekerasan di lingkungan pendidikan, baik dalam bentuk fisik, verbal, maupun sosial, yang menuntut pendekatan pendidikan berbasis nilai-nilai Islam yang menekankan kasih sayang, kedamaian, dan penghargaan terhadap perbedaan. Metode yang digunakan adalah studi pustaka (library research) dengan menelaah berbagai literatur keislaman, teori pendidikan karakter, dan konsep anti kekerasan dari perspektif Islam. Hasil kajian menunjukkan bahwa desain pembelajaran PAI yang efektif dalam menanamkan sikap anti kekerasan meliputi tujuan pembelajaran yang berorientasi pada nilai-nilai damai, materi yang relevan seperti ayat dan hadis tentang perdamaian, metode pembelajaran interaktif dan partisipatif seperti diskusi, simulasi konflik, serta penggunaan media yang mendukung pemahaman nilai-nilai Islami. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa pembelajaran PAI yang terstruktur dan berbasis pada nilai-nilai rahmatan lil ‘alamin berperan strategis dalam membentuk karakter peserta didik yang memiliki sikap lemah lembut, pemaaf, toleran, dan mampu menghindari kekerasan dalam kehidupan sosialnya.
Analisis Konsep Disiplin, Kekuasaan dan Normalisasi Sosial dalam Pendidikan Melalui Pendekatan Teori Michel Foulcault Sulistyowati, Dewi; Sukino, Arif
Jurnal Alwatzikhoebillah : Kajian Islam, Pendidikan, Ekonomi, Humaniora Vol. 12 No. 1 (2026): Jurnal Alwatzikhoebillah : Kajian Islam, Pendidikan, Ekonomi, Humaniora
Publisher : Institut Agama Islam Sultan Muhammad Syafiuddin Sambas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37567/alwatzikhoebillah.v12i1.4701

Abstract

This article aims to examine how the concepts of power, discipline, and social normalization in education are understood through the lens of Michel Foucault's theory. From a Foucauldian perspective, power is not merely repressive and centralized, but is rather diffuse, productive, and present in all social relations, including in educational practices. Through techniques of surveillance, evaluation, and the instillation of norms, education plays a strategic role in shaping subjects who are compliant with established social norms. This study employs a qualitative-descriptive method with a literature review approach, analyzing Foucault's major works and their implementation within the context of educational management in Indonesia. The findings indicate that educational practices function as an effective instrument of social control in shaping the consciousness, behavior, and identity of students.