Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Pemberian Minuman Jahe dan Madu Terhadap Mual Muntah Pada Ibu Hamil Trimester I Setiyaningsih, Fera Yuli; Isro'aini, Any
Jurnal Kebidanan Malakbi Vol 4 No 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : Jurusan Kebidanan Poltekkes Kemenkes Mamuju

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33490/b.v4i2.957

Abstract

Nausea and vomiting begin in the 1st trimester around 6-8 weeks of gestation, peak at nine weeks of gestation and persist around 12 weeks. A small number of pregnant women still feel nausea and vomiting at 20 weeks of gestation. Approximately 50 – 80% of pregnant women experience this discomfort, and around 50% - 90% of pregnant women experience nausea and vomiting during 1st trimester. The purpose of this study was to determine the effect of giving ginger and honey on nausea and vomiting in 1st trimester-pregnant women in MombyKids Jombang. The research design used the One-Group Pretest-Posttest Design. The research subjects were first-trimester pregnant women who checked their pregnancy at MombyKids Jombang. Data analysis used the Wilcoxon test. The results of the study showed that there was an effect of giving ginger on nausea and vomiting, the frequency of nausea and vomiting before giving ginger and honey in the 1st trimester of pregnant women. The conclusion in this study was that in the 1st trimester pregnant women who consumed ginger and honey the frequency of nausea and vomiting was reduced compared to the 1st trimester pregnant women who did not consume ginger and honey. The pregnant woman suggested using ginger and honey as non-pharmacological therapy, but continued the research by increasing the number of samples should be followed to strengthen this finding.
Edukasi Manfaat Prenatal Massage Dan Pemberian Prenatal Massage Di Desa Tambakrejo Jombang Setiyaningsih, Fera Yuli; Isro'aini, Any; Sulistyawati, Henny; Permatasari, Ratna Dewi; Mildiana, Yana Eka
Jurnal Abdi Medika Vol 5 No 2 (2025): Jurnal Abdi Medika Desember 2025
Publisher : INSTITUT TEKNOLOGI SAINS DAN KESEHATAN INSAN CENDEKIA MEDIKA JOMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35874/jam.v5i2.1545

Abstract

Prenatal massage adalah pijat yang dilakukan pada ibu hamil untuk memperlancar sirkulasi darah dan mengurangi keluhan yang sering dialami ibu hamil. Jenis pijatan disesuaikan dengan perubahan tubuh ibu hamil. Pada ibu hamil tubuh akan mengalami perubahan fisik, maupun perubahan psikologis yang disebabkan oleh peningkatan hormon kehamilan. Perubahan yang terjadi menyebabkan ibu hamil mengalami ketidaknyaman seperti, konstipasi, sering buang air kecil, sesak nafas, edema, kram kaki dan nyeri punggung. Ketidaknyamanan dalam kehamilan seperti Nyeri punggung 70%, sering berkemih 50%, Konstipasi 40%, sesak napas 60%, bengkak kaki 20%, perut kembung 30%, sakit kepala 20%, strie gravidarum 50%, hemoroid 60% berdasarkan data tersebut nyeri punggung merupakan ketidaknyamanan yang paling banyak dialami oleh ibu hamil. Hasil penelitian menyebutkan bahwa terdapat cara farmakologis dan nonfarmakologis untuk mengatasi nyeri punggung. Penggunaan metode farmakologis tidak lagi direkomendasikan karena dianggap berbahaya dan memiliki efek serius pada janin. Penatalaksanaan metode non farmakologis dapat dilakukan dengan memberikan pijatan lembut seperti prenatal massage, kompres hangat, senam hamil dan latihan pernapasan. Berdasarkan hasil wawancara yang dilakukan kepada ibu hamil di Desa Tambakrejo diketahui bahwa ibu hamil sebagain besar ibu hamil mengalami keluhan nyeri punguung. Ibu hamil belum pernah melakukan prenatak massage untuk mengurangi keluhan tersebut. Kegiatan Pengabdian Masyarakat akan dilaksanakan di Desa Tambakrejo. Jumlah KK di Desa Tambakrejo 1.324 KK, dengan jumlah ibu hamil trimester 3 sebanyak 6 ibu hamil. Kegiatan yang akan dilakukan adalah informasi dan pengetahuan melalui kegiatan penyuluhan tentang prenatal massage