Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Konsep Pendidikan Furusiyah Ibnu Qayyim Al-Jauziyyah dan Relevansinya dengan Pendidikan Kontemporer Anwar, Saiful; Asrori, Asrori; Yusron, Moh Alwi; Sabrina, Lina Nur
Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 2 No 2 (2023): Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36232/paida.v2i2.4614

Abstract

Dalam era teknologi canggih, di mana kehidupan digital sering mendominasi aktivitas, banyak pelajar cenderung mengabaikan aspek jasmani, rohani, dan akhlak. Konsep pendidikan furusiyah memberikan alternatif yang berharga untuk mengatasi tantangan ini. Melalui pelatihan fisik dan pembentukan karakter, pendidikan saat ini dapat menciptakan generasi yang berintegritas, penuh semangat, dan siap menghadapi berbagai tantangan dalam kehidupan. Pendidikan furusiyah, yang diilhami oleh pemikiran Ibn Qayyim Al-Jawziyyah, merupakan pendekatan yang menitikberatkan pada pembentukan karakter yang kuat dan berakhlak mulia melalui latihan fisik, kedisiplinan, dan ketekunan. Konsep ini relevan dengan pendidikan saat ini yang juga mengakui pentingnya pembentukan karakter yang berkualitas dalam menghadapi tantangan zaman modern. Penerapan konsep furusiyah dalam kurikulum pendidikan memberikan peluang besar untuk membentuk generasi masa depan yang memiliki integritas dan keunggulan. Tujuan penelitian ini adalah untuk Mengetahui konsep pendidikan furusiyyah menurut Ibnu Qayyim Al-Jauziyyah dan Mengetahui Relevansinya dengan pendidikan saat ini. Penelitian ini dilakukan melalui metode penelitian kepustakaan dengan pendekatan kualitatif deskriptif, yang menganalisis isi buku Ibnu Qayyim Al-Jawziyyah yang berjudul "Furusiyyah Al-Muhammadiyah". Pendidikan furusiyah menempatkan pentingnya latihan fisik sebagai bagian integral dari proses pembelajaran. Melalui pelatihan fisik dan olahraga, murid dapat mengembangkan keterampilan, ketangkasan, serta meningkatkan kesehatan fisik dan mental mereka. Selain itu, pendekatan ini juga menekankan pada nilai-nilai seperti keberanian, kesabaran, keadilan, dan kedisiplinan, yang menjadi fondasi karakter yang kuat dan tangguh. Untuk mengimplementasikan konsep furusiyah pendidik mencari cara kreatif untuk mengintegrasikannya ke dalam kegiatan pembelajaran. Pelatihan fisik, olahraga, dan kegiatan ekstrakurikuler menjadi wadah yang tepat untuk mempraktikkan pendidikan furusiyah. Dengan menerapkan konsep pendidikan furusiyah, pendidikan saat ini memiliki potensi besar untuk menghasilkan generasi yang kuat, berakhlak, dan siap menghadapi tantangan masa depan.
Konsep Pendidikan Furusiyah Ibnu Qayyim Al-Jauziyyah dan Relevansinya dengan Pendidikan Kontemporer Anwar, Saiful; Asrori, Asrori; Yusron, Moh Alwi; Sabrina, Lina Nur
Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 2 No. 2 (2023): Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36232/jurnalpaida.v2i2.1455

Abstract

Dalam era teknologi canggih, di mana kehidupan digital sering mendominasi aktivitas, banyak pelajar cenderung mengabaikan aspek jasmani, rohani, dan akhlak. Konsep pendidikan furusiyah memberikan alternatif yang berharga untuk mengatasi tantangan ini. Melalui pelatihan fisik dan pembentukan karakter, pendidikan saat ini dapat menciptakan generasi yang berintegritas, penuh semangat, dan siap menghadapi berbagai tantangan dalam kehidupan. Pendidikan furusiyah, yang diilhami oleh pemikiran Ibn Qayyim Al-Jawziyyah, merupakan pendekatan yang menitikberatkan pada pembentukan karakter yang kuat dan berakhlak mulia melalui latihan fisik, kedisiplinan, dan ketekunan. Konsep ini relevan dengan pendidikan saat ini yang juga mengakui pentingnya pembentukan karakter yang berkualitas dalam menghadapi tantangan zaman modern. Penerapan konsep furusiyah dalam kurikulum pendidikan memberikan peluang besar untuk membentuk generasi masa depan yang memiliki integritas dan keunggulan. Tujuan penelitian ini adalah untuk Mengetahui konsep pendidikan furusiyyah menurut Ibnu Qayyim Al-Jauziyyah dan Mengetahui Relevansinya dengan pendidikan saat ini. Penelitian ini dilakukan melalui metode penelitian kepustakaan dengan pendekatan kualitatif deskriptif, yang menganalisis isi buku Ibnu Qayyim Al-Jawziyyah yang berjudul "Furusiyyah Al-Muhammadiyah". Pendidikan furusiyah menempatkan pentingnya latihan fisik sebagai bagian integral dari proses pembelajaran. Melalui pelatihan fisik dan olahraga, murid dapat mengembangkan keterampilan, ketangkasan, serta meningkatkan kesehatan fisik dan mental mereka. Selain itu, pendekatan ini juga menekankan pada nilai-nilai seperti keberanian, kesabaran, keadilan, dan kedisiplinan, yang menjadi fondasi karakter yang kuat dan tangguh. Untuk mengimplementasikan konsep furusiyah pendidik mencari cara kreatif untuk mengintegrasikannya ke dalam kegiatan pembelajaran. Pelatihan fisik, olahraga, dan kegiatan ekstrakurikuler menjadi wadah yang tepat untuk mempraktikkan pendidikan furusiyah. Dengan menerapkan konsep pendidikan furusiyah, pendidikan saat ini memiliki potensi besar untuk menghasilkan generasi yang kuat, berakhlak, dan siap menghadapi tantangan masa depan.
Ecology from the Perspective of Islamic Education: A Study of Kauniyah Verses and Their Relevance to the Green Curriculum Redho Syam, Aldo; Alwi Yusron, Moh
Al-Lubab : Jurnal Penelitian Pendidikan dan Keagamaan Islam Vol 11 No 1 (2025): Al-Lubab
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Muhammadiyah Tempurrejo Ngawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19120/al-lubab.v11i1.6170

Abstract

The global ecological crisis is a pressing contemporary issue that demands immediate attention across various sectors, including education. Within the context of Islamic education, ecological values are deeply embedded in the teachings of the Qur’an through kauniyah (cosmic) verses that depict the order of nature and human responsibility as stewards (khalifah) on Earth. This study aims to examine the ecological principles within Islamic teachings and assess their relevance to the development of a green curriculum based on Islamic values. The main focus is to understand how kauniyah verses can serve as a conceptual foundation in formulating an Islamic education curriculum that is responsive to environmental issues. This research employs a qualitative approach using library research methods, in which data were collected through literature reviews of the Qur’an, the tafsir of Ibn Kathir, scholarly journals, Islamic education texts, and educational policy documents from international institutions such as UNESCO. The data were analyzed descriptively and qualitatively by classifying kauniyah verses related to ecology and examining their integration into the Islamic educational curriculum. The findings indicate that Islam offers a comprehensive ecological worldview encompassing principles such as khalifah (vicegerency), amanah (trust), mīzān (balance), and iṣlāḥ (restoration). These values can be integrated into the curriculum through interdisciplinary learning, the strengthening of environmental character education, and the promotion of spiritual-ecological habits. A green curriculum grounded in Islamic values can serve as a strategic solution to cultivate a generation that is not only intellectually competent but also environmentally responsible as part of their devotion to Allah SWT.
Ecology from the Perspective of Islamic Education: A Study of Kauniyah Verses and Their Relevance to the Green Curriculum Redho Syam, Aldo; Alwi Yusron, Moh
Al-Lubab : Jurnal Penelitian Pendidikan dan Keagamaan Islam Vol 11 No 1 (2025): Al-Lubab
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Muhammadiyah Tempurrejo Ngawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19120/al-lubab.v11i1.6170

Abstract

The global ecological crisis is a pressing contemporary issue that demands immediate attention across various sectors, including education. Within the context of Islamic education, ecological values are deeply embedded in the teachings of the Qur’an through kauniyah (cosmic) verses that depict the order of nature and human responsibility as stewards (khalifah) on Earth. This study aims to examine the ecological principles within Islamic teachings and assess their relevance to the development of a green curriculum based on Islamic values. The main focus is to understand how kauniyah verses can serve as a conceptual foundation in formulating an Islamic education curriculum that is responsive to environmental issues. This research employs a qualitative approach using library research methods, in which data were collected through literature reviews of the Qur’an, the tafsir of Ibn Kathir, scholarly journals, Islamic education texts, and educational policy documents from international institutions such as UNESCO. The data were analyzed descriptively and qualitatively by classifying kauniyah verses related to ecology and examining their integration into the Islamic educational curriculum. The findings indicate that Islam offers a comprehensive ecological worldview encompassing principles such as khalifah (vicegerency), amanah (trust), mīzān (balance), and iṣlāḥ (restoration). These values can be integrated into the curriculum through interdisciplinary learning, the strengthening of environmental character education, and the promotion of spiritual-ecological habits. A green curriculum grounded in Islamic values can serve as a strategic solution to cultivate a generation that is not only intellectually competent but also environmentally responsible as part of their devotion to Allah SWT.
Gontor Putri Education: A Model for Character Formation of Prospective Students Salmi, Mafaza; Yusron, Moh Alwi; El-Fani, Aisya Rahma
Global Education Journal Vol. 4 No. 1 (2026): Global Education Journal (GEJ)
Publisher : Civiliza Publishing, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59525/gej.1280

Abstract

The development of moral character is a very important element in Islamic education, especially in Islamic boarding schools. This research focuses on the importance of moral development for the younger generation facing the challenges of globalization, where ethical values are often overlooked. Pondok Modern Darussalam Gontor Putri Campus 2 implements a character education and learning system to shape the personality of students, including for prospective new students in the 2025–2026 school year. This research was conducted to understand the education and learning process at Gontor Putri Campus 2 in shaping the character of morals for prospective students. The method used in this study is qualitative with a study design in the field. The subjects of this study are students who have the potential to become students at Gontor Putri Campus 2 for the 2025–2026 school year. Data was obtained through observation, interviews, and document collection, then analyzed using data grouping methods, data presentation, and specific facts identified at the location. The results of the study show that an education system that combines intracurricular, extracurricular, and daily habits plays an important role in the development of moral character for prospective students. Habituation of discipline, strengthening of religious values, and example provided by teachers and seniors are important factors that support this process. The implications of this study show that it is very important for the younger generation to have a solid moral foundation in facing the various challenges of the times.