Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Rekam Medis: Desain, Manfaat dan Penerapannya di Praktik Bidan Mandiri Ummu Hani Yogyakarta Ilmi, Laili Rahmatul; Barokah, Liberty; Zolekhah, Dewi
Indonesian of Health Information Management Journal (INOHIM) Vol 12, No 1 (2024): INOHIM
Publisher : Lembaga Penerbitan Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/inohim.v12i1.576

Abstract

AbstractBased on observations and document studies at PMB Ummu Hani Bantul Yogyakarta, the medical record documentation system has not been optimal. PMB Ummu Hani lacks standardized medical record folders, KIB (Patient Identity Cards), and forms. For instance, postpartum records are kept in large folio paper books with batik covers, where the paper size of each form is not uniform. All healthcare personnel and facilities must maintain proper and accurate medical records to protect both patients and healthcare providers and to support the continuity of care. This study aims to design a medical record system that benefits PMB Ummu Hani. The research method used is Research and Development (RnD) with a case study approach. Data collection was conducted through observation and document review of existing medical record forms and Focus Group Discussions (FGD) with 9 midwives. The forms were designed using Canva and Epi Info applications and were tested through design presentations and a second round of FGD. The study resulted in the design of medical record folders, KIB, prenatal examination forms, delivery forms, medical procedure forms, partograph forms, postpartum forms, and child growth records. The medical record folder uses ivory paper, size F4, weighing 260 grams, cream-colored. The medical record forms use A4 paper, weighing 70 grams, white-colored, and the KIB paper size is 85.6 cm x 53.9 cm.Keyword: design, medical record, primary care of Ummu Hani AbstrakBerdasarkan hasil observasi dan studi dokumen di PMB Ummu Hani Bantul Yogyakarta, sistem pencatatan dan pendokumentasian rekam medis belum berjalan optimal. PMB Ummu Hani belum memiliki map rekam medis yang standar, KIB, dan formulir yang terstandar. Contohnya, pencatatan nifas menggunakan buku besar berukuran kertas folio bergaris dengan sampul batik, di mana ukuran kertas setiap formulir tidak seragam. Setiap tenaga kesehatan dan fasilitas pelayanan kesehatan wajib menyelenggarakan rekam medis yang baik dan benar untuk memberikan perlindungan bagi pasien dan tenaga kesehatan, serta mendukung keberlanjutan pemeriksaan dan pengobatan. Penelitian ini bertujuan untuk mendesain rekam medis yang bermanfaat bagi PMB Ummu Hani. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (RnD) dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan studi dokumen pada formulir rekam medis yang ada, serta Focus Group Discussion (FGD) dengan 9 bidan. Desain formulir dibuat menggunakan aplikasi Canva dan Epi Info, kemudian diuji coba melalui presentasi hasil desain dan FGD tahap 2. Hasil penelitian menghasilkan desain map rekam medis, KIB, formulir pemeriksaan kehamilan, formulir persalinan, formulir tindakan medis, formulir patografi, formulir nifas, dan buku tumbuh kembang anak. Map rekam medis menggunakan kertas jenis ivory ukuran F4 dengan berat 260gram berwarna krem, sementara kertas formulir rekam medis berukuran A4 dengan berat 70gram berwarna putih, dan kertas KIB berukuran 85,6 cm x 53,9 cm.Kata Kunci: desain, rekam medis, PMB Ummu Hani 
Edukasi Kesehatan Reproduksi Remaja, Menstruasi, Dismenorea, dan Periksa Payudara Sendiri (Sadari) Zolekhah, Dewi; Kusumawardani, Arum Margi; Agustina, Silvia Ari; Barokah, Liberty
JMM - Jurnal Masyarakat Merdeka Vol 8, No 2 (2025): NOVEMBER
Publisher : Universitas Merdeka Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51213/jmm.v8i2.188

Abstract

Masa remaja merupakan merupakan masa peralihan dari masa kanak-kanak ke masa dewasa yang meliputi perubahan biologis, psikologis dan sosial. Masa remaja diawali dengan pertumbuhan yang sangat cepat. Kasus seputar reproduksi remaja sekarang semakin meningkat, disebabkan ketidak pahaman remaja terhadap berbagai aspek reproduksi yang berhubungan dengan dirinya sendiri. Permasalahan remaja mengenai seksualitas dan kesehatan reproduksi kian lama dirasakan kian kompleks dan memprihatinkan. Pengabdian kepada masyarakat ini bertema “Edukasi Kesehatan Reproduksi Remaja”. Tujuan dari pengabdian kepada masyarakat ini diharapkan remaja dapat mengetahui tentang Kesehatan reproduksi pada remaja. Tempat Pengabdian yaitu di SMAN 1 Kasihan Bantul, Yogyakarta. Metode yang digunakan yaitu dengan tiga tahapan yaitu persiapan, pelaksanaan, dan tahap akhir. Hasil dari pengabdian Masyarakat ini yaitu terjadi peningkatan pengetahuan siswa di SMAN 1 Kasihan Bantul. Sebelum penyuluhan, terdapat 13 siswa (31,7%) dengan pengetahuan kurang, 20 siswa (48,8%) dengan pengetahuan cukup, dan 8 siswa (19,5%) dengan pengetahuan kurang. Setelah penyuluhan, tidak ada siswa dengan pengetahuan kurang, 8 siswa (22%) dengan pengetahuan cukup, dan 32 siswa (78%) dengan pengetahuan baik.
Peningkatan Tumbuh Kembang Bayi Melalui Pijat Bayi Barokah, Liberty; Dewi Zolekhah; Tyas Ning Yuni Astuti A
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 3 No. 7 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stimulasi pijat bayi merupakan kegiatan merangsang kemampuan semua aspek perkembangan dasar bayi yang meliputi stimulasi sentuh, gerak, urut, pendengaran dan penglihatan dengan mengutamakan rasa nyaman, aman, menunjukkan perhatian dan kasih sayang sehingga perkembangannya akan berlangsung secara optimal. Manfaat Pijat bayi di antaranya untuk membantu tumbuh kembang fisik dan emosi bayi, mempererat hubungan antara ibu dan bayi, meningkatkan jumlah dan sitotoksisitas dari sistem immunitas, merangsang fungsi pencernaan dan pembuangan, membantu melatih relaksasi, mengurangi depresi dan ketegangan, mengurangi rasa sakit, mengurangi kembung dan kolik, meningkatkan berat badan, meningkatkan konsentrasi bayi dan membuat tidur lelap serta memperbaiki sirkulasi darah dan pernapasan. Tujuan dari pengabdian kepada masyarakat ini diharapkan ibu yang mempunyai bayi dapat mengetahui tentang manfaat tentang pijat bayi dan ibu dapat melakukan sendiri teknik pijat bayi dirumah. Pengabdian kepada masyarakat dilakukan secara luring dan terintegrasi dalam mata kuliah Pelayanan Komplementer Pada Ibu dan Anak. Target pengabdian ini yaitu ibu yang mempunyai bayi dan balita. Pelaksanaan kegiatan ini direncanakan dalam tiga tahapan yaitu persiapan, pelaksanaan, dan tahap akhir. Tahapan persiapan meliputi serangkaian kegiatan dari pengkajian masalah dan penyusunan proposal. Tahapan pelaksanaan kegiatan adalah memberikan pendidikan kesehatan terkait pijat bayi serta simulasi dan latihan pijat bayi. Kegiatan ini dinilai berhasil terlihat dari peningkatan pengetahuan dan pemahaman tentang pijat bayi Ibu juga antusias dalam mengikuti yoga serta bisa mengulangi gerakan yang sudah di ajarkan saat dilakukan evaluasi dapat mempraktekan cara memijat dengan teknik yang benar.
STRATEGI INTERNALISASI NILAI-NILAI KEJUANGAN JENDERAL ACHMAD YANI DALAM MEMBENTUK KARAKTER MAHASISWA Ningsih, Kori Puspita; Purbobinuko, Zakharias Kurnia; Riyadi, Sujono; Barokah, Liberty; Sugiyono, Sugiyono; Rukmi, Dwi Kartika; Astuti, Yuli
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 4 (2024): Special Issue Vol. 7 No. 4 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i4.37964

Abstract

Proses internalisasi pendidikan karakter di lembaga pendidikan tidak dapat dilakukan secara instan, namun secara bertahap dan terus-menerus. Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta (Unjaya) sebagai lembaga pendidikan berperan sangat besar dalam memberikan pengaruh dalam membentuk karakter mahasiswa untuk dapat mengamalkan Nilai Kejuangan Jenderal Achmad Yani (NKJA) dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi strategi NKJA dalam membentuk karakter mahasiswa. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan wawancara, observasi dan studi dokumentasi. Lokasi penelitian dilakukan di Fakultas Kesehatan Unjaya. Hasil penelitian menunjukkan Fakultas Kesehatan Unjaya berupaya membentuk karakter mahasiswa melalui internalisasi NKJA sejak resmi menjadi mahasiswa Unjaya. Internalisasi NKJA dalam membentuk karakter mahasiswa sejalan dengan Visi Misi Fakultas Kesehatan Unjaya. Arah kebijakan internalisasi NKJA dirumuskan dalam Rencana Strategis dengan mengangkat sebagai salah satu Indikator Kinerja Utama (IKU) Fakultas Kesehatan Unjaya. Nilai-nilai NKJA meliputi Nasionalis, Patriotik dan Heroik. Strategi internalisasi melalui adanya mata kuliah penciri NKJA, melaksanakan program Achmad Yani Muda dan mengintegrasikan penilaian sikap NKJA dalam pembelajaran. Melalui Pendidikan karakter NKJA tersebut, diharapkan dapat membentuk mahasiswa dan lulusan yang memiliki sikap toleransi, adaptif, budi pekerti, cinta tanah air, berani, rela berkorban, mentaati aturan, bertanggungjawab dan prestatif serta mampu menjadi role model.
Penerapan Praktik Yoga Dalam Mengoptimalkan Kecerdasan Kinestetik Pada Anak Usia Dini Barokah, Liberty; Ayuningtyas, Ika Fitria; Anggraini, Tyas Ning Yuni Astuti; Zolekhah, Dewi; Setyawati, Anik
JMM - Jurnal Masyarakat Merdeka Vol 8, No 2 (2025): NOVEMBER
Publisher : Universitas Merdeka Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51213/jmm.v8i2.190

Abstract

Kecerdasan kinestetik berkaitan dengan perkembangan motorik anak. Permasalahan yang sering terjadi adalah anak masih canggung dalam bergerak, malu – malu dan tidak percaya diri dalam menggerakkan tubuhnya. Salah satu cara untuk meningkatkan kecerdasan kinestetik adalah yoga. Stimulasi dengan yoga merupakan kegiatan merangsang kemampuan semua aspek perkembangan dasar anak yang meliputi stimulasi sentuh, gerak, urut, pendengaran dan penglihatan dengan mengutamakan rasa nyaman, aman, menunjukkan perhatian dan kasih sayang sehingga perkembangannya akan berlangsung secara optimal. Tujuan pengabdian ini agar anak dapat mengikuti yoga untuk menstimulasi kecerdasan kinestetik. Pengabdian ini  terintegrasi dalam mata kuliah Pelayanan Komplementer Pada Ibu dan Anak. Target pengabdian ini anak umur 4-6 tahun. Pelaksanaan kegiatan dilakukan dalam tiga tahapan yaitu persiapan, pelaksanaan, dan tahap akhir. Tahapan persiapan meliputi pengkajian masalah dan penyusunan proposal. Tahapan pelaksanaan adalah melakukan yoga anak. Hasil dari kegiatan ini anak antusias dan semangat dalam melakukan yoga. Hal ini terlihat dari awal kegiatan sampai akhir, siswa mengikuti semua gerakan yoga serta saat evaluasi, siswa dapat melakukan sendiri gerakan yoga sesuai dengan yang diperintahkan. Kegiatan ini diharapkan dapat dilakukan secara berkesinambungan dan memberikan manfaat untuk menstimulasi kecerdasan kinestetik pada anak.