Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : sarga

Desain Wellness and Beauty Center di Surabaya dengan Pendekatan Biophilic Architecture Sheryl Tabina Uistean; Failasuf Herman Hendra; Brina Oktafiana
SARGA: Journal of Architecture and Urbanism Vol. 20 No. 1 (2026): January 2026
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56444/sarga.v20i1.3125

Abstract

Perubahan pola hidup masyarakat modern yang diiringi tingginya beban kerja dan mobilitas, telah meningkatkan risiko stres serta kelelahan fisik dan mental, terutama di kawasan perkotaan yang padat seperti Surabaya. Hal ini mendasari kebutuhan akan fasilitas yang tidak hanya berfokus pada perawatan fisik, namun juga mendukung pemulihan secara menyeluruh. Perancangan Wellness and Beauty Center dengan menerapkan Biophilic Architecture dapat menghadirkan ruang penyembuhan yang terintegrasi dengan alam. Proses perancangan meliputi tahapan identifikasi, studi banding, analisis, dan sintesis, guna menghadilkan konsep makro Healing Trough Nature sebagai strategi utama. Konsep ini dikembangkan menajdi konsep mikro yang mencakup desain ruang interaksi dengan alam, bentuk bangunan organik, dan tatanan lahan yang menyatu dengan lansekap di sekitarnya. Rancangan yang dihasilkan meliputi fasilitas spa, perawatan kecantikan, yoga, meditasi, pusat kebugaran, dan area relaksasi yang terhubung secara efektif. Bangunan dirancang adaptif terhadap karakter tapak dengan komposisi massa lengkung yang selaras terhadap orientasi visual dan fungsi ruang, sehingga mampu emnciptakan harmoni serta atmosfer yang dapat menennagkan bagi pengunjung.
Pendekatan Arsitektur Edukatif sebagai Strategi Perancangan Perpustakaan Umum di Surabaya Alifvia Rahmadani Putri; Brina Oktafiana; Failasuf Herman Hendra
SARGA: Journal of Architecture and Urbanism Vol. 20 No. 2 (2026): July 2026
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56444/sarga.v20i2.3252

Abstract

Tantangan literasi di era digital semakin kompleks seiring dominasi media visual dan konten instan yang menurunkan minat baca, termasuk di Surabaya sebagai kota metropolitan berkembang di bidang pendidikan. Rendahnya budaya literasi dan keterbatasan fasilitas perpustakaan interaktif menjadi hambatan utama. Peranacangan ini menggunakan pendekatan arsitektur edukatif dengan konsep makro edukasi inklusif serta konsep mikro tatanan lahan intuitif, adaptive learning, dan ruang intuitif inklusif. Pendekatan deskriptif kuantitatif dan metode perancangan arsitektur educative diterapkan melalui analisis literatur dan objek lapangan yang relevan. Desain perpustakaan difokuskan pada pembelajaran aktif melalui aktivitas sensorik, motorik, fungsi baca, dan ruang interaktif yang selaras dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan pengguna dari anak-anak hingga lansia. Tatanan lahan dirancang harmonis antara ruang dalam dan luar, di mana area komunal luar seperti taman dan playground berfungsi sebagai perpanjangan ruang belajar. Bentuk bangunan mengadopsi elemen geometris sederhana untuk kesan dinamis dan mudah dipahami, menggunakan material ramah lingkungan yang juga menjadi media belajar. Ruang dalam disesuaikan dengan kebutuhan berdasarkan kelompok usia. Perpustakaan ini diharapkan menjadi pusat literasi inklusif dan ruang tumbuh bersama yang mendorong pembelajaran lintas generasi di Surabaya.