Sukmawaty, Muli
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Quercetin-Lesitin Kompleks dalam In Situ Vaginal Gel Sebagai Peningkat Terapi Kanker Serviks Sukmawaty, Muli; Karim, Djuniasti; Priyambodo, R. Ardian; Daswi, Dwi Rachmawaty; Arisanty, Arisanty
Jurnal Mandala Pharmacon Indonesia Vol. 11 No. 1 (2025): Jurnal Mandala Pharmacon Indonesia
Publisher : Program Studi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35311/jmpi.v11i1.698

Abstract

Secara global kanker serviks menduduki posisi kedua tertinggi di dunia dari seluruh kanker yang menyerang perempuan. Quercetin (QC) merupakan flavonoid yang telah terbukti memiliki efek antipoliperatif dan sitotoksik. QC tergolong BCS kelas II dengan permeabilitas tinggi namun kelarutan rendah sehingga sulit mencapai bioavabilitas yang tinggi. Kompleksasi antara lipid dan zat aktif diketahui dapat meningkatkan kelarutan zat aktif. Penelitian ini bertujuan meningkatkan kelarutan QC yang selanjutnya dimasukkan dalam formula in situ gel vagina untuk meningkatkan efektifitas terapi kanker serviks. Quercetin-Lecitin Kompleks (QC-LK) dibuat dalam 13 formula menggunakan Central Composite Design (CCD) aplikasi Design-Expert®. Formula optimum selanjutnya dibuat in situ gel vagina menggunakan Poloxamer (PX) dan HPMC. Karateristik gel ditentukan dengan penentuan suhu gelasi, daya lekat, uji permeasi retensi secara ex vivo dan uji MTT secara in vitro pada sel HeLa. Formula 4 dengan perbandingan polimer 1:5 dipilih sebagai formula optimum yang mampu melarutkan QC sejumlah 0,44 ± 0,15 mg/mL dengan efisiensi penjerapan sebesar 95,8% yang berbeda signifikan dengan QC murni (p<0.05). Formula in situ gel berhasil menahan QC sebanyak 3,3 ± 0,22 mg/mL pada membran mukosa. Hasil uji MTT menunjukkan IC50 sediaan QC-LK sebesar 18,42 ± 2,13 dengan persentasi viabilitas sebesar 3,48 ± 0,42%.
Pengolahan teh herbal kulit buah naga sebagai sumber antioksidan alami pencegah penyakit degeneratif Adhayanti, Ida; Sukmawaty, Muli; Amier, Azmilah
Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024): Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat
Publisher : Progran Studi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35311/jmpm.v5i1.334

Abstract

Kulit buah naga memiliki kandungan gizi yang tidak kalah dengan buahnya, bahkan kandungan antioksidan p ada kulit lebih tinggi dibanding pada buahnya. Kulit buah naga seringkali hanya menjadi limbah. Telah dilakukan pengabdian masyarakat program pembinaan desa mitra yang melatih para kader pada wilayah kerja kelurahan Tello Baru Kota Makassar dalam mengolah kulit buah naga menjadi teh sebagai sumber antioksidan alami pencegah penyakit degeratif. Kegiatan dimulai dengan pre test lalu edukasi interaktif, praktik pembuatan simplisia kulit buah naga menggunakan metode pengeringan dengan food dehydrator, pembuatan teh kulit buah naga, pelatihan proses pengemasan dan labelling. Kegiatan pengabdian masyarakat ini berhasil meningkatkan pengetahuan serta keterampilan khalayak sasaran dari sebelum kegiatan dilakukan sebesar 49,5 % meningkat menjadi 94,5% setelah kegiatan. Produk akhir yang dihasilkan dari kegiatan ini adalah modul pengolahan teh, video tutorial pengolahan serta teh herbal kulit buah naga yang telah terkemas.