Claim Missing Document
Check
Articles

SOSIALISASI PENGUATAN KELEMBAGAAN BUM DESA DI KABUPATEN JEMBER Handayati, Puji; Izzalqurny, Tomy Rizky; Shobah, Nurus
Jurnal Pengabdian Masyarakat Ilmu Keguruan dan Pendidikan (JPM-IKP) Vol 4, No 2 (2021): Jurnal Pengabdian Masyarakat (JPM-IKP)
Publisher : FKIP Universitas Trilogi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31326/jmp-ikp.v4i2.1035

Abstract

Tujuan kegiatan ini, yaitu untuk membentuk kelembagaan BUM Desa di Kabupaten Jember agar lebih kuat agar bisa memberikan kontribusi yang besar dalam meningkatkan taraf hidup masyarakat yang lebih baik. Kegiatan ini dilaksanakan dengan metode sosialisasi terkait penguatan kelembagaan BUM Desa yang diselenggarakan oleh tim pengabdian Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang. Kegiatan ini dilakukan pada Bulan hari Minggu 6 Juni 2021 dengan melakukan sosialisasi kepada pengurus BUM Desa di Lokasi BUM Desa Semboro dan hari Rabu 9 Juni 2021 pada Pendamping Desa di Daerah Tempurejo. Hasil kegiatan ini dihadiri oleh 58 orang peserta dari puluhan BUM Desa di Kabupaten Jember. Berkas yang perlu untuk dilengkapi antaralain berita acara dari bumdes, peraturan desa tentang pendirian bumdes, peraturan bersama tentang BUM Desa bersama apabila memang BUM Desa yang ada adalah BUM Desa bersama, AD ART dan rencana program. Pada kegiatan ini ditutup dengan tanggapan dari peserta yang menantikan adanya sosialialisasi lanjutan dalam prakteknya membua rencana kerja. Kegiatan lanjutan sosialisasi dengan Pendamping Desa Pemberdayaan (PDP) di Kabupaten Jember. Pihak PDP sangat mendukung dan menginginkan ada agenda lanjutan dengan melakukan pilot project kepada beberapa BUM Desa untuk membuat berkas berkas yang dibutuhkan dalam persyaratan sesuai dengan Permendesa No.3 tahun 2021.
Digitalisasi Usaha Mikro: Program Digital Marketing Masyarakat Hunian Tetap Desa Sumbermujur Sulistyorini, Anita; Izzalqurny, Tomy Rizky; Andry Prio Utomo, Muhammad; Ayu, Dwi Rahma
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 6 No. 4 (2025): Edisi Oktober - Desember
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v6i4.7291

Abstract

Transformasi digital menjadi tantangan sekaligus peluang bagi pelaku usaha mikro di kawasan hunian tetap penyintas erupsi Gunung Semeru, Desa Sumbermujur, Kabupaten Lumajang. Keterbatasan akses pasar, minimnya pengetahuan digital marketing, serta produksi yang masih tradisional menghambat keberlanjutan usaha masyarakat. Program pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas branding dan pemasaran digital UMKM melalui pendekatan partisipatif. Metode yang digunakan meliputi observasi lapangan, forum group discussion (FGD), pelatihan branding dengan aplikasi Canva dan kecerdasan buatan (AI), serta evaluasi terhadap capaian program. Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta terhadap strategi branding digital, terbentuknya akun media sosial resmi desa (Instagram dan TikTok), serta lahirnya desain promosi produk yang lebih menarik dan konsisten. Selain itu, pelaku usaha mulai mampu memanfaatkan teknologi digital untuk memperluas jaringan pemasaran. Program ini menegaskan bahwa literasi digital berbasis komunitas dapat menjadi strategi efektif dalam memperkuat kemandirian ekonomi penyintas bencana. Temuan ini memiliki implikasi penting bagi pengembangan model pemberdayaan UMKM di wilayah pascabencana berbasis teknologi
Dukungan Persiapan Branding Wisata Pasar Minggu Pada Hunian Tetap Desa Sumbermujur Izzalqurny, Tomy Rizky; Sulistyorini, Anita; Prio Utomo, Muhammad Andry; Prastyo, Elman
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 6 No. 4 (2025): Edisi Oktober - Desember
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v6i4.7294

Abstract

Desa Sumbermujur, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang memiliki potensi wisata yang besar karena lokasinya sebagai desa penyangga Taman Nasional Bromo Tengger Semeru dan adanya hunian tetap pasca erupsi Gunung Semeru. Namun, keterbatasan sumber daya manusia, rendahnya literasi digital, dan ketiadaan strategi branding menyebabkan potensi wisata, khususnya Pasar Minggu, belum berkembang optimal. Kegiatan pengabdian ini bertujuan mendukung persiapan branding wisata Pasar Minggu untuk memperkuat identitas desa wisata sekaligus meningkatkan daya saing produk UMKM lokal. Metode yang digunakan meliputi observasi lapangan, focus group discussion (FGD) dengan pemangku kepentingan, pelatihan dan pendampingan branding menggunakan aplikasi digital (Canva dan AI), serta fasilitasi pembuatan logo, kemasan, dan banner promosi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat tentang pentingnya branding, terbentuknya desain identitas visual untuk UMKM, serta kesiapan masyarakat dalam menyelenggarakan Pasar Minggu dengan dukungan promosi yang lebih profesional. Kegiatan ini membuktikan bahwa kolaborasi akademisi dan masyarakat mampu mendorong pemberdayaan ekonomi lokal berbasis wisata dan membuka peluang keberlanjutan program di masa depan.
Edutourism Pesona Tirta Desa Gajahrejo : Wisata Sungai Berbasis Ekonomi Kreatif Dengan Budidaya Ikan, Edukasi Lingkungan, dan Kuliner Berkelanjutan Izzalqurny, Tomy Rizky; Nugroho, Tatas Ridho; Sabrina, Arzendy Berlian; Orchidta Ramadina, Defrina Eka; Ayu, Dwi Rahma
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 6 No. 4 (2025): Edisi Oktober - Desember
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v6i4.7304

Abstract

Program pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di Desa Gajahrejo, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang dengan tujuan meningkatkan nilai tambah potensi lokal melalui diversifikasi olahan pisang Candi menjadi produk kuliner inovatif dan berdaya saing. Permasalahan utama yang dihadapi masyarakat meliputi keterbatasan keterampilan pengolahan, lemahnya manajemen usaha sederhana, dan kurangnya strategi branding produk lokal, sehingga hasil panen pisang hanya bernilai ekonomi rendah. Metode kegiatan mencakup diskusi dan observasi awal bersama perangkat desa, penyusunan resep dan uji coba produk, pelatihan teknis pengolahan serta pengemasan, dan evaluasi partisipatif dengan ibu-ibu PKK dan pelaku UMKM. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan keterampilan peserta dalam mengolah pisang Candi menjadi multiproduk, seperti Risoles Gedang Manja, Cake Pisang Kopi Gajahrejo, dan Gajahrejo Gedang Crispy. Selain itu, program ini berdampak positif pada meningkatnya motivasi berwirausaha, kesadaran akan pentingnya inovasi, serta penguatan identitas kuliner lokal. Dengan demikian, pendampingan ini tidak hanya memperluas wawasan masyarakat mengenai pengolahan berbasis bahan lokal, tetapi juga memperkuat posisi Desa Gajahrejo sebagai destinasi wisata kuliner berkelanjutan.
Sustainability Reporting Practice in Technology Companies in ASEAN: a Systematic Literature Review Izzalqurny, Tomy Rizky; Nugroho, Tatas Ridho; Sanputra, Adrian Hartanto Darma; Miladia, Arika
MAKSIMUM: Media Akuntansi Universitas Muhammadiyah Semarang Vol 16, No 1 (2026): Maksimum: Media Akuntansi Universitas Muhammadiyah Semarang
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/mki.16.1.2026.103-117

Abstract

This study conducts a comprehensive Systematic Literature Review (SLR) to examine sustainability reporting (SR) practices among technology companies in the ASEAN region. Guided by the PRISMA 2020 protocol, the review synthesizes results from 11 peer-reviewed journal articles published between 2015 and 2025. The research aims to map SR practices, analyze links between SR, governance, innovation, and performance, and identify new challenges and research gaps in sustainability reporting. The findings show that SR implementation in ASEAN remains fragmented and mostly voluntary. Disclosure quality varies across countries. Governance factors such as board independence, gender diversity, and sustainability commitment enhance the credibility and clarity of SR. Strong institutional frameworks in Malaysia and Singapore foster more robust adoption. Digital transformation and sustainability-driven innovation help boost reporting efficiency and transparency for stakeholders. However, institutional and technological barriers limit broader adoption. Compared to Europe and China, ASEAN lacks regulatory harmony, data standards, and digital readiness. This study adds value by consolidating theories, such as Stakeholder Theory, Legitimacy Theory, and the Resource-Based View. It explains how governance and innovation shape the development of SR in emerging digital economies. The review concludes by calling for standardization across ASEAN countries, capacity-building efforts, and more longitudinal empirical studies. These steps can strengthen SR’s strategic impact on sustainability and accountability in ASEAN’s technology sector.
Business Planning bagi Mahasiswa Asrama PGSD Universitas Negeri Malang Sebagai Perwujudan Decent Work and Economic Growth of SDG’s Goals Khusnul Khotimah; Esti Untari; Tomy Rizky Izzalqurny
Dedikasi Cendekia: Warta Pengabdian Pendidikan Vol. 1 No. 1 (2024)
Publisher : Educational Consultant & Counseling Career (EC3) Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66653/dedikasicendekia.v1i1.6

Abstract

One of the eight SDGs is decent work and economic growth. The SDG's goal can be interpreted as human welfare will be achieved if they have decent work. Based on this need, all stakeholders must be able to create the widest possible employment opportunities. To realize these ideals or goals, there needs to be participation and collaboration between institutions/sectors, including the involvement of universities. One of the roles of higher education in supporting the realization of the SDG's goals is empowering students who live in campus dormitories by providing experience (soft skills) to students in the field of edupreneurship (entrepreneurship). Therefore, assistance in preparing business planning for the State University of Malang campus dormitory students was carried out. The results obtained from this activity are that dormitory students can produce eight prospective business plans realized in the business model canvas (BMC).