Claim Missing Document
Check
Articles

PELATIHAN PEMANFAATAN BOTOL BEKAS SEBAGAI MEDIA MENANAM TANPA MENYIRAM DI DESA GUNTING Tomy Rizky Izzalqurny; Sastra Jayanti; Widyawati Wilanda Sari
Jurnal Abdimas Mandiri Vol. 6 No. 2
Publisher : UNIVERSITAS INDO GLOBAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36982/jam.v6i2.2288

Abstract

Sampah merupakan salah satu permasalahan yang dialami masyarakat saat ini utamanya sampah botol plastik yang merupakan sampah tidak mudah diurai sehingga perlu dimanfaatkan menjadi barang yang lebih berkualitas dan bermanfaat. Tujuan adanya pelaksanaan program menanam tanpa menyiram yaitu memanfaatkan sampah botol plastik sebagai media menanam tanpa menyiram di Desa Gunting, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Pasuruan. Metode yang digunakan pada pengabdian ini yaitu persiapam, pelaksanaan dan evaluasi. Tahap persiapan dengan melakukan observasi dan persiapan alat serta bahan yang digunakan. Tahap pelaksanaan program yaitu penyampaian materi dan praktik menanam tanpa menyiram. Pada tahap evaluasi program kerja, kegiatan dapat dianggap berhasil apabila minimal terdapat 2 warga yang berhasil membuat hidropnik. Akhirnya kegiatan menanam tanpa menyiram berjalan dengan lancar dan sesuai dengan tujuan penulis, serta adanya respon positif  terbukti dengan adanya keaktifan peserta yang hadir serta keefektifan pemaparan materi dari interaksi peserta selama pelaksanaan berlangsung. Adapun respon positif tersebut antara lain : peserta pelatihan dapat mengikuti kegiatan pelatihan menanam tanpa menyiram sampai selesai, bertanya tentang hal yang belum dipahami dan aktif dalam praktik langsung.Kata kunci : pengabdian, menanam, sistem wicks 
DEVELOPING HOUSEHOLD FINANCIAL LITERACY TO ADVANCE SOCIETY WELFARE IN KASEMBON, KASEMBON DISTRICT, MALANG REGENCY Rizky Firmansyah; Tomy Rizky Izzalqurny; Adam Gumilang Rahmawan; Ach Littausil Arzaq
Pasundan International of Community Services Journal (PICS-J) Vol. 4 No. 2 (2022): Volume 04 Number 02 December 2022
Publisher : LPM Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/picsj.v4i2.6351

Abstract

Kasembon is a developing village which has elevated potential in agricultural products. However, its society required a good financial literacy.  The low knowledge of financial literacy became a demotivating factor that constructed outcome from community resource less than the maximum. Therefore, this Community Service Activity team initiated to develop the financial literacy through socialization for Kasembon Village society which assumed to improve their financial quality by transparent household financial management.
Upaya Pembentukan Karakter Bangsa Berjiwa Nasionalis Dengan Tayangan Film “Battle Of Surabaya” Tomy Rizky Izzalqurny; Ajeng Purbaningrum; Sayyid Achmad Abdillah; Tioryta Grasella Sijabat
Jurdimas (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Royal Vol 6, No 1 (2023): Januari 2023
Publisher : STMIK Royal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33330/jurdimas.v6i1.1488

Abstract

The character of nationalism is very important to be instilled as an effort to build a strong character in order to fortify the golden milestone of the Indonesian nation (the younger generation) against the negative impacts of globalization. The activity of “Watching with Film Nationalism” was carried out to foster the nationalist and patriotic spirit of the younger generation as a golden milestone for the Indonesian nation. The method used is planning through observation and adjustment of work programs, submission of proposals, pre-implementation, implementation of activities, and evaluation of activities. This activity was carried out in December at one of the elementary schools in the village of MI Miftahul Huda Duwet Krajan with the target activities of students in grades IVb, V, and VI. This activity achieved results in the form of increasing the knowledge of MI Miftahul Huda students to be able to know more about the heroes who contributed to Indonesia, to form a patriotic character, and proud to be part of the Indonesian nation.Keywords: nationalism; patriotism; students Abstrak: Karakter nasionalisme sangatlah penting untuk ditanamkan sebagai upaya pembentukan karakter yang kuat dalam rangka membentengi tonggak emas bangsa Indonesia (generasi muda) akan dampak negatif dari globalisasi. Kegiatan “Nonton Bareng Film Nasionalisme” dilaksanakan untuk menumbuhkan semangat nasionalis dan patriotis generasi muda sebagai tonggak emas bangsa Indonesia. Metode yang digunakan adalah perencanaan melalui observasi dan penyesuaian program kerja, pengajuan proposal, prapelaksanaan, pelaksanaan kegiatan, dan evaluasi kegiatan. Kegiatan ini dilaksanakan pada bulan desember di salah satu sekolah dasar desa duwet krajan MI Miftahul Huda dengan sasaran kegiatan siswa kelas IVb, V dan VI. Kegiatan ini mencapai hasil berupa  peningkatan pengetahuan siswa MI Miftahul Huda untuk dapat lebih mengenal tokoh pahlawan yang berjasa di Indonesia, untuk membentuk karakter patriotis dan bangga menjadi bagian dari Bangsa Indonesia.Kata kunci: nasionalisme; patriotisme; siswa
Pengaruh Institutional Investor dan Competition Intensity terhadap Sticky Cost Behavior dengan Variabel Kontrol Asset Intensity Vira Maulidiana Arliyansyah; Tomy Rizky Izzalqurny
Jurnal Akuntansi Bisnis Vol 21, No 1: Maret 2023
Publisher : Universitas Katolik Soegijapranata Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24167/jab.v21i1.10148

Abstract

Penelitian ini menguji pengaruh negatif institutional investor dan competition intensity terhadap sticky cost behavior dengan asset intensity sebagai variabel kontrol. Sebanyak 77 perusahaan dipilih sebagai sampel yang berasal dari  perusahaan pariwisata, restoran dan hotel tahun 2018-2021. Hasil penelitian menunjukkan bahwa institutional investor dan competition intensity tidak berpengaruh terhadap sticky cost behavior. Institutional investor tidak berpengaruh terhadap sticky cost behavior karena rendahnya kepemilikan institusi pada perusahaan pariwisata, restoran dan hotel pada tahun 2018-2021. Competition intensity tidak memiliki pengaruh terhadap sticky cost behavior akibat rendahnya intensitas persaingan pada perusahaan pariwisata, restoran dan hotel pada tahun 2018-2021. Penelitian ini memberikan kontribusi baru berupa literatur di bidang akuntansi manajemen dan biaya khususnya mengenai sticky cost behavior.
Pendampingan Inventarisasi Aset Desa di Pemerintah Desa Duwet Krajan, Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang Tomy Rizky Izzalqurny
Jurnal Pengabdi Vol 6, No 2 (2023): Oktober 2023
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jplp2km.v6i2.51933

Abstract

Pencatatan aset di Desa Duwet Krajan dengan berpedoman pada Standar Akuntansi Pemerintah, dilakukan menggunakan aplikasi Microsoft Excel sederhana. Beberapa program kerja telah disiapkan sesuai dengan tema kelompok setelah mengetahui kondisi dan berbagai masalah yang ada di desa dan melakukan analisis yang dibutuhkan. Tujuan dan manfaat dari pelaksanaan kegiatan inventarisasi aset desa adalah sebagai untuk membantu pihak desa dalam hal inventarisasi aset desa. Metode pendekatan telah dilakukan melalui survey lapangan dan kunjungan ke berbagai elemen masyarakat seperti aparat desa, tokoh masyarakat, dan warga desa. Selain pencatatan, pelaporan, dan perawatan aset desa, hal lain yang perlu diperhatikan dalam pengelolaan aset desa ialah bagaimana pengadaan dan penggunaan aset desa. Pengajuan pengadaan aset desa harus melalui crosscheck terlebih dahalu, apakah benar-benar dibutuhkan, mendesak, atau prioritas dan apakah telah tercantum di RPMJDesa sebelum disetujui oleh Kepala Desa. Kegiatan ini dilakukan di Desa Duwet Krajan, Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang, Jawa Timur pada tanggal 10 November 2021 yang dihadiri oleh Sekretaris Desa, Bendahara Desa dan Kasi Pelayanan. Dari adanya program kerja ini dapat disimpulkan bahwa inventarisasi asset desa di Desa Duwet Krajan sudah dijalankan dengan baik dan berdasarkan pada peraturan, namun masih menggunakan aplikasi Microsoft Exel sederhana. 
Pelatihan dan Pengembangan E-commerce UMKM Produksi Keripik Desa Gunting Dalam Masa Pandemi Covid-19 Izzalqurny, Tomy Rizky; Angelina, Beta; Yunitasari, Eva
Patria : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 2: September 2023
Publisher : Universitas Katolik Soegijapranata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24167/patria.v5i2.3525

Abstract

Gunting Village has good potential in the UMKM sector that is developed, one example is the UMKM production of chips. However, the COVID-19 pandemic has resulted in a decrease in market demand for chip products. This is caused by the decline in people's purchasing power, limited access to marketing, and the lack of innovative types of marketing that are carried out. E-commerce is considered capable of being an alternative marketing method. The purpose of this service program is to provide assistance and training to chips UMKM owners in Gunting Village regarding online product marketing in the midst of a pandemic. The method used is the Action Research method which involves the target community group, namely the owners of UMKM chips in Gunting Village. Through the results of the Focus Group Discussion and identification of problems carried out, the agreed solution was socialization, training and mentoring activities. The service team offers efforts to expand people's knowledge about how to modify their marketing in e-commerce. It is hoped that these UMKM actors will be able to expand the range of the products they market with e-commerce features during this pandemic. Activities carried out by the service team include socialization, training and assistance regarding how important and multifunctional the market place is, and social media. The result of this activity is that the UMKM community in Gunting Village has started marketing UMKM products with e-commerce, and the virtual promotion they are doing has also been formed.
Pengemasan dan pemasaran kopi biji salak (Salacca zalaca) melalui e-commerce untuk peningkatan perekonomian masyarakat desa Utomo, Muhammad Andry Prio; Rakhmawati, Yunita; Daniarsih, Ajeng; Hastuti, Utami Sri; Rozana, Kennis; Zahida, Nadila Sekar; Izzalqurny, Tomy Rizky
Jurnal Inovasi Hasil Pengabdian Masyarakat (JIPEMAS) Vol 7 No 2 (2024)
Publisher : University of Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jipemas.v7i2.20872

Abstract

Tingginya produksi keripik salak Monik (Salacca zalacca) di desa Tirtoyudo juga diimbangi dengan meningkatnya jumlah limbah biji salak yang dihasilkan. Biji salak umumnya dibuang karena keras dan sulit untuk didegradasi sehingga mengakibatkan pencemaran lingkungan. Tujuan dari pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk memberikan pelatihan tentang pengemasan produk kopi biji salak Monik dengan easy drip dan pemasarannya melalui e-commerce kepada ibu-ibu PKK Desa Tirtoyudo, Malang. Metode yang digunakan dalam pelatihan ini yaitu service learning, sehingga peserta dapat mencoba praktik mengemas produk kopi biji salak dan mengelola tokodi e-commerce setelah materi. Jumlah peserta pada kegiatan pelatihan ini adalah 40 orang. Hasil pelatihan ini adalah produk box kopi biji salak kemasan easy drip dalam box yang menarik dan toko online di Shopee dengan nama Zacco Official Store. Shopee dipilih sebagai e-commerce untuk memasarkan produk karena 50% peserta pelatihan pernah melakukan transaksi di Shopee. Selain itu pelatihan ini mampu meningkatkan pengetahuan peserta tentang e-commerce, perkembangan e-commerce di Indonesia dan manfaat e-commerce menjadi 100%. Hasil survey pada akhir pelatihan menunjukkan peserta menilai puas hingga sangat puas untuk pelaksanaan pelatihan ini. Tindak lanjut yang diharapkan dari pengabdian ini adalah produk kopi biji salak Monik dapat teregistrasi di BPOM dan Halal MUI sehingga kualitas produk terjamin.
Predicting Credit Paying Ability with Machine Learning Algorithms Ama Febriyanti; Tomy Rizky Izzalqurny
Majalah Bisnis & IPTEK Vol. 16 No. 1 (2023): Majalah Bisnis & IPTEK
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Pada Masyarakat (P3M) STIE Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55208/781ypr87

Abstract

Most people still have difficulty accessing finance because of a lack or even no credit history. This study aims to develop a data model that predicts a customer's ability to pay from various aspects other than credit history. This study uses the CRSIP-DM (Cross Industry Standard Process Model for Data mining) method. The data used in this study is the Home Credit Default Risk dataset collected by documentation techniques. The data were then analyzed using data modeling analysis techniques, namely logistic regressor, decision tree classifier, random forest classifier, and lgbm classifier. This study found that the best model for predicting client payment ability is the lgbm classifier or the Random Forest Classifier.
INOVASI PANGAN DESA KEBOBANG: KREASI OLAHAN UBI GUNUNG KAWI MENUJU EKONOMI DESA BERDAYA Rahmawati, Apriana; Izzalqurny, Tomy Rizky
GLOBAL ABDIMAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2024): November 2024, GLOBAL ABDIMAS
Publisher : Unit Publikasi Ilmiah Perkumpulan Intelektual Madani Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desa Kebobang memiliki potensi dalam sektor pertanian, khususnya produksi ubi Gunung Kawi. Program inovasi pangan melalui demo memasak, yang didampingi oleh ahli kuliner, telah menunjukkan hasil yang memuaskan. Peserta pelatihan menunjukkan antusiasme tinggi dan berhasil menerapkan pengetahuan dan resep baru dalam mengolah ubi menjadi produk bernilai tambah, seperti keripik, puding, ubi brulee dan bola-bola ubi. Demo memasak berfungsi sebagai alat promosi yang efektif, membantu memperluas jangkauan pemasaran. Hasil dari kegiatan ini memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai cara mengolah ubi Gunung Kawi menjadi produk dengan nilai jual yang tinggi. Selain itu, masyarakat juga mendapatkan wawasan tentang teknik pengemasan yang menarik untuk meningkatkan daya tarik dan daya saing produk tersebut di pasar. Pelatihan ini bertujuan untuk mendorong kreativitas dan inovasi lokal agar hasil olahan ubi tidak hanya berkualitas tetapi juga memiliki nilai ekonomi yang lebih besar, sehingga dapat mendukung perekonomian masyarakat setempat secara berkelanjutan. Dalam jangka panjang, program ini diharapkan menciptakan peluang baru, memberikan lapangan kerja bagi kaum muda, dan berkontribusi pada pembangunan ekonomi lokal yang berkelanjutan.
Menguak Penerapan Akuntansi pada BUM Desa di Indonesia Izzalqurny, Tomy Rizky; Shobah, Nurus; Rohmah, Lisya Faidlotur
MAKSIMUM: Media Akuntansi Universitas Muhammadiyah Semarang Vol 12, No 2 (2022): MAKSIMUM:Media Akuntansi Universitas Muhammadiyah Semarang
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/mki.12.2.2022.77-86

Abstract

This study aims to explore the application of accounting to previous research on the application of accounting in BUM Desa in Indonesia. This research is also strengthened by examining several BUM Desa in the Jember area to get real information related to how accounting is applied in several regions in Indonesia. This research is an interpretive qualitative research. The focus of this research is BUM Desa. This study uses academic literature and surveys in BUM Desa in Jember Regency. The data used in this study are primary data and also secondary data originating from journals, articles, news, books, websites and resource persons related to Bum Desa accounting. The data analysis technique of this research uses an interactive analysis model. The results of this study are BUM Desa have accounting standards in accordance with government regulations, and there are several BUM Desa that have tried to apply accounting standards and more BUM Desa are unable to apply because of the lack of competent human resources, limited market access, complexity of rules and institutions , support from the village government that has not been optimal, synergies between communities and groups, limited access to capital, low commitment of human resources, unorganized management systems, public accountability and accountability that have not been considered, and there is no awareness of the risks of environmental impacts.