Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : SENMEA

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI NIAT ORANG ASLI PAPUA UNTUK BERWIRAUSAHA Mansim, Naftali; Usman, Sarah
Prosiding Seminar Nasional Manajemen, Ekonomi dan Akuntansi Vol. 1 No. 1 (2016): PROSIDING SEMINAR NASIONAL MANAJEMEN, EKONOMI DAN AKUNTANSI 2016
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dewasa ini dunia kewirausahaan tampaknya sudah mulai diminati oleh masyarakat luas. Namun, karena kurangnya informasi, banyak orang merasa masih belum jelas tentang aspek-aspek apa saja yang melingkupi dunia kewirausahaan. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis dan mengetahui faktor-faktor yang paling kuat dalam mempengaruhi niat berwirausaha Orang Asli Papua yang hidup di Pantai dan Hidup di Pegunungan. Metode populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah Non Probability dengan mengggunakan teknik convenience sampling dan purposive sampling dengan kriteria sampel adalah Orang Asli Papua yang memiliki niat berwirausaha baik yang hidup di Pantai dan Hidup di Pegunungan. Sebelum dilakukan pengujian analisis dilakukan uji kualitas instrumen dengan uji validitas dan uji reliabilitas. Setelah instrumen penelitian dinyatakan valid dan reliabel, maka langkah selanjutnya melakukan analisis faktor dengan tujuan mendapatkan faktor yang layak, serta dianalisis dengan analisis linier regresi berganda. Berdasarkan hasil analisis diperoleh hasil yaitu enam faktor yang terbentuk dapat menjelaskan variabel-variabel yang mempengaruhi niat masyarakat asli Papua berwirausaha sebesar 65.79%. Sedangkan sisanya sebesar 34.21% dijelaskan variabel lain yang tidak masuk dalam model ini. Diantaranya adalah achievement motivation, pengambilan resiko, keinginan untuk independen, locus of control, inovasi dan self efficacy . Faktor achievement motivation yang mempunyai peranan paling penting untuk dipertimbangkan oleh masyarakat asli Papua untuk berniat berwirausaha. Masyarakat pantai dan daerah pengunungan terdapat perbedaan niat yang mempengaruhi dalam melakukan kegiatan berwirausaha Daerah pegunungan lebih tinggi dipengaruhi oleh empat faktor. Dimana, niat wirausaha lebih tinggi dipengaruhi dikarenakan faktor achievement (keinginan berprestasi), Independent (kemandirian), risk (pengambilan risiko) dan inovasi. Sedangkan daerah pantai faktor yang lebih tinggi mempengaruhi adalah Locus of control (keinginan dalam diri) dan self efficacy (keyakinan akan kemampuan diri).
PENGGUNAAN BEASISWA BIDIKMISI PADA MAHASISWA MANAJEMEN FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS UNIVERSITAS PAPUA Ramadhoni, Afif; Usman, Sarah; Suruan, Ted Matheus
Prosiding Seminar Nasional Manajemen, Ekonomi dan Akuntansi Vol. 6 No. 1 (2021): PROSIDING SEMINAR NASIONAL MANAJEMEN, EKONOMI DAN AKUNTANSI 2021
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The Bidikmisi Scholarship is tuition assistance given to students who are economically disadvantaged and have good academic potential, namely having a good Grade Point Average (GPA) determined by the university. The purpose of this research is to find out how much is the allocation of Bidikmisi scholarship by management students of Bidikmisi scholarship recipients for educational needs, living expenses and temporary living expenses. This type of research approach is quantitative research, with descriptive problems. The sample is 44 students majoring in management, Faculty of Economics and Business, University of Papua. Data were collected using an online questionnaire. Descriptive statistical analysis tools are frequency and percentage. The use of Bidikmisi scholarships for students of the Management Department of FEB, University of Papua, is an average of 30% (13 people) out of a total of 44 students who spend IDR 4,400,000 for educational needs. as much as 26.7% spent Rp1,150,000 for the necessities of life. According to 68.2% of students, student aid funds from outside the province, the highest aid was Rp. 3,000,000 answered by 4.5% of students. There are advantages to using students, they should be used for the personal needs of Bidikmisi recipients. It includes consumption, transportation, credit and other costs that can ease the burden on parents.