Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

PENINGKATAN KUALITAS DAN PRODUKTIVITAS PANGAN TRADISIONAL ACEH IKAN KEUMAMAH BERSKALA INDUSTRI RUMAH TANGGA Muhardina, Virna; Rahmiati, Tengku Mia
Qardhul Hasan: Media Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2017): OCTOBER
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (247.136 KB) | DOI: 10.30997/qh.v3i2.948

Abstract

THE IMPROVEMENT OF QUALITY AND PRODUCTIVITY OF ACEHNESE FOOD “KEUMAMAH” IN HOME INDUSTRIAL SCALEABSTRACTKeumamah is a typical Acehnese food product made from tuna that has been through the boiling, smoking and drying stage (known as keumamah fish or wooden fish). This product is processed manually by home industry, thus causing limitations in the quantity and quality production. This devotional activity aims to offer solutions by giving slicer and spinner tools to home industries "Keumamah Karya Nelayan" and "Keumamah Nelayan Pesisir" located in Lampulo, Banda Aceh, in order to increase their production capacity. This activity used method of introducing technology application from tools provided through discussion and practice. The results showed that the slicer produced 73.33% yield, 314 seconds of slicing time, and 23.35% slicing effectiveness. Spinner tool usage produced keumamah contained 4.15% oil content, with panelist acceptance level of taste, colour and texture was 4.00 (like).Keywords: keumamah, home industry, spinner, slicer ABSTRAKKeumamah merupakan produk tradisional khas Aceh yang diolah dari ikan tuna yang telah melalui tahapan perebusan, pengasapan dan penjemuran (ikan keumamah atau ikan kayu). Produk ini diolah secara manual oleh industri rumah tangga, sehingga menyebabkan keterbatasan dalam kuantitas dan kualitas produksi keumamah siap saji yang dihasilkan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan bantuan alat pengolahan berupa slicer dan spinner kepada mitra usaha “Keumamah Karya Nelayan” dan “Keumamah Nelayan Pesisir” yang berada di Desa Lampulo Banda Aceh untuk memudahkan proses pengolahan dan meningkatkan kapasitas produksi. Pengabdian ini menggunakan metode introduksi teknologi dari alat yang diberikan melalui diskusi dan praktik. Hasil pengujian menunjukkan bahwa alat pengiris (slicer) menghasilkan rendemen 73.33%, waktu pengirisan 314 detik, dan efektifitas pengirisan 23.35%. Alat peniris minyak menghasilkan produk keumamah dengan kadar minyak 4.15%, dengan tingkat penerimaan panelis adalah 4.00 (suka) terhadap rasa, warna dan tekstur keumamah. 
Penyuluhan Pangan Sehat Kepada Anak Yatim di Panti Asuhan Children Home Kinder Hut Indrapuri Aceh Besar Muhardina, Virna; Sari, Putri Meutia; Rahmiati, Tengku Mia; Lamona, Asmeri; Irmayadani
Qardhul Hasan: Media Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 11 No. 1 (2025): Qardhul Hasan: Media Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/qh.v11i1.16083

Abstract

Penyuluhan pangan sehat diadakan di Panti Asuhan Children Home Kinder Hut, Indrapuri, Aceh Besar, dengan tujuan memberikan edukasi tentang pentingnya pola makan sehat kepada anak-anak yatim. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman anak-anak mengenai asupan gizi seimbang, peran nutrisi dalam mendukung pertumbuhan dan kesehatan, serta cara memilih dan mengonsumsi makanan bergizi. Dalam penyuluhan ini, anak-anak diperkenalkan pada konsep dasar pangan sehat seperti makanan bergizi, pentingnya sayur, buah, protein, dan karbohidrat. Metode yang digunakan dalam penyuluhan ini meliputi presentasi interaktif, diskusi, dan sesi tanya jawab untuk mendorong keterlibatan langsung anak-anak. Selain itu kegiatan ini juga membagikan pangan sehat berupa mie ayam organik dan nugget tempe. Penyuluhan ini diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang, membantu anak-anak membentuk kebiasaan makan sehat yang akan mendukung kesehatan mereka di masa depan, dan meningkatkan kesadaran pentingnya gizi dalam pertumbuhan anak.
ANALISIS KOMPOS AMPAS TEBU DENGAN PERBEDAAN PENGECILAN UKURAN BAHAN BAKU DAN JENIS BIOAKTIVATOR Sari, Cut Mulia; Rahmiati, Tengku Mia; Karnilawati, Karnilawati
Jurnal Sains Riset Vol 12, No 3 (2022): November 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Jabal Ghafur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47647/jsr.v12i3.900

Abstract

Sugarcane Bagasse is one of the wastes come out from the sugarcane water milling which is currently very much and very abundant in Pidie. Since this garbage cannot naturally disintegrate, it might harm the environment. One way to manage the sugarcane bagasse is by processing become compost. This study examined the results of sugarcane bagasse composting by using a reduction treatment in material size and the addition of several types of bioactivators that aim to accelerate the composting process and obtain the results that fulfil the requirements qualified. This study compraised of two factors, namely the reduction of size material factor and the type of bioactivator factor by using the Completely Randomized Design method. The results showed that the lowest value of C-Organic was obtained in the milling treatment and Orgadec bioactivator, N-total was obtained from manual counting treatment and MA11 bioactivator, the best C/N ratio was obtained in the milling treatment and Orgadec bioactivator, also the highest organic matter value was obtained in manual counting and EM4 bioactivator. Keywords : Compost, Sugarcane Bagasse, EM4, MA11, Orgadec
Pembuatan Meuseukat Dengan Subtitusi Pasta Labu Kuning (Curcurbita moschata Durch) Zaidiyah, Zaidiyah; Muhardina, Virna; Hakim, Lukmanul; Rahmiati, Tengku Mia; Sari, Putri Meutia
Jurnal Teknologi Pengolahan Pertanian Vol 6, No 1 (2024): Jurnal Teknologi Pengolahan Pertanian
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/jtpp.v6i1.9713

Abstract

Meuseukat adalah makanan khas Aceh yang menyerupai dodol. Biasanya, Meuseukat dibuat dari tepung terigu, namun dalam penelitian ini, pasta labu kuning digunakan sebagai pengganti sebagian tepung terigu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perbandingan rasio tepung terigu dan pasta labu kuning (90:10%, 80:20%, 70:30%, 60:40%, 50:50%) terhadap tingkat kesukaan panelis terhadap warna, tekstur, aroma, dan rasa. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) nonfaktorial dengan lima taraf perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbandingan rasio tepung terigu dan pasta labu kuning berpengaruh sangat nyata terhadap kadar air, uji deskripsi warna, serta tingkat preferensi panelis terhadap rasa dan warna. Namun, pengaruhnya tidak signifikan terhadap preferensi panelis terhadap aroma, uji deskripsi rasa, dan tekstur Meuseukat. Meuseukat yang paling disukai oleh panelis adalah yang menggunakan perbandingan rasio tepung terigu dan pasta labu kuning 50:50%. 
Pengaruh Penambahan Pasta Biji Kluwih (Artocarpus communis) dan Lama Pemanggangan Terhadap Karakteristik dan Sensori Biskuit Muhardina, Virna; Sari, Putri Meutia; Rahmiati, Tengku mia; Fitriyana, Liya; Safitri, isna; Irmayadani, Irmayadani; safiah, Safiah; Hakim, Lukmanul
Jurnal Teknologi Pengolahan Pertanian Vol 5, No 2 (2023): Jurnal Teknologi Pengolahan Pertanian
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/jtpp.v5i2.8627

Abstract

Biji kluwih (Artocarpus communis) mengandung karbohidrat yang cukup tinggi sehingga dapat dimanfaat sebagai bahan susbtitusi dalam pembutan biskuit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan pasta biji kluwih dan lama pemanggangan terhadap karateristik dan sifat sensori biskuit (Artocarpus communis). Pembuatan biskuit dilakukan dengan mencampurkan tepung terigu, pasta biji kluwih dan bahan tambahan lainnya. Penelitian ini menggunakan model Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial yang terdiri dari 2 faktor yaitu penambahan pasta biji Kluwih (25%, 50%, dan 75%) dan lama pemanggangan (20, 30, dan 40 menit). Parameter yang diamati adalah kadar air, kadar protein, kadar serat dan sensori (warna, rasa, aroma dan tekstur). Hasil menunjukkan bahwa penambahan pasta biji kluwih, lama pemanggangan dan interaksi keduanya berpengaruh sangat nyata (p ≤ 0.01) terhadap kadar air, tetapi berpengaruh tidak nyata terhadap kadar protein dan nilai sensori warna, rasa, aroma dan tekstur biskuit. Penambahan pasta biji kluwih meningkatkan kadar serat biskuit sekitar 2.50%. Biskuit terbaik diperoleh dari perlakuan dengan penambahan pasta biji kluwih 25 % dan lama pemanggangan 40 menit dan hasil uji menghasilkan biskuit yang memiliki nilai kadar air 5,88 %, kadar protein 7.95 %, warna 3.33 (normal), aroma 3.47 (normal), rasa 3.03 (normal), tekstur 3.27 (normal). Pemanfaatan pasta biji kluwih sebagai bahan subtitusi dalam pengolahan biskuit selain dapat meningkatkan kadar serat biskuit.
Pengaruh Penambahan Tepung Rumput Laut (Eucheuma cottonii) dan Rasio Pasta Ubi Jalar Ungu (Ipommoea batatas var Ayamurasaki) – Tepung Terigu pada Karakteristik Mie Basah Sari, Putri Meutia; Muhardina, Virna; Hakim, Lukmanul; Rahmiati, Tengku Mia; Sunartaty, Rita; Irmayadani, Irmayadani; safitri, isna; Aprita, ika Rezvani; Luciana, Lisma
Jurnal Teknologi Pengolahan Pertanian Vol 5, No 2 (2023): Jurnal Teknologi Pengolahan Pertanian
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/jtpp.v5i2.8700

Abstract

Seaweed (Eucheuma cottonii) is an abundant marine commodity in Indonesia, used for gelatin and carrageenan in food, pharmaceutical, and cosmetics industries, while sweet potato is one of crop commodities as a source of carbohydrates having potential for food diversification and agro-industry, such as noodle. The main concern characteristic of noodle is chewiness and elasticity. The aim of this study was to determine the effect of seaweed flour addition and the ratio of purple of sweet potato paste on quality of noodle. The research was conducted by using Completely Randomized Design (CRD) consisting of two factors, namely seaweed flour concentration (P) (10%, 20%, 30%), and ratio of sweet potato paste (R) (50:50, 60:40, 70:30). The results showed that the addition of seaweed flour (P) had no significant effect on water content, cooking time, organoleptic test regarding color, taste, and elasticity, but it had effect on ash content, water absorption capacity, and breaking strength. On the other hand, ratio of sweet potato had no significant effect on ash content, breaking strength, cooking time, and organoleptic tests of color, taste, and elasticity. The interaction between those two factors had effects on water and ash content. The best treatment was adding 30% of seaweed flour with ratio of sweet potato paste 60:40, in which 62.2% water content, 0.92% ash, 61% water absorption, 13 cm breaking strength, 2.15 minutes, and usual acceptance of organoleptic parameters (color, taste, elasticity). Keywords: Elasticity; noodle; purple sweet potato paste; seaweed flour
Investigating Effect of Sodium Methabisulfite Concentrations on Chemical Properties and Color of Avocado Seed Starch Sari, Putri Meutia; Muhardina, Virna; Rahmiati, Tengku Mia; Irmayanti, Irmayanti; Anwar, Chairil
Serambi Journal of Agricultural Technology Vol 7, No 2 (2025): Desember
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Avocado seeds have potential as an alternative source of starch; however, the color and quality of the starch are often affected by the extraction process. This study aims to investigate the effect of various concentrations of sodium metabisulfite on the yield, moisture content, ash content, as well as the preference and descriptive evaluation of the color of avocado seed starches. The research conducted using a Completely Randomized Design (CRD) with non-factorial treatment levels of sodium metabisulfite concentrations at 0.05%, 0.1%, 0.15%, and 0.2%, each repeated five times. The results established that sodium metabisulfite concentrations have not significantly affected starch yield or color preferences, but it had a significant effect on moisture content, ash content, and color descriptions of the starch. Increasing concentrations of sodium metabisulfite consistently increased moisture and ash contents while reducing browning intensity, as indicated by a decrease in color scores from light-dark brown at 0.05% concentration to light cream at 0.20%. In conclusion, sodium metabisulfite plays a role in modifying the moisture and ash content as well as the color of avocado seed starch without significantly altering the extraction yield and color preferences
Pengaruh Rasio Mengkudu–Serai dan Konsentrasi Maltodekstrin terhadap Kadar Air dan Kadar Abu pada Minuman Serbuk Instan Yulia, Ruka; Rahmiati, Tengku Mia
Serambi Journal of Agricultural Technology Vol 7, No 2 (2025): Desember
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/sjat.v7i2.9980

Abstract

Buah mengkudu (Morinda citrifolia L.) dan serai (Cymbopogon citratus) merupakan bahan alami yang kaya senyawa bioaktif dan berpotensi dikembangkan menjadi produk minuman fungsional instan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh rasio mengkudu–serai dan konsentrasi maltodekstrin terhadap kadar air dan kadar abu minuman serbuk instan. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial dengan dua faktor, yaitu rasio mengkudu–serai (90:10, 80:20, dan 70:30) serta konsentrasi maltodekstrin (10%, 15%, dan 20%) dengan tiga ulangan. Analisis data dilakukan menggunakan sidik ragam (ANOVA), dan jika berbeda nyata dilanjutkan dengan uji DMRT. Parameter yang diamati meliputi kadar air dan kadar abu sebagai indikator karakteristik fisik-kimia produk. Hasil penelitian menunjukkan perlakuan terbaik terdapat pada perbandingan mengkudu 80% dan serai 20% serta maltodekstrin 30% dengan kadar air 6,57% dan kadar abu 3,81%. dapat menghasilkan formulasi minuman serbuk instan mengkudu–serai yang stabil, berkualitas, dan sesuai standar produk kering.