Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

STRATEGI PEMASARAN KERUPUK MANGGA PADA INDUSTRI RUMAH TANGGA LIBNA FOOD Iskandar , Dody; Hikmana, Entus; Mulyati, Neneng Sri
Agri Wiralodra Vol 12 No 1 (2020): Agri Wiralodra
Publisher : Agri Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui rumusan faktor internal dan faktor eksternal yang terdiri dari kekuatan, kelemahan, peluang, ancaman dan strategi pemasaran kerupuk mangga pada Industri Rumah Tangga Libna Food Desa Jatisura Kecamatan Cikedung Kabupaten Indramayu. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei dan desain penelitian menggunakan survei deskriptif. Penelitan ini tidak di lakukan pengambilan sampel dari populasi karena populasi Industri Rumah Tangga kerupuk dengan bahan baku mangga hanya satu orang, yaitu Industri Rumah Tangga Libna Food yang memproduksi kerupuk. Jenis data yang digunakan dalam penelitian yaitu data primer dan data skunder. Teknik pengumpulan data melalui studi pustaka , observasi, dan wawancara. Data yang diperoleh selanjutnya dianalisis menggunakan analisis SWOT dan QSPM. Hasil menunjukan bahwa usaha kerupuk mangga pada Industri Rumah Tangga Libna Food Desa Jatisura Kecamatan Cikedung Kabupaten Indramayu berdasarkan hasil perhitungan, nilai bobot dan rating (BxR) keseluruhan nilai pada faktor internal (IFAS) total sebesar 2,28. Sedangkan dari hasil perhitungan nilai bobot dan rating (BxR) dapat dihasilkan keseluruhan jumlah bobot total sebesar 2,14. untuk faktor eksternal (EFAS), yang artinya perusahaan berada pada posisi (hold and maintain) yang terletak pada kuadran V. Hal ini mennjukkan bahwa perusahaan membutuhkan strategi untuk bertahan dan dapat menjaga perusahaan menjadi lebih baik lagi. Maka dari itu analisis SWOT diperoleh beberapa strategi yang terdapat pada kuadran V yang nantinya akan menjadi prioritas strategi yang tepat untuk dilaksanakan terlebih dahulu dengan menggunakan analisis QSPM.
EFISIENSI USAHATANI TUMPANG SARI JAGUNG (Zea mays, L.) DAN KACANG TANAH (Arachis hypogaea, L.) DI LAHAN TANAMAN JATI (Tectona grandis, L. F.) MILIK PERUM PERHUTANI PADA KELOMPOK TANI MAJU TANI Nurmelyana, Dede; Santoso, Teguh Iman; Mulyati, Neneng Sri
Agri Wiralodra Vol 12 No 2 (2020): Agri Wiralodra
Publisher : Agri Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/agriwiralodra.v12i2.30

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya biaya produksi, keuntungan, nilai R/C dan Rentabilitas usahatani Tumpangsari Jagung dan Kacang Tanah pada Lahan Perum Perhutani. Desain yang digunakan adalah desain penelitian survei deskriptif, dan metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah survei dengan jumlah responden seluruhnya adalah 11 orang diambil dari populasi Kelompok Tani Maju Tani yang berusahatani Jagung dan Kacang Tanah secara Tumpangsari. Berdasarkan hasil penelitian dengan luas rata-rata 0,5 Ha, diperlukan biaya usahatani sebesar Rp. 3.942.162,88 untuk jagung dan Rp. 3.881.032,60 Untuk Kacang Tanah. Besarnya rata-rata keuntungan usahatani jagung dan kacang tanah per luas lahan garapan adalah sebesar Rp. 3.181.746,21 untuk jagung dan Rp. 3.989.421,95 untuk kacang tanah. Nilai R/C untuk Jagung adalah sebesar 1,80 dan 1,95 untuk kacang tanah. Rentabilitas Usahatani Jagung adalah 80% dan 95 % untuk kacang tanah.
PENGARUH PEMBERIAN KITOSAN TERHADAP UMUR SIMPAN MANGGA (Mangifera indica. L.) VARIETAS GEDONG GINCU Mulyati, Neneng Sri; Sumarna, Pandu; juswadi, Juri; Asad, Faisal Al
Jurnal Agro Wiralodra Vol. 5 No. 2 (2022): Jurnal Agro Wiralodra
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/agrowiralodra.v5i2.71

Abstract

Abstract Chitosan is one of the preservatives of food and fruit product. This study is aimed at recognizing the effects of natural preservatives kitosan with the age of saving mangoes (Mangifera indica, L.) gedong gincu varieties, and know the correct concentration of chitosan in saving mango age (Mangifera indica, L.) gedong gincu varieties the oldest one. The method do in this study is that of experimentation by using Rancangan Acak Lengkap (RAL) with the treatment of the six concentrations of kitosan (0%, 0,5%, 1,0%, 1,5%, 2,0%, and 2,5%) repeated four times on gedong gincu fruit that comes out red. Chitosan at different concentrations can have a noticeable effect on saving age, and it can extend saving age gedong gincu. Chitosan concentration 1,5%, on gedong gincu can extend saving age 5,9 day (6 day) from 6,97 day (7 day) to 12,87 day (13 day), when compared with the controls or without the chitosan and the weight 9,25%. This is happening because high respiration can be hampered by layers edible coating, meaning edible coating layer able of blocking water evaporation and respiration by closing the lentils and cuticle, so the weight shrink decreases. By giving the chitosan 1,5% can extend saving age of gedong gincu, thus reducing damage to the fruit (rotten) during the marketing process, this can increase the odds of selling, farmers' income, domestic mango traders, mango importers, and also increase competitiveness through prices competing in export markets.
Design of Chicken Egg Farm based on the IoT in Padamulya Ciamis Village, West Java, Indonesia Sambas, Aceng; Firdaus, Aef Ridwan; Mujiarto, Mujiarto; Gundara, Gugun; Mulyati, Neneng Sri
International Journal of Research in Community Services Vol 6, No 2 (2025)
Publisher : Research Collaboration Community (RCC)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46336/ijrcs.v6i2.886

Abstract

The development of smart farming using the Internet of Things (IoT) has significantly improved efficiency in various agricultural sectors, including poultry farming. This community service project aims to design and implement an IoT-based chicken egg farm in Padamulya Ciamis Village, West Java, Indonesia. The system integrates smart sensors and automated controls to monitor environmental parameters such as temperature, humidity, and feed levels, ensuring optimal conditions for egg production. Data collected in real-time will be accessible through a cloud-based platform, allowing farmers to make informed decisions to enhance productivity. This initiative is expected to improve farm efficiency, reduce manual labor, and serve as a model for sustainable poultry farming in rural areas.
Design of Chicken Egg Farm based on the IoT in Padamulya Ciamis Village, West Java, Indonesia Sambas, Aceng; Firdaus, Aef Ridwan; Mujiarto, Mujiarto; Gundara, Gugun; Mulyati, Neneng Sri
International Journal of Research in Community Services Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Research Collaboration Community (Rescollacom)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46336/ijrcs.v6i2.886

Abstract

The development of smart farming using the Internet of Things (IoT) has significantly improved efficiency in various agricultural sectors, including poultry farming. This community service project aims to design and implement an IoT-based chicken egg farm in Padamulya Ciamis Village, West Java, Indonesia. The system integrates smart sensors and automated controls to monitor environmental parameters such as temperature, humidity, and feed levels, ensuring optimal conditions for egg production. Data collected in real-time will be accessible through a cloud-based platform, allowing farmers to make informed decisions to enhance productivity. This initiative is expected to improve farm efficiency, reduce manual labor, and serve as a model for sustainable poultry farming in rural areas.