Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Analisis Monitoring dan Evaluasi (Monev) Keberhasilan Peningkatan Daya Saing UMKM Oleh UPT BALAI LATIHAN dan PENGEMBANGAN TENAGA KERJA (BLP2TK) Provinsi Jawa Timur di Kabupaten Bojonegoro Jannah, Dina Miftahul; Nafi'ah, Binti Azizatun
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 11 No 8.D (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan 
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

UMKM merupakan sektor terbesar yang dapat menyerap tenaga kerja hingga 97% tenaga kerja yang ada di Indonesia. Untuk itu UMKM sangat besar peranannya dalam perekonomian Indonesia. Bojonegoro adalah salah satu kabupaten yang berada di Provinsi Jawa Timur yang memiliki potensi di sektor UMKM. Dari tahun 2019-2023 UMKM di Bojonegoro mengalami kenaikan secara progresif. Seiring dengan berkembangnya UMKM di Bojonegoro namun tidak dibarengi dengan daya saing yang tinggi tentu akan membuat UMKM di Bojonegoro tidak mampu bertahan ataupun berkembang dalam menunjang ekonomi kedepannya. Pelaku UMKM diharapkan memiliki produk yang berkualitas dan memiliki daya saing tinggi dalam menghadapi tantangan global baik di pasar lokal maupun pasar internasional. Oleh karenanya sangat penting adanya peningkatan daya saing UMKM dalam produktivitas dan kreativitas UMKM guna mendukung UMKM di masa depan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana pengaruh Mentoring dan Evaluasi yang dilakukan oleh UPT BLP2TK sebagai anak dari Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jawa Timur dalam upaya melestarikan UMKM yang berada di daerah Jawa Timur salah satunya yaitu Kabupaten Bojonegoro bisa berhasil dalam meningkatkan daya saing UMKM guna memenuhi tantangan masa depan agar UMKM di Bojonegoro bisa terus bertahan dan berkembang. Jenis penelitian ini deskriptif kualitatif dengan menggunakan metode observasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Mentoring dan Evaluasi UMKM yang dilakukan selama 3 bulan di Bojonegoro sudah berjalan dengan baik namun masih belum merata dikarenakan beberapa dari pelaku UMKM Bojonegoro masih banyak yang belum bisa mengikuti Program tersebut.
Evaluasi Program Job Matching dalam Menekan Angka Pengangguran Terbuka di Kabupaten Sidoarjo Prasetyowati, Ainina Elok; Istiqomah, Wahyu Nur; Shafa, Hijri Fayza; Nafi'ah, Binti Azizatun
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 5: Agustus 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v4i5.10176

Abstract

Artikel ini mengkaji tentang evaluasi program Job Matching yang diselenggarakan oleh Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Sidoarjo untuk menekan tingginya angka pengangguran terbuka. Pada tahun 2024, penyumbang pengangguran tertinggi di Kabupaten Sidoarjo merupakan lulusan SMK. Tujuan dari program Job Matching yaitu mempertemukan para pengangguran terbuka di tingkat SMK atau sederajat dengan dunia industri agar dapat langsung terserap ke dalam lapangan pekerjaan. Implementasi program Job Matching belum secara maksimal mencapai tujuan karena belum sesuai dengan harapan yaitu masih tingginya angka pengangguran terbuka di Kabupaten Sidoarjo. Evaluasi penting untuk mengetahui sejauh mana program yang dilaksanakan dapat berhasil mencapai tujuan. Penelitian ini memaparkan evaluasi menggunakan teori dari Willian N. Dunn, dengan enam indikator yaitu efektivitas, efisiensi, kecukupan, pemerataan, responsivitas, dan ketepatan. Adapun metode penelitian yang digunakan yaitu kualitatif dengan pendekatan deskriptif, dengan pengambilan data yaitu wawancara secara langsung dengan Kepala Bidang Penempatan Tenaga Kerja, Perluasan Kerja dan Transmigrasi Disnaker Kabupaten Sidoarjo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam program Job Matching efektivitas belum optimal, efisiensi sumber daya sudah dilakukan secara maksimal, tingkat kecukupan masih belum rendah, pemerataan belum tersebar di seluruh wilayah, responsivitas menunjukkan kinerja yang memadai, serta ketepatan telah terpenuhi secara efektif, efisien, adil, dan responsif.
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN TRANSFER ANGGARAN KABUPATEN BERBASIS EKOLOGIS (TAKE) MELALUI REFORMULASI ALOKASI DANA DESA DI KABUPATEN KUBU RAYA Firdaus, Firdaus; Patriani, Ira; Nafi'ah, Binti Azizatun
Dinamika Governance: Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 15, No 3 (2025): Dinamika Governance - OKTOBER
Publisher : Universitas of Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/jdg.v15i3.5345

Abstract

Kebijakan Transfer Anggaran Kabupaten berbasis Ekologis (TAKE) merupakan bagian dari skema Ecology Fiscal Transfer (EFT) yang bertujuan meningkatkan kualitas lingkungan hidup dan mendorong pelestarian ekologis di tingkat daerah. Penelitian ini menganalisis implementasi TAKE dengan pendekatan kualitatif deskriptif, menggunakan data dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD), wawancara mendalam dengan aktor pada OPD terkait, observasi, dan studi dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan verifikasi untuk memahami tantangan dan dinamika pelaksanaannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas TAKE memerlukan penguatan kelembagaan, panduan operasional yang jelas, dan evaluasi berbasis dampak guna mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan. Temuan ini memberikan implikasi kebijakan bagi pemerintah daerah dalam memperbaiki skema insentif fiskal berbasis ekologi. Kata Kunci: TAKE, EFT, insentif kinerja, kualitas lingkungan hidup
Analysis of The Application Withholding, Depositing, and Reporting Income Tax Article 23 on Services In Private Companies Nanda, Adevansyah Wika Mulia; Nafi'ah, Binti Azizatun
Jurnal Riset Perpajakan: Amnesty Vol 8 No 1 (2025): Mai 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study analyzes the application of Income Tax Article 23 (PPh 23) withholding, depositing, and reporting in service transactions at PT Aryan Pembangunan Perumahan Properti (KidZania Surabaya), a company operating in education and entertainment services. The research aims to assess the compliance of the company with PPh 23 regulations, particularly focusing on service-related payments subject to a 2% withholding tax rate. Using a qualitative descriptive approach, primary data were collected through direct interviews and observations of the company’s tax management practices. Secondary data from relevant tax laws and literature were also reviewed to support the analysis. The findings reveal that while the company accurately calculates the withholding tax based on applicable rates, there are delays in the depositing and reporting processes. These non-compliances may be attributed to internal procedural inefficiencies or lack of adequate understanding of tax obligations. The study underscores the importance of timely tax depositing and reporting to avoid penalties and ensure adherence to Indonesian tax regulations. Recommendations include improving internal controls, staff training on tax compliance, and adopting systematic electronic reporting methods. This research contributes to understanding tax compliance challenges faced by private companies in Indonesia and offers practical insights for enhancing the application of Income Tax Article 23 in service transactions.
Collaborative Governance dalam Program Kampunge Arek Suroboyo Ramah Perempuan dan Peduli Anak di Rw 01, Kelurahan Kandangan, Kota Surabaya Harsen, Rebecca Lorenzia; Shafiya, Nandina Putri; Arofah, Yayuk Nur; Myvara, Veren; Nafi'ah, Binti Azizatun
VISA: Journal of Vision and Ideas Vol. 5 No. 1 (2025): Journal of Vision and Ideas (VISA)
Publisher : IAI Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/visa.v5i1.6378

Abstract

Violence against children in Indonesia is still a serious issue that requires deep attention. In addition to violence, the low welfare of adolescents is a serious challenge in Indonesia. Seeing the various problems experienced by children, especially at the local level, the Surabaya City Government, through the Women's Empowerment, Child Protection, Population Control and Family Planning Service (DP3AP2KB), launched the KAS-RPA (Kampung Arek Suroboyo Friendly to Women and Children) program. To optimize the implementation of the Kasrpa Program, active collaboration is needed between implementers, including the implementation of the Kasrpa Program implemented in the Kandangan RW 01 sub-district which won the General Champion "Best of the Best" in the KASRPA 2024 Pratama category. The research method used is a descriptive research method with a qualitative approach. To measure the collaboration carried out using the collaborative governance theory by (Ansell & Gash, 2008). The results of the study indicate that Collaboration between implementers in terms of Initial Conditions, Institutional Design, Facilitative Leadership, and Collaboration Process has been implemented well.
Mutualistic Partnership Of Msme’s Culinary Center With Uptd Mangrove Botanical Gardens Of Surabaya City Fadhilah, Risca Nur; Nafi'ah, Binti Azizatun
JHSS (JOURNAL OF HUMANITIES AND SOCIAL STUDIES) Vol 9, No 2. (2025): Journal of Humanities and Social Studies
Publisher : UNIVERSITAS PAKUAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33751/jhss.v9i2..11636

Abstract

The city of Surabaya is currently intensively developing its tourism potential. One of the tourist destinations that is being created is the Surabaya City Mangrove Botanical Garden. In the development process, the government provides space for establishing partnerships with street vendors who previously sold there to fill the vacancies in the culinary center stands in the Mangrove Botanical Gardens. This research aims to analyze the partnership between the MSME Culinary Center and the UPTD Mangrove Botanical Gardens in Surabaya City so that it can provide benefits to increase competitiveness and sustainably strengthen ecotourism. However, there are still several complaints from MSME culinary center players. The research method used is descriptive through observation, interviews, and documentation. Data sources are obtained from primary data and secondary data. The focus of this research uses the theory of the mutualistic partnership model (Sulitiyani, 2017) because both are aware of the sense of providing mutual benefits and getting benefits based on the analysis of three principles of partnership, namely equality, transparency, and mutual win-win solution. The results obtained from this research are as follows: 1) In its implementation, equality has not gone well because there is no cooperation agreement/MoU in the aspect of mutual trust. However, the MSME Culinary Center and UPTD Mangrove Botanical Gardens have an agreement approved by the MSME actors, and there is a lack of respect for the rules for visitors. 2) in its implementation, transparency has been carried out well because both have the ease of clear communication, transparency of information on management and ordering food and large minimums and transparency of information about financial management. 3) Win-win solution: The implementation is quite good because MSME Culinary Center Operators benefit from additional turnover from sales proceeds and facilities provided by the UPTD Managing the Mangrove Botanical Gardens, while the UPTD Managing the Mangrove Botanical Gardens gets an increase in Regional Original Income (PAD) from ticketing, even though the promotion aspect of the Medokan Sawah culinary center is not yet optimal.
Strategi Pengelolaan Sampah Berbasis Good Environmental Governance di Desa Latsari Kabupaten Jombang Silalahi, Clara Monika; Nafi'ah, Binti Azizatun
JURNAL PARADIGMA : Journal of Sociology Research and Education Vol. 6 No. 2 (2025): JURNAL PARADIGMA: Journal of Sociology Research and Education
Publisher : Labor Program Studi Pendidikan Sosiologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/net5cs18

Abstract

Isu terkait pengelolaan sampah di Indonesia semakin mendesak, mengingat akumulasi timbulan sampah yang mencapai 38.743.185,18 ton per tahun di 365 kabupaten/kota. Desa Latsari, dengan jumlah penduduk 3.373 jiwa, merupakan salah satu desa di Kabupaten Jombang yang menghadapi tantangan serius dalam pengelolaan sampah. Desa ini tidak memiliki Tempat Pembuangan Akhir (TPA) maupun Tempat Penampungan Sementara (TPS). Akibatnya, masyarakat Desa Latsari memilih untuk membakar sampah dan membuangnya ke pinggiran sungai, praktik yang dapat berdampak negatif pada lingkungan dan kesehatan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mamahami Good Environmental Governance dalam manajemen limbah (waste management) di Desa Latsari. Peneliti menggunakan jenis penelitian metode kualitatif deskriptif, dengan perolehan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Data yang telah dikumpulkan kemudian dianalisis melalui beberapa tahap, yakni Kondensasi Data, Penyajian Data, hingga Penarikan Kesimpulan. Penelitian ini menggunakan teori Narayan Belbase (2010), yang terdiri atas 7 indikator. aturan hukum; partisipasi dan representasi; akses terhadap informasi; transparansi dan akuntabilitas; desentralisasi; lembaga dan institusi; dan akses terhadap keadilan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Good Environmental Governance dalam waste management belum berjalan dengan baik akibat kurangnya akuntabilitas lembaga dan institusi, serta minimnya partisipasi masyarakat dalam turut memperbaiki sistem pengelolaan sampah di Desa Latsari.