Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Evaluasi Program Job Matching dalam Menekan Angka Pengangguran Terbuka di Kabupaten Sidoarjo Prasetyowati, Ainina Elok; Istiqomah, Wahyu Nur; Shafa, Hijri Fayza; Nafi'ah, Binti Azizatun
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 5: Agustus 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v4i5.10176

Abstract

Artikel ini mengkaji tentang evaluasi program Job Matching yang diselenggarakan oleh Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Sidoarjo untuk menekan tingginya angka pengangguran terbuka. Pada tahun 2024, penyumbang pengangguran tertinggi di Kabupaten Sidoarjo merupakan lulusan SMK. Tujuan dari program Job Matching yaitu mempertemukan para pengangguran terbuka di tingkat SMK atau sederajat dengan dunia industri agar dapat langsung terserap ke dalam lapangan pekerjaan. Implementasi program Job Matching belum secara maksimal mencapai tujuan karena belum sesuai dengan harapan yaitu masih tingginya angka pengangguran terbuka di Kabupaten Sidoarjo. Evaluasi penting untuk mengetahui sejauh mana program yang dilaksanakan dapat berhasil mencapai tujuan. Penelitian ini memaparkan evaluasi menggunakan teori dari Willian N. Dunn, dengan enam indikator yaitu efektivitas, efisiensi, kecukupan, pemerataan, responsivitas, dan ketepatan. Adapun metode penelitian yang digunakan yaitu kualitatif dengan pendekatan deskriptif, dengan pengambilan data yaitu wawancara secara langsung dengan Kepala Bidang Penempatan Tenaga Kerja, Perluasan Kerja dan Transmigrasi Disnaker Kabupaten Sidoarjo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam program Job Matching efektivitas belum optimal, efisiensi sumber daya sudah dilakukan secara maksimal, tingkat kecukupan masih belum rendah, pemerataan belum tersebar di seluruh wilayah, responsivitas menunjukkan kinerja yang memadai, serta ketepatan telah terpenuhi secara efektif, efisien, adil, dan responsif.
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN TRANSFER ANGGARAN KABUPATEN BERBASIS EKOLOGIS (TAKE) MELALUI REFORMULASI ALOKASI DANA DESA DI KABUPATEN KUBU RAYA Firdaus, Firdaus; Patriani, Ira; Nafi'ah, Binti Azizatun
Dinamika Governance : Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 15, No 3 (2025): Dinamika Governance - OKTOBER
Publisher : Universitas of Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/jdg.v15i3.5345

Abstract

Kebijakan Transfer Anggaran Kabupaten berbasis Ekologis (TAKE) merupakan bagian dari skema Ecology Fiscal Transfer (EFT) yang bertujuan meningkatkan kualitas lingkungan hidup dan mendorong pelestarian ekologis di tingkat daerah. Penelitian ini menganalisis implementasi TAKE dengan pendekatan kualitatif deskriptif, menggunakan data dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD), wawancara mendalam dengan aktor pada OPD terkait, observasi, dan studi dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan verifikasi untuk memahami tantangan dan dinamika pelaksanaannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas TAKE memerlukan penguatan kelembagaan, panduan operasional yang jelas, dan evaluasi berbasis dampak guna mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan. Temuan ini memberikan implikasi kebijakan bagi pemerintah daerah dalam memperbaiki skema insentif fiskal berbasis ekologi. Kata Kunci: TAKE, EFT, insentif kinerja, kualitas lingkungan hidup
Collaborative Governance dalam Program Kampunge Arek Suroboyo Ramah Perempuan dan Peduli Anak di Rw 01, Kelurahan Kandangan, Kota Surabaya Harsen, Rebecca Lorenzia; Shafiya, Nandina Putri; Arofah, Yayuk Nur; Myvara, Veren; Nafi'ah, Binti Azizatun
VISA: Journal of Vision and Ideas Vol. 5 No. 1 (2025): Journal of Vision and Ideas (VISA)
Publisher : IAI Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/visa.v5i1.6378

Abstract

Violence against children in Indonesia is still a serious issue that requires deep attention. In addition to violence, the low welfare of adolescents is a serious challenge in Indonesia. Seeing the various problems experienced by children, especially at the local level, the Surabaya City Government, through the Women's Empowerment, Child Protection, Population Control and Family Planning Service (DP3AP2KB), launched the KAS-RPA (Kampung Arek Suroboyo Friendly to Women and Children) program. To optimize the implementation of the Kasrpa Program, active collaboration is needed between implementers, including the implementation of the Kasrpa Program implemented in the Kandangan RW 01 sub-district which won the General Champion "Best of the Best" in the KASRPA 2024 Pratama category. The research method used is a descriptive research method with a qualitative approach. To measure the collaboration carried out using the collaborative governance theory by (Ansell & Gash, 2008). The results of the study indicate that Collaboration between implementers in terms of Initial Conditions, Institutional Design, Facilitative Leadership, and Collaboration Process has been implemented well.
Mutualistic Partnership Of Msme’s Culinary Center With Uptd Mangrove Botanical Gardens Of Surabaya City Fadhilah, Risca Nur; Nafi'ah, Binti Azizatun
JHSS (JOURNAL OF HUMANITIES AND SOCIAL STUDIES) Vol 9, No 2. (2025): Journal of Humanities and Social Studies
Publisher : UNIVERSITAS PAKUAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33751/jhss.v9i2..11636

Abstract

The city of Surabaya is currently intensively developing its tourism potential. One of the tourist destinations that is being created is the Surabaya City Mangrove Botanical Garden. In the development process, the government provides space for establishing partnerships with street vendors who previously sold there to fill the vacancies in the culinary center stands in the Mangrove Botanical Gardens. This research aims to analyze the partnership between the MSME Culinary Center and the UPTD Mangrove Botanical Gardens in Surabaya City so that it can provide benefits to increase competitiveness and sustainably strengthen ecotourism. However, there are still several complaints from MSME culinary center players. The research method used is descriptive through observation, interviews, and documentation. Data sources are obtained from primary data and secondary data. The focus of this research uses the theory of the mutualistic partnership model (Sulitiyani, 2017) because both are aware of the sense of providing mutual benefits and getting benefits based on the analysis of three principles of partnership, namely equality, transparency, and mutual win-win solution. The results obtained from this research are as follows: 1) In its implementation, equality has not gone well because there is no cooperation agreement/MoU in the aspect of mutual trust. However, the MSME Culinary Center and UPTD Mangrove Botanical Gardens have an agreement approved by the MSME actors, and there is a lack of respect for the rules for visitors. 2) in its implementation, transparency has been carried out well because both have the ease of clear communication, transparency of information on management and ordering food and large minimums and transparency of information about financial management. 3) Win-win solution: The implementation is quite good because MSME Culinary Center Operators benefit from additional turnover from sales proceeds and facilities provided by the UPTD Managing the Mangrove Botanical Gardens, while the UPTD Managing the Mangrove Botanical Gardens gets an increase in Regional Original Income (PAD) from ticketing, even though the promotion aspect of the Medokan Sawah culinary center is not yet optimal.
Strategi Pengelolaan Sampah Berbasis Good Environmental Governance di Desa Latsari Kabupaten Jombang Silalahi, Clara Monika; Nafi'ah, Binti Azizatun
JURNAL PARADIGMA : Journal of Sociology Research and Education Vol. 6 No. 2 (2025): JURNAL PARADIGMA: Journal of Sociology Research and Education
Publisher : Labor Program Studi Pendidikan Sosiologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/net5cs18

Abstract

Isu terkait pengelolaan sampah di Indonesia semakin mendesak, mengingat akumulasi timbulan sampah yang mencapai 38.743.185,18 ton per tahun di 365 kabupaten/kota. Desa Latsari, dengan jumlah penduduk 3.373 jiwa, merupakan salah satu desa di Kabupaten Jombang yang menghadapi tantangan serius dalam pengelolaan sampah. Desa ini tidak memiliki Tempat Pembuangan Akhir (TPA) maupun Tempat Penampungan Sementara (TPS). Akibatnya, masyarakat Desa Latsari memilih untuk membakar sampah dan membuangnya ke pinggiran sungai, praktik yang dapat berdampak negatif pada lingkungan dan kesehatan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mamahami Good Environmental Governance dalam manajemen limbah (waste management) di Desa Latsari. Peneliti menggunakan jenis penelitian metode kualitatif deskriptif, dengan perolehan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Data yang telah dikumpulkan kemudian dianalisis melalui beberapa tahap, yakni Kondensasi Data, Penyajian Data, hingga Penarikan Kesimpulan. Penelitian ini menggunakan teori Narayan Belbase (2010), yang terdiri atas 7 indikator. aturan hukum; partisipasi dan representasi; akses terhadap informasi; transparansi dan akuntabilitas; desentralisasi; lembaga dan institusi; dan akses terhadap keadilan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Good Environmental Governance dalam waste management belum berjalan dengan baik akibat kurangnya akuntabilitas lembaga dan institusi, serta minimnya partisipasi masyarakat dalam turut memperbaiki sistem pengelolaan sampah di Desa Latsari.
INOVASI PELAYANAN PUBLIK MELALUI APLIKASI MOBILE JKN (Studi Kasus Kantor Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Cabang Kota Surabaya) Febriansyah, Moch Rozzaq; Aries, Feni Ella; Prayitno, Mohammad Rexy; Putri, Sephia Nurlista; Nafi'ah, Binti Azizatun
PREDIKSI : Jurnal Administrasi dan Kebijakan Vol 24, No 2 (2025)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31293/pd.v24i2.7901

Abstract

Inovasi sangat diperlukan dalam pengembangan suatu pelayanan publik. Keberadaan adanya Aplikasi Mobile JKN sebagai bentuk daripada inovasi layanan keseahatan guna mendorong masyarakat agar aktif dalam program JKN.  Penelitian ini menggunakan kualitatif deskriptif bertujuan mengetahui bagaimana bagaimana inovasi pelayanan publik melalui aplikasi JKN di BPJS Kesehatan Cabang Kota Surabaya. Sumber data yang digunakan yaitu data primer dan  sekunder. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, dokumentasi, dan observasi. Informan dalam penelitian ini yaitu Kepala Kantor, Kepala Bidang Pelayanan, Staf Bidang Pelayanan yang dapat memberikan informasi terkait aplikasi MobilenJKN, dan masyarakat selaku pengguna. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis data kualitatif. Dari hasil penelitian menjelaskan bahwa 1) Aplikasi Mobile JKN memberikan keuntungan relatif bagi peserta JKN; 2) Aplikasi ini sesuai dengan kebutuhan dan harapan masyarakat; 3) kompleksitas dalam penggunaan dan pemahaman fitur-fiturnya menjadi tantangan teknologi untuk pengguna; 4) Aplikasi ini memungkinkan pengguna untuk mencoba fitur-fiturnya; 5) Dampak positif dari penggunaan aplikasi Mobile JKN dapat terlihat jelas oleh masyarakat.
Internet Access Equity Policy Is the Internet Access Equity Policy Through USO Funds effective? Nugroho, Rossi Adi; Nafi'ah, Binti Azizatun
IJID (International Journal on Informatics for Development) Vol. 8 No. 1 (2019): IJID June
Publisher : Faculty of Science and Technology, Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/ijid.2019.08102

Abstract

Indonesia has a disparity in internet access caused by differences in regional factors, especially in geographically difficult areas to reach. The disparity in internet access is narrowed by the existence of programs through USO funds. However, the researchers found that the equalization program for internet access using USO funds had not been effective, especially in the education sector. This paper aims to provide an evaluation of USO-funded programs. This paper uses qualitative descriptive methods with review literature data collection techniques accompanied by qualitative critical analysis techniques. The important finding of this study is that the internet access equalization program has not been effective as evidenced by the ineffectiveness of this program in the education sector. Researchers suggest optimizing the internet access equalization program through USO funds to improve the quality of education.
Dinamika Kolaborasi Penanganan Kasus Kekerasan dalam Rumah Tangga (KDRT) Terhadap Anak Kota Surabaya Miracle, Annisaa Shalsabila; Nafi'ah, Binti Azizatun
REFORMASI Vol 15, No 3 (2025)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/rfr.v15i3.7294

Abstract

This study aims to describe the dynamics of collaboration in addressing cases of domestic violence against children in the city of Surabaya. Domestic violence refers to behavior inflicted by an individual upon family members, encompassing various forms of abuse, ranging from social exclusion, coercion, and restriction of freedom, to unfair economic control. The number of child abuse cases has shown a fluctuating trend across various regions, including Surabaya, where it has notably increased over the past three years. The collaborative governance model is expected to create synergy through cooperation among stakeholders in tackling complex issues, with a collective and action-oriented decision-making approach. This concept emphasizes collaboration among various actors, including government agencies, community groups, and non-governmental organizations, to formulate effective solutions to public problems. Data for this study were obtained through documentation and observation. The findings of the research provide an overview of the collaborative dynamics in handling domestic violence ases against children in Surabaya, which have been progressing well by prioritizing the best interests of the child and making children the central focus of this collaboration. This research is analyzed using Emerson's theory of Collaborative Governance, which includes the elements of principled engagement, shared motivation, capacity for joint action, action, and adaptation.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dinamika kolaborasi dalam penanganan kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) terhadap anak di Kota Surabaya. Kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) adalah perilaku yang dilakukan seseorang terhadap anggota keluarganya, mencakup berbagai bentuk tekanan, mulai dari pengucilan, pemaksaan, pembatasan kebebasan secara sepihak, hingga pengendalian ekonomi secara tidak adil.  Angka kekerasan terhadap anak mengalami dinamika di berbagai daerah, termasuk Surabaya, yang justru menunjukkan tren kenaikan dalam tiga tahun terakhir. Model collaborative governance diharapkan menciptakan sinergi melalui kerja sama antar pemangku kepentingan dalam menghadapi permasalahan yang kompleks, dengan pendekatan pengambilan keputusan yang bersifat kolektif dan implementatif. Konsep ini menekankan kolaborasi antara berbagai pihak, termasuk instansi pemerintah, komunitas, serta organisasi non-pemerintah, guna merumuskan solusi yang efektif terhadap permasalahan publik. Data dalam penelitian ini diperoleh melalui hasil dokumentasi dan observasi. Hasil penelitian yang telah dilakukan memberi gambaran terkait dinamika kolaborasi dalam penanganan kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) terhadap anak di Kota Surabaya yang telah berjalan dengan baik dengan mengutamakan kepentingan pada anak dan menjadikan anak sebagai prioritas dari kolaborasi ini. Penelitian ini dikaji dengan teori Collaborative Governance yang dikemukakan oleh emerson yang meliputi; principled engagement, shared motivation, capacity for joint action, action dan adaptation.