Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Konsep Desain Alat Penghasil Coco Coir Terintegrasi Pemisah Cocopeat dan Cocofiber Stieven Netanel Rumokoy; I Gede Para Atmaja; Christopel H. Simanjuntak; Leony A. Wenno; Stanley B. Dodie; Karlah Lifie R. Mansauda
Jurnal Elektrik Vol. 4 No. 1 (2025): Vol.4 No.1 1 Juni 2025
Publisher : Jurusan Teknik Elektro - Politeknik Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65485/elektrik.v4i1.1223

Abstract

Pemanfaatan sabut kelapa sebagai produk yang memiliki nilai jual lebih masih terbatas. Sabut kelapa mengandung komponen bernilai tinggi, yaitu serat (cocofiber) dan serbuk (cocopeat), yang berpotensi digunakan dalam industri, hortikultura, dan produk bernilai tambah lainnya. Namun, pengolahan sabut kelapa secara konvensional masih manual, terpisah, dan kurang efisien, sehingga produktivitas rendah dan kualitas produk tidak seragam. Penelitian ini bertujuan merancang konsep alat penghasil coco coir terintegrasi yang mampu memisahkan cocopeat dan cocofiber secara otomatis untuk mendukung UMKM. Metode yang digunakan meliputi studi literatur dan studi deskriptif. Studi literatur fokus pada karakteristik sabut kelapa, teknik pengolahan, dan analisis desain alat yang ada. Studi deskriptif dilakukan melalui wawancara mendalam dengan ahli, teknisi, dan pelaku UMKM untuk memvalidasi kebutuhan pengguna, aspek ergonomi, keamanan, serta potensi ekonomi alat. Hasil rancangan konsep alat terdiri dari dua komponen utama: tabung pencacah dan kerucut pemisah. Tabung pencacah menghancurkan sabut kelapa menjadi coco coir, sedangkan kerucut pemisah memisahkan campuran menjadi cocopeat dan cocofiber. Sistem ini meningkatkan efisiensi proses, kualitas produk seragam, serta mendukung pemanfaatan limbah sabut kelapa secara ekonomis dan ramah lingkungan.
PENGEMBANGAN KONSEP EARLY WARNING SYSTEM UNTUK STOK MEDISINAL PADA APOTEK Christopel Hamonangan Simanjuntak; Stenly B. Dodie; Stieven N. Rumokoy; Leony A. Wenno; Deby A. Mpila; Yonal Supit
Simtek : jurnal sistem informasi dan teknik komputer Vol. 11 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : STMIK Catur Sakti Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51876/simtek.v11i1.1726

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan mengevaluasi konsep sistem peringatan dini yang dirancang untuk memantau ketersediaan stok obat pada jaringan apotek yang saling terafiliasi. Sistem ini diharapkan meningkatkan efisiensi pengelolaan stok obat serta memberikan infromasi yang tepat ke user dalam mendapatkan obat di berbagai sarana farmasi yang berafiliasi. Konsep sistem ini bisa digunakan untuk beberapa apotek yang memiliki afiliasi dalam satu sistem. Metodologi penelitian terdiri atas enam tahapan utama. Tahap pertama adalah studi literatur yang mempelajari berbagai sumber terkait pemecahan masalah pengelolaan stok obat, meliputi buku, jurnal, dan manuskrip. Tahap kedua adalah pengumpulan data dan analisis masalah untuk mengidentifikasi kebutuhan sistem serta menentukan solusi yang tepat. Tahap ketiga adalah perumusan konsep berdasarkan data dan analisis yang telah dilakukan. Tahap keempat meliputi perancangan diagram alir dan sequence diagram yang memvisualisasikan proses kerja sistem dan aliran informasi antaraktor. Tahap kelima adalah perancangan topologi jaringan yang menggambarkan struktur komunikasi dan mekanisme pengiriman pesan peringatan. Tahap terakhir adalah evaluasi sistem melalui simulasi skenario untuk menilai kinerja dan keefektifan sistem. Hasil penelitian menghasilkan konsep sistem peringatan dini yang melibatkan empat aktor utama: Admin, Pemilik Sarana Apotek (PSA), Pedagang Besar Farmasi (PBF), dan Apotek/Sarana Farmasi yang berafiliasi. Sistem ini mendeteksi stok obat yang mencapai batas minimum dan secara otomatis mengirimkan pesan peringatan kepada apotek yang berafiliasi. Respon dari apotek-afiliasi diseleksi berdasarkan waktu tanggap tercepat sehingga Admin dan PSA dapat menentukan informasi sumber pasokan yang paling tepat untuk diberikan ke user/pasien.