Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Analisis Geodemografi untuk Menentukan Lokasi Pasar yang Tepat Anna Dara Andriana; Rani Susanto
Journal of Information System, Applied, Management, Accounting and Research Vol 5 No 4 (2021): JISAMAR, Volume 5, Nomor 4, November 2021
Publisher : Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer Jayakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52362/jisamar.v5i4.577

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui area pasar yang tepat menggunakan analisis geodemografi untuk menjual produk. Geodemografi merupakan salah satu faktor penting dalam menentukan pasar penjualan produk. Segmentasi analisis geografis sendiri dalam penelitian ini data yang akan digunakan di kota Bandung. dan segmentasi demografi yang akan dilakukan adalah umur dan jenis kelamin, tingkat ekonomi dan daya beli masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan daerah yang paling baik untuk menjual produk karena dengan menentukan daerah pasar yang tepat, perusahaan dapat meningkatkan volume penjualan.
SISTEM INFORMASI MANAJEMEN PENERIMAAN KARYAWAN DI CV. XYZ Anna Dara Andriana; Ine Sri Rahayu
Komputa : Jurnal Ilmiah Komputer dan Informatika Vol 7 No 2 (2018): Komputa : Jurnal Ilmiah Komputer dan Informatika
Publisher : Program Studi Teknik Informatika - Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (678.972 KB) | DOI: 10.34010/komputa.v7i2.3040

Abstract

CV. XYZ merupakan perusahaan yang bergerak dibidang manufaktur pembuatan produk Turbin Pembangkit Listrik Tenaga Air sekala kecil, kemudian melebarkan sayap ke industri minuman dan makanan dengan 16 produk minuman dan 4 produk makanan. Karyawan yang ada di CV. XYZ berjumlah 75 karyawan tetap yang terbagi menjadi dua divisi yang pertama adalah divisi teknik, kedua adalah divisi makanan dan minuman, CV. XYZ juga memiliki 15 orang karyawan tidak tetap. Pada proses perekrutan karyawan, CV.XYZ mengalami kesulitan dalam memilih calon karyawan, hl tersebut disebabkan jumlah dan kriteria pelamar yang dibutuhkan tidak sesuai dalam memenuhi jumlah dan para pelamar banyak yang belum memenuhi persyaratan yang sebelumnya telah ditentukann. Masalah diatas menyebabkan CV. XYZ tidak dapat memenuhi kuota jumlah karyawan yang seharusnya dimiliki, dan tidak jarang karena ada kesalahan penilaian saat perekrutan, CV. XYZ menerima karyawan yang sebetulnya tidak memenuhi kriteria. Solusi yang ditawarkan yaitu dengan membangun sebuah sistem informasi manajemen perekrutan karyawan menggunakan metode Simple Additive Weighting (SAW). Berdasrkan hasil pengujian black box, pengujian User Acceptance Test (UAT), dan pengujian pengguna akhir setelah diterapkan di lingkungan CV.XYZ dapat disimpulkan bahwa sistem ini sudah dapat membantu Adminisrasi Umum dalam menentukan calon karyawan mana yang telah memenuhi kriteria dan dapat diajukan sebagai calon karyawan. Kata kunci: Sistem Informasi Manajemen Kekaryawanan, SAW,
Analisis  Pengadaan Bahan Baku di PT. Kohwa Precision Indonesia Menggunakan Metode Triple Exponential Smoothing Anna Dara Andriana; Syukron Alawy
Majalah Ilmiah UNIKOM Vol 20 No 1 (2022): Majalah Ilmiah Unikom
Publisher : Universitas Komputer Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34010/miu.v20i1.7716

Abstract

PT. Kohwa Precision Indonesia is a company that produces spare parts for two-wheeled and four-wheeled motor vehicles. PT.Kohwa Precision Indonesia produces products using a make-to-order method, which means that production will be executed when there is an order. As for the procurement process, the company conducts procurement once a month. With a procurement process that provides raw material inventory, the procurement department, namely Product Planning Control (PPC) finds it difficult to determine how much raw material for making spare parts must be procured to meet the needs in the production process for the next period. The risk that occurs if too many raw materials are purchased will result in damage to raw materials due to the length of storage, while if there are too few raw materials for making spare parts, it can result in the production process running outside of the intended plan. Forecasting is the right way to deal with uncertainty, so in this study using a method based on time series sales of spare parts with seasonal fluctuating data patterns will use the triple exponential smoothing forecasting method. The purpose of this study is to assist the PPC department in determining the amount of raw materials that must be procured by the PPC department, so that it is hoped that there will be no excess or shortage of raw materials during the procurement period. This research resulted in the number of raw materials that must be procured by the PPC section for example STKM11A 38.0 x 60.5 FM raw materials as many as 132.183 pcs, so that the PCC division no longer finds it difficult to determine the amount of procurement of each raw material. Key Words : procurement, triple exponential smoothing, forecasting
PEMODELAN DAN PERANCANGAN SUPPLY CHAIN MANAGEMENT PADA PRODUK SPAREPART MOBIL Anna Dara Andriana; Mohammad Syukron Alawy
Journal of Innovation And Future Technology (IFTECH) Vol 5 No 1 (2023): Vol 5 No 1 (February 2023): Journal of Innovation and Future Technology (IFTECH)
Publisher : LPPM Unbaja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47080/iftech.v5i1.2442

Abstract

Supply chain management is a supply chain that regulates the production process of raw goods into semi-finished or finished products. the processes in it, namely the procurement of raw materials, warehouse monitoring, production monitoring to delivery monitoring must be carried out properly so that the company's business processes are not disrupted. problems that may arise, namely the difficulty of selecting suppliers, the difficulty of determining the amount of procurement of raw materials, the difficulty of monitoring production and the difficulties in the distribution process can be resolved by building an SCM information system. The purpose of this system is to simplify the process of each chain in supply chain management. the result of this application can assist companies in monitoring the supply chain processes that occur in the company.
MODEL PENENTUAN DAN EVALUASI KUALITAS PRODUKSI SUSU PADA KOPERASI SUSU Hakim, Bintang Zulhikman; Widianti, Utami Dewi; Andriana, Anna Dara
Jurnal Penelitian Mahasiswa Teknik dan Ilmu Komputer (JUPITER) Vol. 4 No. 1 (2024): JUPITER : Jurnal Penelitian Mahasiswa Teknik Dan Ilmu Komputer
Publisher : Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer - Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34010/jupiter.v4i1.15581

Abstract

Koperasi susu bergerak disektor produksi susu segar yang membawahi banyak Tempat Penampungan Susu (TPS) dari banyak peternak sapi. Koperasi bertugas dalam memastikan kualitas susu yang diterima terjaga dengan baik. Pengecekan dilakukan di lab untuk mengetahui nilai total solid (TS) dan resasurin yang terkandung didalam susu. Nilai ini akan mempengaruhi harga susu sebelum disimpan di cool storage. Penurunan kualitas susu sering terjadi akibat adanya keterlambatan dalam melakukan Tindakan penanganan terhadap daerah Tempat Penampungan Susu (TPS) yang bermasalah. Hal ini mengakibatkan kualitas susu yang diproduksi tidak memenuhi standar minimal kualitas yang ditetapkan oleh koperasi. Model penentuan dan evaluasi kualitas produksi susu menggunakan Key Performance Indicators (KPI) digunakan untuk memonitoring produksi susu secara real time disetiap TPS sehingga pengiriman tim pelatihan peternak dan Kesehatan hewan dapat memberikan penyuluhan ke daerah TPS yang bermasalah secara cepat dan tepat. Model penentuan dan evaluasi kualitas produksi susu ini dapat membantu Kepala Bagian Produksi dalam menentukan daerah yang memiliki potensi bermasalah, sehingga penurunan kualitas susu dapat diminimalisir.
SISTEM PENGADAAN BAHAN BAKU DI PT ASIA PACIFIC FIBERS Haidar Nugraha1, Fikri Haidar; Andriana, Anna Dara
Jurnal Penelitian Mahasiswa Teknik dan Ilmu Komputer (JUPITER) Vol. 4 No. 2 (2024): JUPITER : Jurnal Penelitian Mahasiswa Teknik Dan Ilmu Komputer
Publisher : Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer - Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34010/jupiter.v4i2.15586

Abstract

PT. ASIA PACIFIC FIBERS berlokasi di Desa Kiara Payung, Kecamatan Klari, Karawang, Jawa Barat. PT. ASIA PACIFIC FIBERS merupakan perusahaan yang bergerak di bidang tekstil khususnya dalam pembuatan benang polyester diantaranya polyester chips dan polyester fiber. Proses pembuatan benang, menggunakan strategi make to stock sehingga, pengadaan bahan baku dilakukan hanya satu kali dalam satu bulan. Permasalahan yang timbul dari proses tersebut adalah sulitnya kepala gudang dalam menentukan jumlah pengadaan setiap bahan baku akibat dari penjualan yang tidak menentu dan juga sulitnya kepala gudang dalam memonitoring jumlah stok bahan baku di Gudang. Hal ini mengakibatkan seringnya kekurangan stok sehingga mengganggu proses produksi. Solusi untuk mengatasi permasalahan di PT. Asia Pacific Fibers adalah perlu dibangunya sistem infromasi manajemen pengadaan bahan baku yang dapat membantu memberikan perencanaan jumlah pengadaan bahan baku untuk periode selanjutnya dengan menggunakan metode Weighted Moving Average. Metode ini digunakan untuk memprediksi jumlah penjualan pada periode selanjutnya, sehingga Perusahaan dapat menentukan jumlah bahan baku yang harus diadakan sesuai dengan kebutuhan. Berdasarkan hasil pengujian dan wawancara dapat disimpulkan bahwa sistem informasi manajemen pengadaan yang telah dibangun dapat membantu kepala gudang dalam proses pengadaan bahan baku dan monitoring bahan baku.
PERBANDINGAN MODEL WATERFALL DAN PROTOTYPING UNTUK PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI Susanto, Rani; Andriana, Anna Dara
Majalah Ilmiah UNIKOM Vol. 14 No. 1 (2016): Majalah Ilmiah Unikom
Publisher : Universitas Komputer Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (319.461 KB)

Abstract

System Development Life Cycle atau yang lebih dikenal dengan istilah SDLC adalah metodologi umum yang digunakan untuk mengembangkan sistem informasi. SDLC terdiri dari beberapa fase yang dimulai dari fase perencanaan, analisis, perancangan, implementasi hingga pemeliharaan sistem. Konsep SDLC ini mendasari berbagai jenis model pengembangan perangkat lunak untuk membentuk suatu kerangka kerja untuk perencanaan dan pengendalian pembuatan sistem informasi. Model-model SDLC yang sering digunakan antara lain Waterfall dan Prototyping. Pembahasan mengenai model pengembangan perangkat lunak ini terdapat di salah satu materi di mata kuliah Analisis dan Desain Sistem Informasi yang ada di program studi Teknik Informatika yaitu di Bab 2 Pengembangan Sistem Informasi.Hasil perbandingan dari kedua model tersebut menyatakan bahwa model waterfall lebih cocok untuk sistem atau perangkat lunak yang bersifat generik, artinya sistem dapat diidentifikasi semua kebutuhannya dari awal dengan spesifikasi yang umum. Sesuai dengan karakteristik model ini, contoh topik Tugas Akhir/Skripsi yang cocok jika menggunakan model ini adalah tugas akhir/skripsi yang memiliki tujuan untuk membangun sebuah sistem dari awal yang mengumpulkan kebutuhan sistem yang akan dibangun sesuai dengan topik penelitian yang dipilih sampai dengan produk tersebut diuji. Sedangkan prototyping lebih cocok untuk sistem atau perangkat lunak yang bersifat customize, artinya software yang diciptakan berdasarkan permintaan dan kebutuhan (bahkan situasi atau kondisi) tertentu. Sesuai dengan karakteristik model ini contoh topik Tugas Akhir/Skripsi yang cocok jika menggunakan model ini adalah tugas akhir/skripsi yang memiliki tujuan untuk mengimplementasikan sebuah metode atau algoritma tertentu pada suatu kasus.Keywords : System Development Life Cycle, Waterfall, Prototype
PENENTUAN JENIS PROMOSI MENGGUNAKAN PENDEKATAN CUSTOMER RELATIONSHIP MANAGEMENT (CRM) Andriana, Anna Dara
Majalah Ilmiah UNIKOM Vol. 15 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Komputer Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (694.689 KB)

Abstract

PT.X adalah perusahaan yang bergerak dibidang penjualan makanan ringan yang memiliki inovasi dalam perkembangan produknya. Kesulitan yang dialami, adalah dalam menentukan jenis promosi yang tepat untuk dilakukan di perus-ahaan. Hal ini dapat kita atasi dengan melakukan analisis bauran promosi menggunakan regresi berganda untuk mengetahui jenis proposi yang lebih efektif dan berdampak baik pada perusahaan.Bauran promosi adalah kombinasi dari penjualan tatap muka, periklanan, pro-mosi penjualan, publisitas dan hubungannya yang membantu pencapaian tujuan perusahaan. Kebijakan yang ditempuh dalam bauran promosi perus-ahaan adalah Periklanan, Promosi Penjualan, Penjualan Pribadi, Publisitas, dan Pemasarang Langsung. Kelima hal tersebut akan dimasukan kedalam analisis promosi. Berdasarkan hasil analisis periklanan berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap volume penjualan, penjualan pribadi berpengaruh namun tidak signifikan terhadap volume penjualan, promosi penjualan berpengaruh namun tidak signifikan terhadap volume penjualan, promosi penjualan ber-pengaruh namun tidak signifikan terhadap volume penjualan, pemasaran lang-sung berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap volume penjualanDari hasil pengolahan analisis bauran promosi menggunakan regresi berganda disimpulkan bahwa penjualan pribadi dan promosi penjualan memiliki nilai lebih daripada publisitas, periklanan dan pemasaran langsung meskipun hasil-nya tidak signifikan terhadap volume penjualan.
ANALISIS METODE 360 DERAJAT UNTUK PENILAIAN KINERJA KARYAWAN PADA SISTEM INFORMASI MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA Susanto, Rani; Andriana, Anna Dara
Majalah Ilmiah UNIKOM Vol. 17 No. 1 (2019): Majalah Ilmiah Unikom
Publisher : Universitas Komputer Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (503.788 KB) | DOI: 10.34010/miu.v17i1.2232

Abstract

Sistem Informasi Manajemen Sumber Daya Manusia atau SIM SDM digunakan untuk mengorganisir tatakelola manajemen sumber daya manusia di perusahaan yang mendukung proses pengambilan keputusan, dimulai dari proses perekrutan dan penerimaan karyawan, penilaian kinerja karyawan serta prosedur lain seperti cuti, pensiun hingga pelatihan. Penilaian Kinerja karyawan bertujuan agar perusahaan dapat mengevaluasi hingga melakukan pengembangan terhadap kinerja karyawannya. Masalah dalam proses penilaian kinerja karyawan yaitu sering terjadi kesalahan dimana penilaian yang dilakukan dinilai tidak objektif dan masih diragukan hasilnya. Hal ini disebabkan karena penilaian dilakukan berdasarkan perkiraan dan hanya dilihat dari satu sisi penilai saja yaitu Atasan sehingga tidak ada pertimbangan lain saat melakukan penilaian. Masalah lain dari proses penilaian ini yaitu belum adanya kriteria dan syarat untuk penilaian kinerja karyawannya karena hanya absensi karyawan saja yang menjadi kriteria yang digunakan untuk penilaian. Metode 360 derajat adalah metode penilaian kerja yang memungkinkan karyawan memperoleh penilaian dari segala arah, dari atasan bawahan dan rekan kerjanya. Metode ini memudahkan pihak manajerial untuk memberikan evaluasi terhadap karyawan berupa keputusan promosi, demosi, mutasi, pemberian bonus, pemberian pelatihan maupun pemberian pengarahan. Dari analisis yang sudah dilakukan dapat disimpulkan bahwa Metode ini dapat digunakan untuk proses penilaian kinerja karyawan dan juga dapat membantu pihak perusahaan dalam mendapatkan rekomendasi hasil penilaian yang lebih objektif. Keywords : Metode 360 derajat, SIM SDM, Penilaian Kinerja
ANALISIS PEMBERIAN REWARD PADA SISTEM INFORMASI MANAJEMEN KEPEGAWAIAN DI PT. SWAMEDIA INFORMATIKA Andriana, Anna Dara; Susanto, Rani
Majalah Ilmiah UNIKOM Vol. 17 No. 2 (2020): Majalah Ilmiah Unikom
Publisher : Universitas Komputer Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1021.224 KB) | DOI: 10.34010/miu.v17i2.3183

Abstract

The Purpose of Human Resource Management Information System is to ensure that companies can achieve strategic objectives with all as human resources that can be relied upon to meet the needs of companies with good quality. The Human Resources Management Information System consists of several modules that are interrelated to produce information to support the results of human resource management in the company. Rewards to Employees is one of the modules of the Human Resources Management Information System that is important because rewards are a form of appreciation from the company to employees with the hope as motivation for employees to excel in achieving company goals. The problem that occurs in this company is when determining which employees are entitled to receive rewards. The current assessment still does not pay attention to the level of importance in each of the assessment criteria so that frequent valuation errors and rewards are given to employees. Therefore, giving rewards to employees must be done well and can be accounted for. Analytical Hierarchy Process method or called AHP is used to assist in the determination of employees who are entitled to receive rewards. AHP method is a method for solving a complex situation that is not structured into a component and hierarchy arrangement by providing subjective values and determining which variable has the highest priority. This method can provide recommendations for rewarding employees based on the highest value as the best value. Key words: Human Resource Management Information System, Analytical Hierarchy Process, Reward